NovelToon NovelToon
Istri Yang Kau Sia-Siakan

Istri Yang Kau Sia-Siakan

Status: tamat
Genre:Penyesalan Suami / CEO / Nikahmuda / Tamat
Popularitas:27.3k
Nilai: 5
Nama Author: Nona Jmn

Alesha rela mengorbankan impian dan kebahagiannya demi rumah tangga yang ia perjuangkan sepenuh hati dan menerima hinaan dan cacian oleh keluarga suaminya.
Namun semua pengorbanannya berakhir sia-sia ketika ia mengetahui suaminya berselingkuh dan mengaku belum menikah.
Memilih pergi adalah langkah paling menyakitkan yang pernah ia ambil. Tetapi tanpa disadari, keputusan itu justru membawanya pada kehidupan baru yang lebih baik.
Alesha mulai bangkit. Ia ingin membuktikan bahwa keputusannya meninggalkan masa lalu adalah pilihan yang tepat.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nona Jmn, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ingatan yang hilang

“Wih, cantiknya sahabat aku.”

Lea menatap Alesha dari ujung rambut sampai ujung kaki. Hari ini Alesha tampil berbeda. Ia mengenakan pakaian yang dulu dibelikan Lea saat mereka pergi ke mal.

Alesha tersenyum kecil, sedikit malu mendengar pujian itu.

“Lea, jangan bicara seperti itu. Aku jadi malu,” ucapnya pelan sambil menarik tangan Lea menuju lift.

“Malu kenapa sih? Kamu memang cantik, Sha,” balas Lea santai.

“Nanti aku bisa terbang kalau kamu terus puji aku, Sha,” tambah Alesha sambil terkekeh kecil.

Lea ikut tertawa pelan, lalu merangkul lengan Alesha begitu pintu lift tertutup.

“Kamu itu memang cantik, Sha. Dari dalam dan luar,” ucap Lea dengan tulus, matanya sesaat menatap Alesha lebih lama. Sampai sekarang ia masih sulit percaya bahwa wanita di sampingnya adalah gadis yang selama ini dicari Leon. Sikap Alesha yang lembut dan apa adanya membuatnya semakin menyukainya.

“Kamu ini bisa saja, Lea,” balas Alesha sambil menggeleng kecil.

Ting!

Lift berbunyi, menandakan mereka sudah sampai di lantai tujuan.

Pintu perlahan terbuka, memperlihatkan lorong di depan mereka.

Di sana, Leon sudah berdiri.

Alesha yang masih tersenyum kecil seketika berhenti begitu melihat sosok itu. “Eh…”

Lea juga ikut terdiam sesaat.

Leon berdiri tegap seperti biasanya, wajahnya tenang dan dingin tanpa ekspresi. Tatapan Leon menyapu Alesha sejenak, lalu berhenti beberapa detik pada wanita itu.

Tak satu pun dari mereka langsung berbicara.

Alesha hari ini terlihat berbeda.

Hari ini Alesha tampak jauh lebih anggun.

“Cantik,” batin Leon, meski ekspresinya tetap datar seperti biasa.

“Tuan,” sapa Alesha sopan sambil menunduk sedikit.

Leon hanya mengangguk pelan tanpa banyak reaksi.

“Dasar kulkas,” cibir Lea pelan sambil terkekeh, lalu segera merangkul Alesha dan menariknya keluar dari lift.

——

Leon kembali ke ruang kerjanya. Ia meletakkan map di atas meja, lalu menyandarkan tubuh ke kursi.

Wajah gadis itu hari ini terus terbayang di benaknya. Penampilannya yang berbeda, lebih rapi dan menawan, membuat pikirannya sulit tenang. Entah kenapa, bayangan Alesha terus memenuhi pikirannya.

Gadis kecil yang selama ini ia cari… ternyata sudah ada di depan matanya.

Namun satu hal yang terus mengganggu pikirannya, Alesha tidak mengenalinya sama sekali.

Leon menghela napas pelan, lalu tanpa sadar meraih kaca kecil dari dalam laci meja kerjanya. Ia menatap pantulan wajahnya sendiri dengan serius.

Tidak banyak perubahan berarti dari dirinya selama bertahun-tahun.

“Masih ganteng,” gumamnya pelan, penuh percaya diri.

Ia lalu menyimpan kembali kaca itu ke tempat semula, sebelum kembali bersandar di kursinya. Matanya menatap kosong ke arah jendela, pikirannya kembali pada Alesha dan bagaimana cara membuat gadis itu mengingat masa lalu mereka.

Tok! Tok!

Suara ketukan pintu membuyarkan lamunannya.

“Masuk,” ucap Leon singkat.

Pintu otomatis terbuka, dan Kevin masuk dengan langkah mantap sambil membawa sebuah berkas di tangannya.

“Informasi terbaru tentang Alesha,” ucap Kevin sambil meletakkan berkas itu di atas meja.

Leon langsung mengambilnya tanpa menunggu lama. Matanya bergerak cepat membaca setiap halaman dengan penuh fokus.

Semakin lama membaca, rahang Leon perlahan mengeras.

“Lupa ingatan?” ulang Leon pelan.

Kevin mengangguk.

“Betul. Alesha pernah kehilangan ingatan setelah kecelakaan yang disebabkan ibu tirinya. Waktu itu dia didorong hingga jatuh dari ketinggian. Untungnya dia masih selamat,” jelas Kevin dengan nada serius.

Tangan Leon tanpa sadar meremas kuat kertas di tangannya. Leon mengepalkan tangan. Rahangnya mengencang.

“Itu sebabnya dia tidak mengingat lo,” lanjut Kevin.

Leon terdiam beberapa saat. Ingatannya kembali pada masa lalu—pada sosok Alesha kecil yang sering memakai pakaian panjang, bahkan saat cuaca panas. Baru sekarang semuanya tersambung. Pantas saja dulu Alesha kecil selalu mengenakan pakaian berlengan panjang.

“Dia sengaja menutupinya…” batin Leon pelan.

“Cari ibu tirinya,” ucap Leon dengan suara dingin dan tegas.

Kevin menghela napas kecil.

“Dia sudah meninggal, Leon.”

Leon menatap Kevin, ekspresinya tetap datar namun tajam.

“Iya. Dia sudah meninggal beberapa tahun lalu, sebelum Alesha menikah,” lanjut Kevin.

Suasana kembali hening beberapa detik.

Kevin lalu menatap Leon lebih serius.

“Kalau lo mau Alesha mengingat semuanya… lo harus bantu dia,” ucapnya pelan namun tegas.

——

Saat jam makan siang tiba, kantin kantor dipenuhi para karyawan. Para karyawan lalu-lalang mengambil makanan, suara piring dan percakapan bercampur menjadi satu.

Di sudut dekat jendela, Alesha duduk bersama Lea. Mereka memilih duduk di dekat jendela. Sinar matahari jatuh lembut di atas meja mereka.

Alesha tampak makan dengan cukup lahap, membuat Lea sesekali memperhatikannya sambil menahan tawa kecil.

“Sha, kamu lapar atau emang doyan?” tanya Lea sambil terkekeh pelan.

Alesha langsung tersenyum kecil, sedikit kikuk.

“Aku doyan, Sha. Enak banget makanan hari ini,” jawabnya sambil tersenyum lebar.

Alesha sengaja menambah porsi makannya. Dengan begitu, malam nanti ia tak akan terlalu cepat lapar. Uangnya yang terbatas membuatnya harus lebih hemat, meskipun ia tidak ingin menunjukkan hal itu pada Lea.

Lea hanya menggeleng pelan sambil tertawa kecil.

“Kamu ini ada-ada saja, Sha,” ucapnya santai.

Namun tak lama kemudian, ekspresi Lea sedikit berubah. Ia terdiam sejenak, seperti sedang memikirkan sesuatu yang serius.

“Alesha…” panggilnya pelan.

“Iya?” Alesha menoleh.

Lea menatapnya lebih serius dari tadi.

“Kamu pernah lupa ingatan?”

Pertanyaan itu membuat Alesha seketika tersedak kecil dan terdiam.

“Hah?”

1
merry
nenek lampir minta di timpuk x pkai panci,, gk berubah sex pdh ank y krj dan kekurangan mknn,, yg mndul juga ankmu nek bukn mntn mantu mu itu
merry
bgmn robi tau klo alesya itu mntn istri dr mantu y sndri ya🤭🤭🤭psti robi bklnn bilng aldo itu bodoh ya krn lpsinn wanita pintar kyk alesya🤭🤭🤭
merry
perbaiki dri mu ret rawat ankmu dan cari krj yg menghasilkan uang,,, wlpun aldo msh nanggung biaya mu,
merry
beda x risa aldo bhong blm nikh y gppp tau belakang juga gpp tgl kmu ajj responnya gmn nnti aldo pyn alasan barang x juga 🤭🤭 tp kmu hamil ank org risa bpknya mau tanggung jawab kmu ajj gk mau jdi siapa yg plg pembohongan besar kmu atau aldo,, atrann aldo ngmg ddpn mertuanya dan talak tu risa jugaa ngempanin ank org blm fakta risa juga jhat sm mm dan adikmu
merry
mntn istri mu gk hamil hamil 3 thn lmy,,
merry
pdhl kmu juga bhingin aldo risa ngku ankmu ank aldo pdhl ank ya raka
Ayudya
mantap
Nona Jmn: Terima kasih😍😍🙏🙏
total 1 replies
merry
Leon tu singa loh 😆😆tau kn singa klo dh dh ngamuk kyk gmn 🤭🤭🤭
merry
Rosa tu Leon
Ma Em
Alhamdulillah Alesha sdh mengingat Leon teman masa kecilnya .
Syahdu: Gak akan bosen deh, Novel ada chat lucunya😆 di I Love you Brutally. Cewek yang naksir kakak kelas secara terang-terangan! Terima kasih dukungannya🤍🫶🏻😆
total 1 replies
Ma Em
Alesha pernah kecelakaan dan lupa ingatan makanya Alesha tdk ingat punya teman masa kecil nya .
merry
syukuri dpt mantu kurg ajr,, dijadiin babu drmh sndrii
Anonim
BACOT MMQ🖕🖕
Ma Em
Leon sdh menemukan gadis teman masa kecilnya semoga benar Alesha reman masa kecil Leon dan berjodoh Alesha dgn Leon , Aldo sdh menikah dgn wanita pilihan nya apakah benar anak yg dikandung Risa adalah anaknya Aldo .
Hatnah Batulicin
peran Alesha org nya terlalu lemah dan letoy 😝😝😝
Anonim: Asli.... kekurangan vitamin
total 2 replies
Hatnah Batulicin
terlalu bnyk KTA "hah"disetiap dialog nya
Anonim: awokawok emang lawak awokawok blok
total 1 replies
dome🌬️🌀🌀🌀
lanjut Thor bikin cerita yg bikin tensi naik🤣🤣🤣🤣🤣
ayoookkkk semangat
semangat
💪💪💪💪💪
dome🌬️🌀🌀🌀
yookkk gelud yookkk Mak, sini biar saya smackdown

😤😤😤😤😤😤😤😤😤kuweseeellleee rekkk...
dome🌬️🌀🌀🌀
haduuhhhhh... Jagan lembek laahhh kau wahai wanita. sudah dihina diremehkan ga dihargai sekarang disakiti secara verbal dan fisik apalagi yg kau harapkan dari si biyawak suamimu. gila digampar masih bisa ngarep dibela. digampar yaa neng digampar.. udah kayak ga ada harga diri lagi lu. ngapain masih ngarep laki percaya sama kamu
dome🌬️🌀🌀🌀
eehhhhhh.... Mak lampir, itu bukan tanggung jawab mantumu yaa buat nafkahi kluarga kalian. setres kan kalian. coba brobat dl sapa tau gila.
yg Suai siapa tapi yg dituntut nafkahi siapa. kan gendeng yaaa.. ga DA kewajibannya mantu atau istri menafkahi keluarga nya apa lagi menafkahi kluarga suami.😄😄😄
ibu ini lupa minum obat inii pastii makanya rada kumat 🤭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!