Keramahan dan perhatian yang disalah artikan yang akhirnya menjadi musibah.
Seorang pria yang sudah berkeluarga, mapan , dengan wajah ganteng, ramah juga perhatian dengan siapa saja termasuk pada lawan jenisnya sangat mudah membuat salah paham. Dan yang lebih buruknya kalau membuat orang menjadi baper lalu timbul niat ingin memiliki.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Elatha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
KEBANGGAAN NIA
" Disini saja mas " ucap Nia dengan suara manjanya. Sudah tidak ada lagi wajah sakit juga badan yang lemas. Yang ada senyum kebahagiaan tersungging di bibirnya.
" Makasih ya mas buat hari yang indah ini " lanjut Nia sambil memeluk Surya dan mengulum bibir Surya.
Merekapun saling pagut dengan sangat liar.
" Maaf Ni, saya harus lanjut kerja " ucap Surya sambil mundur dan melepaskan pelukan Nia.
" Mas, kenapa masih sebut saya sih? Kalau aku kamu gimana? Aku sebenarnya berat berpisah dengan kamu mas, kamu membuat aku kecanduan " rengek Nia menatap Surya dengan mata sendu.
" Iya maaf saya eh aku belum terbiasa Ni " jawab Surya sambil melihat ponselnya.
" Ya sudah aku turun dulu ya mas. Sekali lagi terimakasih buat hari yang indah ini. Aku tidak akan pernah melupakannya. Aku bahagia sekali hari ini mas " Nia membuka seat belt nya dan merapikan hijabnya. Lalu mendekat lagi ke Surya dan mengulum bibir Surya dengan lembut.
" Hati-hati dijalan ya sayang " ucap Nia keluar dari mobil dan menutup pintu mobil.
" Iya Ni " jawab Surya singkat lalu segera melajukan mobilnya membelah keramaian jalan.
***
Sesampainya di rumah Nia segera merebahkan dirinya di kasur. Wajahnya sangat puas karena Surya sudah masuk perangkapnya.
Ponselnya dari tadi berbunyi ternyata Sari yang menelpon.
" Ya Sari ada apa? " tanya Nia membuka obrolan.
" Mbak Nia sudah sampai rumah? Gimana keadaan mbak Nia? Masih pusing atau udah baikan mbak? " tanya Sari khawatir.
" Aku baru saja sampai rumah Sari. Makasih atas bantuan kamu Sari. Aku sudah agak baikan kok, sudah tidak pusing. Badan ku capek semua " jawab Nia tersenyum sambil membayangkan kejadian di mobil tadi.
" Alhamdulillah kalau mbak sudah baikan, saya dari tadi kepikiran terus mbak. Sama-sama mbak. Ya sudah mbak istirahat saja biar cepet sembuh " ucap Sari merasa lega karena Nia tidak apa-apa.
" Iya Sari, ya udah ya saya mau tidur soalnya capek sekal. Sekali lagi terimakasih Sari " jawab Nia lalu mematikan panggilan teleponnya.
Nia dengan tidur tengkurap di kasur melihat banyak sekali pesan juga panggilan masuk dari Mila. Nia tersenyum membaca pesan dari Nia yang menanyakan kebenaran yang di dengarnya tadi. Nia lalu menelpon Mila.
" Ada apa Mil? Banyak sekali panggilan masuk dari kamu? " tanya Nia pura-pura tidak tahu.
" Lo sekarang dimana? Lo ada hubungan apa sama pak Surya Ni? Beneran tadi yang gue denger? " Mila memberondong Nia dengan banyak pertanyaan.
" Kan gue dari tadi bilang gue dirumah, lagi sakit Mil. Maksud lo apa gue nggak ngerti? Memangnya lo denger cerita apa? Hubungan gue dengan pak Surya ya dia bos gue, dan gue sekertaris dia. Gimana sih lo " cicit Nia sambil tersenyum.
" Lo nggak usah bohong deh sama gue Ni. Gue denger kok semua tadi " ucap Mila kesal.
" Gue bohong apa? Emangnya lo denger apa? Mik gue capek nih, gue mau tidur dulu ya " jawab Nia lalu mematikan panggilannya sepihak, sengaja membuat Mila penasaran.
Nia masih terus tersenyum bahagia.
Nia lalu beranjak dari tidurnya dan berjalan ke meja rias dibukanya kancing bajunya dan dilihatnya bukit kembarnya penuh dengan tanda kenikmatan dari Surya. Dengan tersenyum Nia lalu mengambil ponselnya dan mengambil foto bukit kembarnya yang penuh dengan tanda kenikmatan itu.
Lalu foto itu dikirim ke nomer Surya.
# Mas, kamu ganas sekali. Tubuhku penuh dengan tanda kenikmatan dari mu. Terimakasih sayang karena kamu sudah membuat aku melayang ke langit ke tujuh. Pasti tidurku nyenyak malam ini. Semoga kamu nanti malam juga tidur nyenyak dan mimpikan aku ya sayang # tulis Nia dipesan yang dia kirim lewat aplikasi hijau.
ada kok temen kerjaku di sini dia selingkuh bertahun-tahun krn suaminya ya terlalu cinta buta dan letoi kyak si reza. smp sekarang blm ketahuan ya krn suaminya mcam si reza itu, istri gk tlp krn alasan minggu lembur pdhl ya libur sm aku tp dia ma selingkuhannya. gk pernah upload photo suaminya juga 😂
baik boleh tp bodoh jangan.