NovelToon NovelToon
Transmigrasi Lunara Dan Sistem

Transmigrasi Lunara Dan Sistem

Status: sedang berlangsung
Genre:Sistem / Balas dendam dan Kelahiran Kembali
Popularitas:49.4k
Nilai: 5
Nama Author: Elle Nova

Lunara Airi, gadis keturunan Jepang yang dikenal sebagai Queen dari klan mafia Lotus Shadow, tewas dalam kecelakaan brutal akibat pengkhianatan musuh lamanya. Namun alih-alih mati, ia terbangun di tubuh seorang gadis keturunan Jepang bernama Aeryn Vynne Hakari — korban koma akibat pembullyan.

Di dunia baru yang tampak tenang namun penuh rahasia gelap, Lunara kini didampingi oleh sebuah sistem yang muncul dalam pikirannya.
Dengan sistem itu, ia menapaki kembali jalan menuju kekuasaan, balas dendam, dan pengendalian dunia modern yang hanya terlihat damai di permukaan.

Lunara bukan lagi hanya Queen dari dunia bawah…
Kini, dia adalah Aeryn Vynne Hikari — pemilik sistem yang bisa menundukkan dunia.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Elle Nova, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

MARKAS LOTUS SHADOW

Sinar matahari pagi yang segar menembus kabut tipis di distrik pelabuhan, namun kehangatannya seolah terserap oleh beton-beton tua markas Lotus Shadow. Suara burung camar di kejauhan mendadak lenyap, digantikan raungan mesin motor sport hitam yang membelah kesunyian dengan beringas. Motor itu berhenti tepat di depan gerbang baja raksasa yang berkarat tipis, dengan simbol lotus yang terpahat angkuh.

​Beberapa mafioso yang berjaga langsung memasang posisi siaga satu. Tangan mereka refleks mencengkeram gagang senjata di pinggang, otot-otot lengan menegang hebat.

Mata mereka menatap tajam, penuh selidik dan permusuhan terhadap pengendara yang berani mengusik zona merah mereka di pagi buta. Salah satu penjaga mencoba menatap lurus ke arah pengendara itu untuk menggertak, namun nyalinya menciut dan ia segera membuang muka saat aura dingin mulai merambat keluar dari sosok itu.

​Namun, begitu cahaya matahari memantul pada Topeng logam yang dingin dan Kalung Lotus yang melingkar jelas di leher sang pengendara, suasana membeku seketika. Tangan yang tadinya siap mencabut senjata refleks turun, lemas tak bertenaga.

​"SELAMAT DATANG, QUEEN!" seru mereka serempak sembari membungkuk dalam.

​Suara mereka bergetar hebat. Jantung para penjaga itu berdegup kencang hingga terdengar di telinga mereka sendiri. Salah satu penjaga menelan ludah hingga tenggorokannya terasa pahit, sementara yang lain merasakan telapak tangannya berkeringat dingin di balik sarung tangan taktis.

“Dia bukan manusia biasa… ini Queen Lotus yang sebenarnya. Auranya benar-benar mencekik,” batin salah satu penjaga sembari menahan napas, tak berani mengangkat kepala sedikit pun.

 

Langkah sepatu Queen Lotus yang berujung logam mengetuk lantai beton dengan ritme yang lambat dan pasti. Tuk. Tuk. Tuk. Suara itu bergema di sepanjang lorong yang sunyi, seiring dengan bayangan jubah hitamnya yang menari panjang di dinding seperti predator yang sedang mengintai mangsa.

​Aura psikisnya merambat lebih dulu ke dalam ruangan, menciptakan tekanan udara yang berat. Beberapa mafioso yang berdiri di jalurnya refleks bergeser mundur satu langkah dan menahan napas karena merasa sesak, seolah oksigen di sekitar mereka mendadak tipis. Di sudut-sudut aula, bisik-bisik ketakutan mulai merayap pelan, mencoba menebak motif kedatangan sang Ratu yang mendadak.

​Begitu ia memasuki aula utama, barisan Anggota Inti sudah menunggu dalam formasi sempurna. Mereka menundukkan kepala dengan takzim dan membungkuk, meniru hormat di gerbang luar, sembari mengucap serempak.

​"SELAMAT DATANG, QUEEN!"

​Suara mereka menggelegar, memenuhi aula berlangit-langit tinggi, namun ada nada gemetar yang terselip di sana. Ratusan mafioso di dalam aula menahan napas kolektif, tidak ada satu pun yang berani berkedip saat jubah Queen Lotus menyapu lantai di depan mereka. Queen Lotus berjalan melewati mereka, menilai anggota inti satu per satu dengan tatapan tajam yang seolah menembus jiwa. Salah satu Anggota Inti paling senior maju sedikit memberikan hormat paling dalam, namun Queen hanya menatapnya tajam sejenak sebelum terus melangkah menuju singgasananya.

 

Queen Lotus tidak langsung duduk. Ia berdiri sejenak di depan singgasananya, matanya yang tajam menyapu seluruh ruangan. Ia menilai setiap posisi, menandai jalur strategis, dan memastikan tidak ada satu pun gerakan mencurigakan di balik pilar-pilar besar markas. Tekanan psikis yang ia lepaskan membuat ruangan yang luas itu terasa semakin sempit dan mencekam.

​Ia menoleh ke salah satu Anggota Inti yang berdiri paling dekat. "Kumpulkan semua mafioso di aula utama. Sekarang."

​Suara itu datar, namun mengandung otoritas yang tidak bisa dibantah. Nada suaranya tidak perlu meninggi untuk membuat para anggota inti itu bergerak cepat seolah nyawa mereka sedang dipertaruhkan.

 

Dalam hitungan menit, aula itu penuh sesak. Cahaya matahari pagi menembus jendela-jendela tinggi, menyorot tepat ke arah jubah dan Topeng Queen Lotus, menciptakan pantulan cahaya yang menyilaukan dan sakral. Di tengah kesunyian yang hanya diisi detak jam dinding, bisik-bisik mulai merayap dari berbagai sudut.

​“Keluarga adalah garis merah, dan keluarga Hakari adalah garis merah,” ucap Queen Lotus tiba-tiba, memecah kesunyian. “Pelanggaran terhadap aturan ini akan berakibat fatal.”

​Suasana langsung memanas oleh kebingungan yang diredam.

"Apa maksudnya garis merah itu?" bisik seorang anggota di barisan belakang.

"Kenapa Queen tiba-tiba peduli keluarga Hakari? Apakah ini ada hubungannya dengan Queen?" sahut yang lain dengan suara nyaris tak terdengar.

​Beberapa pembunuh bayaran yang kemarin terlibat dalam serangan mendadak menggigit bibir bawah mereka hingga memutih. Tangan mereka gemetar hebat, napas mereka tercekat. Mereka merasakan getaran halus dari aura psikis Queen yang merambat di lantai, membuat beberapa orang hampir tersandung karena lutut mereka terasa lemas, berkeringat dingin, dan menatap satu sama lain dengan panik.

 

Queen Lotus duduk di kursi kebesaran. Ia mengaktifkan sistem pusat Lotus Shadow. Layar holografik biru muncul di depannya, memantulkan cahaya ke wajahnya yang tertutup topeng, sebuah pemandangan yang menunjukkan perpaduan antara dominasi fisik dan kecerdasan tingkat tinggi.

​Jari-jarinya menari di atas keyboard virtual,Ia memetakan jalur komunikasi musuh, memutar peta markas rival, menandai jalur masuk, hingga target untuk diberi peringatan atau eliminasi. Ia mengatur ulang penempatan unit-unit yang dianggap sembrono, dan menandai setiap transaksi gelap yang masuk tanpa seizinnya. Di matanya, barisan kode itu adalah papan catur, dan ia adalah pemain yang sudah memprediksi sepuluh langkah ke depan.

“Setiap langkah mereka sudah kubaca, setiap celah akan kututup,” batinnya dingin.

​Salah satu anggota inti memberanikan diri maju satu langkah. "Queen… apa kita harus menindak mereka yang kemarin ikut serangan?"

​Queen Lotus tidak berhenti menatap layar hologram di depannya. "Setiap tindakan tanpa izin akan dihitung," jawabnya singkat namun mematikan. "Jangan ada yang lolos. Lotus Shadow bukan tempat bagi mereka yang tidak bisa membedakan target dan keluarga."

​Beberapa pembunuh bayaran yang terlibat serangan kemarin tampak menggigit bibir bawah mereka, wajah mereka semakin pucat pasi dan gemetar.

 

Queen Lotus duduk kembali dan mengakses sistem pusat Lotus Shadow menggunakan kemampuan Hacker Tingkat Tinggi. Layar hologram dan barisan kode muncul di depan matanya, memantulkan cahaya biru ke wajahnya yang bertopeng simbol dominasi dan kecerdasan.

​Ia mengatur ulang unit-unit yang dianggap sembrono, menandai jalur komunikasi musuh, dan memetakan setiap kemungkinan pengkhianatan selanjutnya. Di depan layar itu, ia terlihat seperti penguasa data yang tak tertandingi.

​Salah satu Anggota Inti memberanikan diri maju sedikit, mewakili rasa penasaran seluruh ruangan.

"Queen… bolehkah aku bertanya? Apa hubungan Queen dengan keluarga Hakari?"

​Queen Lotus menatapnya tajam, matanya seolah menembus kedalaman jiwa seluruh mafioso di aula.

"Keluarga Hakari adalah garis merahku. Siapa pun yang berani menyentuh mereka, sama saja menguji hukum Lotus Shadow."

​Anggota inti itu menunduk lebih dalam lagi. "Lalu Queen… apa kita harus menindak mereka yang kemarin ikut serangan?"

​"Sudah ku bilang tadi,Setiap tindakan tanpa izin akan dihitung," jawab Queen Lotus singkat namun mematikan. "Jangan ada yang lolos."

​"Dengarkan aku sekali lagi," suaranya menggema, lebih berat, memaksa, memenuhi seluruh penjuru aula. "Tidak ada yang boleh menyentuh keluarga Hakari. Siapa pun yang berani melirik mereka, berarti kalian sudah memilih untuk mati."

​Seluruh mafioso tertunduk kaku, aura ketakutan dan hormat bercampur. Tidak ada yang berani bersuara. Jam dinding terus berdetak, mengiringi suasana tegang yang tak kunjung reda.

​Queen Lotus berdiri, memastikan Kalung dan Topeng Lotus tetap terpasang dengan sempurna sebagai simbol kekuasaan mutlak. Ia menatap jauh ke arah jendela, menyadari bahwa rival bisnis ayahnya pria licik yang baru kalah tender sudah menyiapkan ancaman baru yang menunggu di luar sana.

​Queen Lotus menghela napas dalam-dalam, bersiap menghadapi badai. Ia meninggalkan aula dengan kesan tegas dan dominan, melangkah pergi sementara para mafioso masih tertunduk diam.

Langkah kaki yang terbalut sepatu logamnya yang mantap menandakan dominasi mutlak, jubahnya menyapu lantai, dan aura psikisnya masih menekan ruangan meski ia telah menjauh. Di luar markas, seorang rival yang menunggu mulai memantau, memberikan ketegangan untuk apa yang akan terjadi selanjutnya. Menyadari bahwa hukum mutlak telah ditetapkan, keluarga di atas organisasi.

​Bersambung…

1
Lilis Khotimah
wajahnya gak cuma dia looo tapi tiga....., sebagai siswa, bisnis woman dan queen mafia
Rai Gojess
kenapa lama gak update
Elle Nova: nnti jam 6 ya,ditungguuu🤍
total 1 replies
AXYs
Laah beli di sistem dong, kecepatan belajar/ingatan, luasnya kapasitas otak un limited,
Paling tidak hadiah yg seperti sebelum unian jadikan pemanen kalo dak bisa di tingkatkan
AXYs
Cafe selesai 2 minggu, ini tersisa 3 hari lagi.
Karanya keluarga mc hanya liburan 1 minggu.
Terhitung sebelum ujian.
Jd ngaret dong luburan mereka thor?
𝓥𝔂𝓷𝔃𝔃♛
salfok sama kk nya jago bgt buat cerita bisnis 😭
Evi Marena
kenapa cerita ini hanya tenang Dy aja thorrr...lalu bagaimana dgn keluarganya yg 1 Minggu dirumahnya...apa sudah pergi lagi atau bagaimana.... seharusnya dijelaskan supaya pembaca tidak penasaran dan juga jelas...jgn hanya tenang pemeran utama saja....harus ada cerita pendamping lain lainnya ya thorrr....semoga kedepannya direvisi lagi ya thorrr...biar readers makin banyak yg baca.....dan untuk geng kita lebih baik kasih pelajaran yg langsung buat jera atau keluar dr sekolah itu....bukannya Dy bakalan balas dendam juga nti dengan kehidupan pertama nya yg merusak rem mobilnya thorrr 🤔ok lanjut thorrr😘
Evi Marena
ceritanya bagus thorrr,mudah2an tidak berhenti di tengah jalan....dan kedepannya makin seru😘
Murni Dewita
double up thor
Murni Dewita
musnahkan semua hama
Murni Dewita
ikutan dek2kan aku thor
Murni Dewita
next
Murni Dewita
menarik
Murni Dewita
tetap 💪💪💪
Murni Dewita
next
Murni Dewita
💪💪💪💪💪💪
Murni Dewita
👣👣👣👣
yasmin
Gilak aeryn.....bosen,beli perusahaan,lah aku....bosen,jajan 🤣🤣
Muft Smoker
haai kak baru ketemu cerita ny nih ,,
langsung mampir deeh,,
aq suka bget cerita yg genre ny seperti ini ,,
Osie
mantap aeryn..hempaskan semua musuh
Osie
aku mampir nih..selalu suka cerita transmigrasi genrenya sosok wanita tangguh..dan moga cerita ini gak ngegantung ditengah jalan🙏
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!