NovelToon NovelToon
Pendekar Legenda

Pendekar Legenda

Status: tamat
Genre:Kultivasi / Pendekar / Identitas Tersembunyi / Kutukan / Fantasi Timur / Tamat
Popularitas:881.7k
Nilai: 4.9
Nama Author: Yulia Puja

PENDEKAR LEGENDA

Novel ini diperankan oleh pemuda yang bernama Zhou Shiyue, ia adalah tuan muda kedua dari keluarga bangsawan Zhou.

Sejak lahir Zhou Shiyue tidak pernah mendapatkan keadilan dari keluarganya, semua orang dari keluarga bangsawan Zhou memandang dirinya dengan sebelah mata bahkan kepala keluarga Zhou yang merupakan ayahnya sendiripun memperlakukannya dengan buruk, mungkin itu karena sang ayah merasa bahwa ia telah kehilangan istrinya karena melahirkan Zhou Shiyue.

Hingga pada suatu masa Zhou Shiyue tak sengaja melukai adik tirinya membuat dirinya dalam masalah besar, dan diusir dari keluarga Zhou.

Sejak hari itulah ia menjalani kehidupan nya yang penuh liku-liku.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yulia Puja, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Perubahan dalam satu waktu (S1)

Kini matahari telah terbit.

Zhou Shiyue yang sudah selesai makan, ia menghampiri gurunya. Namun setelah bertemu ia hanya disuruh untuk menjalani hukumannya yang tak lain ialah membersihkan kediaman sang guru.

Membersihkan kediaman sesepuh cantik memakan waktu yang cukup lama, namun tak sekalipun Zhou Shiyue merasa lelah. Ia tak pernah mengeluh dengan apapun yang ia kerjakan.

Saat ia selesai menjalani hukuman ia berencana untuk menemui sesepuh cantik upaya meminta ajaran baru darinya.

“Sesepuh!! Sesepuh!!” panggil Zhou Shiyue ke setiap sudut kediaman.

“Ya Shiyue? Aku dibelakang rumah!” teriak sesepuh cantik dari jauh.

Zhou Shiyue tentu saja langsung berlari menuju belakang kediaman. Hingga dari kejauhan ia melihat gurunya tengah bersantai dibawah pohon rindang. Ia pun berjalan menghampirinya.

“Hari ini tak ada tugas berat, aku hanya butuh bantuanmu untuk mengisi bak air yang kosong diseluruh ruangan rumahku!” ucap sesepuh cantik tanpa mengalihkan pandangan dari buku ditangannya.

“Baiklah” namun Zhou Shiyue tak berani membantah dan hanya bisa mengiyakannya.

“Kau jangan mengambilnya dari sumur disamping rumah, aku ingin kau mengambil air di sungai.” Ucap sesepuh cantik dengan senyum miring yang terbit dibibirnya.

“Hah!! Yang benar saja?” sahut Zhou Shiyue sambil mengernyit tak terima.

“Kalau aku mengambilnya disungai, lalu dimana letak sungai itu?” tanya Zhou Shiyue setelah melihat sesepuh cantik tak menunjukkan rasa iba.

“Hanya sekita setengah kilo meter dari arah selatan kediaman.” Jawab sesepuh cantik itu dengan santai.

“Huh syukurlah!” ucap Zhou Shiyue yang mendengar kata ‘setengah kilo meter’ itu cukup dekat pikirnya.

Ia berjalan meninggalkan sesepuh cantik yang masih bersantai. Lalu pergi ke dalam gudang tempat wadah pengangkutan air disimpat. Setelahnya ia pun pergi kesungai yang diarahkan oleh gurunya.

Sesampainya disana;

“Apa guru menyuruhku bunuh diri?” tanya Zhou Shiyue sambil menatap sungai yang ada dibawah sana.

Jelas sekali ia harus menuruni gunung untuk mengambilnya, dan menanjak sambil membawa angkutan air yang tentu saja terasa berat.

Namun bukan Shiyue namanya jika ia mudah menyerah. Setelah menarik nafas panjang ia pun turun ke bawah dengan pelan, salah sedikit ia bisa langsung jatuh dan tak bernyawa. Tentu ia tak mau kehilangan nyawanya den memilih untuk fokus pada pohon tempatnya berpegangan.

Beberapa saat kemudian ia pun mendarat dibawah dnegan selamat. Ia juga menghela nafas lega bersyukur tak ada kejadian buruk yang menimpanya.

Ia mengisi wadah air dengan penuh air. Tak lupa sesekali ia juga mencuci wajahnya disungai.

Sekarang bibirnya kembali tersenyum getir melihat tanjakkan yang ada didepannya. Akan tetapi apapun tantangan yang ada didepannya ia tak akan mudah menyerah.

Ia mengambil wadah angkutan air, memikulnya dan mulai melangkah menaiki tanjakkan. Dengan pelan ia berjalan, berpegangan pada pepohonan untuk berjaga-jaga.

Dengan keringat dingin yang menetes diwajahnya, ia berhenti sejenak sambil melap peluhnya.

“Cukup menguras tenaga” gumamnya sambil menghembuskan nafas yang tak beraturan lagi.

Bagaimana ia bisa tak lelah sedangkan ia menaiki tanjakkan yang cuku tinggi sambil membawa beban di bahunya. Tentu itu sangat melelahkan.

Zhou Shiyue melanjutkan langkahnya hingga beberapa saat kemudian ia pun sampai di atas puncak. Betapa bahagia hatinya setelah sampai diatas sana.

Lalu ia pun berjalan dengan semangat menuju kediaman sang guru, ia juga memasuki salah satu ruangan yang ada disana dan mengisi bak airnya dengan penuh.

Setelahnya ia keluar dari ruangan tersebut. Ia juga menghitung jumlah ruangan yang ada di dalam kediaman sang guru.

“Masih ada 9 ruangan yang tersisa, itu artinya aku harus menuruni gunung dan mendaki laki selama 9 kali.” Ucapnya, ia hanya bisa menghela nafas berat.

Tetapi tentu saja bukan Zhou Shiyue namanya jika ia mudah putus asa. Ia pun kembali melanjutkan tugasnya dan mengulanginya berulang-ulang hingga tak terasa malam sudah tiba dan tugasnya juga hampir selesai dan hanya tersisa satu ruangan lagi yang belum ia isi air.

Didekat sungai Zhou Shiyue membaringkan tubuhnya diatas tanah tanda ia sudah sangat kelelahan. Namul hal mengejutkan terjadi. Tubuhnya bergetar dan bersinar terang keemasan. Ia merasa bingung dan panik.

“Apa yang terjadi pada tubuhku??” tanyanya dengan panik pada diri sendiri.

Hingga tak lama kemudian…

DUARRR!!!

Ledakan yang sangat nyaring terjadi, dan tentu itu berasal dari tubuh Zhou Shiyue. Siapa sangka ledakkan itu membuat pakaiannya hancur.

Zhou Shiyue yang melihat tubuhnya telanjang dengan reflek langsung melompat ke dalam sungai. Beruntuk saat gurunya datang ia sudah berada dalam air sungai.

“Pakailah pakaian ini.” Ucap sesepuh cantik sambil menaruh pakaian laki-laki diatas tanah.

Sepertinnya sesepuh cantik itu memang sudah mengetahui dengan apa yang akan terjadi, bahkan tak ada ekspresi kejut sama sekali diwajahnya.

Merasa sang guru sudah pergi meninggalkannya, ia pun dengan cepat naik ke daratan dan mengenakan pakaian. Setelah itu ia kembali ke pinggir sungai untuk mengisi wadah angkutan air.

Tak sengaja ia melihat pantulan dirinya dari dalam air, ia melompat mundur karena kaget akan siapa yang ia lihat.

“Itu siapa?” tanyanya, dengan rasa penasaran ia kembali mendekati sungai dan melihat kembali pantulan dirinya.

“Mengapa fisikku berubah drastis? Apa ini? Kenapa kulitku jadi sangat putih dan bersih, dan rambutku??? Apa yang terjadi pada rambutku? Kenapa rambutku terlihat sangat lurus dan panjang, seingatku aku memiliki rambut yang cukup kasar dan keriting. Ditambah lagi?” ia bergumam dengan penuh rasa bingung, ia juga mendekatkan wajahnya ke sungai membuat wajahnya terlihat sangat jelas.

“Wajahku kenapa berubah jadi tampan?” tanyanya lagi sambil berpikir bahwa ia benar-benar mendapatkann mukjizat dalam satu waktu.

Dalam hati ia juga merasa senang dan bersyukur meski hal ini baru pertama kali ia alami.

Setelah berusaha tenang dan menerima apa yang terjadi akhirnya Zhou Shiyue pun memutuskan untuk kembali ke kediaman sambil membawa wadah angkutan air.

Beberapa saat kemudia ia pun sampai ke kediaman dengan selamat, tak lupa ia juga menyelesaikan tugasnya hari ini.

Di tempat lain sesepuh cantik tengah termenung diatas kasur, ia cukup terkejut setelah melihat perubahan yang terjadi pada Zhou Shiyue. Apalagi wajah tampan bocah itu membuatnya cukup terpesona.

Setahunya muridnya kini telah memiliki fisik yang kuat, sebanding dengan fisik pendekar-pendekar yang berada pada kultivasi langit. Hanya saja Zhou Shiyue belum memiliki Qi murni dalam tubuhnya. Memikirkan tentang QI, sesepuh cantik berencana untuk melatih bocah itu cara menggunakan Qi setelah latihan dasar seni beladiri bocah itu selesai.

INFORMASI:

Tingkat kekuatan manusia

Bumi

Langit

Raja

Kaisar

Suci

Mahayana

Tingkat kekuatan manusia menuju keabadian

1.Bumi Abadi

Langit Abadi

Nirwana

Setiap tingat kekuatan memiliki Qi dengan tingatannya masing-masing tergantung dengan potensinya sendiri.

Latar novel ini juga memiliki berbagai wilayah. Contoh latar utamanya adalah di Kekaisaran Han.

Kekaisaran Han sendiri memiliki berbagai wilayah yang sudah dibagi, contohnya sepeti Kota Beijing yang merupakan pusat kekaisaran, Kota Yuhan dibagian selatan, Kota Yiheng di bagian timur, Kota Dingxan dibagian Utara, dan Kota Xudong di bagian barat.

Dan tentu saja setiap kota memiliki pemimpin masing-masing yang biasa disebut walikota/gubernur.

Tentu saja ada yang namanya Sakte/Akademy beladiri. Yang saat ini sedang naik daun adalah Sakte Gunung Bunga persik yang berada di Kota Yuhan. Dan sakte yang terkenal dengan kekuatan esnya adalah Gunung Es Utara yang tentunya berada di Kota Dingxan.

Tak hanya itu ada juga dua skate yang cukup terkenal seperti Emei dengan seluruh murid wanita yang berada di Kota Yiheng dan Wudang dengan jurus pedangnya yang berada di Kota Xudong.

Jangan lupa baca episode selanjutnya kawan-kawan !!!

1
gara 21
asli membosan cerita nya.. acara nya juga ngk jlas.. habisin waktu lagi.. ngk jelas.
Alex Kawun
emng iya tidak nyaman baca nya
biar manjangin honor mu ya thor
Alex Kawun
tulis jg dong thor apa alasan nya mzkulin an.keciil
Alex Kawun
UJUG UJUG ....
dalam membuat cerita jgn se konyong2 begini musti ada alasan nya biar nymbung dgn nalar pembaca
Ani Sumarni
Akhirnya tamat Ceritanya Sang Legenda
Zhou Shiyue perjalanan hidupnya
Sampai disitu tidak kembali bersama Kakaknya dan hidup bahagia
Ani Sumarni
MCnya laper mau isi perut dulu
Restoran Surga 😄😄
Ani Sumarni
Lanjut
Ani Sumarni
Syukurlah Akhirnya Zhou Shiyue bertemu dengan Orang yang di Carinya Ayahnya masih hidup dan
Sehat wal Afiat
Ani Sumarni
Kalau MCnya mati tamat ceritanya 😄
Zhou Shiyue tak akan mati sebelun
Ketemu Ayah Kandungnya
Ani Sumarni
Apa sebenarnya yang dilakukan Zhou Lan Sehingga Zhou Shiyue dengan Berani menangkapnya Ayah Angkatnya
Ani Sumarni
Akhirnya zhou Shiyue sebelum pingsan mengingat pesan Gurunya
Untuk meminta pertolongan bawa Dia
Ada dalam bahaya/Keterpurukan
Syukurlah Sesepuh/Gurnya dengan cepat datang ke lokasi dimana Zhou Shiyue dalam keadaan tak sadar
Ani Sumarni
Ya ampiun keman MCnya belum juga
Datang ini Kausar dan Kakanya sendiri
Dah kewalahan menghadapi Pendekar Bayangan Misterius cepatlah Zhou Shiyue jangan sampai
Terlambat jangan sampai Kaisar dan Kakakmu mengalami sampai terluka
Ani Sumarni
Lanjut
Ani Sumarni
Good Good Good 👍👍
Ani Sumarni
Keman Zhuo Shiyue belum muncul
Zhou Shiyue Zhou Shiyue cepat kedepan masuk kedalam pertarungan
Sebelum terlambat dan banyak jatuh korban dari pihak kekaisaran dan keluarkan Tiga Naga 🐉Hijau Putih
Merah itu babad habis pemberontak
Jangan diberi kesempatan hidup dan
Melarikan diri
Ani Sumarni
Biarkan saja Putri Song Jixi ikut berjuang untuk membela Negri tempat kelahirannya sendiri jadilah Pahlawan Wanita yang Gagah perkasa
Jangan kalah dengan Laki-laki untuk
Berjuang
Ani Sumarni
Siaaaap jadi pembaca selanjutnya 👍
Ani Sumarni
Percaya diri boleh saja itu bagus untuk penyemangat hidup di dalam
Mencapai Cita2 dan tujuan baik asal
Jangan dibarengin sipat sombong
Arogan dan meremehkan orang lain
Karena kesombongan akan menjadi
Penghancur kehidupan Mu dan Kulawarga dimassa yang akan datang
Ani Sumarni
Semoga Yun Yunzhi bisa diselamatkan oleh Paman Ji
Ani Sumarni
Kalau bisa bersabar dalam mengatasi
Mampuh menghadapi musuh2mu Tingkat Suci dengan menggunakan
Pedang Apimu lebih baik gunakanlah
Pedang Api 🔥🔥 mu untuk sementara waktu kalau menggunakan Pedang Naga 🐉🐉 takutnya nanti akan mengundang para Kultivator/Pendekar Tingkat Tinggi yang serakah mengincarmu untuk merebut Pedang Naga mu itu, takutnya nanti kamu kewalahan/kalah kalau Kamu/Zhou Shiyue belum menerobos ke Tingkat Mahanaya paham????
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!