NovelToon NovelToon
BROMANCE

BROMANCE

Status: tamat
Genre:Romantis / Badboy / Tamat
Popularitas:94.7k
Nilai: 5
Nama Author: Wina

Reinz, tumbuh sebagai seorang lelaki tampan yang bahkan terlalu tampan untuk seorang laki laki.
Seharusnya ia menjadi Don Juan, playboy yang menaklukkan hati seorang wanita.

Namun itu tidak terjadi padanya, ia terkesan sangat dingin dan kejam terhadap semua perempuan yang selalu menggilainya sejak kecil.

Di alam bawah sadarnya terbentuk pikiran bahwa semua wanita pasti jahat, licik dan sekeji ibu kandungnya, yang meninggalkannya sejak bayi. Demi berselingkuh dengan seorang konglomerat tua yang menabur uang setiap hari.

Hidup bersama dengan seorang pria dewasa dan latar belakangnya tidak di ketahui, sejak bayi hingga dewasa Reinz hanya menerima bentuk kasih sayang dari pria dewasa yang selama ini merawatnya.

Kebenciannya kepada perempuan semakin menjadi ketika kisah cinta monyetnya sewaktu remaja berakhir penghinaan, lengkap sudah penderitaannya, kesimpulannya ia menganggap wanita adalah mahluk jahat. Cantik wujudnya namun busuk hatinya dan penuh dusta. Hingga akhirnya Reinz mengambil sikap wanita hanya bisa di nikmati tidak layak untuk di miliki apalagi di cintai.

Paling banter cuma di tipu dengan sandiwara sikap dari pada keduluan di tipu, itu yg mmbuat reinz mnjadi lebih percaya kepada teman laki laki.

Reinz merasa lebih nyaman berhubungan dengan laki laki dari pada perempuan di mulai dari persahabatan dari sampai hal hal pribadi.

Hingga ketika seorang wanita baik baik mencintainya, Reinz kehilangan pegangan untuk memilih antara menipu, pura pura memanfaatkan perempuan itu demi kelangsungannya hubungannya dengan sahabat laki laki yang sangat ia percaya dan sayangi.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Wina, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 4

Minggu siang.

Kai menemani Reinz ke tempat gym. Sesekali Reinz tersenyum lebar ke arah Kai yang mengabadikan momen Reinz berolahraga. Kekaguman Kai terhadap Reinz bukan hanya karena memiliki wajah yang tampan sekaligus cantik. Namun sikap dan candaan Reinz membuat Kai tidak lagi merasa kesepian.

"Hey buat apa kau melakukan itu?" tanya Reinz menghampiri kai.

"Aku suka apapun yang kau lakukan." Jawab Kai tersenyum.

"Ah..baiklah!" Sahut Reinz seraya menyeka keringat di keningnya menggunakan telapak tangan.

Melihat Reinz berkeringat, Kai mengambilkan tisu lalu membantunya menyeka keringat di wajah Reinz. Setelah selesai ia membuang tisu itu lalu memberikan air mineral dalam botol.

"Terima kasih." Kata Reinz lalu mengambil air mineral di tangan Kai.

"Jangan sungkan, aku sahabatmu." Timpal Kai lalu mengajak Reinz duduk di bangku. Ia mengeluarkan roti dari dalam tas lalu membukanya dan memberikannya pada Reinz.

Sesaat Reinz menatap roti di tangan Kai, lalu menggigit rotinya. Setelah itu Kai ikut menggigit roti itu setelah Reinz. Mereka tertawa dan berbagi roti bersama hingga habis.

"Setelah ini mau kemana?" Tanya Kai menatap wajah Reinz.

"Bagaimana kalau kita makan siang di tempat biasa?" Usul Reinz.

Kai mengangguk cepat, matanya berbinar menatap Reinz. Namun detik berikutnya raut wajah Kai berubah seperti menahan rasa sakit di dadanya.

"Ahh..."

"Kau baik baik saja?" tanya Reinz, tangannya memegang dada Kai dan menatap wajahnya khawatir.

"Aku baik baik saja." Kai kembali tersenyum dan bersikap seperti biasa seolah olah tidak terjadi apa apa.

"Kau yakin?" Tanya Reinz lagi untuk memastikan sahabatnya baik baik saja.

Kai mengangguk cepat, menepuk dada Reinz.

"Ah sudahlah aku baik baik saja, ayo kita pergi."

Kai berdiri di ikuti Reinz. Lalu membantunya membereskan barang milik Reinz ke dalam tas. Setelah itu mereka berdua pergi meninggalkan tempat tersebut.

***

Sementara siang itu Jimi menemui sahabatnya Yojin di sebuah kafe.

"Kau sudah lama menunggu?" Sapa Jimi lalu duduk di kursi.

Yojin mengangguk pelan.

"Aku sudah tahu kau pasti datang terlambat."

Jimi tertawa terkekeh lalu menarik cangkir kopi yang sudah di pesan Yojin untuknya.

"Bagaimana keadaan Kai sekarang? Sudah beberapa hari aku tidak bertemu dengannya." Tanya Sojin, memperhatikan Jimi menyecap kopinya.

"Kai kelihatan baik baik saja, tapi aku sendiri tidak yakin. Sudah satu minggu ia melewati jadwal chek up nya." Jawab Jimi lalu ia letakkan cangkir kopi di atas meja.

"Besok Jeni pulang, aku akan memintanya untuk menemui Kai." Kata Sojin.

"Jeni?" ucap Jimi mengulang.

Sojin mengangguk.

"Benar."

Jimi terdiam sejenak.

"Ide bagus, Jeni bisa berteman dengan Kai. Selain itu, Jeni bisa membantu pengobatan Kai." Kata Jimi, mengingat Kai sering merasa kesepian, mungkin dengan kehadiran Jeni bisa membuat Kai tidak merasa sepi lagi.

"Bagaimana dengan kakek dan ayahmu? Kapan mereka kembali?" tanya Sojin.

"Aku sendiri tidak tahu. Kau tahu sendiri bukan? Kesibukan mereka?" jawab Jimi.

Sojin mengangguk anggukkan kepalanya.

"Bukankah kau juga sama?"

Jimi tertawa lebar, menepuk bahu Sojin pelan. "Aku juga mau pensiun dini, tapi rasanya sulit."

"Aku tahu kau sangat menyayangi Kai, kurasa kau sudah menjadi kakak yang baik untuknya." Timpal sojin.

"Entahlah.."

Jimi menundukkan kepalanya, ia merasa belum bisa menjadi kakak yang baik. Kai selalu mengeluh setiap kali Jimi melewati waktu yang seharusnya di habiskan bersama Kai.

1
Olivia _
ada masalah apa arkanza sama Agatha??
Shinta Teja
kok aku jadi neting ya baca novel ini?! apa jangan-jangan hanya perasaan ku saja?!
masak cowok cemburu Ama cowok?!,,🤔🤔🤔🤔
🔵🍁섹시퍼머넌트𒈒⃟ʟʙᴄ
mngt makk
miciuuuuu
Dasih Sunarti
baby,, sabar.. jika terlalu sakit pergilah
melani sujarmo
berarti kai bukan adiknya jeni ya
Intan Nuraeni
semoga ibunya cpt di temukan
Intan Nuraeni
lanjut kak
Unyu Unyu 😍
🤩🤩🤩🤩🤩
Mela Wati
horeee. ...kalian bertemu kembali ayo semangat kk beradik cari ibu kalian biar bis berkumpul lg.
Risfa
siip, smngat up maaak 😍
Risfa
Reinz lmbut dikit napa sm perempuam
Unyu Unyu 😍
😁😁😁😁😁
🔵🍁섹시퍼머넌트𒈒⃟ʟʙᴄ
Kai..mending prgi aja yok
tingglin klg km
Mela Wati
rumit euy.....lanjut thor banyakan upnya ya...hehe
Risfa
ngeri eh, bolak balik dihukum tetap aja gak buat Kai jera nemuin Reinz
Ika Kartika
kasian amat c reinz
sefri
weh🤣🤣🤣
bininya mochi
bonyok again
Intan Nuraeni
hajar terooos
Risfa
hadehh babak belur teruss sehh Reinz
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!