"Apakah aku jatuh cinta pada hati yang salah..?? Kenapa cinta begitu rumit..?? Kenapa harus dia.? Dan kenapa juga aku harus jatuh cinta kepada saudaraku sendiri.."
_Jasmin Luthfi Adam.
"Aku menaruh hatiku pada dua hati sekaligus.. Dan jika aku harus memilih, mampukah hati ini memilih satu di antara dua hati ini.?"
_Marshall Adam.
"Aku jatuh cinta padamu, pada kelebihan mu. Bukan pada kekurangan mu."
_Aqilah Venesah.
Sambungan dari novel "Polisi Arogan Suamiku".
Jadi di sarankan untuk membaca lebih dahulu novel yang berjudul "Polisi Arogan Suamiku."
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon momian, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
29
Beberapa hari pun berlalu. Al sama sekali tidak bisa menepati janji nya untuk menjemput Jasmin di kampus, karna saat ini Al sangat di sibukkan dengan Aqila, yang ngidam nya minta yang aneh aneh.. Dan Jasmin hanya bisa tersenyum melihat tingkah Al yang banyak alasan jika sedang berhadapan bersama..
Tiap hari Miko berusahan mendekati Jasmin. Indah dan Reni pun, sangat bersemangat untuk mendekat kan mereka. Namun Jasmin tetap dengan pendirian nya, ia hanya menganggap Miko teman tidak lebih dari itu..
"Sampai kapan sih Jas, kamu mau bertahan dengan hubungan mu yang menyakitkan ini.?" Tanya Indah.
"Iya Jas, aku pusing dengan dirimu. Kenapa kau sangat santai menghadapi kisah mu, yang menurut ku itu terlalu rumit dan sangat menyayat hati.?" Timpal Reni.
Dan lagi lagi Jasmin hanya tersenyum melihat kedua sahabatnya yang terus saja berkomentar tentang dirinya, tentang kisah hidup nya..
"Tuh kan, kamu senyum lagi.. Kamu aneh deh Jasmin.." Kesal Indah.
"Aku tahu kamu senyum, tapi ini." Ucap Reni sambil memengang dadanya dengan kedua tangan nya.. "Di sini pasti sakit. Aku tahu itu Jasmin, kamu hanya berpura pura bahagia biar kita tidak khawatir kan.?"
"Serius aku baik baik saja. Kalian berdua tidak usah khawatir.."
"Bagimana kami tidak khawatir Jas lihat kamu seperti itu.. Ayolah, lepaskan Al, lupakan Al dan buang perasaan mu itu jauh jauh. Ingat Jasmin kamu masih muda, kamu cantik, dan kamu punya hati yang baik. Masih banyak pria di luar sana yang mau dan suka sama kamu.."Jelas Reni
"Iya Jas, yang Reni katakan benar.. Kita ngak tega lihat kamu seperti ini terus menerus. Sampe kapan coba kamu mau seperti ini.? Pura pura merasa baik, padahal sebenarnya hati kamu lagi sakit, iya kan.?" Ucap Indah.
"Terima kasih untuk kalian berdua.. Tapi, hanya saja untuk saat ini aku belum bisa mengambil keputusan. Iya aku akui, hatiku memang sakit, begitu sakit. Setiap hari, bakhan setiap detik mengingat akan kak Al dan Aqilah, apa lagi saat ini Aqilah tengah mengandung anak nya kak Al. Itu sungguh membuat hati ku sakit,. Namun untuk saat ini melepas belum bisa ku lakukan.."
"Kenapa.?" Tanya Reni dan Indah serentak.
"Karna ada satu alasan.. Dan aku belum bisa bercerita tentang alasan itu." Jelas Jasmin..
"Jika kau sudah siap bercerita, aku dan Reni siap menjadi pendengar setia mu." Ucap Indah.
"Jasmin." Teriak Miko dari arah belakang Jasmin,.
"Jasmin Miko datang lagi." Ucap Indah.
"Jasmin aku antar kamu pulang yah.?" Pinta Miko saat sudah berada di hadapan Jasmin.
"Jasmin." Panggil Junior,
"Kak Junior." Sapa Jasmin.
"Sudah pulang.? Ayo aku antar." Ucap Junior.
"Tunggu, kamu siapa.?" Tanya Miko
"Hey, perkenalkan aku Junior, kakak nya Jasmin." Ucap Junior sambil memberi tangan nya pada Miko untuk bersalaman.
"Miko." Ucap Miko dan berjabat tangan dengan Junior.
"Indah, Reni. Aku pamit yah, aku mau antar Jasmin dulu." Pamit Junior. Indah dan Reni pun tersenyum.
Saat Jasmin dan Junior telah pergi. Miko langsung bertanya pada kedua sahabat Jasmin.
"Benar dia kakak nya Jasmin.?" Tanya Miko penasaran.
"Iya. " Jawab Indah. "Emang ada apa.?" Tanya Indah kemudian.
"Ngak apa apa kok." Ucap Miko.
"Ouh yah Miko, aku dan Reni pamit dulu yah." Ucap Indah
"Hhmm iya." Jawab Miko. "Mata itu, tatapan nya, dan aku yakin dia juga pasti menyukai Jasmin, sama seperti aku yang menyukai Jasmin.." Gumam Miko
kualat kepada papi dan mommy...
nanti saat Al balik lagi jadi CEO , Aqilla ngajakin balikan... wkwkwk
makannya jangan jadi kacang lupa kulitnya....
gak ingat yang disakiti selama ini siapa . lihatlah , Aqilla pasti bakalan selingkuh wkwkwkwk
kasih Jasmin jodoh yang lain yang lebih baik .