NovelToon NovelToon
Cinta Sang Maharani 2: Raja Dan Ratu

Cinta Sang Maharani 2: Raja Dan Ratu

Status: tamat
Genre:Fantasi Timur / Penyeberangan Dunia Lain / Barat / Tamat
Popularitas:35.4k
Nilai: 5
Nama Author: meli meilia

~NOVEL KE 4~
<Season ke 2 dari Novel Benang Merah Cinta. novel ini bisa dibaca lebih dulu/tersendiri dr sekuel pertama nya. Karena garis besar cerita nya berbeda dr novel ke 1>
Setelah tinggal beberapa tahun di Dunia Bumi, Tasya beserta Daffa, dan Zizi dijemput pulang ke Dunia asal mereka. Yakni Nevarest.
Di Nevarest, Tasya terlibat intrik dalam perebutan tahta di istana. Sementara ia pun berusaha menemukan kembali spirit sang ibunda yang terjebak di Dunia Spirit.
Musuh lama Tasya-Daffa di bumi kembali muncul. Tapi kali ini, kedua pihak sama-sama memiliki inner power yang berimbang.
Tasya dengan telepati nya. Daffa dengan kemampuan meng kopi kekuatan orang yang dilihat nya. Serta musuh mereka yang juga memiliki kekuatan menjelma menjadi benda apapun.
Pertarungan pun tak terelakkan.
Persahabatan, keluarga dan Cinta tak pelak harus dipertaruhkan oleh sang Raja dan Ratu Nevarest tersebut.
Siapakah yang akan menang pada akhirnya?
Mari kita titi kisah nya

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon meli meilia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Tendangan Pertama

"Teh Anis!" Seru Tasya teringat dengan sepupu nya Daffa di bumi.

"Teh Anis kenapa, Sayang?" Tanya Daffa kebingungan.

"Itu..loh, kakek tadi ke mana?" Tanya Tasya kemudian.

Saat ia berbalik, Tasya tak lagi mendapati sosok kakek misterius di mana pun.

"Kenapa, Sya?" Tanya Anna pada Tasya.

"Itu, Kak. Tasya baru ingat kalau Kakek tadi itu mirip banget sama Teh Anis. Kakak ingat kan sama perempuan berjilbab lebar yang ikut mengantarkan kita sebelum ke sini?" Ujar Tasya menerangkan.

"Oh.. begitu kah? Hmm.. kakak gak terlalu ingat. Terus memang nya kenapa, Sya?" Tanya Anna kembali.

"Ya gak ada apa-apa juga sih, Kak. Tadi nya Tasya mau nanya apa memang kakek tadi punya hubungan darah sama Teh Anis atau enggak.." jawab Tasya dengan malu.

Ia sadar diri telah membuat kehebohan sendiri.

"Setelah Zi ingat-ingat lagi, memang ucapan Kak Tasya ada benar nya juga sih. Kakek tadi memang benar mirip dengan Teh Anis ya, Kak," imbuh Zizi.

"Tuh! Kamu juga merasa gitu kan, Dek?" Tasya merasa senang karena ada yang sependapat dengan nya.

"Ehem! Saya juga baru ingat, Sayang. Saya juga merasa ada yang familiar dari kakek tadi. Pantas saja. Ternyata begitu ya.." imbuh Daffa tak mau kalah.

"Kamu juga, Yang? Iya kan! Benar kata ku. Jangan-jangan kakek tadi itu beneran punya hubungan darah sama Teh Anis ya!" Seru Tasya bersemangat.

Dengan adanya dugaan ini, ia jadi ingin menyampaikan berita ini segera kepada Teh Anis. Sayang nya, di detik berikut nya ia tersadar kalau saat ini mereka sedang berkejaran dengan waktu.

Jika benar apa yang telah dikatakan kakek misterius tadi, maka ayah mereka berada dalam situasi yang berbahaya saat ini.

Tasya menjernihkan kembali pikiran nya. Setelah beberapa saat, ia pun berkata.

"Maaf, sudah menghambat perjalanan kita. Sebaik nya, ayo kita bergegas keluar dari tempat ini!" Ucap Tasya, tiba-tiba serius.

Semua orang mengangguk setuju. Dan tanpa berkata apa-apa lagi, kelima orang itu pun melanjutkan kembali perjalanan nya.

...

Setelah beberapa lama...

"Sebenar nya, apa yang terjadi, Kak? Kenapa sudah lama sekali berjalan, kita gak sampai-sampai juga ke pintu itu?" Tanya Tasya menahan letih pada kedua tungkai kaki nya.

Tasya kebingungan. Karena jarak pintu satu ke pintu lain nya terlihat hanya berkisar sepuluh meter saja jauh nya. Namun setelah hampir satu jam berjalan, mereka tak juga sampai ke pintu yang mereka tuju. Padahal pintu itu terlihat begitu dekat. Hanya seperti tinggal tiga meter lagi saja.

Kelima orang itu lalu berhenti melangkah. Semua nya langsung menoleh ke arah Tasya. Namun, apa yang mereka lihat sungguh membuat mereka terkejut.

"Sayang! Apa.. apa yang terjadi dengan perut mu?!" Daffa memekik heran.

"Kak Tasya! Perut kakak!" Seru Zizi pula.

"Tidakkah perut nya terlihat lebih besar dari sebelum nya?" Tanya Jason entah pada siapa.

Sementara itu Anna menatap serius pada perut adik kembaran nya itu.

Menerima semua perhatian itu, Tasya langsung ikut melihat ke arah perut nya sendiri. Dan ia sangat terkejut. Karena perut nya kini memang terlihat dua kali lebih besar dari sebelum nya.

Tasya langsung mengulurkan tangan ke arah perut nya. Merasa khawatir dengan kondisi janin nya kini.

"Sayang! Apa yang terjadi? Aku gak tahu kenapa perut ku tiba-tiba jadi membesar begini??" Tanya Tasya mulai panik.

"Saya gak tahu, Yang. Sebaik nya kamu istirahat dulu. Apa mungkin kamu salah makan kah?" Tanya Daffa berasumsi.

"Aku belum makan sejak di acara pesta nikah kita tadi, Yang!" Sanggah Tasya.

"Tasya.. tenangkan dirimu. Kakak punya dugaan. Tapi kakak juga gak tahu persis nya, dugaan kakak ini benar atau enggak," ucap Anna menenangkan Tasya.

"Apa, Kak? Menurut kakak perut ku kenapa?" Tanya Tasya masih terlihat panik.

"Coba kamu usap-usap perut mu. Apa kamu merasakan sesuatu?" Tanya Anna kemudian.

Tasya langsung mematuhi ucapan kembaran nya itu. Ia mengusap-usap perut nya dengan penuh kasih. Selaksa doa kebaikan pun dipanjatkan nya demi keselamatan dua janin kembar nya itu.

Detik berikut nya, Tasya dikejutkan oleh sebuah gerakan dari dalam perut nya. Seperti sebuah tendangan kecil. Ia pun ternganga keheranan.

Melihat sang istri yang tiba-tiba jadi terdiam, Daffa pun langsung dihinggapi oleh rasa khawatir.

Lelaki itu lalu meraih wajah sang istri agar menatap langsung ke mata nya. Daffa ingin memastikan kalau Tasya masih waras dan mengenali nya.

"Kenapa, Sayang? Kamu kenapa diam begini? Bilang sesuatu ke saya, Dear? Jangan buat saya khawatir begini.." ucap Daffa mulai ikutan panik.

Tasya berusaha mengucapkan sebuah kata untuk menjelaskan apa yang baru saja dialami nya tadi. Namun ia kesulitan untuk berkata-kata. Alhasil selama beberapa waktu ia hanya mampu mengatup dan merapatkan mulut nya saja. Sementara kedua manik mata nya terlihat kian berkilau oleh rasa bahagia yang membuncah di hati.

"Dear.. honey.. kamu kenapa sayang??!" Daffa kembali bertanya. Kali ini lelaki itu benar-benar panik. Sehingga ia langsung saja merengkuh Tasya ke dalam pelukan nya.

Jantung nya berdebum begitu cepat oleh sebab rasa khawatir nya pada kondisi sang istri.

Anna yang berdiri di depan Tasya lalu mengulurkan tangan nya ke arah kembaran nya itu. Tasya lalu menjawab uluran tangan Anna.

Dan, setelah dua tangan itu bersentuhan, Anna pun menggunakan inner power nya. Ia membaca isi pikiran Tasya melalui sentuhan kulit tangan mereka.

Beberapa detik setelah nya, sebuah senyuman ikut merekah di wajah Anna. Ia pun akhirnya tahu apa yang dialami oleh Tasya sesaat tadi, tanpa perlu kembaran nya itu berkata apa-apa lagi.

Jason yang mengetahui kekuatan Anna, langsung bertanya karena penasaran.

"Dia kenapa, Ann?" Tanya Jason tak sabar.

Di dekat mereka, Zizi pun sama khawatir nya seperti Daffa. Ia menatap cemas ke arah perut Kak Tasya nya itu.

"Ini adalah sesuatu yang menggembirakan. Karena baru saja Tasya merasakan tendangan pertama dari janin dalam perut nya.."

Di saat yang bersamaan ketika Anna menjelaskan, perut Daffa yang memang menempel dengan perut Tasya pun ikut merasakan tendangan dari calon bayi nya itu.

Terkesima, Daffa langsung melepas pelukan nya dan menahan bahu Tasya dalam jarak sepanjang lengan nya. Dengan ekspresi terkejut, Daffa pun memastikan pernyataan Anna tadi kepada Tasya.

"Apa.. apa yang barusan dikatakan oleh Anna itu benar, Dear? Apa yang baru saja ku rasakan tadi adalah tendangan dari si kecil kita, Sayang?" Tanya Daffa dengan pandangan penuh harap dan juga haru.

Tasya mengangguk berkali-kali. Ia masih sulit untuk mengungkapkan rasa bahagia dan takjub atas keajaiban yang dialami nya saat ini.

"Seperti nya, Dunia Enam Pintu ini mengajak semua yang berada di dalam nya jadi tumbuh lebih cepat. Atau dalam artian kita, berarti menua lebih cepat.. kakak menduga, mungkin usia kandungan mu saat ini berkisar sekitar tujuh bulanan, Sya.." imbuh Anna menjelaskan asumsi nya.

Dan seketika itu pula, semua orang tersentak kaget dengan ucapan Anna tadi.

***

1
💞Amie🍂🍃
Wow, bapaknya udah ketemu nih.
meli meilia: alhamdulillah...
total 1 replies
💞Amie🍂🍃
Bisa ngebayangin betapa indahnya kehaluanmu thor😂
💞Amie🍂🍃: Sama kak, kalau gak ngehalu dulu gak bakalan nyampek alurnya
total 2 replies
💞Amie🍂🍃
Bikin greget thor ceritanya, udah aku fav juga ya thor yok semangat
💞Amie🍂🍃: Selalu
total 2 replies
Lina Zascia Amandia
Covernya baru ya Kak Mel? Diganti NToon ya?
meli meilia: makasih ya Lin.. smangat jg..
total 3 replies
𝓐𝔂⃝❥Ŝŵȅȩtŷ⍲᱅Đĕℝëe_👻ᴸᴷ
Singkat sekali ya 🤔

Hadir lagi kaka, semangat selalu 🤗
Lina Zascia Amandia
Semangat... Kak Mel...
meli meilia: iya Lina..mksh yaa
total 1 replies
Rini Antika
makasih pujiannya..🤭
meli meilia: hihihi..sami2 rini..
total 1 replies
Rini Antika
woow taktik kura" jd penasaran..🤔
meli meilia: hayoo...
total 1 replies
Lee
skuntum 🌹biar authornya semangat
meli meilia: wahh.. makasih yaa sis Anitaa...big hugg
total 1 replies
Lee
Haduhh..kasian Karina kak thor...😭 knpa kau tkdirkan karina brsma frans si psikopat sih
meli meilia: hh.. tenang, insya Allah nanti mel buat next next novel ttg Karina. dy bakal happy end kok, Nitaa
total 1 replies
Lee
Mungkin mereka ini ninja warior yg nyasar ya kak..
meli meilia: hihihi..anggap saja begitu Aniita..
total 1 replies
mom mimu
ku tunggu karya terbarunya kak Mell, semangat 💪🏻💪🏻💪🏻


iklan dan 🌹 siap mendarat...
meli meilia: alhamdulillah udah pecah karya baru yaa Mom.. genre horor. judul nya Dear, Dolls!
total 1 replies
mom mimu
semangat terus untuk berkarya kak Mell 💪🏻💪🏻💪🏻
meli meilia: sami sami Mom..
total 1 replies
mom mimu
tamat beneran ini kak Mell, ehh Babang Erlan kan belom tercerurakan lagi detailnya Kak Mell, aku jadi kangen Lail sama yg lainnya 😢😢
meli meilia: insya Allah diceritain di novel tersendiri ya Mom nanti.. next next novel. ok?🥰🥰
total 1 replies
mom mimu
aku suka senyum2 sendiri kalo udh liat mereka so sweet so sweetan kaya gini nih... 😁😁😁
meli meilia: hihihi.. ikutan baper ya mom?
total 1 replies
mom mimu
yeayy Hima mau punya adik lagi... kebahagiaan yg bertubi-tubi... syuka... 😍😍😍
meli meilia: iya Mom.. happy end aja lah..
total 1 replies
mom mimu
dari awal tau Anna muncul sama jeson udh mau nebak mereka berjodoh, cuman belum berani aku komen, nah... sekarang udh kebuktu ternyata mereka emang bener jodoh ya 😅😅

selamat ya Anna dan Jason, semoga samawa... 😁😁😁
meli meilia: nah. iya Mom.. insya Allah ini jg mau dibuat novel tersendiri. tp nanti ya.. satu2 dulu mengantri..
total 1 replies
mom mimu
semoga kali ini Frans bener2 the end ya kak Mell, kejem banget tuh orng 😬😬
meli meilia: iya mom.. udh the end ya..
total 1 replies
mom mimu
logikanya emas juga kalo d panasin bakal mencair ya kak Mell, berarti kabut emas yg menyelimuti Frans juga bisa lenyap karena semburan api naga yg panasnya luar biasa itu... bener gak sih 😁😁😅😅
meli meilia: nah..iya tuh mom.. bener banget itu. secara panas nya di atas 1000 celsius..
total 1 replies
mom mimu
ya ampun kebayang tegangnya suasananya 😅
meli meilia: tegang banget mom..
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!