Di Swiss , terlihat seorang gadis yang masih betah memejamkan matanya di kamarnya , dia adalah Grecia Aqiska Vernandes , gadis cantik yang memiliki wajah blasteran , memiliki bulu mata lentik , hidung mancung , mata sipit ,memiliki pipi shuby , bibir pink shery dan memiliki sedikit lesung pipi di kedua pipi nya , memiliki badan tinggi dan body gols
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nurul Maqfirah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Kembali
...----------------...
" Grandma, Grandpa ? Grecia pamit ya ", ucap Grecia sambil mencium kedua tangan Grandma dan Grandpa nya.
" Iya sayang hati-hati ya ", ucap Hans sambil mengelus kepala cucu nya.
" Kalo udah sampai jangan lupa kabarin Oma dan sampai kan salam Grandma pada Dedy dan Momy mu serta kedua Abang mu ", ucap Laras sambil memeluk Grecia dan mencium pipinya.
" Baiklah Grandma , Grecia pergi dulu ", ucap Grecia.
" Iya sayang ", ucap Laras.
Grecia langsung menyeret kopernya dan memasukkan ke dalam begasi mobil Lamborghini yang kini berdiri di hadapannya.
Setelah menempuh perjalanan kurang lebih 1 jam kini Grecia telah sampai di bandara berdua dengan Richal yang menjemput nya tadi.
" Lo udah kasih tau orang tua lo dek "?, tanya Richal.
" Udah kemaren bang ", jawab Grecia santai.
" Yasudah ayok dek , sebentar lagi pesawatnya akan terbang ", ajak Richal.
" Hemm ", berdehem.
Malam harinya di negara lain kini di sebuah mansion yang megah tengah berkumpul dua keluarga.
" Jadi gimana jeng anaknya hari ini pulng "?, tanya Maura antusiasi.
" Iya jeng katanya hari ini tapi belom di kabari kapan sampai nya ", jawab Zahara.
" Kenapa ngak di telpon aja Mom ", ucap Gerald.
" Udah dari tadi tapi hp nya ngak aktif ", jawab Zahara.
" Yaudah kita tunggu aja dulu ", ucap Arkan.
" Mungkin masih dalam perjalanan ", ucap Austin.
" Mungkin ", jawab Arkan.
" Jadi gimana soal kemarin yang kamu bilang man "?, tanya Austin penasaran.
" Iya Man gue udah ambil keputusan dan saat acara perayaan kantor sebulan lagi gue akan umumkan identitas putri gue di depan media ", jawab Arkan dengan senyum mengembang.
" Apa Dedy ngak takut putri kita menjadi incaran musuh bisnin kita "?, tanya Zahara khawatir.
" Udah saatnya kita mengumumkan Momy karna Grecia juga udah bukan anak kecil lagi ", ucap Arkan meyakinkan istrinya.
" Iya yang Arkan bilng benar ", sambung Austin.
Sedangkan para anak-anak hanya diam mendengar pembicaraan orang tua mereka.
" Assalamu'alaikum mana sambutannya aku pulang nihh ", teriak Grecia dari depan.
" Kayaknya itu dia yang di tunggu-tunggu ", ucap Zahara langsung bangun.
" Aaaa Momy adek pulang ", ucap Grecia langsung memeluk Zahara ketika sudah sampai di depan nya.
" Kenapa ngak kabarin kami kalo udah sampai dek "?, tanya Zahara.
" Suprise ", ucap Grecia.
" Dedy "?, panggil Grecia sambil memeluk Dedy nya.
" Dedy kangen banget sama kamu sayang ", ucap Arkan membalas pelukan anaknya.
" Sini sayang kenalin ini om Austin rekan kerjanya Dedy dan ini Tante Maura istrinya ", ucap Arkan.
" Halo om ", sapa Grecia sambil menyalami tangan Austin.
" Halo anak cantik ", balas Austin sambil mengelus rambut Grecia.
" Halo Tante", sapa Grecia Melaku hal yang sama.
" Halo sayang , kamu cantik sekali ", ucap Maura memeluk Grecia.
" Tante juga cantik ", balas Grace sambil tersenyum.
" Makasih sayang ", ucap Maura sambil tersenyum.
Sedangkan Grecia hanya tersenyum menanggapi perkataan dari teman Momy nya.
" Dek ? lo ngak kangen sama Abang ", ucap Gerald.
" Ngak ", jawab Grecia cuek.
" Awas ya Lo dek ", ancam Gerald.
" Hehe kangen lah ", ucap Grecia langsung memeluk Gerald bergantian dengan Stevan.
" Akhirnya kamu pulang dek , sepi rumah ini kalo ngak ada kamu ", ucap Stevan.
" Masak sih ", ucap Grecia.
" Iya dek , apalagi yang suka gangguin kamu dek ", tunjuk Stevan kepada Gerald.
" Enak aja ngak ya ", elak Gerald.
" Halah ngaku aja kamu bang ", sambung Arkan.
" Hahaha apa susah nya sih ngaku bang ", ucap Grecia sambil menertawakan nya.
Sedangkan Hansel hanya diam sambil menatap Grecia dengan dalam.
" Udah , sini sayang duduk dulu", ucap Zahara.
" Iya Mom ", ucap Grecia.
" Apa ada yang mau kamu jelaskan sama Momy sayang "?, tanya Zahara dengan menelisik.
Semua yang ada di ruangan itu kini kompak melihat ke arahnya menunggu penjelasan.
" Haduh gawat ini , maksud Momy pasti tentang kemaren malam ", batin Grecia
Bersambung
Jangan lupa like , komen dan rute bintang lima nya ya gays .
Mohon dukungan nya.
nantikan cerita lebih menarik lagi di update berikutnya.