NovelToon NovelToon
My Beloved Husband

My Beloved Husband

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Komedi / Nikahmuda / Tamat
Popularitas:7.5M
Nilai: 4.9
Nama Author: RiniAngraini

Aileen Grizelle Azalea atau biasa disapa Aileen ini kabur dari rumahnya karena tak mau dijodohkan oleh kedua orang tuanya.

Saat kabur dari rumah,entah kenapa ia selalu bertemu dengan cowok yang selalu membuat moodnya down.

Hingga pada suatu hari ia tak sengaja bertemu dengan kedua orang tuanya dan orang tua cowok yang akan dijodohkannya dengannya.Dan mereka kaget karena Aileen kabur tapi malah ditemukan berdua dengan cowok yang akan dijodohkannya.

Setelah itu apakah yang akan terjadi?
Yukkk simak ceritanya...

p.s. Jangan terlalu dianggap serius ceritanya. Ini hanya sebuah fiksi. So, enjoy aja! but, cerita ini masih banyak kekurangan. Dan bagi yang gak suka pernikahan dini, gak usah baca daripada baca tapi berkomentar yang gak enak! Okay?!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon RiniAngraini, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Dia psikopat (?)

Budayakan like & vote sebelum baca...

Happy Reading

.

.

.

Aileen menghempaskan tubuhnya di kasur. Ia memandang Vano yang tengah sibuk dengan ipadnya. Suaminya begitu tenang seakan ucapan mama Reva tadi tak berpengaruh apapun. Really? Sebenarnya suaminya itu manusia jenis apa? Bukan psikopat 'kan? Karena sesuai yang pernah Aileen baca dan dengar, psikopat itu memiliki jiwa yang tenang dan seakan tak ada emosi apapun. 

Aileen memicingkan matanya menatap suaminya. Ia mulai waspada. Ia pernah membaca salah satu novel bestseller dimana dalam novel itu menceritakan gadis kuliahan dan psikopat. Awalnya gadis itu dijadikan korban tapi pada akhirnya psikopat itu jatuh cinta pada sang gadis dan menikahinya. Tapi meskipun setelah menikah, jiwa psikopatnya tak hilang. Bahkan meminumkan obat tidur pada istrinya dan mengukir di tubuh istrinya menggunakan pisau.

Aileen jadi merinding mengingat isi novel itu. Apa benar ada di dunia nyata seperti itu? Bukan fiksi belaka? Ouchh! No!! Aileen gak mau seperti itu!

Tanpa Aileen sadari Vano sudah berdiri di depan ranjang. Vano memandang Aileen tanpa bicara. Biarlah istrinya selesai melamun, entah memikirkan apa.

Namun Aileen tak kunjung selesai juga dengan kegiatannya itu. Vano jadi takut istrinya kesurupan jika lama dibiarkan begitu. Akhirnya Vano mendudukkan dirinya tepat di samping Aileen yang berbaring.

Tepat saat Vano duduk, Aileen tersentak kaget merasakan gerakan di kasur. Ia berpaling ke samping menadapati Vano membuatnya semakin terkejut hingga ia memundurkan badannya refleks. Tapi naas, karena ia tidak baring di tengah ranjang, ia terjatuh.

"Awsssss!" Ringis Aileen mengelus pantatnya yang mendarat dengan indah di lantai marmer. Rasa nyeri langsung menyambut pantatnya.

Vano segera menghampiri Aileen yang masih terduduk. Kembali Aileen tersentak kaget. Hal itu membuat Vano yang tadinya cemas menjadi heran. Heran kenapa istrinya menatapnya seakan-akan ia adalah hantu. Meskipun begitu, Vano mengangkat istrinya terlebih dahulu dan mendudukkannya di ranjang dengan ia yang berlutut di depannya.

Barulah Vano mengajukan pertanyaan dalam benaknya tadi.

"Kamu kenapa?" Tanya Vano menggenggam tangan Aileen.

"Aku gpp," jawab Aileen menggelengkan kepalanya.

Vano menghembuskan napasnya berat. "Lalu kenapa kamu menatap aku seperti melihat hantu?" Tanya Vano lagi yang tak ada jawaban dari Aileen. Ostrinya itu tak berani menatap matanya.

"Apa karena perkataan Mama tadi? Tenang aja nggak bakal nyentuh kamu sebelum kamu siap. Perkataan Mama kamu abaikan saja. Tidak usah dipikirkan. Apalagi jika sampai buat kamu seperti ini," ucapan Vano membuat Aileen akhirnya berani memandang Vano yang menunduk sambil menggenggam tangannya.

"Apa gue yang parnoan? Selama ini Vano gak ngelakuin apapun(?) Tapi... gimana kalau iya? Sikapnya itu buat gue takut!" Batin Aileen dengan perasaan campur aduk.

"Ak--aku... aku cuma kecapean. Itu saja," ucap Aileen memberanikan diri melepaskan tangan kanannya dari genggaman Vano dan beralih mengelus lembut kepala Vano.

Hal itu membuat Vano memejamkan matanya merasa nyaman. Bahkan saat ini ia sudah membaringkan kepalanya di paha Aileen. Vano lelah. Meskipun weekend, ia tetap bekerja, memantau cafe yang sudah terdiri dari beberapa cabang.

"Ehmm! Kamu pindah ke kasur ya. Kamu akan pegal kalau posisi kamu begitu. Dan.. kedinginan juga," ucap Aileen membangunkan Vano pelan.

Vano menurut saja dan langsung berbaring di ranjang . Aileen memandang nakas yang terdapat segelas air minum di atasnya. Vano tidak akan memasukkan obat tidur 'kan? Ouch! Ingatkan Aileen untuk tidak membaca novel lagi.

Aileen membaringkan tubuhnya dengan pelan. Sedikit jauh dari Vano tapi tidak terlau pinggir. Tentu saja karena ranjang Vano ini king size.

Baru saja Aileen ingin menarik selimut untuk menyelimuti tubuhnya, ia lebih dulu tertarik ke dalam pelukan Vano.

"Jangan jauh-jauh!" Bisik Vano di atas kepala Aileen. Bahkan Aileen bisa merasakan hembusan napas hangat sang suami di pucuk kepalanya. Aileen tak berani mendongak. Bisa saja nanti ia kembali hanyut dalam pesona Vano.

"Kenapa selalu seperti ini? Jantung gue selalu berdetak cepat. Gue gak sakit jantung 'kan? Atau gue udah jatih cinta sama Vano? Gak! Nggak mungkin secepat ini!" Batin Aileen berusaha menormalkan detak jantungnya. Jangan sampai Vano mendengar atau merasakannya saking cepatnya detakan itu! Mau ditaro mana muka cantik nan imutnya itu? Yang tak Aileen sadari bukan hanya jantungnya yang berdetak kencang namun dengan irama yang sama membuatnya tak menyadari itu.

"Rileks, Sayang," bisik Vano lagi saat merasakan tubuh Aileen sedari tadi kaku. Padahal ini bukan kali pertama mereka berpelukan. Bahkan sering lebih dari pelulan ini. Tapi kenapa sekarang? Vano semakin yakin ada yang salah dengan istrinya ini. Hm akan ia bicarakan besok. Vano mengeratkan pelukannya untuk mencari posisi nyaman.

Apa kabar dengan Aileen? Ouh! Ia sedang berusaha mati-matian untuk rileks sesuai anjuran Vano. Tapi bagaimana ia bisa tenang jika Vano memanggilnya dengan romantis? Aileen blushing. Untung saja sedang gelap. Tapi meskipun begitu ia tetap menggelamkan wajahnya dalam dada Vano.

"Ouh ini sih modus namanya. Tadi katanya takut?" Batin Aileen mengejek tingkah Aileen.

-TBC-

1
Zia Sazia
bagus
Amanda Triselya
❤️💯
Minuk Sumarah
mungkin orang yang dijodohkan dengan Aileen adalah Vano
Ely🐙ucil rusuh🐣
bener bangetttt duh jadi rindu Galang🥺
Wahid Setiawan
keren banget deh dan menghibur 😍😍
Dede Mila
novel ini kayak dah baca dah tapi lupa...
di hp dulu x ya... 🤗🤗🤗
Hana Safira
ini novel yg keren di tambah lagi author nya masih 17 tahun jadi tambah keren , kata² mudah di mengerti tulisan nya juga bagus jadi yg baca nggak pusing 🥰🥰🥰💪💪💪
Hana Safira
like
Hana Safira
sumpah ngakak banget. Gino gino
Tut Eny
lanjut
deasyna
kan ada orang lain lagi yg denger siapakah diaa?? 🤣🤣
deasyna
prikitiww vano😘
deasyna
dejavu berasa balik lg ke cinta jaman sekolah😍
pemasaran indosarana
gtgggtgnmb
Queen
mampir juga di novelq kak, judulnya ijinkan aku menyayangimu, ceritanya tentang percintaan anak sma, semoga kalian menyukai karyaku ini ☺️😍🤩
Ardianto Wily Ersi
alien mah ngeselinn banget...
padahal disini dy yg paling nyebelin
Bainah Rahmida
wkwkwkkkkk imut bangat caranya
Bainah Rahmida
lucu
Bainah Rahmida
wkwkwkkkk seru
Wiwin Winarsih
waaah psikopaat inii
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!