NovelToon NovelToon
Fang Yuan

Fang Yuan

Status: tamat
Genre:Fantasi / Kultivasi / Pendekar / Wuxia / Fiksi Modern / Fantasi Timur / Reinkarnasi / Epik Petualangan / Dan perjuangan hegemoni / Tamat
Popularitas:54.1M
Nilai: 4.8
Nama Author: Bang Regar

Dia terlahir dengan dantian cacat. Meski demikian tekadnya kuat untuk menjadi yang terkuat. Sayangnya, ia diremehkan oleh anggota Klan-nya sendiri.

Dengan latihan fisik dan tehnik pernafasan Alam yang diajarkan oleh kakeknya, ia tumbuh menjadi Naga yang ditakuti langit dan bumi, membuat para tetua ingin menyingkirkannya.

Kemudian para tetua memutuskan mengirimnya ke Benua Qingyun untuk menjalani kontrak pernikahan.

Di sinilah kisah legenda dimulai ....

***Season Dua***

Xiao Yue secara tidak sengaja mencapai Ranah Tidak Diketahui, sehingga ia naik ke Domain Dewa meninggalkan Fang Yuan dan Putrinya.

Apa yang akan dilakukan oleh Fang Yuan? Akankah ia akan menuju Domain Dewa juga untuk membawa Xiao Yue kembali ke Dunia atau membawa Putrinya ke Domain Dewa dan hidup bersama dengan Xiao Yue di sana?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Bang Regar, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pill Duanzao

Sepuluh anggota Clan Xue tampak panik dan memeriksa satu persatu anak-anak yang berusia sekitar lima belas tahunan. Entah apa yang terjadi, anggota Clan keluarga Kekaisaran itu bahkan bertanya juga pada Fang Yuan, apakah ia melihat anak remaja mengenakan penutup wajah sepertinya atau tidak. Tentu saja Fang Yuan langsung menjawab tidak, walaupun ia melihat anak itu, Fang Yuan tetap akan menjawab tidak, karena tak mau repot-repot diperiksa sebagai saksi oleh petugas keamanan ibukota nantinya.

“Akhirnya aku tiba juga di Assosiasi Shangren,” gumam Fang Yuan—senang melihat Paviliun megah itu dengan Kapal terbang dengan penggerak Siluman Angsa putih parkir di halamannya.

Siluman Angsa putih adalah Siluman yang dapat terbang antar Benua tanpa berhenti, asalkan ia tetap diberikan makan dengan rumput embun utara, yang merupakan tanaman sumberdaya yang bisa juga diolah sebagai bahan baku penyulingan Pill, makanya ongkos menaiki Kapal terbang Assosiasi Shangren sangat mahal.

Tak sembarang orang bisa memasuki Assosiasi Shangren, hanya keluarga Klan besar atau keluarga Kekaisaran saja yang boleh. Karena Assosiasi Shangren hanya menjual produk berkualitas tinggi dan beberapa produk mereka sangat langka; tidak akan ditemukan di Assosiasi pedagang lainnya.

Fang Yuan melihat seorang remaja dengan penutup wajah sedang bernegosiasi dengan penjaga gerbang Paviliun Assosiasi Shangren. Namun, remaja itu harus kecewa, karena tak memiliki Plakat Klan besar yang menjadi syarat masuk ke dalam.

Dengan menundukkan wajahnya, remaja yang sepertinya adalah seorang wanita itu berjalan menjauh dari Paviliun Assosiasi Shangren. Entah apa yang membuatnya ingin memasuki Assosiasi Shangren, tetapi firasat Fang Yuan mengatakan gadis remaja itu ingin menjual sesuatu atau membeli Pill tingkat tinggi untuk mengobati orang terkasihnya.

Fang Yuan menunda memasuki Assosiasi Shangren dan mengikuti gadis remaja itu hingga memasuki gang sempit. Namun, tiba-tiba gadis remaja itu menyerang Fang Yuan dengan Pisau melengkung, ada energi spiritual kuat terkandung dalam Pisau melengkung itu.

Fang Yuan terkejut dan mundur beberapa langkah.

“Ranah Penempaan Tubuh Tahap Xuan.” Fang Yuan menebak Ranah Kultivasi beladirinya. “Tidak buruk, melihat kamu masih muda; apalagi Roh beladirimu adalah Phoenix, sangat disayangkan kamu adalah orang yang dicari oleh anggota Clan Xue.” Fang Yuan asal tebaknya saja, karena gerak-gerik gadis remaja itu mencurigakan.

“Kamu! Bagaimana bisa tahu Aku mencuri Pill Duanzao?” Gadis remaja itu panik.

“Pill Duanzao?” Fang Yuan juga terkejut mendengarnya. Pill itu adalah Pill paling dicari-cari oleh pegiat seni beladiri, karena dapat meningkat Kultivasi Ranah Penempaan Tubuh satu tingkat. Namun, Pill Duanzao sangat sulit ditemukan, kalaupun ada—untuk mendapatkannya harus melalui pelelangan di Assosiasi Shangren, tentu itu bisa mengorbankan jutaan emas. Klan Fang saja hanya memiliki pendapatan kotor satu juta keping emas setahun.

Kenapa Pill Duanzao sangat mahal dan langka? Itu karena bahan-bahan yang dibutuhkan untuk menyulingnya adalah sumberdaya langka dan berumur jutaan tahun.

Ide gila terlintas dibenak Fang Yuan. Kalau Pill Duanzao dijadikan sebagai mahar pernikahannya, maka Klan Xiao akan bangga dengannya, karena dapat membuat Kultivasi calon istrinya naik satu tingkat. Bayangkan saja berkultivasi secara normal itu butuh waktu panjang dan biaya tinggi membeli Pill.

Di dunia tempat Fang Yuan ini, saat bayi lahir, ia sudah otomatis memiliki Kultivasi di Ranah Penempaan Tubuh Tahap Huang. Usia sepuluh tahun tiap-tiap Klan mulai menempa Kultivasi anak-anak itu dan usia 15-17 tahun mulai naik ke Ranah Penempaan Tubuh Tahap Xuan, tetapi kasus berbeda bagi anak-anak jenius beladiri. Saat ia memulai Kultivasi akan langsung melonjak ke tahap Xuan dan usia 15-17 tahun meningkat ke Ranah Penempaan Tubuh Tahap Di—Hal yang sama juga terjadi pada super jenius langka; di mana masa remaja, ia akan mengalami peningkatan hingga ke Ranah Penempaan Tubuh Tahap Tian.

Gadis remaja itu langsung menyerang Fang Yuan dan berencana membunuhnya agar kedoknya tak diketahui oleh Klan Xue. Bila sempat ketahuan, jangankan dirinya; seluruh keluarganya juga akan dieksekusi mati.

Gerakan gadis remaja itu sangat cepat, tetapi Fang Yuan tak berpindah dari posisinya berdiri, membuat gadis remaja itu heran. Padahal lawannya hanya Ranah Penempaan Tubuh Tahap Huang, kenapa ia tak takut dengannya yang Kultivasi-nya lebih tinggi.

Fang Yuan menangkap Pisau melengkung itu dengan dua jari tangannya dan Pisau melengkung itu langsung hancur berkeping-keping, kemudian tangan kiri Fang Yuan mencengkram leher gadis remaja itu.

“Bagaimana kau jual saja padaku Pill Duanzao itu, dan kita lupakan masalah ini. Bukankah itu tawaran yang menguntungkan?” bisik Fang Yuan.

“Apa yang terjadi?” Gadis remaja itu kebingungan, senjata Roh kelas Kuning dihancurkan dengan mudah. Padahal bahan pembuatan senjata itu ditempa dari besi kualitas tinggi dan dileburkan bersama inti Siluman setara Ranah Alam Langit, kalau dalam situasi normal; hanya seniman beladiri Ranah Alam Roh yang mampu menghancurkan senjata Roh kelas Kuning itu. “Apa kau sengaja menyamarkan tingkat Kultivasimu?” Gadis remaja itu malah penasaran dengan tingkat Kultivasi Fang Yuan.

“Hei, apa urusanmu dengan Kultivasiku. Cepat keluarkan Pill Duanzao itu!” seru Fang Yuan, takut ada orang lain yang mendengar pembicaraan mereka.

“Baik-baik ... lepaskan aku dulu!” Cengkeraman tangan Fang Yuan membuatnya kesulitan bernafas. Dia kemudian mengeluarkan botol kaca kecil yang didalamnya terdapat Pill sebesar kelereng berwarna merah. “Ini, cepat bayar!” Dia takut Fang Yuan menipunya.

“Kau bawa kantong?” tanya Fang Yuan, tak mungkin gadis itu membawa Kepingan Emas dengan tangan terbuka, itu akan mengundang perhatian pelaku kriminal.

Gadis kecil itu memberikan kantong penyimpanan (Dompet dari kulit Siluman, tetapi tidak memiliki fungsi seperti cincin dimensi).

Fang Yuan membayangkan Kantong penyimpanan itu penuh dengan kepingan emas dan seribu keping emas telah terisi penuh. Sayang sekali, kantong penyimpanan gadis remaja itu terlalu kecil dan hanya bisa menampung segitu saja.

“Ini!” Fang Yuan menyerahkan kembali kantong penyimpanan itu. “Hati-hati di jalan, jangan sampai dirampas penjahat,” ia memberi peringatan. Karena satu keping emas saja setara seribu perak dan upah minimum regional di ibukota Kekaisaran Xue adalah Lima keping emas atau 5000 keping perak.

Tangan gadis remaja itu gemetaran memegangnya, ia tak menyangka akan mendapatkan uang sebanyak itu.

Fang Yuan menyangka gadis itu merasa kepingan emas yang ia berikan terlalu sedikit. Memang sedikit, sih. Karena harga asli Pill Duanzao minimal satu juta keping emas.

Satu kepalan kepingan emas muncul di tangannya.

“Ini, jangan terlalu rakus. Di mana kau taruh ini?” tanya Fang Yuan heran, tak ada Kantong penyimpanan lain lagi milik gadis remaja itu.

“Te-terimakasih tuan muda,” sahut gadis remaja itu memasukkan kepingan emas itu ke dalam pakaian yang menahan gunung kembarnya.

Fang Yuan membelalakkan mata, hidungnya langsung mimisan. Untung saja ia pria baik-baik dan langsung berbalik badan kembali ke Paviliun Assosiasi Shangren.

Gadis itu memandangi punggung Fang Yuan, ia sebenarnya ingin menanyakan namanya. Namun, tak jadi. Lebih baik ia memikirkan cara kabur dari negeri ini, karena sebentar lagi Putri Xue Yu akan menyadari siapa yang telah mencuri Pill Duanzao miliknya, karena ia tak muncul lagi sebagai pelayannya.

...{Jangan lupa 👍 Bosque}...

1
Yaswirno Mr
okay👍
Dan Kawan-Kawan
shuuuuiiiiiiippppppp
Yaswirno Mr
shiiiip👍
Aiby Kushina Uzumaki
meong?????
Yaswirno Mr
hebat..💪
Yaswirno Mr
terlalu bertele tele ceritanya
Yaswirno Mr
🤣
Yaswirno Mr
hebat fang yuan😄
Akun Xiomi
muantaaaaaaaaaaaf bang Regar 👍💪
tahun papad2
build alur dan interaksi antar tokoh yang menjijikan
tahun papad2
Bisa²nya novel dengan build alur semengerikan ini lebih populer dari novel sebelah berjudul "Manusia Terpilih" padahal novel itu 100X lipat lebih layak baca dibanding novel ini, dimanakah kecerdasan baca kalian para netizen?!
tahun papad2
Jujur aja gue suka tipe novel fantasy + kultivasi gini, tapi serius cara ngembangin konflik sampe akhirnya selesai itu cringe, terlalu gampang kayak kurang niat ngasih variasi algoritma atau memang segitu doang imajinasinya. plus tentang penggambaran interaksi antar MC sama org2 terdekatnya, khususnya Xiao Yue, menjijikan--terlalu mengedepankan perkasuran. plus biasanya buat penyeimbang suasana, kalau pasangan perempuan cakep yg cowo dibikin b aja, lah ini? kedua pasangan dibikin cakep di atas rata2, seolah cerita ini bukan buat memuaskan pembaca tapi memuaskan imajinasi narsistik author itu sendiri
tahun papad2: Belajarlah lebih banyak dari author novel tipe serupa berjudul "Martial Universe" bang, biar kualitas alurnya berbobot
total 1 replies
Fery Rahman
Goblok , umur tujuh belas th lebih kepikiran tunge dari pada latihan, sama sekali ga ada kebangkitan dan ga punya kebanggaan, cerita novel dari sekte pengemis aja punya kebanggaan dan ada yg di banggakan, atau author nya pecundang sejati
Fery Rahman
goblok
Fery Rahman
tolol
Fery Rahman
di bilang genre action nanggung ga ada anti klimaks , di bilang comedi setengah matang ga pecah sama sekali
Fery Rahman
novel ini sama sekali tidak memberikan pelajaran positif , justru mengajarkan
jadi pecundang, Apa aslinya sang author terlalu naif atau pecundang sejati
ABANG RIBET
banyak bacot lu jalang untung author per pihak ama lu kalau,author lain gak mungkin MC di gini in amat
ABANG RIBET
dih si jalang
Eneng Bariono
iklan setan gak mau jeda terus sekalian gak usah Novelnya ditampilkan oke
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!