NovelToon NovelToon
LOVE AND REVENGE

LOVE AND REVENGE

Status: tamat
Genre:Identitas Tersembunyi / Hamil di luar nikah / Mafia / Dendam Kesumat / Roman-Angst Mafia / Pengasuh / Tamat
Popularitas:90.7k
Nilai: 4.5
Nama Author: poppy susan

Marsya adalah seorang dokter umum yang memiliki masa lalu kelam. Bahkan akibat kejadian masa lalu, Marsya memiliki trauma akan ketakutannya kepada pria tua.

Hingga suatu malam, Marsya mendapatkan pasien yang memaksa masuk ke dalam kliniknya dengan luka tembak di tangannya. Marsya tidak tahu jika pria itu adalah ketua mafia yang paling kejam.

Marsya tidak menyangka jika pertemuan mereka adalah awal dari perjalanan baru Marsya. Dan yang lebih mengejutkan lagi, ternyata ketua mafia yang bernama King itu ada kaitannya dengan masa lalu Marsya.

Akankan Marsya bisa membalaskan dendam masa lalunya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon poppy susan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 4 Rencana Dr.Rey

Malam ini Marsya sudah tertidur, tidak biasanya dia tidur cepat mungkin karena dia merasa kelelahan meladeni banyak pasien. Tiba-tiba mimpi menyeramkan itu datang lagi, membuat Marsya ketakutan. Marsya terbangun dengan wajah dan tubuh penuh dengan keringat.

"Kenapa mimpi itu selalu datang?" batin Marsya dengan napas yang terengah-engah.

Kejadian Marsya dirudapaksa dan pembunuhan Kakeknya selalu menjadi momok menakutkan bagi Marsya. Dia belum sepenuhnya lupa akan kejadian itu walaupun sudah bertahun-tahun berobat ke psikolog. Marsya terbangun dan mengambil air minum lalu meminumnya sampai tandas.

"Pria tua biadab, pokoknya aku harus menemukan pria tua itu dan membunuhnya dengan tanganku sendiri," gumam Marsya dengan mengepalkan tangannya.

Sementara itu, di mansion King, Rey tampak berpikir keras. "Bagaimana caranya aku bisa keluar dari rumah ini? aku sudah berada di sini 3 tahun dan aku tidak bisa pulang ke rumah seenaknya, aku juga rindu kepada anak dan istriku," batin Dr.Rey.

Rey adalah dokter yang dipilih oleh King, bahkan Rey hanya bisa pulang sebulan sekali selebihnya dia harus menjaga Tessa yang koma. Rey tidak bisa melawan karena King mengancam akan membunuh anak dan istrinya jika Rey berani menolak. Rey mondar-mandir di kamar Tessa memikirkan cara supaya dia bisa keluar dari mansion King.

"Ah iya, aku punya ide," gumam Dr.Rey dengan senyuman yang terpancar di wajahnya.

Rey pun mengotak-atik ponselnya dan mengirimkan sebuah pesan kepada seseorang. Rey tidak bisa menelepon karena di kamar itu ada CCTV dan jika ketahuan Rey menghubungi seseorang, bisa mati dia. Di sisi lain Marsya yang tidak bisa tidur lagi mendengar ponselnya bergetar pertanda ada notif pesan yang masuk.

"Dr.Rey, tumben dia mengirim pesan," gumam Marsya.

Ternyata Rey mengirim pesan kepada Marsya, dia meminta tolong menggantikan tugas dia sebentar untuk menjaga Tessa. Awalnya Marsya tidak mau, tapi setelah Rey memberitahu nominal gaji yang akan dia terima, dia merasa tergiur karena nominalnya dua kali lipat dari gaji dia sebagai dokter. Senyum Rey semakin lebar, dia beruntung Marsya mau menggantikannya.

"Maafkan saya Marsya, saya terpaksa melakukan ini karena saya sudah tidak kuat tinggal disini, saya rindu dengan anak dan istri saya," batin Dr.Rey.

***

Keesokan harinya....

Rey memberanikan diri untuk turun ke bawah menemui King. Pagi ini King, Arsy, dan Ratu sedang sarapan bersama. Perlahan Rey menghampiri King, bahkan tangan dan kakinya sudah mulai bergetar.

"Tuan, maaf mengganggu sarapan Tuan," seru Dr.Rey gugup.

"Ada apa? apa ada perkembangan dari Tessa?" tanya King dingin.

"Tuan, saya mau minta izin pulang karena anak saya sakit," dusta Dr.Rey.

"Apa? kalau kamu pulang, terus siapa yang akan jaga Tessa? kalau ada apa-apa sama Tessa, kamu mau tanggung jawab! kamu mau mati ya," ucap King sembari mencengkram kemeja Rey.

"Ma--af Tuan, nanti saya kirim dokter lain yang akan jaga Nyonya Tessa, dia teman saya juga namanya Dr.Marsya," sahut Dr.Rey gugup.

"Kurang ajar, bisa-bisanya kamu lepas tanggung jawab!" bentak King.

"Cuma beberapa hari Tuan, nanti kalau anak saya sudah sembuh, saya akan kembali lagi ke sini. Dr.Marsya juga sangat hebat dan telaten jadi saya bisa jamin jika dia bisa mengurus Nyonya Tessa dengan baik," sahut Dr.Rey ketakutan.

King menghempaskan tubuh Rey sehingga Rey tersungkur ke lantai, sedangkan Arsy dan Ratu tidak bicara sedikit pun mereka berdua fokus dengan sarapan masing-masing.

"Dr.Marsya sangat baik, saya yakin dia juga bisa merangkap menjadi pengasuh Nona Arsy karena dia sangat pandai merayu anak-anak," ucap Dr.Rey.

"Suruh dia datang ke sini sekarang juga," ucap King.

"Ba--baik, Tuan."

Dengan tangan yang bergetar, Rey segera menghubungi Marsya. Awalnya Marsya menolak karena pagi ini dia ada urusan, tapi karena Marsya mendengar suara Rey ketakutan akhirnya dia pun menyetujuinya. Marsya pun bersiap-siap dan memesan taksi untuk menuju mansion King.

Tidak membutuhkan waktu lama, Marsya pun sampai di depan mansion King. Marsya sampai melongo melihat mansion yang megah itu, bahkan terlihat banyak sekali pengawal berbaju hitam yang berjaga-jaga di sana. Marsya memeriksa kembali alamat yang diberikan oleh Rey, dan itu memang benar alamatnya.

"Gila, ini rumah apa istana? megah banget. Sepertinya pemilik rumah ini bukan orang sembarangan," batin Marsya.

Marsya pun perlahan berjalan menuju gerbang dan seorang pria tinggi besar menghampiri Marsya. "Kamu siapa dan ada keperluan apa ke sini?" tanyanya bengis.

"Saya disuruh Dr.Rey untuk ke sini, katanya pemilik rumah ini yang nyuruh," sahut Marsya tanpa ada rasa takut sedikitpun.

Pria itu segera menghubungi rekan yang lainnya dan tidak lama kemudian, dia pun membuka gerbang. "Silakan masuk, Tuan King sudah menunggu di dalam," ucapnya.

"Terima kasih."

Marsya berjalan sembari celingukan, dia semakin yakin jika pemilik rumah ini bukan orang sembarangan. Pada saat Marsya masuk, Marsya langsung disambut seorang pelayanan wanita dan pelayan itu membawa Marsya untuk menemui King. Dari kejauhan terlihat seorang pria duduk di kursi single yang membelakangi pintu sedangkan Rey masih berdiri di sampingnya.

"Tuan, ada tamu," seru si pelayan.

"Dr.Marsya! Tuan, Dr.Marsya sudah datang," ucap Dr.Rey.

King bangkit dari duduknya dan membalikan tubuhnya menghadap Marsya. Betapa terkejutnya Marsya dan King saat keduanya saling pandang satu sama lain.

"Bukanya kamu wanita yang kemarin lusa mengobati aku?" tanya King.

"Iya, Tuan," sahut Marsya.

"Kalian sudah saling kenal, syukurlah," ucap Dr.Rey.

King menoleh ke arah Rey dan Rey langsung menundukkan kepalanya. "Apa kamu bisa menjaga Tessa?" tanya King.

"Bisa, Tuan," sahut Marsya.

"Baiklah, tapi kamu harus ingat, kalau kamu sudah masuk ke sini berarti kamu tidak akan bisa keluar sembarangan kecuali aku sendiri yang menyuruhmu," ucap King.

"Iya, Tuan."

Sebelumnya Rey memang sudah memberitahukan bagaimana sifat King namun Rey tidak memberitahukan jika King adalah ketua Mafia karena selama bekerja di sana, Rey juga tidak tahu siapa sebenarnya King. Setelah disetujui, Rey pun bergegas pergi dari mansion milik King.

"Semoga kamu betah," bisik Dr.Rey sembari menepuk pundak Marsya.

Rey segera masuk ke dalam mobilnya dan bergegas pergi dari mansion King. Rey serasa bebas dari cengkraman harimau, dia benar-benar bisa bernapas bebas sekarang. Rey tidak pulang ke rumahnya melainkan langsung menuju Bandara karena anak dan istrinya sudah menunggu di sana.

Rey memutuskan untuk kabur sejenak ke luar negeri supaya dia tidak kembali lagi ke mansion King. Dia menipu Marsya, dengan alasan anaknya sakit padahal kenyataannya dia mau kabur.

"Maafkan saya Dr.Marsya, saya tidak berniat menipu anda tapi saya benar-benar sudah tidak kuat tinggal di rumah itu. Semoga Tuhan selalu melindungi anda, Dr.Marsya," batin Dr.Rey.

1
Ari Sawitri
gampang bgt dilepas gt aja. itu si ratu harus dikasih pelajaran agar jangan memfitnah orang lain lagi bsk. jg si tesa itu perlu dikasih pelajaran
Ari Sawitri
dokter jam brp pun klu ada kondisi darurat hrs DTG. tolong donk klu mau nulis riset dulu. jd ga wagu gini.
Ari Sawitri
dasar laki laki bego .. sdh pernah dibodohi sekian lama masih saja bs terjebak dg para benalu 😡😡 tinggal pergi saja Marsya bawa lagi anak kamu ke Prancis
Ari Sawitri
dibab sebelumnya bukannya king akan meninggalkan dunia hitam kok skrg di tantang Marsya jd shock .. kok ga singkron ya alur dg bab sebelumnya
Ari Sawitri
harusnya 6th yg lalu. kan umur Megan 5th ditambah masa kehamilan jd kurang lebih 6th yg lalu .. ayolah hal sepele spt itu tp sangat menggangu kenyamanan pembacanya 😏🤨
Ari Sawitri
klu ga salah nama adiknya Marcel ya .. kok jd Maxim ya? apa aku yg salah baca?
Ririn Nursisminingsih
akhirnya takeda dihanbisi marsya
Ririn Nursisminingsih
mafia kok bego semya mergoikn king samacraja aja ndak becus
Ririn Nursisminingsih
marsya kereenn
Ririn Nursisminingsih
halah gregeten king2 mafia kok bego cinta boleh tpi jg bego
Ririn Nursisminingsih
lucik mereka ayo semoga king tau dia cuma dikhianati dan dimanfaatkan
Ririn Nursisminingsih
king aja yg bego bucin sama tesa ternyata mafia bisa dikibulin
Ririn Nursisminingsih
ayoo marsya jg lemah kmu buat king tunduk sama kmu bucin sama kmu
☠ᵏᵋᶜᶟ Қiᷠnꙷaͣŋͥ❁︎⃞⃟ʂ⍣⃝𝑴𝒊𝒔𝒔
ke novel yang terbaru saja kuy...semoga ada hoki nya di sana 🏃‍♀️
☠ᵏᵋᶜᶟ Қiᷠnꙷaͣŋͥ❁︎⃞⃟ʂ⍣⃝𝑴𝒊𝒔𝒔
sok2an mau goda king...aduh regina cari mati lu
DC
Luar biasa
Luthfi2008
bagus
Afifah Fauziyah Hanum Sahar
knp g lanjut kah...pdhl bagus loh ..
Eka Dartiwi
ya padahal seru kak Poppy. lanjut lagi kisah Megan dan Nike 🙏🙏🙏
𝙿𝙾𝙿𝙿𝚈 𝚂𝚄𝚂𝙰𝙽: tadinya mau di lanjut, hanya saja NT tidak menghargai karya Author receh kaya aku jadi malas lankutinnya🙏🙏
total 1 replies
Gita ayu Puspitasari
Megan sama Nike ga lanjut ya kak
Gita ayu Puspitasari: syg sekali kak ,pdhl sy masih penasaran sama kelnjutnya, ceritanya jg bgus.
sukses selalu y kak
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!