Buat yang mau tau novel penulis lainya, cus liat di IG@putritanjung2020. Ada gratis juga di pf lain.
Syafira adalah seorang gadis yang sederhana baik dan
pintar disekolahnya tinggal dengan paman
dan bibinya di suatu desa yang jauh dari
kehidupan metropolitan, dikarenakan kondisi
ekonomi pamannya yang pas-pasan Syafira
tidak bisa melanjutkan jenjang pendidikan
yang sangat dia cintai karena dia ingin
sekali melanjutkan penididikannya sampai
sarjana tetapi sayang pamannya sudah tak
mampu.
Akhirnya dia memutuskan untuk merantau
ke kota agar bisa mendapatkan pekerjaan dan
mengumpulkan uang untuk melanjutkan
kuliahnya.
Saat di kota dia bertemu dengan seorang CEO. Apa yang terjadi selanjutnya?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Putri Tanjung, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Calmi VS Calis
Setelah semua karyawan menyalami mereka berdua, Kevin langsung mengajak gadis itu masuk ke dalam ruang kerjanya dan ketika sudah masuk, gadis itu duduk di sofa sambil menekuk kedua pipinya dengan tangan sebagai penyangganya.
"Kamu kenapa sepertinya nggak senang?" Tanya Kevin.
"Kira-kira siapa yang bakal senang jika menerima lamaran orang, tetapi Aku sendiri nggak tau jati diri calon suamiku, bahkan malah dibohongi di depan mata," ucap Fira datar.
"Ok, tapi jangan panggil aku tuan lagi bisakan?" tanya Kevin.
"Tergantung," jawab gadis itu ketus.
"Apanya yang tergantung?" Kevin memandangnya.
"Versi aslinya, aku nggak mau Tuan hanya ngasih yang kawean," ucap Fira.
"Aku ini Kevin asli bukan kawe, terus dimana letak salahnya?" tanya Kevin tambah bingung.
"Aku hanya ingin kamu cerita sejujurnya sama aku tanpa ada yang ditutup-tutupi dari awal sampai akhir," ucap Fira.
"Tapi Kamu janji dulu nggak akan marah setelah mendengar ceritaku." Kevin ingin memastikan jika gadis itu nggak akan berubah setelah mendengar penjelasan darinya.
Gue nggak mungkin cerita semuanya, bisa-bisa jika dia tau kalau gue pura-pura pingsan malah ditinggal pulang kampung. Harus ada sensor nih.
"Ayo! Katanya mau jujur, jangan bilang kalau Tuan lagi memikirkan sesuatu yang licik untuk mengerjaiku," ucap Fira.
Wadau gue belum ngomong aja dia udah nembak kartu as gue.
"Jangan ada kelicikan diantara kita," kata Kevin sambil tertawa.
"Tapi ada Siska diantara Kita," ucap Fira.
"Kok jadi ngomongin Siska lagi, waktu di kafe aku kan dah bilang, kalau aku nggak ada apa-apa dengan Siska, dia masa lalu dan Kamu masa depan dan sekarang," ucap Kevin.
"Hemm, gombal," gadis itu tak percaya.
"Aku bingung mau jelasin apa, jadi begini saja, Kamu tanya, aku jawab." Kevin memilih alternatif paling mudah.
Pertanyaan pertama sedang dipikirkan sama gadis itu, "Kamu siapa?"
"Aku Kevin," jawab Kevin sok polos.
"Aku nggak nanya namamu, Tuan, anak SD juga bisa jawab begitu, astagfirullah masa calon suamiku berdasi nggak ngerti bahasa Indonesia yang benar.
"Aku Kevin Williams, pemilik MTL GROUP, bekerja sebagai presiden direktur di kantorku sendiri dan juga pemilik rumah sakit Nurani Bunda, serta pemilik hati-mu . papa ku bernama Williams dan mama ku bernama Nita." Kevin baru menyampaikan sebagian tentang biodatanya.
"Apa Tuan sengaja pamer pada calon istri?" tanya Fira dengan gaya menggoda.
"Aku hanya menyampaikan jika calon ibu dari anak-anak ku tidak perlu takut akan kelaparan," jawab Kevin dengan kerlingan matanya.
"Tok tok tok" ada orang yang mengetuk pintu.
"Masuk" ucap Kevin.
Rudi masuk langsung menuju meja Kevin dan duduk di depannya tanpa menyadari adanya Fira yang duduk di sofa.
"Tuan, bagaimana aksi nanti malam, apa kita harus membawa pihak kepolisian?" Tanya Rudi.
"Kerjakan sesuai perintah tanpa harus melibatkan Polisi, dan ingat! Jangan ada jejak sedikitpun, akan banyak timbul kerugian pemerintah daerah jika kapal itu sampai berlabuh." Kevin memperlihatkan kembali sifat aslinya.
"Aku permisi dulu, nanti akan kembali," ucap Fira.
"Kamu mau kemana calisku?" Tanya Kevin.
"Aku akan membuatkan kopi terenak untuk calmiku, aku kan OB mu hehehe." Jawab Fira sambil berlalu pergi ke pentry.
Kevin dan Rudi masih asik membicarakan tentang perusahaan Alex yang suka main curang dan telah banyak merugikan masyarakat. Mereka sedang menyusun rencana untuk menjatuhkan perusahaan itu agar masyarakat juga bisa hidup tenang, apalagi produk yang dikeluarkan saat ini sangat bahaya untuk anak-anak.
***
Saat di pentry, Fira bertemu dengan OB lainnya yang kebetulan sedang meletakkan bekas gelas karyawan. Mereka saling menyapa, namun setelah Fira selesai membuat 3 gelas kopi diapun kembali masuk ke ruangan Kevin.
'Tok tok tok'
"Assalamu'alaikum" ucap Fira sambil langsung membuka pintu.
"Wa'alaikumussalam warohmatullah, " jawab Kevin dan Rudi serempak.
"Ini kopi untuk tuan Rudi dan ini buat Tuan Kevin," ucap gadis itu sambil meletakkan 2 kopi di atas meja kerja Kevin.
Kevin langsung mencium aroma kopi dan barusan dibuatkan oleh calon istri tercinta.
"Mulai sekarang panggil Rudi saja nggak usah pake kata tuan!" perintah Kevin sama Fira.
"Mana bisa, aku kan dah biasa," jawab gadis itu santai.
"Ingat! Jangan panggil aku Tuan Kevin tapi panggil Aku CALMIKU," ucap Kevin.
"Calmi dan calis apaan boss?" tanya Rudi tak mengerti.
"Rahasia, yang jomblo nggak boleh tau." Kevin membuat muka sekretarisnya itu merah seketika.
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Asalamu'alaikum reader semua, jangan lupa tinggalkan jejak vote, like dan komen ya.. Trimakasih
Happy Eid Mubarak
minal aidzin wal Faidzin mohon maaf lahir dan batin 🙏🙏