NovelToon NovelToon
Kisah Cinta Kalila

Kisah Cinta Kalila

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Teen / Cintapertama
Popularitas:214.2k
Nilai: 5
Nama Author: septriani wulandari

Kalila gadis yang terlahir cantik dan lugu. Ia memutuskan untuk mengubah dan tidak memikirkan penampilan lagi sejak ia mengalami patah hati pada saat SMP. Kisah cinta pertama yang membawa dampak keterpurukan dalam hidupnya.

Suatu hari Kalila bertemu dengan seorang pria yang merupakan guru baru di sekolahnya. Ia tidak menyangka luka lama yang dipendamnya kembali bangkit hingga menyisakan rasa sakit.

Mungkinkah Kalila mampu kembali melewati hari-harinya seperti dulu? Ataukah rasa sakit itu akan terus membelenggu hidupnya?

Follow IG Author yuk
@Septriani_wulan15

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon septriani wulandari, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 29 Calon Mantu?

Bab 29 Calon Mantu?

Mendengar kabar Kalila dari Danes yang tidak pulang bersamanya membuat Kama merasa khawatir. Kama pun menceritakan apa yang diceritakan Danes pada sang ibu. Jelas mendengar itu Ana merasa khawatir. Sejak tadi dia terus menunggu kedatangan anak gadisnya. Ana terus menatap cctv yang berada di ruang tamu.

“Mami, sedang apa duduk di depan monitor?” tanya Alaric yang baru pulang dari kantornya. Ana menghampiri suaminya mangambil tas dan jas yang ada di tangan Alaric.

“Mami sedang menunggu Kalila pulang, Pi."” Ana pun menceritakan semua yang telah diceritakan oleh Kama. Sama halnya seperti Ana, Alaric juga merasa sangat khawatir terhadap anak perempuannya.

“Mami sudah telepon Kalila?” tanya Alaric dan Ana hanya menggelengkan kepala.

“Semenjak ujian, Kalila tidak mengaktifkan ponselnya sementara, Pi. Mami sangat khawatir padanya.” Alaric langsung memeluk tubuh sang istri dan menenangkannya.

Seketika tatapan Alaric menatap tajam ke arah monitor melihat motor bebek yang berhenti depan rumahnya. Melihat reaksi sang suami, Ana melepaskan pelukan suaminya dan membalikkan badan ke belakang lalu menatap monitor.

“Lila sama siapa ya, Pi?” tanya Ana.

“Coba kamu keluar, Papi mau ganti baju dulu. Sekalian ajak teman prianya masuk ke dalam dan ajak makan malam,” titah Alaric dan Ana pun mengangguk tersenyum.

Kalila masih tersenyum. Kali ini dia berencana tidak akan lagi menyembunyikan apapun lagi dari keluarganya. Sampai di depan rumah, Kalila pun turun dan memberikan helm pada Akbar.

“Terima kasih ya!” ucap Kalila sambil melemparkan senyum

“Sama-sama. Kalau begitu aku pamit ya!” ucap Akbar sambil mengusap rambut kekasihnya dan Kalila mengangguk tersenyum.

“Kenapa buru-buru, lebih baik masuk dulu!” ucap Ana sambil membuka pagar rumahnya. Mendengar itu sontak membuat keduanya kaget. Akbar langsung turun dari motor dan menghadap Ana sambil menunduk. Tidak lupa dia mengulurkan tangan pada Ana membuat Ana tersenyum.

Kalila yang melihat sang ibu di belakangnya langsung melirik kaget.

“Mami!” ucapnya. Jantung Kalila berdetak dengan kencang, dia tidak tahu kalau ibunya mengetahui kedatangannya dengan Akbar.

“Kenapa kalian diam saja? Ayo masuklah!” Ana tersenyum dan membalikkan badannya masuk ke dalam rumah.

Kalila dan Akbar saling memandang. Mau bagaimana lagi, semua sudah terlanjur ketahuan. Kalila pun mengerakan matanya agar Akbar masuk ke dalam. Mau tidak mau Akbar pun mengikuti perintah kekasihnya masuk ke dalam dan terlebih dahulu dia memakirkan motornya. Bukan hanya Kalila saja yang merasa badannya bergetar, tapi Akbar juga. Dia tidak tahu harus bagaimana menghadapi keluarga Kalila.

“La, aku benar-benar grogi dan tidak ada persiapan bertemu dengan keluarga kamu,” bisik Akbar saat keduanya sedang berjalan menuju pintu rumah.

“Aku juga tidak tahu harus bagaimana? Ini pertama kalinya aku mengenalkan pria pada keluargaku.” seketika Akbar berhenti melangkah dan melirik ke arah kalila. Dia sangat kaget dengan apa yang Kalila katakan tadi.

“Ada apa? Ayo masuk!” Akbar mengangguk dan melanjutkan melangkah kakinya. Dia sangat bahagia mendengar yang Kalila katakan, karena dia adalah orang pertama dan dia berharap akan menjadi orang yang terakhir. Di sisi lain, Akbar juga merasa sangat gugup, karena dia sama sekali tidak ada persiapan untuk menghadapi orangtua Kalila. Dia binggung harus mengenalkan diri sebagai wali kelas Kalila atau sebagai kekasihnya.

Sampai di ruang tamu, Akbar duduk terlebih dahulu dan Kalila masuk ke dalam rumah. Dia terlebih dahulu masuk ke kamar untuk mengganti pakaiannya. Di sisi lain, Alaric dan Ana juga bersiap untuk bertemu dengan Akbar yang sudah menunggu mereka.

“Papi, tumben di rumah rapih amat?” tanya Kama heran sambil memakan sepotong roti yang baru saja dia ambil dari dapur, saat melihat kedua orangtuanya baru saja keluar dari kamar.

“Memangnya kenapa kalau papi pakai pakaian yang rapih?”

“Ya aneh aja. Mami sama Papi mau kemana sebenarnya?” tanya Kama lagi.

“Ketemu calon mantu,” jawab Ana saat Alaric sudah jalan menuju ruang tamu. Kama yang kaget mendengarnya langsung menjatuhkan roti yang ada di tangannya.

“Calon mantu?!” ucap Kama dan langsung mengikuti langkah kedua orangtuanya.

Melihat Alaric, Ana dan Kama dengan cepat Akbar langsung berdiri tertunduk dan mengulurkan tangan pada semuanya. Kama terbelalak kaget saat melihat gurunya yang berada di rumahnya.

‘Apa?! Pak Akbar kekasih Kalila?!’ gumamnya yang terus menatap Akbar.

“Silakan duduk!” titah Alaric dan Akbar pun tersenyum mengangguk. Sebenarnya bukan hanya Akbar yang merasa grogi, tapi juga Alaric dan Ana juga merasakan demikian. Pasalnya ini pertama kalinya mereka bertemu dengan kekasih anak gadis mereka.

“Perkenalkan saya Alaric, papi dari Kalila. Kamu?" tanya Alaric yang mulai membuka suara. Sejak tadi Kama menatap sinis pada Akbar membuat dia semakin grogi.

“Saya Akbar, Pak. Kebetulan saya adalah wali kelas Kalila.” Akbar binggung akan mengenalkan diri sebagai apa dan dia memutuskan memperkenalkan diri sebagai guru Kalila. Entah kenapa mendengar itu membuat hati Ana sangat kecewa, karena dia mengira kalau pria yang ada di hadapannya ini adalah kekasih anaknya, tapi ternyata hanya guru Kalila.

“Oh, Pak Akbar. Maaf, saya kira anda ....”

“Iya Pi, benar. Dia kekasih Kalila.” belum selesai Alaric menyelesaikan ucapannya Kalila datang dan mengatakan yang sebenarnya, membuat Akbar langsung melirik kaget padanya.

Bukan hanya Akbar saja yang kaget, tapi juga kedua orangtua dan kembarannya. Suasana hening seketika dan terasa sangat canggung membuat Akbar hanya tertunduk malu.

“Ah iya, Pak eh Nak Akbar, makan malam di sini ya. Mami akan menyiapkan makan malam yang enak buat kalian,” ucap Ana dan langsung berdiri untuk bersiap di dapur.

“Bu, tidak usah! Aku ....”

“Sudah tidak apa-apa. Kamu makan malam di sini saja, sekalian banyak hal yang Papi ingin tanyakan padamu,” ucap Alaric yang seketika memotong pembicaraan Akbar. Mendengar itu Akbar hanya diam dan menelan salivanya. Jantungnya bedebar dengan kencang. Wajah Akbar terlihat sangat panik dan grogi. Melihat itu berhasil membuat Kalila ingin tertawa. Tapi, sebisa mungkin Kalila menahan tawanya dan mengajak Akbar masuk ke dalam rumah.

~Bersambung~

Haloo semuaaa ...

Maaf ya Author kemaren tidak UP, itu dikarenakan Author sedang mempersiapkan naskah untuk bulan November.

BTW ... buat kalian yang menyukai karya Author, yuk mampir juga di apk NL.

Di sana Author punya dua karya bahasa Indonesia

~ Terjerat Cinta Mantan Suami (Tamat)

~ Hold Me (Ongoing mulai bulan besok)

blurb Hold Me :

Dunia serasa berputar dan semua itu menjadi tidak adil untuk Alena. Kehidupan yang dulunya sempurna, kini hanya menjadi sebuah kenangan. Sudah jatuh tertimpa tangga, itulah pribahasa yang pantas untuk Alena saat ini.

Perceraian kedua orangtuanya membuat dunianya terasa hancur. Terlebih, keduanya mulai perlahan tidak mempedulikan dirinya. Semua apa yang dia inginkan terpenuhi, tapi Alena tetap tidak merasakan kebahagiaan dalam hidupnya.

Yang Alena butuhkan saat ini bukan hanya sekedar materi, tapi dia butuh kasih sayang kedua orangtuanya. Hal itulah yang menyebabkan Alena mencari kebahagiaannya sendiri, namun dia melakukannya dengan cara yang salah.

Sampai suatu hari, dia hijrah dari kota yang selama ini hanya mengingatkan dirinya akan kenangan buruk.

Mampukah Alena mendapatkan kebahagiaan yang sesungguhnya di kota yang baru?

Ditunggu kehadiran kalian di Novel terbaru aku yaaa...

Kisah seorang anak broken home yang mencari jati dirinya. Dan banyak juga pelajaran yang dapat dipetik dari novel ini.

Oke semua, terima kasih sudah selalu setia. Jangan lupa

•Like

•Komen

•Vote

Aku padamu 😘😘😘

1
Mommy JK 💜
Luar biasa
Susiwisnu
lanjut dooong
M. Namikaze
Desi apa Nurma?
M. Namikaze
seketika jadi mobil
M. Namikaze
masih lanjut g ini ka?
M. Namikaze: hampir setahun lho,, ada apakah ??
total 2 replies
Meili Wardiani
semangat kk akhirnya up
Heri Hidayat
akhirnya up juga.... seneng nya aq Thor
Wati_esha
Apa Nurma sedang berfirasat?
Wati_esha
Kalila begitu pengertian.
Wati_esha
Alaric .. masih ragu karena faktor umur.
Wati_esha
Apa yang akan Alaric katakan pada Akbar ya?
Wati_esha
Hmm Alaric ketahuan deh kalau membantu Akbar. 😉
Wati_esha
Akbar terlalu emosional.
adning iza
terima ksih thoorrr untuk up nya smoga sllu up smp end ya thoorrr
atteu
lupa lagi thor ceritanya
👸ᴿᵃᵗᵘ ᴹⁱᶜⁱⁿ 🤴: yuk baca lagi yuk...
author juga lanjut nulis baca lagi dr awal 🤣🤣🤣🤣
total 1 replies
Nuraisyah Syarifudin
trims thor udah up aku menunggu lama mudah2an jangan lama lagi
👸ᴿᵃᵗᵘ ᴹⁱᶜⁱⁿ 🤴: aku terharuuuu 😭😭😭😭
kirain udah ga ada yang mau baca 😭😭😭
total 1 replies
Mommy 2 R
suka
Nivia Olive
Kalo dah tamat dah baru baca biar ga kelamaan nunggu ✌️😊
Kusreni Amalo
kapan update lagi??
Nuraisyah Syarifudin
kapan up lagi udah lama thor kangen ama kalila
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!