NovelToon NovelToon
KARMA

KARMA

Status: tamat
Genre:Romantis / Contest / Balas Dendam / Balas dendam. / Konflik Rumah Tangga-Pembalasan dendam / Tamat
Popularitas:130.2k
Nilai: 4.9
Nama Author: Irma

KARMA

Sebelum membaca karya ini alangkah baiknya jika membaca karya pertamaku yang berjudul Aku Bukan Pelakor, agar bisa mengikuti jalan ceritanya.

Karya KARMA ini menceritakan tentang pembalasan pengkhianatan yang di lakukan julio kepada istri dan anak-anaknya.

Julio bukan hanya mengkhianati istrinya namun ia membohongi ana dengan mengaku lajang untuk mendapatkan hati dan tubuh ana, selain itu ia juga di duga menggelapkan dana perusahaan tempatnya bekerja serta perusahaan milik istrinya.


Lalu apa sajakah KARMA yang akan di terima oleh julio?

Semuanya akan di ceritakan di Novel ini.

Terima kasih, selamat membaca😊

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Irma, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 29

Dibawah rintik air hujan ia menangis sambil mengendarai sepeda motornya, ia benar-benar berada di fase denial.

"Mengapa aku berbeda? Mengapa engkau 'timpahkan' masalah yang berat seperti ini? Dari miliaran orang di dunia kenapa harus aku ? Aku juga ingin hidup seperti mereka bisa bahagia." gumamnya sepanjang perjalanan.

Ia mulai kehilangan harapan, mulai lelah dengan semua masalah yang tak kunjung selesai. Seakan Tuhan hanya diam, tak melakukan tugasnya sebagai sang penguasa keadilan.

"Mengapa semesta terasa hening ? Dimana Tuhan?"

Selama ini ia merasa sudah berusaha menjadi orang yang baik, dan mengikuti semua aturannya, ia juga sudah berdoa setiap hari nya, tapi selalu saja masalah terus menimpanya.

Ciiiiiiitttt..... BRRRRRAAAAAK....

Tanpa sengaja retno menabrak sebuah mobil yang berada di depannya, ia tidak melihat jika di depan ada lampu merah sehingga mobil di depannya berhenti.

"Awww." Retno terjatuh dari sepeda motornya, beruntung rento tak mengalami cidera parah, ia hanya mengalami benturan ringan dan lecet di beberapa bagian tubuhnya.

Seketika orang-orang di sekitar berkerumun hendak menolongnya, tak terkecuali dengan pemilik mobil yang di tabrak oleh retno.

"Retno" ucap pemilik mobil tersebut yang tak lain adalah cakrawala.

"Kamu tidak apa-apa?" tanya cakra dengan panik, ia mengulurkan tangannya, mencoba membantu retno untuk berdiri namun retno menolaknya, retno tak ingin cakra atau siapa pun yang hendak menolongnya menyentuh dirinya.

"Maaf tadi aku tak sengaja, nanti akan aku ganti biaya perbaikan mobil mas cakra." ucap retno, dengan menahan sakit akibat benturan ia mencoba bangkit.

"Sekali lagi aku minta maaf, aku permisi dulu mas. Assalamualaikum." Dengan tertatih retno melangkahkan kakinya ke arah motornya yang telah di tepikan oleh orang di sekitar yang membantunya.

"Walaikumsalam" Ingin sekali rasanya cakra menuntun retno hingga ke tepi jalan namun suara klakson kendaraan di belakangnya membuatnya tak bisa membantu retno.

Tiiiiiin... tiiiiin...

Cakra bergegas kembali masuk ke dalam mobilnya dan melanjutkan perjalanan.

"Ah sial." Cakra tak dapat menepikan kendaraannya karena trafic jalanan saat itu sedang ramai dan juga tak ada tempat untuk memarkirkan kendaraannya.

Sementara itu retno juga kembali melanjutkan perjalanan, meski rintik hujan belum juga reda, kali ini retno mengendarai sepeda motornya dengan sangat hati-hati hingga dirinya sampai ke kediamannya dengan selamat.

Ibunda retno dan rangga sangat panik ketika melihat retno pulang di tengah hujan deras sehingga tubuhnya basah kuyup serta terdapat benjolan besar di jidatnya, mereka berdua juga melihat kondisi motor yang lecet serta pecah kaca spion.

"Kamu kenapa nduk?" Tanya ibunda retno.

" Kenapa kamu tidak neduh dulu? ini kan hujan deras!!!" Ibunda retno yang sangat cemas membrondongi retno dengan banyak pertanyaan.

Sementara rangga berlari ke dalam mengambil handuk dan kotak P3K untuk uminya.

"Bik... tolong cepat buatkan jahe hangat." Perintah ibunda retno kepada ARTnya.

Tak lama kemudian rangga datang dengan membawa handuk dan kotak P3K dan memberikannya kepada eyangnya.

''Ini eyang."

"Terima kasih ya."

"Kamu jatuh dari motor ya?" Ibunda retno langsung menutup tubuh retno dengan handuk tebal agar putrinya tidak kedinginan, kemudian ia membuka kotak P3K yang di berikan oleh rangga, namun retno langsung mengambilnya.

"Aku obatin sendiri saja bu, sambil aku ganti baju." Dengan tertatih retno berjalan menuju kamarnya.

"Aku bantu ya umi."

"Jangan!!!" Retno menepis tangan putra sulungnya yang hendak membantunya berjalan.

"Kamu main saja dengan adek." sambil menahan sakit di kakinya, Retno mempercepat langkahnya masuk ke dalam kamar meninggalkan ibu dan putra sulungnya.

"Hiks..." Didalam kamar retno kembali menumpahkan kesedihannya, sepengetahuannya virus HIV belum ada obatnya.

"Ya allah, bagaimana ini? Apa yang harus aku lakukan? hiks..."

Retno memikirkan kemungkinan-kemungkinan buruk yang mungkin dihadapi akibat penyakit ini, ia takut jika ia menularkan ke anak-anaknya atau pun orang terdekatnya.

Selain itu ia juga memikirkan stigma negatif dari masyarakat, sebagian orang masih beranggapan penyakit ini hanya diderita oleh orang-orang yang memiliki perilaku tidak bermoral, misalnya menggunakan narkoba suntik dan se*s bebas.

"Tidak... tidak boleh ada yang tahu jika aku mengidap penyakit ini." Retno menggelengkan kepalanya, ia akan menyimpan masalah ini rapat-rapat, ia tak ingin anak-anaknya terkena imbasnya.

Tok...tok...

"Bu, ada mas cakra mencari ibu." ucap ART retno dari balik pintu kamarnya.

Retno mengatur nafasnya agar suaranya terdengar normal.

"Katakan saja padanya aku sudah istirahat." Retno mengencangkan volume suaranya agar ARTnya mendengar ya lebih jelas.

"Baik bu." Asisten retno pun kembali ke ruang tamu menemui cakra.

"Maaf mas cakra, ibu sudah istirahat. Apa ada yang mau di sampaikan? nanti saya akan sampaikan."

"Sebentar"

Cakra mengambil kertas dan pulpen di dalam tasnya kemudian ia menuliskan surat untuk retno, di dalam surat tersebut ia menjelaskan detail dosis dan aturan pakai obat-obatan untuk retno.

"Tolong berikan ini padanya." Cakra memberikan obat-obatan yang diantaranya krim antiseptik, pereda nyeri hingga cairan pembersih luka, suplemen dan buah-buahan.

"Baik mas."

"Kamu tahu jika retno kecelakaan?" Sambil menggendong rama ibunda retno mendekat ke arah cakra.

"Ia bu tadi tidak sengaja retno menabrak mobil saya."

"Oalah, ternyata mobilmu yang di tabrak retno, bagaimana mobilmu?"

"Mobilku tidak apa-apa buk, saya justru khawatir dengan keadaan retno makanya saya kemari, tapi karena retno sudah istirahat ya biarkan saja ia istirahat besok saya akan kembali lagi untuk memeriksa kondisinya."

"Terima kasih ya nak cakra."

Sebelum pamit cakra meminta izin untuk membawa motor retno ke bengkel agar bisa segera di perbaiki, tentu saja ibunda retno mengizinkannya, ia bahkan sangat berterima kasih pada cakra yang sudah banyak membantunya.

1
Indri Yani
Kykny Retno akan berjodoh dgn Cakra nie
Serli Ati
o...anton itu suruhan papanya ana ya jadi kasusnya bunuh diri ya, itu karma julio yg telah membunuh janin si ana.
Serli Ati
waduh ini kah akhir dari kehidupan julio thor?
Serli Ati
waduh kesalahan lama aja belum kamu selesaikan ini kesalahan baru pun kamu lakukan lagi, menambah hukuman lagi dech...kok julio tidak berfikir akibat dari tindakannya.
Serli Ati
aq kasihan dengan julio tapi aq penasaran apa dipenjara kehidupan orang begitu ya saling menyakiti dan siapa yg kuat itu yg berkuasa, setiap aq baca cerita baik novel atau cerpen orang baru pasti diperlukan tidak manusiawi, apa benar begitu?atau hanya sekedar cerita aja?
Serli Ati
waduh....kasihan banget, itu tertular dari julio yg selalu berganti pasangan apalagi dia berhubungan dengan angel
Serli Ati
kenapa nyesel ya julio, percuma udah jalani aja yg terjadi pada diri kamu semua yg terjadi adalah hasil dari perbuatan kamu.
Serli Ati
innalillahi wa innalillahi rojiun, yg tabah ya retno badai yg kamu alami pasti akan berlalu
Serli Ati
wah...gagal liburan nich..
Serli Ati
bagus retno harus tegas menghadapi orang seperti julio, klu bisa gak usah dibantu lagi biarkan aja.
Serli Ati
udah retno jangan di bantu si julio manusia yg tak tau balas budi, biarkan aja dia dipenjara biar kapok.
Serli Ati
sungguh mulia hatimu retno, tapi sayang kebaikan mu dibalas jahat oleh suami mu, air susu dibalas dengan racun tu...
Serli Ati
jangan percaya retno dia mau bunuh rio karna dekat dengan ana jadi kamu harus hati-hati sama julio bahkan dia sudah ambil uang perusahaan 500, utk berjudi dan bermain wanita.
Serli Ati
suka aq jalan ceritanya bagus drama banget bikin meleleh 😃😃😃
Serli Ati
syukurin penjarakan aja klu bisa siksa dulu biar kapok di cerai deh sama retno, 😃😃😃 seneng banget aq julio sengsara.
Serli Ati
rasain kamu julio manusia yg tak balas budi, kacang lupa sama kulitnya, uh sebel...
Serli Ati
emang dasar julio lelaki yg tidak bertanggung jawab, egois banget, kasihan siretno demi anak dia tepis rasa sakitnya, kurang baik bagaimana retno pada julio dari yg bukan siapa-siapa kamu julio sekarang jadi orang yg berhasil minimal kamu tau diri lah.
Serli Ati
sungguh licik ya julio dia mau buat perusahaan retno bangkrut ambil uang 500 juta utk bersenang-senang dengan angel alasan aja mau jual apartemen, orang apartemennya udah dibayar lunas sama rio, dan uangnya pun udah habis di singapura utk berjudi.
Leny Hui
a very great novel and there are many lessons that we can learn, highly recommended novels from the author
sungguh menguras air mata, tapi sangat puas n byk pelajaran yg bisa diambil dlm cerita ini
sungguh sangat terharu dgn novel ini
.
izin mammpir
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!