Draven Aleric adalah seorang pria misterius yang memiliki kekuatan Shadow Absolute,kekuatan bayangan mutlak yang tidak berasal dari Buah Iblis, melainkan lahir dari dalam tubuhnya sendiri.
Di dunia yang berada di bawah kendali Pemerintah Dunia, Draven menolak menerima tatanan yang telah mengatur kehidupan manusia selama berabad-abad.
Bersama 2 sahabatnya Zorana dan Axel mereka memulai perjalanan dilautan untuk menjadi pusat kekuatan dan kekuasaan baru.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon General Blast, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 29 - Dunia yang mulai berubah
Besoknya kegemparan dunia meledak, sesuatu yang tidak dipahami manusia, sesuatu yang tidak masuk logika manusia, sesuatu yang di luar akal sehat terjadi di lautan
Sebuah surat kabar menyebar di seluruh dunia.
Tidak seperti biasa,seluruh dunia hening menyaksikan apa yang menjadi berita utama di surat kabar itu..bahkan judul utama surat kabar itu sudah membuat dunia membeku, judul surat kabar itu tertulis besar dan jelas,
...'IMPEL DOWN HILANG!!!'...
Dengan judul besar tertera dan sebuah gambar yang membuat siapapun yang melihat nya gemetar dan ketakutan.
Sebuah gambar yang memperlihatkan lubang besar di lautan, tempat yang dulunya merupakan penjara terbesar di dunia yang menjadi kebanggaan angkatan laut kini menjadi sebuah lubang yang terlihat menghisap apapun yang berada di dekatnya.. sebuah lubang tanpa dasar yang menghisap air laut.
Di puncak tertinggi di dunia Mariejois, para tetua terdiam melihat apa yang ada di surat kabar
"ini bukan perbuatan manusia.." jelas tetua 2
"kita tidak bisa lagi menganggap ini sebagai ancaman, orang ini telah memperlihatkan bahwa dia mampu menciptakan neraka untuk manusia" tambah tetua 5
Tetua 1 yang paling senior diantara tetua lain menutup surat kabarnya
"sekarang dunia memiliki kekuatan berbeda, secara resmi keseimbangan dunia ini telah hancur.." terang tetua 1
Sementara di markas besar angkatan laut.
Laksamana angkatan laut yang berbaju kuning membuka pembicaraan di ruang itu
"kekuatan baru telah muncul di lautan.." kata Laksamana itu
Laksamana yang memegang tongkat juga berbicara
"mereka telah memperlihatkannya kepada dunia.." tambah Laksamana yang memegang tongkat nya
Laksamana besar pun terlihat marah, lava-lava dari tubuhnya menetes perlahan
"mereka telah berhasil menginjak-injak kita angkatan laut, mereka mempermalukan kita!!" teriak Laksamana besar lalu memukul mejanya hingga hancur.
Laksamana pengguna kekuatan tanaman pun melihat
"tenangkan dirimu, kita harus menggunakan ketenangan untuk menghentikan ini" sambung Laksamana pengguna kekuatan tanaman.
Di New World.
Yonko ikut merespon apa yang telah terjadi di Impel Down
Salah satu Yonko ,kapten bajak laut berambut merah pun membaca surat kabar
"ini gila.. mereka secara terang-terangan telah merusak keseimbangan dunia" jelas kapten itu
Kru nya yang ada di sebelah nya berbicara
"seperti melihat sosok dewa yang memberikan hukuman.." kata kru yang merupakan tangan kanannya
Salah satu kru yang berbadan besar pun bertanya
"jadi..apa yang akan kita lakukan sekarang, kapten?" tanya kru itu sambil memakan dagingnya
Kapten rambut merah itu berdiri lalu berjalan ke depan kapal sambil melihat cakrawala
"aku akan melihat.. ke arah mana mereka akan bergerak, musuh atau sebuah kelompok yang bisa dipercaya" jawab kapten Yonko itu.
Di salah satu pulau, masih di wilayah New World
"Zehahaha.. menarik, aku ingin bertemu dengan orang ini" kata kapten Yonko itu
Salah satu kru nya pun berbicara
"sejauh ini tidak ada yang tahu dimana mereka.." kata kru tersebut
Kapten Yonko itu berhenti tertawa
"aku tidak peduli, cari keberadaan mereka!!" jelas kapten Yonko tersebut sambil melihat surat kabar yang memperlihatkan wajah Draven kapten bajak laut Aether ,yang di sebutkan menjadi aktor utama dari kehancuran Impel Down.
Jauh dari New World tepatnya di pulau Nebula,pulau tersembunyi yang berada di Grand Line.
Kastil besar yang menjadi pusat markas dari Aether.
Di dalam suatu ruangan utama Draven duduk di kursi nya, sementara di kiri dan kanannya para kru nya juga duduk di kursi masing-masing,
"kita akan memulai pembangunan kekuatan Aether" jelas Draven lalu dia berdiri
Para kru melihat ke arah Draven
"pulau, wilayah ,unit ,pasukan.. semua akan kita miliki sekarang" jelas Draven
Axel lalu berbicara
"itu artinya kita akan siap menerima semua kunjungan dari pemerintah dunia maupun angkatan laut di wilayah-wilayah kita?" tanya Axel
Draven menggelengkan kepalanya
"mereka sekarang ketakutan.. mereka tidak akan bergerak kepada kita" jelas Draven
Luna melayang dari tempat duduknya
"walaupun mereka ketakutan tapi mereka pasti akan bergerak setiap mereka melihat kita" jelas Luna
Zorana pun mengangguk
"kejadian Impel Down akan menjadi luka yang sangat dalam bagi angkatan laut" tambah Zorana
Draven hanya tersenyum
"jika memang seperti itu, berarti kita harus membuat kesepakatan kepada para petinggi mereka" senyum Draven
Ren melotot
"kesepakatan? kesepakatan dengan para petinggi? maksudmu para Tetua?" tanya Ren
Hiden pun terlihat tak percaya
"itu gila.. mereka para Tetua tidak akan menyepakati apapun kesepakatan dengan bajak laut" sambung Hiden
"benar.. mereka merasa suci, mereka tidak akan menuruti manusia" tambah Elara sambil menatap Draven
Mata Draven terpejam
"kalian semua benar, mereka tidak akan mau berbicara dengan manusia.." ujar Draven lalu melanjutkan
"tapi sekarang mereka akan berbicara dengan dewa.." tambah Draven lalu membuka matanya yang memperlihatkan mata kiri dewa kegelapan nya yang bercahaya.
semangat!