"Hei bukankan kah kau tadi sangat galak ayo tunjukan lagi taring mu itu, kupikir kau akn sangat kuat tapi kau mati hanya dalam 4 gerakkan bagaimana sekarang aku bisa pamer? Ada 72 gerakan dalam jurus tombak pembantai langitku dan kau mati dalam gerakan ke 4 , cih di kehidupan lain jangan menjadi sombong lagi "
"System sialan, apa kau sengaja menggodaku kenapa kau memberikan senjata yang bahkan aku tidak bisa mengangkatnya bukan kah sama saja tidak memberikan apa apa"
"Kau ingin aku menjadi kaisar, maaf aku tidak tertarik aku lebih suka berjalan bebas merayu gadis gadis dijalan dan membantai iblis saat bosan "
Kevin seorang gamer profesional dari bumi, karna penghianatan kekasih dan sahabat dia akhirnya meninggal karna kecelakaan ditabrak truk dan dikirim ke dunia lain dengan system hero yang memberinya kekuatan menjadi dewa yang tidak terkalahkan, mampukah kevin menjadi yang terkuat di dunia lain.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Gung artha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
CHAPTER 27 :PEMBUNUHAN BRUTAL
" Hei untuk apa inti binatang itu, kita saat ini berada dalam situasi yang berbahaya mari kita mencoba menyelamatkan hewan peliharaan mu terlebih dahulu "kata adam karna dia benar - benar tidak tau apa tujuan kevin, bukannya memikirkan cara melarikan diri dia malah sibuk mengambil inti binatang buas.
Kevin mengabaikannya dan memerintahkan system untuk menyerap inti binatang yang memiliki elemen kegelapan itu dan kemudian tempat yang berisi tentang deskripsi elemen di profilnya bertambah sekarang dia sudah memiliki tiga elemen di sana, elemen es level 2,elemen petir level 1,dan elemen kegelapan level 1.
"Jika elemen bisa di gunakan untuk bergabung dengan teknik beladiri apakah itu bisa digabungkan dengan mantra sihir elemen lain, system gabungkan mantra sihir taring es dengan elemen kegelapan. " Perintah kevin dalam benaknya kemudian system dikepalanya memulai simulasi penggabungan dan membutuhkan waktu beberapa menit.
"Hei, apa kau baik baik saja " Kata adam sambil mengguncang kevin, kemudian kevin kembali sadar dari lamunannya.
"Aku baik- baik saja, aku sudah menemukan cara mengalahkan bajingan terkutuk itu kali ini aku akan membunuhnya " Kata kevin dan tanpa sadar aura ditubuhnya memancarkan niat membunuh yang sangat kental dan memberikan tekanan pada kelima orang itu.
"Benarkah tapi bagaimana tanpa elemen kegelapan itu akan tetap sia-sia " Kata adam tidak bersemangat, dia tau orang bertopeng itu kuat tapi tetap saja tidak mungkin mengalahkan komandan orc itu.
"Hanya elemen kegelapan ya aku sudah membangunkan satu " Kata kevin kemudian mengaktifkan bakat elemen kegelapan dan di sekitar tubuhnya muncul kabut hitam yang sangat gelap.
"Kau membangkitkannya bagaimana mungkin " Sekarang adam sangat frustasi,dia merasa dunia yang telah di jalani selama bertahun-tahun tahun ini sangat sia-sia. Kemudian pemberitahuan system terdengar di kepala kevin.
"DING..! Berhasil menggabungkan elemen kegelapan kedalam mantra sihir taring es dan membentuk mantra baru , setiap kali digunakan menghabiskan setengah poin mana milik player berapapun jumlahnya, silahkan beri nama mantra sihir baru ini? "
"Hahahahahaha berhasil terbuat, sekarang kedepannya aku akan menggabungkan banyak elemen kedalam mantra sihir dan keterampilan beladiri yang ku dapatkan , system beri nama mantra sihir baru mejadi taring es kegelapan." Kata kevin dalam benaknya karan hanya dia yang bisa mendengar kan system.
" Ding....! Berhasil memberikan nama mantra sihir baru, taring es kegelapan, deskripsi : waktu casting menjadi 2 menit mengeluarkan duri duri es hitam dari dalam tanah, memberikan efek linglung ke target selamat 5 detik dan mengambil 5% kekuatan kehidupan target selama 5 detik karna efek penambahan elemen kegelapan cooldown: 1 hari. "
Kevin membaca deskripsi menjadi sangat bersemangat ini apa yang benar benar dia butuhkan saat ini, 5 detik bagi orang lain tidak berarti apa apa tapi dia berbeda, kevin adalah gamer dan waktu 5 detik itu sangat berharga di saat saat penting.
" Baiklah adam kau dan teman teman tinggal disini, aku akan melawannya sekali lagi kali ini aku yakin akan membunuhnya "kemudian kevin melesat ke arah komandan orc itu yang sedang bertarung dengan api kecil tanpa menunggu jawaban adam. Sementara adam dan kelompoknya dengan patuh menunggunya di tempat itu.
Kevin sampai disana dan sekarang api kecil terlihat sangat kelelahan bulu - bulunya sudah tampak kusut dan bahkan ada noda darah dia terlihat sedang terluka dia berbaring tak jauh dari komandan orc, kemudian komandan maju dan akan menginjak api kecil melihat ini kevin sangat marah dan dengan cepat elemen petir di aktifkan dan melesat ke arah api kecil. Ketika kaki akan mengenai api kecil kemudian ada kilat kuning dan api kecil menghilang dari tempatnya.
"Hem,, rupanya kau bisa pulih ke keadaan semula pasti kau mendapatkan bantuan dari manusia itu, tapi apa bedanya kau tetap tidak bisa mengalahkanku hahahaha" Dia melihat ke arah kevin yang saat ini sedang menggendong api kecil yang sudah sangat lemah.
"Api kecil terimakasi karna memberikan aku waktu untuk memikirkan cara melawannya, kamu kehabisan poin mana jadi pulihkan terlebih dahulu, ini makanlah daun teratai yang kita dapatkan dulu, pulihkan manamu dan sembuhkan lukamu biar aku yang mengurus bajingan ini " Kata kevin sambil menyerahkan daun teratai 7 elemen yang dia dapatkan dulu di danau karena bisa memberikan efek mengembalikan mana poin kembali penuh satu kali setiap lembarnya. Kemudian dia membaringkan api kecil di bawah sebuah pohon dan api kecil dengan lemah mengunyah daun teratai itu.
Kevin berdiri, dan dia benar benar marah sekarang api kecil adalah teman hidup dan mati baginya dan meraka selalu berbagi semuanya, kevin sudah menganggap api kecil seperti keluarga dan komandan orc itu sudah melukai keluarganya ini tidak bisa dia biarakan.
"Hahahahah meskipun kau marah kau tetap tidak bisa berbuat apa- apa di depanku " Kata komandan orc mengejek. Tapi tanpa komandan orc itu sadari sejak kevin mengambil api kecil dia sudah mengaktifkan mantra taring es kegelapan dan sekarang mantra itu sudah siap di gunakan kapanpun.
Kevin mengeluarkan belati darah miliknya dan kali ini hanya satu belati, dia melihat ke arah musuhnya dan tersenyum, elemen petir aktif dan dia menghilang ketika muncul lagi dia sudah di belakang komandan orc. Ditangannya sekarang dia memegang sebuah tangan, benar saja setalah keheningan singkat komandan itu sekarang menjerit dan merintih kesakitan memegang bahu yang sudah kehilangan tangan itu.
"Ahhhh...... Apa yang kau lakukan kenapa mantra ku tidak berguna lagi " Katanya sambil melaompat menjauh dari kevin.
" Yang kulakukan adalah hanya menambah sesuatu ke dalam belati ku "kata kevin sambil mengangkat belati nya dan masih ada bekas darah di sana tapi ada aura hitam di sekitar belatinya.
" Elemen kegelapan, bagaimana bisa kau mempunyai banyak bakat dalam elemen ini tidak mungkin " Kata komandan orc itu dan sekarang dia panik rahasianya sudah di ketahui.
"Bagaimana aku bisa itu karena aku player, dan kau sudah menyakiti keluargaku aku akan membunuhmu dengan sangat kejam " Kemudian dia mengangkat potongan tangan dan mengaktifkan elemes es yang membuatnya membeku kemudian mengaktifkan lagi elemen petir dan tangan itu meledak tanpa sisa. Kemudian dia melihat komandan orc itu akan mencoba kabur.
" Ingin lari dariku naif sekali , mantra sihir taring es kegelapan aktifkan "dalam area 5 meter disekitar komandan orc muncul banyak duri-duri es berwarna hitam, dia tidak sempat menghindar dan banyak duri itu menembus tubuhnya , tapi dia belum mati hanya nafas terakhir. Kevin maju dengan santai dan menatap komandan itu.
" Ayo tertawa lagi bukankah kau sangat suka tertawa, aku ingin melihat apa kau pernah menduga akan mati di tangan ras yang kau rendahkan " Kevin melihat komandan orc itu sekarang sangat ketakutan.
"Ini untuk memakan manusia" Kata kevin memotong tangan yang masih tersisa.
"Ini untukku " Kevin memotong satu kakinya
"Ini untuk saudaraku yang kau buat terluka" Kevin memotong kaki yang satunya lagi di dekat sana api kecil melihat hal ini langsung menjadi bersemangat.
" Kau manusia rendahan cepat bunuh saja aku, kau pikir kau bisa membuatku takut " Komandan orc itu berteriak.
Kemudian efek taring es kegelapan hilang dan semua es hitam juga menghilang hanya meninggalkan komandan orc yang tergelatak tanpa kaki dan tangan tergeletak di tanah.
"Kau ingin mati, hahahaahah tidak semudah itu kau membuatku hampir mati dan sudah kubilang aku akan membunuhmu perlahan " Kemudian kevin menusuk tubuh komandan orc yang keras itu dengan belati darah, satu tusukan di perutnya , dua tusukan, tiga tusukan tanpa sadar di menusuk seluruh tubuh sampai tidak ada lagi yang bisa di tusuk, bahkan dia memutilasi alat kelamin nya dia sangat marah dan dia ingin melampiaskan. Terus menusuk dengan brutal tapi kemudian api kecil menarik bajunya dari belakang , kevin berhenti dan melihat api kecil.
"Ada apa " Api kecil hanya menggeleng dan menunjuk ke arah komandan orc dan ternyata itu sudah lama mati, kemarahannya langsung menghilang.