Crazy up setiap hari jadi jangan sampai tumpuk bab 😎🙏
Novel ini merupakan sekuel novel Gairah Cinta CEO Bastard.
Ini cerita tentang anak-anak CEO Bastard yang pastinya tidak kalah seru dengan kisah orang tua mereka.
Adam merupakan CEO bermulut pedas, kata-katanya tajam dan sarkas tepat pada intinya langsung. Tak jarang dia menyakiti hati lawan bicaranya.
Abraham merupakan CEO casanova, sorot matanya mampu membius kaum hawa hingga bertekuk lutut di hadapannya.
Xander merupakan CEO kejam, dia memiliki sebuah rahasia kelam yang disimpan nya rapat-rapat tanpa diketahui siapapun.
"Pernikahan adalah kutukan bagiku!" Xander Dominic.
"Aku akan melajang seumur hidup dan merayu wanita manapun yang aku suka." Abraham Dicaprio.
"Aku tidak mau menikah karena pernikahan bagaikan penjara suci untuk laki-laki seperti ku!" Adam Dicaprio.
Lalu bagaimana kalau mereka bertemu dengan pawang masing-masing yang memiliki karakteristik unik mampu menarik perhatian mereka?
akankah mereka jatuh cinta
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon kisss, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Mulut Pedas Adam
Adam mengemudikan mobilnya dengan kecepatan sedang. Mata buaya nya melirik ke arah tubuh Zara yang cukup berisi walau kecil menurut standar orang Eropa.
Berbeda dengan Zara yang malah merenungkan kembali kehidupan nya. Dia merasa sangat sedih, berasal dari keluarga miskin, punya enam adik karena anak sulung.
Tes.
Air matanya mengalir di pipi chubby nya. Gadis cantik itu merasa sangat kalut, dia sudah tidak memiliki apa-apa lagi sekarang, bahkan handphone android nya masih tertinggal di asrama gadungan nya itu.
Adam yang melihatnya pun mengernyitkan dahinya. Dia terkejut saat melihat Zara menangis.
"Hey, bocah … kenapa kamu menangis?" tanya Adam heran membuat Zara menoleh ke arahnya.
"Aku sudah tidak punya apa-apa lagi sekarang. Niat hati merantau ke luar negeri karena diiming-imingi gaji dollar. Tapi, malah dibohongi dan ingin di jual ke pasar gelap … hiks … padahal untuk ongkos ke sini saja, ibuku harus menjual emas kawinnya dulu."
Zara menangis sesenggukan. Dia merasa sangat kecewa dengan tetangganya yang telah membohongi dirinya. Ternyata wanita tua itu adalah agen gadis desa yang masih perawan.
Di bawa ke luar negeri untuk dijual ke pasar gelap dan nantinya di lelang, lalu dijadikan sebagai pemuas nafsu pria hidung belang.
Adam yang mendengarnya pun merasa iba. Tapi, sedikit … hanya seujung kuku saja. Karena pria tampan itu masih tidak terlalu percaya pada Zara.
Dia adalah pebisnis yang sudah banyak bertemu penjilat, pengkhianat dan pembohong. Juga wanita materialistis dari tampang buas sampai polos.
"Oh." Adam hanya ber oh saja. Membuat Zara langsung menoleh ke arah pria tampan itu dengan tampang tidak percaya.
Dia sudah menceritakan masalahnya, alasan dia menangis tetapi Adam hanya menjawab dua suku kata yaitu oh?
"Oh?" tanya Zara sekali lagi dengan suara serak.
"Hemm. Oh!" Adam menganggukkan kepalanya membuat Zara mengerucutkan bibirnya.
"Dasar pria tak berhati nurani. Di mana-mana orang akan bersimpati setelah melihat orang menangis, ini malah tidak."
Gadis itu menggerutu pelan namun masih dapat di dengar oleh Adam.
"Kamu mengumpat ku?" tanya Adam dingin membuat Zara terkejut.
"Kenapa bisa tahu?"
"Aku tidak tuli, bodoh!" jawab Adam dingin membuat Zara tertawa cengengesan.
Adam hanya bisa mengernyitkan dahinya heran. Tadi Zara menangis sekarang dia tertawa.
Benar-benar gadis aneh.
Saat tiba di toko swalayan, Adam memberikan kartu black card untuk Zara. Dia menyuruh wanita itu untuk membelikan es krim sesukanya.
"Beli es krim yang kamu mau!" ujar Adam membuat Zara tersenyum lebar. Dia melihat kartu tersebut dengan wajah berbinar.
"Tapi, warnanya kok hitam begini? Biasanya ATM itu warnanya kuning keemasan? Apa ini gosong saat dicetak dulu?" tanya Zara dengan nada bingung membuat Adam melongo mendengar nya.
Sungguh konyol pertanyaan Zara. Apakah wanita itu tidak tahu kalau kartu yang dipegangnya ini bisa membeli harga diri Zara?
"Eh, Bodoh! Ini namanya black card. Otomatis warnanya hitam! Ini kartu no limit, kamu mau beli apa saja juga bisa! Jangankan beli es krim, beli perusahaan es krim pun bisa. Dasar bodoh … bodoh kok di pelihara!" umpat Adam dengan nada kesal membuat Zara tertawa cekikikan.
Dia menutup rasa malunya dengan tawa. Gadis itu mengumpat balik dalam hati karena merasa sangat geram dengan kesombongan Adam.
'Dasar orang kaya sombong … gue doain lu dapat azab macam di sinetron ikan terbang, biar tahu rasa!' umpat Zara kesal.
*
*
Wkwkwkwk 🤣🤣🤣 si Adam dan Abraham memang dari dulu udah sombong tuh orang.
Bapaknya aja si Diego selalu di buat tensi Ama mereka. Belum lagi mulutnya yang macam cabe setan wkwkwkwk 🤣
Bersambung.
Kalau mau up lagi, yukk komentar tembus 100!!! Author langsung triple up 🔥🔥🔥
Jangan lupa like coment vote dan beri rating 5 yah kakak 🥰😘
Salem Aneuk Nanggroe Aceh ❤️🥰
Mampir juga ke novel temen author ya guyss di jamin pasti suka.