NovelToon NovelToon
Ranjang Pria Tua

Ranjang Pria Tua

Status: tamat
Genre:Patahhati / Tamat
Popularitas:422.8k
Nilai: 5
Nama Author: sayonk

Kenzia seorang anak yang selalu memimpikan Daddy Ardhan. Ia sudah jatuh cinta pada sahabat sang ayah. Namun ia harus menerima kenyataan pahit, bahwa Daddy yang selalu dekat dengannya tiba-tiba menikah.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon sayonk, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

#4 : Teringat

Ardhan tersenyum, Kenzia cepat sekali membalas suratnya. Ia seperti anak muda yang baru merasakan kasmaran.

Dengan kemeja berwarna putih dan rompi berwarna abu-abu membuat tubuhnya terlihat sexy.

Ardhan menuliskan sesuatu, ia mengatakan bahwa dirinya seorang laki-laki. Dan akan sedang berangkat kerja. Jadi suratnya lebih baik di antar nanti malam saja.

"Tuan, waktu untuk bertemu dengan Tuan Fransisko tinggal 30 menit lagi," ucap Jack.

Padahal hatinya tengah ketar ketir, tuannya seakan melupakan pertemuan penting hari ini. Kalau gagal pertemuan kali ini, pasti akan rugi besar.

"Hah! apa waktu tidak bisa di putar?" Pertanyaan kolot itu membuat Jack tersenyum masam.

Mana ada waktu bisa di putar? Seandainya bisa di putar, ia akan memutarkan waktu agar lebih cepat.

"Baiklah,"

Ardhan mengambil jas hitamnya dengan wajah lesu, kakinya terasa berat untuk melangkah. Dia tengah asik surat menyurat malah di ganggu dengan waktu.

"Tuan, bisa melanjutkannya nanti," ucap Jack agar sang majikan tidak terlihat menyedihkan. Ya, dia merasa tuan Ardhan menyedihkan, seperti seorang anak yang tidak kebagian permen.

"Apa kau pikir aku anak kecil?"

Semua orang akan mengatakan anda anak kecil, ini zaman apa yang akan memakai surat lagi batin Jack.

"Kau mengumpat ku!" Geram Ardhan.

"Tidak tuan," sahut Jack. Mana berani ia mengatakan iya, bisa-bisa dirinya akan di terkam habis tanpa tersisa.

Ardhan menatap pintu Apartement milik Kenzia. Dia menaruh surat itu, kemudian memencet tombol di depan pintu itu.

###

Kenzia, menemukan surat kembali. Dia mengambil sepucuk surat itu. "Tetangga yang aneh." Gumam Kenzia.

Dia pun membaca surat itu, bahwa tetangganya seorang laki-laki. Ia jadi teringat dengan Daddy Ardhan. Wajah laki-laki itu tidak pernah meninggalkan otaknya.

"Kenapa aku jadi teringat Daddy?"

Kenzia mengambil bolpoint, dia kembali menulis.

'Kalau anda seorang laki-laki, saya harap anda tidak memiliki seorang istri. Karena saya tidak suka dengan laki-laki yang sudah beristri'

Kenzia menaruh surat itu, hari ini ia akan keluar. Seperti hari-harinya, ia akan menyibukkan di toko bunga. Meskipun dia seorang putri dari seorang CEO, tidak membuatnya melayang tinggi. Baginya, kedudukan bukanlah segala-galanya. Asalkan orang tahu lapar, maka orang akan berusaha mencari pekerjaan.

Entah itu pekerjaan apapun. Ia sangat suka dengan profesinya saat ini, menjadi pelayan toko. Bukan berarti pekerjaan rendah.

Selama bertahun-tahun, dia menyibukkan dirinya kuliah dan bekerja. Meskipun kedua orang tuanya melarang, tapi inilah dia, Kenzia. Dia akan keras kepala kalau menyangkut hal yang menurutnya baik.

###

"Hey Zi..." Sapa Arkhan. Laki-laki yang seumuran dengan Kenzia. Arkhan sudah lama menjadi pemilik toko bunga. Dia kenal Kenzia karena tanpa sengaja menolong Kenzia dari para preman jalanan.

"Emm, pagi yang cerah untuk jiwa yang sepi."

"Ck, kalau kesepian cari donk." Sahut Amelia, sahabat Kenzia. Arkhan dan Amelia saling mengenal. Karena Amelia telah bekerja menjadi pelayan toko telah lama. Jadi hubungan mereka akrap dan tanpa sengaja, takdir juga mempertemukan Kenzia dengan Arkhan.

"Zi, sepertinya hari-hari mu cerah," ujar Amelia melihat senyuman di wajah Kenzia. Biasanya, sahabatnya itu akan murung. Kalau di tanya, sudah pasti akan menjawab merindukan orang tuanya. Padahal ia sudah menganjurkan untuk menemui orang tuanya, namun Kenzia selalu menolak dengan alasan ia harus lulus lebih dulu.

"Iya, aku memiliki tetangga baru. Dia laki-laki, dan mengirimkan hadiah untuk ku sebagai tetangganya."

Arkhan menghentikan tangannya saat menyemprot bunga. Ia jadi penasaran dengan laki-laki tetangga Kenzia.

"Dia memberikan aku boneka dan bunga mawar merah."

"Zi, jangan dekat dengan laki-laki yang baru kenal. Kamu kan tidak tahu, laki-laki itu baik apa tidak," ucap Arkhan.

Kenzia tersenyum, "Iya-iya, aku akan menuruti tuan Arkhan."

Arkhan terkekeh kecil, Kenzia selalu bisa membuatnya tersenyum, bahkan tertawa. Tidak ada hari yang tidak menyangka kalau tidak ada Kenzia.

1
ayu cantik
bagus
Visencia Alingga
👍👍👍👍❤❤❤
Yani Cuhayanih
Fiona itu siapa yaah..aku kenal nya kenzia
Jamilatul Fauziah
thor padahal bagus ceritanya, tapi kok buru" di tamatin😤
Hully Gabriel
penulisnya salah nyebut nama paling
Desi deshiny
kenzia atau fiona thor
mama fia
bagus thor
Adawiyah Bulia
Luar biasa
Taty Hartaty
itu bodyguard dimana sih
Melani Sunardi
ceritanya cukup menarik dan sebenarnya cukup singkat thor...... ending nya terlalu cepat.
tapi makasih ya thor.....
Melani Sunardi
walaupun sedih, tapi salut dengan mom Aira dan daddy..... the best 👍👍👍👍
Melani Sunardi
kenapa Zia tidak setuju Ardhan menceraikan istrinya..... bodohnya Zia
Melani Sunardi
kalo kamu tidak bisa bertindak tegas dalam hubungan, orang lain pasti tetap menyalahkan Zina sebagai pelakor lah Ardhan.... Buat kejelasan status dong
Melani Sunardi
salah pilih pasangan hidup Ardhan
Melani Sunardi
Ternyata banyak ya case yg seperti ini, dari mengagumi akhirnya jatuh hati.
Sandisalbiah
kok gantung banget end nya....btw thanks thor.. ceritanya keren.. sukses buat emosi turun naik ngikuti alur...
Sandisalbiah
percuma Ardhan.. mungkin berlian sudah mengirim video sir kalian pd zia...
Sandisalbiah
hah.. lucu sekali...
Sandisalbiah
nah loh... bertunangan dgn org lain.. apa lagi ini..?
Sandisalbiah
wes.. angel.. ambyar....
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!