NovelToon NovelToon
Warisan Mutiara Surgawi

Warisan Mutiara Surgawi

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / Mengubah Takdir / Ruang Ajaib
Popularitas:11.3k
Nilai: 5
Nama Author: Agen one

Setelah hidup selama 500 tahun penuh pengkhianatan, kesengsaraan, dan perjuangan, Tian Hao akhirnya kembali ke masa lalu.

Dengan ingatan dari kehidupan sebelumnya, ia memperoleh Warisan Mutiara Surgawi yang mempercepat jalur kultivasinya.

"Kali ini... aku akan mencapai keabadian."

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Agen one, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 30: Peta dunia

Tian Hao berpaling dari adiknya, menatap ke arah matahari yang kini mulai naik tinggi. "Peduli adalah emosi yang hanya dimiliki oleh mereka yang merasa memiliki kendali atas hidup orang lain.

Aku tidak memiliki mereka, jadi aku tidak berhak berduka atas hilangnya mereka.

'Hidup manusia itu seperti gelembung di atas air, Tian Mei. Ia muncul, berkilau sejenak, lalu pecah. Meratapi pecahnya gelembung adalah kesia-siaan yang menghambat langkahmu menuju keabadian'."

​Ia mulai berjalan pergi, meninggalkan Tian Mei yang terpaku dengan sejuta pertanyaan yang kini berubah menjadi ketakutan.

​"Kak!" panggil Tian Mei sekali lagi. "Siapa kau sebenarnya? Kakakku yang dulu tidak akan pernah membiarkan orang lain mati hanya untuk sebuah 'langkah'!"

​Tian Hao berhenti sejenak, tanpa berbalik. "Anggap saja kakakmu yang dulu sudah mati di bawah tumpukan salju penghinaan tahun lalu. Yang tersisa hanyalah seseorang yang menyadari bahwa untuk mendaki gunung tertinggi, kau harus melepaskan semua beban, termasuk beban yang bernama kemanusiaan."

​Di sisi lain kediaman, Tian Fei mulai merasakan tekanan dari luar. Utusan dari keluarga pesaing, keluarga Lin, sudah mulai terlihat di gerbang kota, berpura-pura memberikan simpati padahal sedang mengukur kekuatan keluarga Tian yang melemah.

​Tian Fei menyadari bahwa posisinya sebagai kepala keluarga terancam. Ia harus segera melakukan sesuatu untuk mengembalikan wibawanya.

Namun, setiap kali ia mencoba memikirkan strategi, bayangan wajah Tian Hao yang tenang saat duel dengan pangeran kembali muncul di benaknya.

​"Ada yang salah dengan anak itu," batin Tian Fei, tangannya meremas sandaran kursi hingga retak. "Dia terlalu tenang. Terlalu misterius. Apakah benar pangeran mengalah? Ataukah aku selama ini memelihara ular yang jauh lebih berbahaya daripada makhluk suci di hutan?"

​Sementara itu, di dalam paviliunnya, Tian Hao telah mengeluarkan Kristal Esensi Bumi. Cahaya hijaunya menerangi ruangan yang suram.

Ia tidak menikmati kematian orang-orang di hutan. Ia juga tidak merasa bahagia atas penderitaan ayahnya. Ia hanya merasa... selesai.

​Satu hambatan telah dibersihkan. Satu sumber daya besar telah didapatkan.

​Ia duduk bersila, membiarkan Bai Kecil keluar dari lengannya dan melingkari kristal tersebut. Mereka adalah dua predator yang tidak butuh validasi dari dunia.

Bagi Tian Hao, setiap nyawa yang hilang malam tadi adalah biaya transaksi yang adil untuk kekuatannya.

Jika ia harus membakar seluruh kota ini untuk mencapai puncak kultivasi, ia akan melakukannya tanpa kebencian, tanpa amarah, dan tanpa penyesalan.

​Sebab di puncak sana, tidak ada tempat bagi mereka yang masih terikat oleh air mata adik perempuan atau kehormatan seorang ayah. Di sana, hanya ada keheningan yang abadi.

Di dalam kesunyian paviliunnya yang terisolasi, Tian Hao duduk bersila. Di depannya, Kristal Esensi Bumi memancarkan cahaya kuning kecokelatan yang pekat, sementara Mutiara Surgawi melayang di atasnya, bertindak sebagai jembatan energi.

​Tian Hao menarik napas dalam. Ia tidak lagi sekadar menempa otot, ia mulai menarik energi alam ke dalam pusat pusarannya (Dantian), memadatkannya, dan memaksanya keluar kembali dalam bentuk Manifestasi Qi.

Suara gemuruh pelan terdengar dari dalam tulang rusuknya. Setiap sel tubuhnya berteriak saat energi bumi yang berat dan padat itu menyapu nadinya.

​Hanya dalam waktu beberapa jam, hambatan besar itu hancur. Cahaya biru dari kupu-kupu mutiara bercampur dengan aura keemasan dari kristal bumi.

​Ranah Manifestasi Qi Tahap 2.

​Tian Hao membuka mata. Pupil matanya kini memiliki kilatan kuning redup di tepiannya, tanda bahwa ia telah menguasai sebagian dari esensi bumi.

Namun, ia tidak sempat merayakan kemajuan itu. Indra pendengarannya yang kini jauh lebih tajam menangkap suara yang tidak asing bagi seorang veteran perang: suara bangunan roboh, teriakan ketakutan, dan desing panah api.

​Keluarga Lin telah tiba. Mereka menyerang saat keluarga Tian berada di titik terlemahnya setelah tragedi Ular Putih.

​Tian Hao berdiri dan berjalan ke arah meja kayu. Di sana terbentang sebuah peta kuno dunia Tianxu.

Jarinya menyusuri wilayah Barat di mana Kota Tiancheng berada, lalu bergerak perlahan menuju jantung peta sebuah wilayah luas yang dikenal sebagai Zhongzhou (Dataran Tengah).

​"Kota ini sudah mati," gumam Tian Hao dingin. "Keluarga Tian terlalu sibuk menyalahkan takdir hingga lupa menutup pintu bagi serigala."

1
aldo
lanjut thor seru sekali 🙏🙏
𝘿𝙚𝙬𝙖 𝘽𝙤𝙣𝙜𝙠𝙤𝙠
tes ..🤔
aldo
lanjut thor seru sekali 🙏🙏🙏🙏
Leon: /Bye-Bye/
total 1 replies
saniscara patriawuha.
sat set sat set...
Leon: 🙏🙏🙏🙏🙏🙏
total 1 replies
saniscara patriawuha.
sikattttt...
Leon: 👍👍👍👍👍
total 1 replies
saniscara patriawuha.
gassddddd....
saniscara patriawuha.
kasihhh fahammm duluu lahhhh.....
saniscara patriawuha.
biasanya langsung masuk ke dentiannya untuk membantu kultivasinya...
Leon: Hehe, memang di dunia Tianxu sistem kultivasi nya begitu bang/Shy/
total 1 replies
saniscara patriawuha.
gassssdd....
Leon: 🥲🙂🙂🙂🙂
total 1 replies
saniscara patriawuha.
lanjuttttkeunnnnn
saniscara patriawuha.
gasssss...
saniscara patriawuha.
tapi bisakah nanti mang MC kembali lagi ke masa depan untuk membalaskan dendamnya....
y@y@
👍🏿⭐👍🏻⭐👍🏿
aldo
lanjut thor
Leon: siaapp. jangan lupa kasih bintang 5 ya🙏🙏🙏
total 1 replies
y@y@
👍🏿🌟👍🏼🌟👍🏿
y@y@
🌟👍🏿👍🏼👍🏿🌟
Leon
ngopi lur/Coffee/
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!