NovelToon NovelToon
Sins Of The Playboy

Sins Of The Playboy

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Berbaikan / Roman-Angst Mafia / Tamat
Popularitas:61.9k
Nilai: 5
Nama Author: Daeena

King Stone (27 tahun) bisa dengan mudah melupakan ratusan wanita yang pernah singgah di hidupnya selama menjadi playboy.

Namun, gadis di hadapannya ini adalah pengecualian mutlak.

Olivier Martinez merupakan cinta pertama sekaligus mantan kekasih King selama tiga tahun di masa high school—gadis yang dulu ia tinggalkan begitu saja demi ego remaja agar tidak terikat oleh seorang wanita di masa depan.

Kini, roda kehidupan berputar. Di dalam rumah sakit mewah miliknya sendiri, King sama sekali tidak memiliki kuasa atas Olivier.

Di hadapan sang mantan kekasih yang menatapnya penuh kebencian dan kini bersenjatakan sumpah medis sebagai dokter residen, King harus menghadapi kenyataan pahit. Ia sadar bahwa luka penyesalan di hatinya jauh lebih sulit disembuhkan daripada luka sayatan parah di perutnya.

Pertemuan tak terduga ini menjadi awal dari karma masa lalu yang siap menghancurkan keangkuhannya.

~~~~~
Happy reading 🦋🌷

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Daeena, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

#30

Pendar cahaya lilin dari langit-langit Gereja Kastel Stone memantulkan kilau keemasan yang magis di atas altar pualam.

Pendeta baru saja menutup kitab suci setelah kalimat sakral yang mengikat dua jiwa itu selesai diucapkan.

Di depan Altar dan di hadapan seluruh inti klan Stone, King Stone dan Olivier Martinez kini telah resmi dinyatakan sebagai sepasang suami istri, baik di mata hukum maupun di hadapan Tuhan.

"Sekarang, Anda diperkenankan untuk mencium pengantin wanita Anda," ucap pendeta dengan senyuman takzim.

King Stone tidak menunggu detik berikutnya.

Pria bertubuh monster itu melangkah maju satu blok, memperpendek jarak yang selama sepuluh tahun ini memisahkan mereka.

Sepasang lengan kekarnya yang dipenuhi rajahan tato hitam di balik jas tuksedo mahalnya langsung melingkar protektif di pinggang ramping Olivier, menarik tubuh wanita itu hingga menempel tanpa celah pada dada bidangnya.

Dengan gerakan yang teramat posesif, dominan, dan sarat akan dahaga kerinduan yang telah mengendap selama satu dekade, King menundukkan kepalanya. Ia menyingkap veil brokat putih yang menutupi wajah cantik Olivier, lalu mendaratkan bibirnya di atas bibir sang istri.

Cup.

Awalnya, itu adalah ciuman pernikahan yang lembut sebagai simbol rasa hormat. Namun, begitu merasakan kehangatan murni dari bibir Olivier, kegilaan dan insting serigala di dalam diri King Stone seketika mengambil alih seluruh kesadarannya.

King memperdalam ciuman itu dengan begitu ekstrem. Ia mengunci rahang Olivier dengan telapak tangan kanannya, melumat bibir manis itu tanpa memedulikan tempat, waktu, dan puluhan pasang mata keluarga yang sedang menonton mereka.

Olivier membelalakkan matanya yang bulat, terkejut dengan serangan gila suaminya yang mendadak. Ia mencoba mendorong dada bidang King, namun pelukan King tak ubahnya seperti jepitan besi antipeluru.

King benar-benar menghisap seluruh pasokan udara di sekitar mereka, mencium Olivier dengan begitu dalam, menuntut, dan penuh gairah liar seolah-olah ia sedang mencoba menyatukan kembali jiwa mereka yang sempat terbelah.

Satu detik... lima detik... sepuluh detik... King masih belum melepaskan tautan bibir mereka.

Olivier mulai merasa dunianya berputar, wajah cantiknya memerah sempurna karena kehabisan napas di bawah dominasi mutlak sang penguasa Chicago.

Melihat adegan ciuman pernikahan yang sudah melangkah terlalu jauh hingga ke ranah sensor dewasa itu, suasana di barisan kursi depan gereja kastel mendadak berubah riuh.

Kendrick Stone sudah menutup mata istrinya, Freya, sembari terkekeh menggila, sementara Mommy Emmeline buru-buru menutup sepasang mata bulat milik Nora dan Kyara kecil dengan kedua tangannya.

Kaelix Stone, sang pangeran ketiga yang selama ini terkenal paling pendiam, sedingin es, dan sangat jarang mengeluarkan kalimat panjang, tiba-tiba melangkah maju satu langkah dari barisan kursi keluarga.

Pria dengan kacamata berbingkai perak itu menatap kakaknya dengan pandangan menghina yang teramat datar, lalu mengeluarkan suara baritonnya yang tenang namun menusuk tajam demi menghentikan kegilaan sang kakak sulung.

"Lepaskan dia, King. Masih ada malam pertama, sialan," ucap Kaelix dengan nada suara tanpa riak emosi, namun sanggup memotong keheningan gereja. "Kau sedang menodai mata suci anakmu dan anakku di dalam rumah Tuhan."

Mendengar sindiran tak terduga yang keluar dari mulut adik bungsunya yang terkenal anti-bicara itu, King Stone akhirnya menarik kepalanya mundur dengan enggan.

Sepasang mata elangnya masih berkilat oleh sisa gairah yang menyala-nyala. Napas King memburu, sementara Olivier di dalam dekapannya langsung merosot, berpegangan erat pada kerah tuksedo King sembari menghirup oksigen sebanyak-banyaknya dengan dada yang naik turun.

"Kau... kau gila, King! Aku nyaris mati lemas!" bisik Olivier dengan nada ketat, wajahnya yang memerah sempurna tampak sangat menggemaskan di bawah pendar lampu gereja.

King hanya mengulas senyuman miring yang penuh kemenangan posesif. Ia menyeka sudut bibirnya yang sedikit basah dengan ibu jari, lalu berbisik rendah di dekat telinga Olivier, "Itu hukuman karena membuatku berpuasa selama sepuluh tahun, Wifey. Dan itu baru pemanasan untuk apa yang akan kulakukan padamu di kamar utama kastel malam ini."

Olivier Martinez menatap suaminya dengan pandangan menyelidik yang teramat cerdas. Sebuah kilat jenaka yang dingin mendadak terbit di sepasang mata bulatnya.

Menggunakan momen di mana King sedang lengah karena merasa berada di atas angin, Olivier mencondongkan tubuhnya, mendekatkan bibirnya ke dada King, lalu membisikkan sebuah kalimat dengan suara yang sangat rendah—sebuah kalimat yang dipastikan hanya bisa didengar oleh telinga tajam King Stone seorang.

"Jangan bermimpi terlalu tinggi, Tuan Stone," bisik Olivier, suaranya terdengar selembut sutra namun sedingin es kutub. "Tidak ada malam pertama untukmu."

Deg.

Dunia di sekitar King Stone seolah mendadak berhenti berputar. Kalimat pendek itu menghantam indra pendengarannya tak ubahnya seperti ledakan bom granat militer klan.

Dalam hitungan detik, seluruh pasokan darah di wajah tampan King seolah surut seketika. Wajahnya yang tadinya kemerahan karena gairah berubah menjadi pucat pasi, tak ubahnya seperti mayat yang baru bangkit dari kubur.

Dada bidang King mendadak terasa sangat sesak, detak jantungnya yang tadi berdegup gila karena ciuman kini mendadak berantakan, menghantarkan rasa nyeri yang luar biasa di balik rongga dadanya.

King Stone mengalami serangan jantung instan akibat syok batin tingkat tinggi.

Tubuh monster setinggi seratus sembilan puluh sentimeter itu tampak limbung ke belakang.

King memegangi dadanya dengan tangan kiri, sementara tangan kanannya meraba pilar pualam di samping altar untuk menjaga keseimbangan tubuhnya yang mendadak lemas bagai jeli. Matanya melotot sempurna, menatap Olivier dengan pandangan tidak percaya, penuh horor, dan ketakutan yang melebihi ketakutannya pada kematian itu sendiri.

Namun, fisiknya yang terlalu kuat dan terlatih layaknya monster membuat King tidak bisa pingsan.

Pria itu tetap sadar sepenuhnya, dipaksa untuk mencerna kenyataan pahit yang baru saja dijatuhkan oleh istrinya sendiri.

"K-King? Kau kenapa?!" Olivier yang melihat perubahan drastis pada wajah suaminya mendadak panik sebagai seorang dokter. Ia memegangi lengan King yang mendadak dingin dan gemetar.

"T-Tidak ada malam pertama...?" suara King keluar dalam bentuk bisikan parau yang teramat menyedihkan, terdengar seperti rintihan anak anjing yang kehilangan induknya.

King menatap Olivier dengan sepasang mata elang yang kini berkaca-kaca karena syok. "Bagaimana mungkin, El? Bagaimana mungkin tidak ada malam pertama?! Kita sudah sah menikah, Sayang! Kita sudah mengucap janji di depan Altar!"

Olivier menaikkan sebelah alisnya, mengulas senyuman tipis yang penuh kemenangan atas pangeran klan stone yang kini tak berdaya di depannya.

"Aku sudah mengatakannya tadi siang di mansion Kaelix, King. Aku kembali semata-mata hanya untuk status hukum putriku, Nora. Aku belum mengatakan bahwa aku bersedia membiarkan pria mesum sepertimu menyentuh ranjang pribadiku lagi."

"Tapi, El—"

"Tidak ada bantahan, Suamiku," potong Olivier dengan penekanan kata yang manis namun mematikan.

"Jahitan di perutmu baru saja diperbaiki oleh tim medis Kaelix satu jam lalu karena kau nekat bertinju semalaman. Jika malam ini aku membiarkanmu melakukan 'aktivitas berat' itu, jahitanku di perutmu akan robek untuk ketiga kalinya, dan aku tidak mau reputasiku sebagai dokter ternoda hanya karena memiliki suami yang mati konyol akibat pendarahan pasca-operasi di malam pertamanya."

King Stone berdiri terpaku di atas altar dengan wajah pasrah yang teramat hancur. Solusi gila yang sempat ditawarkan Kendrick untuk menghamili Olivier agar wanita itu menyerah, kini justru berbalik menjadi bumerang yang mengunci gairah liarnya sendiri.

Di malam pernikahannya yang megah ini, sang penguasa tertinggi klan Stone harus menerima takdir paling tragis: menyandang status sebagai suami sah secara hukum, namun harus tidur dengan jarak satu guling dari sang singa betina demi keselamatan jahitan perutnya sendiri.

1
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
maaf Thor Aku bacanya sampai di sini saja.🙏
Rosdianah 🌷: siap kak 🫶
total 1 replies
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Semu Sembako apa sih Thor... kok Aku jadi ngelag ya.🤔🤣
Rosdianah 🌷: Author ingat sembako 🤣
total 1 replies
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Lah iya 48jam itu sama saja dengan 2hari Marthin....
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Kayaknya Author suka tipe perempuannya lebih Tua dan Laki²nya brondong.🤣🤣✌️
Rosdianah 🌷: hahah 🤣🤣
total 1 replies
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
kalau beneran Nora jadi nikahnya dengan Xander, Aku sintil kamu Thor.😁
Rosdianah 🌷: nggak kak🫶 Xander Punya cerita sendiri di sebelah, " I Hired A billionaire" judulnya
total 1 replies
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Aku lebih dukung Nora dengan Nicole daripada dengan Xander Thor.
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Kok malah jadi hubungan dengan sepupuan Thor.... 🤔
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Jangan sampe deh Xander jadi jodohnya Nora karna mereka sepupu terus usia mereka juga lebih tua Nora Thor... rasanya ga enak banget dengernya.😁✌️
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
si mantan playboy, mesumnya ga terkira... sekarang ngerasain gimana rasanya nelen ludah sendiri kan🤣
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Thor emang ga ada baju / gaun tidur sampe Oliv pake jubah mandi saat tidur yang ada masuk angin dong.🤣🤣🤣
Rosdianah 🌷: author Sampe lupa kasih dia baju😭🤣
total 1 replies
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Kasar banget Liv...🤦‍♀️
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Sah juga King ga jomblo lagi.🤣🤣🤣
Untung nenek tua sudah tobat kalau ngga sudah Aku dorong tuh sekalian... Bercanda.🤣🤣🤣✌️✌️
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Laahh Anda juga salah sebagai Orang tua Kyle Emma karna dulu kalian menekan King untuk menuruti kemauan Grandmaman tanpa ngasih kesempatan dia buat me.ilih pilihan hidupnya sendiri... jadi bukan sepenuhnya salah King tapi Para Tetua juga.
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Ngapain sih Lynne Freya ngalangin jalan King buat ngenalin Nora pada Orang tuanya harusnya kalian sebagai menantu paling muda di keliarga itu ngehargai King sebagai Kaka ipar dan Tetua di rumah itu bukan ngejegal dengan melontarkan kalimat² yang kurang pantas di depan anak² lecil... rasanya gimana ya... kayak kurang sopan banget.
harusnya dahulukan dulu King ketemu Kyle sama Emme setelah mereka selesai bicara penting baru kalian komentarin.😤
maaf ya Thor karna Aku komen gini.
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
malah sibuk berdebat di depan anak kecil.🤦‍♀️
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Akhirnya terkuak juga.
O ya mungkin maksudnya "Mencuri sebagian diriku bukan sebagai diriku" ya Thor.
Rosdianah 🌷: Ma'aciww kak reader 🫶🥰
total 1 replies
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Hmmm ternyata lagi adu tak tik nih... tapi masa keluarga Stone ga bisa nyari tau tentang Olivier yang sudah mempunyai Nora.. padahal mereka Orang paling berpengaruh di banding dokter Ricard dan Olivier.🤔
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Nah kan cemas juga Liv.🤭🤭🤭
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
biarlah King dan keluarga Stone tau kalau Nora ada Liv, karna biar seburuk apapun King dulu padamu tapi Dia ayahnya dan suatu saat juga bakal ketemu karna takdir terutama takdir yang di buat oleh Author.🤣✌️
capek juga kalau harus di sembunyikan...
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Semungut King... sudah dapet lampu ijo dari sang Ratu.🤭🤭🤭
tinggal cari tau lebih lagi tentang Oliv biar Kamu bisa berjuang lebih gesit lagi kalau tau sudah memiliki Putri kecil yang cantik dan pintar
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!