NovelToon NovelToon
Perjalanan Sang Ronin

Perjalanan Sang Ronin

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi / Mengubah Takdir / Perperangan
Popularitas:1.5k
Nilai: 5
Nama Author: Mr.Mounyenk

Di Benua Aldabaron yang dipenuhi sihir, monster, dan teknologi Rune, seorang ronin muda bernama Ryosuke Tagawa kehilangan seluruh keluarganya akibat perang yang dipicu ambisi tersembunyi Empire Krusador. Dalam pengembaraannya, ia menemukan Tenkū Matō, pedang legendaris yang ditempa dari pecahan meteor dan menguasai sihir kegelapan. Bersama katana warisannya, Nichirin-gatana, yang memiliki sihir cahaya, Ryosuke menguasai gaya pedang Hyoho Niten Ichi-ryū. Ketika pasukan Krusador menginvasi Kepulauan Great Sea dengan senjata mengerikan Beast Crust Rune Cannon, Ryosuke harus menentukan pilihan: tetap menjadi pengembara yang menghindari perang, atau bangkit melindungi mereka yang tidak mampu melawan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mr.Mounyenk, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 30 — Gelombang Perang

Pasukan kecil Krusador muncul dari balik pepohonan.

Jumlah mereka tidak banyak.

Tetapi cukup untuk menunjukkan bahwa desa tersebut memang sudah berada dalam pengawasan mereka.

Ryosuke menarik pedangnya.

Bukan dengan amarah.

Bukan dengan kebencian.

Tetapi dengan kesiapan.

"Jangan terpancing." ucapnya.

"Kita lindungi warga."

Hector maju ke depan.

Tubuhnya mulai dialiri mana.

Tidak ada cahaya elemen.

Tidak ada perubahan bentuk.

Namun tekanan dari tubuhnya meningkat.

Amanda mengangkat tongkatnya.

Api kecil mulai muncul di ujung Crystal Rune miliknya.

Hana bersiap di belakang.

Melinda mengambil posisi di sisi lain.

Untuk pertama kalinya, mereka menghadapi situasi seperti ini sebagai sebuah regu.

Bukan sebagai orang-orang yang bertarung sendiri.

Pasukan Krusador semakin mendekat.

Dan di tengah desa perbatasan yang perlahan menjadi bagian dari permainan perang Empire Krusador, Shugo Ryu akhirnya melihat sendiri bayangan dari rencana besar Putra Mahkota.

Perang belum dimulai sepenuhnya.

Tetapi langkah pertama sudah diambil.

Pasukan kecil Empire Krusador yang muncul di tengah desa tidak memberi kesempatan sedikit pun bagi Shugo Ryu untuk menarik napas. Begitu memastikan keberadaan kelompok Ryosuke, para prajurit itu langsung menghunus senjata dan menyerbu dari berbagai arah, memaksa Ryosuke serta rekan-rekannya kembali mengangkat senjata meski tubuh mereka masih menyimpan lelah dari perjalanan panjang beberapa hari terakhir.

"Formasi!"

Suara Ryosuke terdengar tegas.

Tanpa perlu penjelasan panjang, setiap anggota segera bergerak menuju posisi masing-masing. Hector melangkah paling depan menjadi tameng utama. Mana yang mengalir di dalam tubuhnya segera memperkuat otot, tulang, dan daya tahannya hingga sosoknya tampak semakin kokoh menghadapi gelombang musuh. Melinda memanfaatkan rumah-rumah di sekitar desa sebagai tempat mengawasi medan pertempuran, sementara Hana dan Amanda mengambil posisi beberapa langkah di belakang Hector agar dapat memberikan dukungan ketika dibutuhkan. Ryosuke sendiri berdiri di antara mereka, siap menutup setiap celah yang terbuka.

Benturan pertama pun terjadi.

Suara baja beradu memenuhi jalan desa, disusul teriakan para prajurit Krusador yang berusaha menerobos pertahanan Shugo Ryu. Kedua pedang Ryosuke bergerak mengikuti aliran Hyoho Niten Ichi-ryū dengan tenang dan terukur. Ia tidak mengejar kemenangan melalui kekuatan semata, melainkan melalui ketepatan setiap ayunan pedangnya sehingga satu demi satu lawan berhasil dijatuhkan tanpa membuang tenaga yang tidak perlu.

Di sisi lain, Hector menghadapi beberapa prajurit sekaligus. Mana yang mengalir ke seluruh tubuhnya membuat setiap serangan lawan hanya mampu mendorongnya beberapa langkah tanpa menjatuhkannya.

"Jangan sampai mereka lewat!"

teriaknya sambil mengayunkan kapak besarnya hingga memukul mundur dua orang prajurit sekaligus.

Dari atas atap rumah, Melinda terus mengawasi keadaan.

"Sebelah kanan!"

"Dua orang di belakang Hector!"

Peringatan yang datang tepat waktu membuat Ryosuke segera berpindah menutup celah sebelum lawan berhasil menerobos.

Amanda mengangkat tongkat kayunya. Crystal Rune yang terpasang di ujung tongkat mulai memancarkan cahaya ketika mana mengalir melewatinya. Sesaat kemudian kobaran api melesat ke arah pasukan Krusador, memaksa barisan depan mereka mundur beberapa langkah.

Tidak jauh darinya, Hana mengendalikan mana yang berubah menjadi aliran air. Sebagian digunakan untuk menyerang, sementara sebagian lainnya ia arahkan untuk memulihkan luka-luka ringan yang mulai dialami Ryosuke dan Hector agar keduanya tetap mampu bertahan di garis depan.

Walaupun jumlah pasukan Krusador lebih banyak, kerja sama Shugo Ryu membuat mereka perlahan kehilangan momentum. Dalam waktu yang tidak terlalu lama, gelombang pertama akhirnya berhasil dipukul mundur.

Keheningan kembali menyelimuti desa.

Namun hanya sesaat.

Melinda yang masih berada di atas atap tiba-tiba memicingkan mata ke arah jalan utama.

"Datang lagi..." gumamnya.

Beberapa detik kemudian suara derap langkah mulai terdengar.

Gelombang kedua.

Jumlah mereka jauh lebih banyak daripada sebelumnya.

"Tetap bertahan!" teriak Ryosuke.

Pertempuran kembali pecah.

Kali ini tekanan yang diterima Shugo Ryu jauh lebih berat. Hector mulai dipaksa mundur selangkah demi selangkah. Amanda menggunakan mana lebih banyak untuk mempertahankan serangan apinya. Hana terus berpindah membantu siapa pun yang terluka, sementara Ryosuke bergerak tanpa henti menghadapi prajurit yang terus berdatangan.

Di tengah tekanan itu, sebuah bayangan melesat memasuki medan pertempuran.

Satu tebasan.

Dua prajurit Krusador langsung roboh.

Pria itu terus bergerak tanpa berkata apa-apa. Mana yang ia kendalikan memperkuat kecepatan dan ketepatan geraknya sehingga setiap ayunan pedangnya selalu menemukan sasaran.

Dengan tambahan tenaga baru tersebut, keseimbangan pertempuran perlahan berubah. Shugo Ryu mulai merebut kembali kendali hingga akhirnya gelombang kedua berhasil dipukul mundur.

Suasana kembali tenang.

Pria itu menyarungkan pedangnya perlahan sebelum memandang Ryosuke dan kelompoknya dengan tatapan tajam.

"Kalian... siapa?"

"Aku Ryosuke," jawab Ryosuke dengan tenang. "Kami bawahan Alfaro."

Pria itu sedikit mengernyit.

"Jadi kalian anak buah Alfaro?"

"Benar."

Ekspresi pria itu sedikit melunak.

"Kalau begitu kita berada di pihak yang sama."

"Aku Lance."

Belum sempat percakapan mereka berlanjut, Melinda yang masih berada di atas atap rumah tiba-tiba berdiri tegak.

Wajahnya berubah pucat.

Matanya terus menatap ke arah utara.

"Ada yang datang!!"

Semua orang spontan menoleh.

Di kejauhan, kepulan debu pekat mulai membumbung tinggi hingga menutupi sebagian langit sore. Tanah yang semula tenang perlahan bergetar, dan getaran itu semakin lama semakin kuat hingga dinding rumah-rumah kayu di desa ikut berderit pelan.

Lance membelalak.

"Tidak mungkin..."

Sedikit demi sedikit panji-panji Empire Krusador mulai bermunculan dari balik perbukitan.

Satu.

Lalu sepuluh.

Kemudian puluhan.

Barisan infanteri muncul tanpa terlihat ujungnya, disusul pasukan berkuda, kereta logistik, Meriam Rune, dan berbagai perlengkapan perang yang memenuhi seluruh dataran sejauh mata memandang. Dari tempat mereka berdiri, lautan manusia itu tampak seperti ombak hitam yang perlahan menelan setiap jengkal tanah di depannya.

Di garis paling depan, seorang pria muda menunggangi kuda hitam melangkah dengan tenang memimpin seluruh pasukan. Zirah kebesaran keluarga kekaisaran yang dikenakannya memantulkan cahaya matahari senja, sementara tatapannya tetap lurus ke arah wilayah Green Continent seolah desa kecil di hadapannya sama sekali tidak berarti.

Lance mengepalkan tangannya.

"Itu..."

"...Pangeran Lucien Krusador."

Nama itu membuat suasana mendadak membeku.

Orang yang selama ini menjadi dalang pecahnya perang kini memimpin sendiri puluhan ribu pasukan Empire Krusador memasuki wilayah Green Continent.

Lance langsung menoleh kepada Ryosuke.

"Kita harus pergi."

Ryosuke menggeleng pelan.

"Masih ada warga yang belum sempat menyelamatkan diri."

"Kalau kita bertahan, kita bisa membantu mereka."

Lance menatap lautan pasukan yang terus bergerak mendekat.

"Itu bukan pasukan yang bisa kita hentikan."

"Kalau tetap tinggal di sini, kita semua hanya akan mati."

Namun Ryosuke tetap tidak bergeming.

Melihat tekad itu, Lance menghela napas panjang.

"Maaf."

Dalam satu gerakan cepat, tangannya menghantam bagian belakang leher Ryosuke.

Pandangan Ryosuke langsung mengabur sebelum tubuhnya kehilangan tenaga dan roboh ke depan.

Hector segera menangkapnya.

"Bawa dia." kata Lance singkat.

Tanpa membuang waktu, Hector memikul Ryosuke di pundaknya. Hana, Melinda, Amanda, dan Lance segera meninggalkan desa sambil terus menoleh ke belakang.

Tidak lama kemudian suara terompet perang Empire Krusador menggema di seluruh dataran.

Pasukan yang dipimpin langsung oleh Pangeran Lucien Krusador memasuki desa tanpa menemui perlawanan berarti. Kobaran api mulai membakar rumah-rumah penduduk, jeritan warga bercampur dengan suara bangunan yang runtuh, sementara lautan pasukan Krusador terus bergerak maju menuju wilayah Green Continent.

Hari itu menjadi awal dari perang dalam skala besar. Sejak saat itu, kekalahan demi kekalahan mulai menimpa Green Continent, dan gelombang pelarian dari desa ke desa menjadi kenyataan pahit yang tidak lagi dapat dihindari.

..._BERSAMBUNG _...

1
Tosari Agung
krusador ini mau nguasain satu dunia ya hebat juga bahkan pasokan makanannya gak habis habis
ᴠͥɪͣᴘͫ ⛩️ ⃝𝕸𝖗.𝕸ཧཱོ࿐☯️: karena persiapan memang sudah di lakukan sejak lama sebelum perjanjian damai Krusador dengan green continent di rusak oleh putra mahkota Lucien Krusador dan setiap pergerakan garnisun Krusador melakukan penjarahan di desa desa sekitar yg di lalui nya.desa Ryosuke Kagawa sebagai uji coba senjata rune Cannon sekaligus rencana Lucien menghancurkan perjanjian damai berdalih green continent melakukan Serangan ke wilayah Krusador
total 1 replies
mary dice
setelah sekian lama tenku mato mengeluarkan kesaktiannya sampai bikin tuannya 😱
Anisa Nur Afifah
sampai sini duluuu Kak, nantii ku lanjut bacaaa
ᴠͥɪͣᴘͫ ⛩️ ⃝𝕸𝖗.𝕸ཧཱོ࿐☯️: thanks sudah mampir 🙏🏻
total 1 replies
HikmahToo
semangat lanjut thorr👍
Alia Chans
Hadir Thor
cerita nya seru, like + bunga🌹 , semangat😉
Protocetus
jika berkenan mampir ya ke novelku Remontada
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!