NovelToon NovelToon
Ku Gapai Cintamu

Ku Gapai Cintamu

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / Ketos / Nikahmuda
Popularitas:15.5k
Nilai: 5
Nama Author: Mrs. kim22

Tara, Si gadis ceria yang jatuh cinta kepada ketua osisnya pada pandangan pertama.


Ketua OSIS itu bernama Andre syahreza, laki laki itu memiliki sifat dingin dan datar sehingga membuat Tara kesulitan mendekatinya.


Lantas bagaimana kisah mereka akan terjalin?, ikuti kisah mereka disini.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mrs. kim22, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Andre

  2 hari kemudian....

  Pagi ini, udara terasa sangat dingin hingga menusuk ke tulang, Aku masih bergelung di bawah selimut walaupun waktu sudah menunjukkan pukul 6 pagi.

   Karena ini hari minggu, jadi tidak akan ada suara teriakan mama yang memanggil aku ataupun bang Ar untuk sarapan pagi.

    Di hari sabtu minggu, mama akan membiarkan kami beristirahat sampai kami turun sendiri, karena itulah, hari sabtu minggu itu ibarat surga untuk kami berdua, terutama bang Ar yang setiap hari selalu mendapatkan omelan setiap paginya.

    tok...tok....tok...

  "Abang...bangun."

  Oke pemirsa, sepertinya waktu tenang ku sudah habis, karena tepat pukul 7:00, pintu kamarku di gedor dari luar oleh Rizka sambil memanggilku dengan heboh.

    Mendengar gedoran yang tak kunjung berhenti, aku akhirnya melangkah dengan malas menuju pintu, hufttt padahal aku berniat bangun jam 10 dan ingin pergi suatu tempat setelah agak siangan.

   "Kenapa dek?" Aku menunduk menatap tubuh kecil rizka begitu pintu sudah terbuka.

    Rizka yang melihat pintu akhirnya terbuka dengan riang langsung berlari masuk tanpa menjawab pertanyaanku, aku hanya bisa menghela napas dan kembali menutup pintu.

    Dia berguling guling di atas ranjang sambil tertawa lebar, entah kenapa dia sangat hobi membuat ranjangku berantakan, sejak dia bisa berjalan, dia akan selalu datang ke kamarku untuk sekedar berguling-guling di atas ranjang.

    "Awas jatuh dek." Aku menggelengkan kepala melihat tingkah Rizka.

    Aku akhirnya memilih untuk mandi dan membiarkan Rizka berguling-guling sepuasnya, karena dia sepertinya sudah mandi,terbukti dari bajunya yang rapi dan juga baunya yang sangat wangi khas sabun bayi.

     Karena udara masih terasa dingin, Aku memilih untuk mandi dengan air hangat saja, andai saja manusia tidak bau jika tidak mandi, rasanya aku malas sekali untuk mandi.

     Tidak butuh waktu lama, aku akhirnya selesai mandi dan bergegas keluar dari kamar mandi,takutnya, Rizka merasa kesepian kalau terlalu lama di tinggal.

     "Abang."

 "Astaghfirullah."

  Aku mengelus dada melihat Rizka berdiri tepat di depan pintu kamar mandi, tadinya aku pikir tuyul, ternyata adikku hehe.

   ngomong ngomong nih anak kenapa nih, tadi perasaan masih senang senang aja, kenapa sekarang tiba-tiba kayak mau mewek gitu, dia bahkan sekarang sedang memeluk ponselku dengan erat.

    "Kenapa hmm." Aku berjongkok di depan tubuh Rizka, tanganku terulur mengusap Kepalanya dengan lembut.

    Dia tampak ragu menatapku, wajahnya seperti seseorang yang menyesal karena telah melakukan kesalahan yang sangat fatal.

   "Hiks...maaf." Dia menangis sambil mengucap kata maaf dengan kepala tertunduk.

   Aku semakin bingung, dia sebenarnya kenapa, aku mengedarkan pandangan ke sekeliling kamar mencoba memastikan sesuatu, tapi sepertinya tidak ada yang kurang.

    "Kenapa." Aku kembali menatap Rizka dan juga menanyakan sebenarnya ada apa.

    Dia dengan gemetar mengulurkan ponselku, yang membuat ku terkejut adalah, layar ponsel itu pecah dengan retakan yang cukup parah.

   "Ndak sengaja kesenggol." Rizka kembali menundukkan kepalanya sambil meremas kedua tangannya dengan gugup.

   Aku menghela napas melihat Rizka yang berlinang air mata hanya karena tidak sengaja memecahkan ponselku, ekspresinya yang ketakutan membuatku berpikir, apakah di matanya aku seorang abang yang pemarah?, maksudku, dia tidak perlu setakut itu loh padaku.

    "Sini." Aku membuka kedua tanganku sambil tersenyum ke arahnya, awalnya dia ragu untuk mendekat, tapi aku segera menariknya sehingga dia masuk ke dalam pelukanku.

    "Sudah jangan nangis, abang gak akan marah kok." Aku mengelus rambutnya dengan lembut.

  Tangisnya kini malah semakin kejer, sepertinya dia begitu merasa bersalah.

    Karena Rizka menangis cukup lama, aku akhirnya harus menenangkannya hingga dia tenang, dan itu butuh waktu cukup lama.

    Setelah itu, Aku segera memakai pakaian dan bergegas turun ke bawah sambil menggendong Rizka yang menempel di tubuhku seperti koala.

     Hari ini, aku menggunakan outfit serba hitam, mulai dari kaos polos lengan pendek yang di tutupi oleh jaket kulit bermodel bomber, untuk celana aku memilih menggunakan celana cargo hitam, tidak lupa aku memakai kupluk mengingat aku ingin keluar sebentar, agar tidak terlalu dingin.

   Sebelum pergi, tidak lupa aku sarapan terlebih dahulu, agar nanti tenang selama perjalanan, aku malas nanti berhenti hanya untuk mengisi perut.

    10 menit kemudian, aku akhirnya berpamitan kepada mama untuk keluar sebentar, sekalian ingin memperbaiki ponselku yang ternyata pecah pada bagian lcdnya.

   30 menit kemudian, aku berhenti di sebuah toko bunga, aku memasang masker hitam sebelum keluar dari mobil.

    karyawan yang berjaga langsung menyapa dengan ramah begitu aku membuka pintu dan melangkah masuk.

    "Saya ingin bunga lily." Tanpa berlama lama, aku langsung memesan bunga yang aku inginkan.

   "Baik kak, mohon di tunggu sebentar."

  Aku mengangguk dan memilih duduk di sofa untuk menunggu bunga pesananku, untungnya tidak butuh waktu lama, sebuket bunga lily akhirnya berada di tanganku.

  Setelah selesai membayar, aku langsung melanjutkan kembali perjalanan ku, tempat yang ingin ku datangi sudah agak dekat, hanya butuh waktu 10 menit, dan kini, mobilku akhirnya sampai di depan sebuah pemakaman umum.

   Aku melangkah masuk dan mencari letak makam kiara, sejujurnya, Aku rasanya tidak sanggup untuk datang, rasa bersalah itu seperti melekat dalam hatiku, sehingga membuat ku merasa malu mengunjungi kiara.

     Aku berhenti di depan sebuah gundukan dengan batu nisan bertuliskan nama kiara andini, mataku memanas membaca nama itu, nama yang mungkin sudah terukir sejak lama di dalam hatiku.

    Aku bersimpuh di depan makam kiara dan meletakkan buket bunga lily di atas gundukan tanah Merah itu, tanganku terangkat mengusap batu nisan itu dengan lembut seolah sedang mengusap kepala kiara yang dulu sering bersandar di bahu ku.

    "Kia, aku datang." Aku menyapa kiara dengan suara tercekat.

    Sebelum melanjutkan kata yang ingin aku sampaikan, terlebih dahulu, aku menarik napas dan menghembuskannya dengan cukup panjang.

    "Maaf, aku baru datang setelah sekian lama." Aku menatap ke depan dengan tatapan kosong, seolah di sana ada kiara yang sedang duduk mendengarkan setiap kata yang ingin aku sampaikan.

    "Kamu tahu, aku merasa tidak sanggup setiap kali ingin datang, hatiku terasa sesak oleh rasa bersalah itu Kia, maafkan aku yang tidak bisa melindungimu saat itu,hiks." Air mataku dengan kurang ajarnya mengalir dengan deras.

    "Maafkan aku yang terlalu pecundang sehingga tidak pernah berani mendatangimu." Aku menyandarkan kepala ku pada batu nisan kiara, rasanya aku sudah tidak kuat untuk kembali bersuara, sehingga aku hanya bisa menangis dan melontarkan semua kata yang ingin aku ucapkan di dalam hati saja.

     Hampir 30 menit aku berada di makam kiara dengan posisi memeluk batu nisan yang sudah berdebu, setelah lebih tenang, aku akhirnya membaca doa untuk ketenangan kiara di alam sana, barulah setelah itu, aku pamitan untuk pulang dan berjanji akan kembali datang dalam waktu dekat.

1
-Thiea-
lagi ngambek dia kayaknya, karena cemburu..😁
-Thiea-: gedein gengsi aja emang si Andre. 😁
total 2 replies
-Thiea-
gak mungkin juga ngajak Mak Lampir sama anak setannya ya. kasihan Tara.
Mingyu gf😘: mereka lagi cedera juga😆
total 1 replies
Filan
beda ama bayanganku. ini kayak ketuaan.
Mingyu gf😘: Nanti deh aku cari fotonya yang lebih muda
total 1 replies
Filan
cemburu dia, kamu sama yang lain
Filan
berantem lagi nih
Filan
gambarnya harus diup ulang.
Mingyu gf😘: kenapa suka hilang ya, apa harus di tekan gambar di hasilkan ai itu ya
total 1 replies
Filan
love myself mungkin ☺
Mingyu gf😘: lohh iya dong kak😆
total 1 replies
M. T🌻
pasti tara habis di siksa lagi sama ibu tiriny itu
Miranda.
jalannya sama Erlangga, salfoknya tetep sama andre😭😭
Miranda.
gambarnya ngebug kak/Shy/
Mingyu gf😘: kok bisa
total 1 replies
Mega Siregar
cieeee jika tara dengar dan lihat andre tersenyum gitu pasti tara bakalan salting🤭
Melissa McCarthy
dibalik kekesalan, ada dua kebahagiaan di bab ini, datangnya ayah dan siapa laki-laki itu? agaknya tara suka🤭
Key
Sad ya, rumah yang katanya tempat pulang tapi justru menjadi tempat paling merusak mental health.
Mochi
duuh.. nanti nyesel loh ndre buang muka begitu..
Mochi
udah ga bisa dihindari lagi andree... tersiksa sendiri loh
My_Lucia
mereka ga bawa Sajam kann 😖
My_Lucia
akhirnya Tara kamu muncul lagi, setelah beberapa bab kamu menghilang 🤭

tapi knp munculnya lagi momen begini
My_Lucia
Aku juga suka 🤭🤣
🥳➊ˢᵗ ᴀɴɴɪᴠ'sᴛᴀʀѕ⍣⃝✰Senja
nanti kalau tara di tikung orang baru nyesel kamu
🥳➊ˢᵗ ᴀɴɴɪᴠ'sᴛᴀʀѕ⍣⃝✰Senja
masalalu mu kelam ya ndre. balik arah aja Tara
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!