NovelToon NovelToon
Air Mata Ayanda

Air Mata Ayanda

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:1.2M
Nilai: 4.9
Nama Author: fieThaa

Kisah seorang istri bernama Ayanda yang rela mengubur luka dan kesakitan yang suaminya torehkan di masa lalu demi kebahagiaan anak semata wayangnya. Hatinya sangat terluka tapi permintaan sang anak agar ia kembali pada sang suami tak bisa ia tolak, ia perlahan lahan membuka hati untuk suaminya.


Ketika hatinya sedikit demi sedikit sudah terbuka karena pembuktian cinta suaminya untuknya, ujian demi ujian silih berganti berdatangan. Karena kekuatan hatinya ia berhasil menghadapi setiap cobaan yang datang. Namun, kini ujian itu lebih berat, masa lalu yang membuatnya terluka sangat dalam kembali lagi dengan membawa cerita yang baru.


Akankah Ayanda mampu bertahan ataukah ia akan mundur pelan pelan?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon fieThaa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

bab 29. Bahagiamu Bahagiaku

Di kantor Rion mulai gelisah, sudah dua jam chat yang ia kirimkan kepada istrinya tak kunjung ada balasan. Pikirannya semakin kacau. Ternyata introspeksi yang diminta istrinya terlalu menyakitkan untuknya. Jangankan tidur dalam satu kamar, chat yang ia kirim pun hanya dibaca tanpa dibalas. Akhirnya Rion memutuskan untuk ke Toko Cabang.

Sesampainya di Toko Cabang, ia langsung masuk ke lantai atas ke ruangan istrinya. Hanya ada Sita disana. Tanpa kata tanpa suara Rion langsung membuka pintu ruangan Owner, tak ada siapa siapa disana. Ia mencari Ayanda, ia membuka kamar mandi namun tidak ada juga. Ia membanting pintu dengan keras, membuat Sita terlonjak kaget.

"Kemana ibu Boss?" Tanyanya dengan sangat emosi.

"I-Ibu pergi keluar sebentar Pak, katanya mau nyari udara segar." Jawab Sita gugup dan takut, hanya bisa meremas tangannya.

"Shit, dari jam berapa keluarnya?"

"Jam 11 pak,"

"Kamana kamu Yanda?" Teriaknya frustasi.

"Bro!" Seseorang datang memanggilnya. Rion hanya menoleh ke arahnya tanpa menjawab apapun.

"Ada yang harus kita bicarakan," ucap Arya sambil merangkulkan tangannya ke pundak Rion dan masuk ke ruangan Ayanda. Arya tau Bu Boss sedang keluar dari security di bawah. Di dalam ruangan Arya pun mulai membuka suara.

"Gua udah tau si Dinda ada dimana," ucapnya. Rion hanya mendengarkan tanpa menjawab apapun dari omongan Arya. Yang sekarang ada di kepalanya hanyalah istrinya. Dimana keberadaan istrinya sekarang, ia sama sekali tidak bisa melacak GPS handphone istrinya.

"Lu denger gua gak sih?" Tanya Arya penuh emosi.

"Hmm," hanya kata itu yang keluar dari mulut Rion.

"Lama lama gua seleding kepala lu nih, gua udah cape cape nyari masa lalu lu malah diginiin. Dimana otak lu Rion?" Teriaknya emosi.

Rion menutup kedua telinganya karena terganggu dengan teriakan Arya. "Lu atur aja semuanya." Jawabnya ringan dan pergi meninggalkan Arya yang sedang duduk di sofa sendiri.

"Astaghfirullah, itu orang gak punya bahasa kesopanan apa? Bilang terimakasih kek apa kek. Salahku apa Ya Allah bisa punya teman modelan kaya si Boss gila itu?" Ucapnya gemas.

******

Di villa milik Gio, Ayanda sangat menikmati suasana taman buatan yang berada di belakang villa. Rona bahagia sangat terpancar dari wajahnya. Gio pun sangat bahagia melihat orang yang ia sayangi bisa bahagia lagi meskipun itu hanya disini.

Membuatmu bahagia ternyata sesederhana ini ya, gumamnya yang sedang duduk di kursi taman. memperhatikan Ayanda yang bermain main di kolam ikan koi sambil mencelupkan kakinya ke kolam.

"Boss!" Panggil asistennya dan lalu duduk di sebelahnya.

"Apaan? Buatin minum gih sonoh." Ucapnya.

"Itu siapa Boss?" Sambil menunjuk ke arah Ayanda.

"Gak usah tunjuk tunjuk tuh telunjuk lu, itu istri orang." Jawabnya sambil memukul telunjuk Remon.

"Kenapa Boss bawa kesini? Jangan bilang Boss pebinor?" Ucapnya menyelidik.

"Sembarangan lu kalo ngomong," sambil menoyor kepala Remon.

"Dia anak angkat ayah, ayah memperlakukannya seperti Giandra kembaran gua. Udahlah sonoh bikinin minum, cepet!" Perintahnya. Remon pun dengan terpaksa pergi ke dapur untuk membuatkan minum untuk Bossnya, padahal ia masih ingin berlama lama duduk di Taman dan mencari tau tentang wanita itu. Apakah wanita itu yang membuat Bossnya menutup hati untuk semua wanita?

*******

Di sebuah rumah kecil nan sederhana Raska terlihat sangat bahagia. Dinda yang melihat tingkah berbeda dari Raska pun mulai bertanya.

"Kamu kenapa? Senang banget," tanyanya datar karena sesungguhnya Dinda tidak benar benar peduli pada anaknya itu. Ada benci yang menyelimuti hatinya ketika melihat Raska.

"Aku senang Bu karena aku akan punya ayah, dan aku, ayah, dan ibu akan tinggal bersama." Jawabnya dengan penuh semangat dan terpancar kebahagiaan di wajah Raska.

"Kamu mau ayah kamu tinggal bareng kita?" Tanyanya lagi.

"Iya Bu, pasti itu akan buat ibu bahagia dan menyayangi aku," langsung berlari memeluk ibunya.

Dinda hanya terdiam tak bisa berkata apa apa, hati kecilnya sangat menyayangi Raska namun egonya berkata lain. Sakit hati terhadap ayah dari anaknya membuatnya menjadi seorang ibu yang sedikit kejam.

******

"Nih minum dulu," ucap Gio yang memberikan segelas orange jus kepada Ayanda dan mulai ikut duduk di tepi kolam dan memasukkan sebagian kakinya ke air kolam.

"Jadi gimana?" Tanya Gio setelah meneguk setengah orange jus yang dipegangnya.

Ayanda yang mengerti maksud dari pertanyaan Gio pun tersenyum. Meletakkan orang jus di tepi kolam, mendongakkan kepalanya ke atas merasakan hembusan angin sepoi-sepoi yang membuatnya tenang.

"Tanpa gua cerita pasti lu udah tau semuanya kan, karna manusia paling kepo di dunia ini cuma lu gak ada lagi yang lain." Ucapnya santai sambil memejamkan matanya menikmati hembusan angin.

Gio bergeser mendekati Ayanda, ia menangkup wajah Ayanda yang sedang terpejam agar melihat ke arahnya.

"Apa yang lu rasakan sekarang?" Kedua pasang mata mereka terkunci. Ada keteduhan yang Ayanda rasakan dari sorot mata Gio namun matanya seolah meminta kejujuran. Ayanda hanya terdiam tak menjawab apapun, hanya tatapan kesedihan yang ia salurkan dengan menatap intens wajah Gio. Tidak ada jawaban apapun dari Ayanda, lalu Gio mencium kening Ayanda sangat dalam tak terasa air mata Ayanda pun terjatuh.

"Lu gak bisa bohong kan sama gua," ucapnya setelah melepaskan kecupan pada kening Ayanda, dan mulai menghapus air mata Ayanda dengan ibu jarinya. Tanpa aba aba Ayanda memeluk erat tubuh Gio. Meluapkan semua kesedihannya dalam dekapan Gio. Gio membiarkannya dan semakin memeluk erat tubuh wanita yang ia sayangi, menyalurkan ketenangan dengan mengusap usap punggungnya dan membelai rambutnya.

"Apa gua gak pantes bahagia Gi?" Tanyanya lirih dengan suara bergetar.

Gio melepaskan pelukannaya menatap wajah Ayanda yang sangat kacau lebih kacau dari pertemuan pertama kali mereka.

"Sudah sepantasnya sekarang lu bahagia, kalo dia gak bisa memberikan kebahagiaan buat lu, masih ada gua disini yang selalu ada buat lu dan akan membuat lu bahagia selamanya." Ucapnya sangat tulus dengan menatap Ayanda dengan penuh rasa sayang.

"Makasih untuk semuanya Gi," ucapnya lirih disambut dengan seulas senyum dari bibir Gio.

"Hapus air mata ini, akan gua ganti dengan senyum kebahagiaan. Apapun akan gua lakuin buat lu Ayank, karena bahagia lu bahagia gua juga." Menghapus jejak air matanya dan mengelus lembut pipinya.

"Makasih Gi," sambil memegang tangan Gio yang sedang berada di pipinya dengan senyum ketulusan.

"Gua bukan kasir, gak usah berterima kasih terus kayak gitu." Jawabnya dengan kekehan kecil dan diikuti tawa dari Ayanda.

Tanpa mereka sadari ada sepasang mata yang memperhatikan kedekatan mereka.

Sudah lama saya tidak melihat senyuman yang sangat tulus dan bahagia itu dari bibirmu Boss, tapi siapa wanita itu? Istri orang? Istri siapa? Gumamnya dengan penuh kebingungan.

*****

Hay para readers,,

Mohon maaf untuk kalian yang setia membaca cerita Air Mata Ayanda, kemungkina saya tidak bisa memberikan up tiap hari karena kesibukan di dunia nyata saya yang tak bisa ditinggalkan. Dan juga saya harus membagi waktu untuk kegiatan yang lain tanpa mengabaikan kesehatan saya. Tapi jika memungkinkan dan masih bisa dikondisikan saya usahakan up tiap hari, jika tidak mungkin 2 hari sekali.

Tetap jadikan favorit ya biar gak ketinggalan ceritanya,

Happy reading sayang sayangku😘

Jangan lupa jaga kesehatan kalian semua,

Aku padamu❤️❤️

1
adning iza
langsung cuuussss
adning iza
bner² bkin emosi dehh
adning iza
kcelakaan kn gio nya
adning iza
jgan smp gio slah pham lgi
adning iza
jgan mersa kmu yg merana rion
adning iza
jd ayanda memang tak mudah sbg org yg sllu ada kmu harus tetap sbar gi krn tak mudah menyembuhkn atau melupkan dr se²org yg sudh lma bersemi
adning iza
yaa pda akhiry rion yg pergi
adning iza
hatimu sbenary gmn si yanda lma² gregetan jg nih sma ayank
adning iza
hhuuffffttt thoorrr bner² ya bkin hti nyeseg parah si ini
adning iza
kembalilah papa gi bhagiay ayank hya pdamu
adning iza
rion² itulah krn ngga tegas bsa diperdaya iblis
adning iza
huufftttt sketika aq membayangkn ank² q kelak thoorr yg hidup tnpa ayah😭😭😭😭
adning iza
raska knp bukn emakmu aja yg penyakitan
adning iza
mewek bget sumpah thoorr
adning iza
biarkn rion mnemui anaky gi spa tau nnt siuman
adning iza
arya kocak😁😁😁
adning iza
arya mewakili smuay
adning iza
srmangat thoorrr spert aq yg sllu semangat mengejar kerya mu yg lainy😁😁😁
adning iza
salut sih dg mama dn adik ipary yanda
adning iza
ayo arya bongkar busuky wanita liar itu
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!