NovelToon NovelToon
Jejak Takdir

Jejak Takdir

Status: tamat
Genre:Pengganti / Keluarga & Kasih Sayang / Menikah dengan Musuhku / Duda / Romansa / Cintapertama / Tamat
Popularitas:59.3k
Nilai: 5
Nama Author: imazarius

Garin Antonio telah mencapai titik terendah dalam hidupnya setelah kehilangan istrinya dua tahun lalu. Maudy, cinta pertamanya, telah pergi selamanya, dan Garin yakin bahwa takkan ada cinta lain yang bisa menggantikannya.

Suatu hari, nasib membawa Garin bertemu dengan Saraswati. Saras, seorang guru kelas dua putranya yang baru, datang ke Gajakarta setelah mengalami perceraian yang sulit di Desa Cijengkol. Ia mencari kehidupan baru dan lingkungan yang lebih positif untuk memulai kembali.

Mungkin karena keduanya telah merasakan luka emosional yang mendalam, Saras merasa terhubung dengan kesedihan yang terpancar dari mata Raka, putra Garin. Dan dari situlah, ikatan di antara mereka mulai terjalin.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon imazarius, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Duka

...🔔Rasa sakit adalah bagian dari kehidupan. Kadang-kadang itu merupakan bagian yang besar, dan kadang-kadang tidak...🎑...

Pagi itu, Gajakarta terbangun untuk menghadiri pemakaman seorang Maudy Zefanya.

Itu adalah hari Kamis, di rumah ibadah di pusat kota Gajakarta. Di sebuah gedung yang bisa menampung hampir lima ratus orang, tapi itu tidak cukup besar. Orang-orang berdiri dan beberapa sudah berdesak-desakan di pintu luar, memberikan penghormatan dari tempat terdekat yang bisa mereka dapatkan.

Kehadiran mereka mengingatkannya akan betapa besar dampak kepergian tragis seorang istri camat Gajakarta, seorang wanita muda bernama Maudy, seorang ibu dari Raka Antonio, yang telah membentuk komunitasnya.

Dia mengingat ketika hujan mulai turun pagi itu. Bukan hujan deras, tetapi hujan yang terus menerus, hujan yang dibarengi cahaya panas lembut yang mendinginkan bumi.

Kabut mengambang tepat di atas tanah, seperti hantu dan bayangan kecil terbentuk di jalan. Dia melihat panjang dan luasnya parade payung hitam, dipegang oleh orang-orang yang berpakaian hitam, bergerak perlahan, seolah orang-orang yang berkabung berjalan di atas salju.

Dia melihat Garin Antonio duduk tegak di barisan depan kerumunan di dalam ruangan. Dia memegang tangan Raka. Anak itu baru berumur lima tahun saat itu, cukup besar untuk mengerti bahwa ibunya telah meninggal, tetapi belum cukup besar untuk mengerti bahwa dia tidak akan pernah melihatnya lagi. Dan kebingungannya lebih terlihat daripada kesedihannya.

Ayahnya duduk dengan bibir tegang dan pucat saat satu orang datang setelah yang lain, menawarkan tangan atau pelukan.

Meskipun dia tampak kesulitan untuk melihat langsung orang-orang, anak itu tidak menangis dan tidak gemetar. Dia tetap membiarkan tangan ayahnya menggenggam erat tangan mungilnya.

Sebagain besar orang berbalik dan pergi tanpa mengatakan apa-apa.

Dia tidak akan pernah melupakan bau itu, bau dupa cendana yang terbakar dan lilin yang menyala, saat dia duduk di baris belakang. Beberapa orang melantunkan kalimat-kalimat doa dengan nada lembut di sisi peti jenazah.

Dia juga akan selalu ingat, seorang wanita duduk di sampingnya, diikuti sejenak kemudian oleh suaminya. Di tangannya dia memegang selembar tisu, yang digunakan untuk menghapus sudut matanya. Suaminya meletakkan tangannya di lutut, pandangannya tegak lurus. Ekspresi duka yang mereka bawa.

Ruangan dalam seilah bergerak lambat sendu. Berbeda dengan bagian luar bangunan, di mana orang-orang masih terus berdatangan, di dalam lebih sunyi, kecuali suara-suara napas dari orang-orang yang bergerak pelan . Tidak ada yang berbicara, tampaknya tidak ada yang tahu harus mengatakan apa.

Itu adalah saat dimana dia merasa seolah-olah mendapat dorongan akan muntah.

Dia melawan mual, merasakan keringat mengalir di dahinya. Tangannya terasa lembab dan tak berguna. Dia tidak ingin berada di sana. Dia tidak ingin datang. Demi apapun, dia ingin bangun dan pergi.

Tetapi dia tetap tinggal. Entah kenapa...

Setelah doa utama dimulai, dia merasa sulit untuk berkonsentrasi. Jika ada yang bertanya kepadanya hari ini apa yang dikatakan oleh pemuka agama atau apa yang dikatakan oleh saudara Maudy dalam pidatonya kala itu, dia tidak akan bisa memberi tahu apapun. Dia ingat, bagaimanapun, semua kata-kata itu tidak menghiburnya, hanya melintasi pendengarannya tanpa tercerna.

Yang bisa dia pikirkan hanyalah bahwa Maudy Zefanya seharusnya tidak mati. Dia masih muda. Dia masih sangat sehat. Dia seorang ibu dari seorang anak balita. Dia seorang istri yang berbahagia, walau tidak di hari itu. Dan dia juga tahu dengan pasti, Maudy masih menyimpan seribu mimpi untuk masa yang akan datang.

Setelah rangkaian ritual selesai, ada prosesi panjang menuju Gajakarta Memorial Park, rombongan pelayat diiringi oleh pasukan pengamanan lengkap, dia tahu itu adalah fasilitas dan bentuk penghormatan bagi setiap pejabat negara di sana. Pengaman dengan kendaraan roda dua dan empat dan sejumlah personil diantara kerumunan.

Sebuah tanda penghormatan yang memadai untuk istri seorang pejabat di akhir perjalanannya.

Di area parkir kendaraan, dia menunggu sampai sebagian besar orang mulai menghidupkan mobil mereka, menapaki jalan lalu akhirnya memasuki barisan, mengikuti mobil yang ada tepat di depannya. Dengan lampu depan dinyalakan.

Seperti robot, dia juga menyalakan lampunya. Mengikuti barisan seperti yang lainnya.

Saat mereka mengemudi menuju pemakaman, hujan mulai turun dengan lebih deras. Penghapus kaca mobil bergerak cepat, membersihkan air hujan dari sisi ke sisi. Langit berduka, hatinya juga menderita.

Ketika jarak ke pemakaman itu hanya tersisa beberapa menit lagi.

Orang-orang memasuki area parkir dengan teratur, turun dari mobil-mobil mereka, payung hitam terbuka, kaki-kaki melangkah melewati tanah berlumpur dan melalui genangan, berkumpul dari segala arah. Berjajar di tenda yang terbuka. Menjejalkan diri mereka untuk dapat berdiri lebih dekat dengan lubang terbuka yang akan menjadi tempat dibaringkannya jasad Maudy untuk selamanya, lembut dalam peluk bumi.

Dia mengikuti dengan buta kemana kakinya mengarah dan kemudian berdiri bagian belakang dari kerumunan.

Dia melihat Garin dan Raka lagi, ayah dan anak itu berdiri dengan kepala tertunduk, hujan membasahi mereka. Seorang pria memayunginya dengan setia. Tidak benar-benar mampu memayungi keduanya.

Sesaat kemudian pembawa peti jenazah bergerak membawa peti ke liang lahat, yang dikelilingi oleh ratusan karangan bunga.

Dia kembali berpikir bahwa dia tidak ingin berada di sana. Dia tidak seharusnya datang. Dia tidak berada di tempat yang benar.

Tapi dia ada di sana.

Didorong oleh dorongan tak nyata, dia tidak punya pilihan. Dia perlu melihat Garin, perlu melihat Raka. Perlu melihat keduanya.

Bahkan pada saat itu, dia tahu bahwa kehidupan mereka akan selamanya terkait satu sama lain.

Maudy Zefanya, dalam segala kebaikan dan keindahan yang dia bawa ke dunia ini, telah pergi untuk selamanya.

Dia harus berada di sana, lihatlah.... Dia ada di sana.

Dari semuanya, dia juga-lah yang berada di sana, dan menutupi tubuh diam Maudy dengan daun pisang di hari naas itu.

Hujan di hari itu, duka di hari itu, sisipan tangis dan doa di hari itu, telah menjadi nestapa di hatinya. Tidak akan lupa, tidak akan lupa, tidak akan... Untuk selamanya.

Selamanya...

1
Fay
Luar biasa
Mukmini Salasiyanti
MaasyaaAlloh
uraian kata dan. kalimatnya
nyastraaa....
🏘⃝Aⁿᵘ🍁Kikan✍️⃞⃟𝑹𝑨👀
dicintai ugal-ugalan kahhh iniiii?
🏘⃝Aⁿᵘ🍁Kikan✍️⃞⃟𝑹𝑨👀
wiiiiiiiiiii, kata-katanya kereeennnnn. Berasa dalam bangeettttt..
@◌ᷟ⑅⃝ͩ●Marlina●⑅⃝ᷟ◌ͩ☘𝓡𝓳
Lumayan bisa merem 🤭
🏡⃟ªʸ🍾⃝ͩ𝐕ɪᷞᴠͧɪᷠᴇᷧ ᴀɴɪssᴀ⭐
perih rasanya
@◌ᷟ⑅⃝ͩ●Marlina●⑅⃝ᷟ◌ͩ☘𝓡𝓳
Setuju 🤣🤣
@◌ᷟ⑅⃝ͩ●Marlina●⑅⃝ᷟ◌ͩ☘𝓡𝓳
Modus nih Saras 😍🤣
@◌ᷟ⑅⃝ͩ●Marlina●⑅⃝ᷟ◌ͩ☘𝓡𝓳
Ternyata belum terpecahkan 🥺
@◌ᷟ⑅⃝ͩ●Marlina●⑅⃝ᷟ◌ͩ☘𝓡𝓳
sebenarnya Raka cerdas tapi kurang bimbingan dan latihan 🥺
Mi_Mimi
inikah akhir dari kisah ini?
Mi_Mimi
apa kakak author bisa follback aku?
Mi_Mimi
apa kakak author bisa balas komenku?
Mi_Mimi: ternyata beneran bisa komunikasi langsung dgn author nya, gak kek apk novel lainnya..
ok kak, kedepannya 10 iklan meluncur untuk karya kk author
total 2 replies
Mi_Mimi
10 iklan meluncur
Mi_Mimi
Garin Its the best 👍
🌼⃝⭕Tunik
Akhirnya
🌼⃝⭕Tunik
DIA...Saras.

Emosi si kang mas Garin
Agatha
seharian baca novel ini, mulai tertarik di bab ke 2🤭 gk terasa habiss deh.. mana kelanjutannya thor?
🖤 Yay
aku menunggu kelanjutan
Yay.
Thor aku tunggu kelanjutannya ya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!