NovelToon NovelToon
Pesona Si Gadis Desa

Pesona Si Gadis Desa

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Contest / Action / Tamat
Popularitas:9.6M
Nilai: 4.9
Nama Author: Little Rii

Terusan novel Muslimah Itu Milik Seorang Mafia.
Jika bingung dengan pemerannya, bisa baca novel di atas terlebih dahulu🥰

Cerita ini hanyalah fiksi.


Terlalu memandang derajat membuat Gamian Alvaro Morgan menjadi seorang laki-laki yang merasakan betapa pahitnya cinta bertepuk sebelah tangan. Wanita yang selalu ia hina sebagai "anak pungut" berhasil membuat ia merasakan apa itu cinta dan juga apa itu terluka.

Demi menenangkan pikirannya, laki-laki 22 tahun itu pergi ke desa untuk menemui paman dan bibinya. Berniat berlibur dan menenangkan diri malah menjadi sebuah masalah yang besar.

Laki-laki itu di tuduh melakukan pelecehan terhadap gadis polos.
Mampukah ia keluar dari masalah itu, atau malah masalah itu akan membuat ia terhanyut akan sensasi baru.


Penasaran?

Simak cerita lengkapnya di sini❤️
Baca juga kisah Gamian sebelumnya di Muslimah Itu Milik Seorang Mafia ❤️

jangan lupa like, komen, hadiah dan juga vote nya.
Jika tidak suka, silahkan tinggalkan tanpa jejak yah.


Note:
1. DILARANG MELAKUKAN TINDAKAN PLAGIAT! JIKA DI TEMUKAN KASUS PLAGIAT, SAYA AKAN MEMBAWA KE RANA HUKUM TANPA TOLERANSI!
2. COVER: Google search
Editing: Little rii.
3. DILARANG SPAM PROMOSI!!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Little Rii, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Main petak umpet

Setelah selesai berpakaian, kedua insan itu kini sudah berada di dalam mobil yang melaju menuju tempat yang Gamian katakan. Lana menatap keluar jendela mobil melihat orang-orang yang beraktivitas di bawah terik matahari.

"Kita mau kemana?" tanya Lana.

"Ke suatu tempat," jawab Gamian membuat Lana kesal. Kalau bukan ke suatu tempat yah kemana lagi?

"Hm."

Setelah itu terjadilah keheningan di sepanjang jalan.

Setelah menempuh kurang lebih setengah jam, akhirnya mobil pun sampai di parkiran sebuah tempat wisata berupa danau.

Gamian turun dari mobil begitu juga dengan Lana. Laki-laki itu menggenggam tangan istrinya menuntun ke arah danau yang indah dengan di tumbuhi bunga dan juga pohon di tepi nya.

"Wah, udaranya segar," ucap Lana sangat suka dengan suasana sepi.

Tempat itu seharusnya ramai, hanya saja Gamian sudah mengaturnya agar hanya mereka berdua yang ada di sana.

"Kau suka?" tanya Gamian.

"Suka," jawab Lana antusias.

Gamian pun menuntun Lana agar duduk di kursi di tepi danau. Air yang tenang dan juga bersih membuat Lana terkagum-kagum, sebab di desa yang ada hanya sungai dan juga rawa-rawa. Jika pun ada danau, ia tak pernah melihat nya.

"Ayo kita lakukan sesuatu," ajak Lana.

"Apa?"

"Main petak umpet," saran Lana.

"Ck, tidak mau. Kita bukan anak kecil, lebih baik seperti ini saja, menikmati angin dan juga kesejukan udara yang alami."

"Tidak mau?" tanya Lana dengan nada suara yang sudah mulai rendah.

"Hm."

"Yasudah ayo kita pulang," ucap Lana berdiri dari duduknya. Gamian langsung menahan istrinya itu.

"Yasudah, ayo." Lana tersenyum puas karena suaminya menjadi penurut jika ia marah. Itu sudah menjadi senjata untuk Lana agar suaminya tak menghina dan melakukan sesuatu sesukanya saja.

"Siapa yang berjaga?" tanya Lana.

"Aku saja, sembunyi lah aku pasti akan menemukan mu."

"Aku tidak yakin suamiku bisa menemukan ku nanti," ejek Lana.

"Kita lihat saja nanti, sembunyi lah dengan benar agar aku sulit menemukan mu. Jika nanti kau ku temukan dengan mudah, maka kau harus menuruti perintah ku," ucap Gamian mengelus kepala Lana lalu berjalan menuju ke arah pohon untuk segera menghitung.

"Aku pastikan suamiku tidak bisa memberi perintah pada ku," balas Lana tersenyum kecil.

"Aku akan menghitung sampai angka 30, sembunyi lah." Gamian pun mulai menghitung dari angka 1, di saat itu Lana pun langsung mencari tempat persembunyian. Ia harus mencari tempat yang benar-benar aman, jangan sampai suaminya menemukan nya dengan mudah. Karena pastinya suaminya akan memberikan perintah yang aneh-aneh, ia tak mau itu.

"15, 16, 17....

Lana belum juga menemukan tempat persembunyian nya. Detak jantungnya berdetak dengan kencang seolah-olah ia sedang di kejar hantu.

"Ah, dapat." Lana bersorak kecil mendapatkan sebuah pohon berukuran besar yang berjarak sedikit jauh dari posisi Gamian. Batang pohon itu bahkan tigak kali lipat lebih besar daripada tubuh Lana, jadi pastinya ini adalah tempat teraman.

"28, 29, 30. Siap tak siap, aku datang." Gamian membalikkan badannya, melihat sekitaran danau yang sepi. Waktunya berburu, pikirnya.

"Kau dimana, istriku?" tanya Gamian berjalan santai memeriksa semak-semak dan juga tanaman bunga yang rimbun.

Lana terkekeh geli mendengar suara Gamian yang terus memanggil nya. Sudah di bilang, ia pasti akan sulit di temukan. Mari buat suaminya kelelahan.

Beberapa menit kemudian.

Gamian memilih duduk di kursi sebentar, ia sangat lelah dan juga kepanasan. Kemana istrinya bersembunyi? Mengapa sulit sekali di temukan.

"Lana, kau dimana? Aku menyerah," teriak Gamian. Gagal sudah rencananya untuk kembali pada posisi semula dimana Gamian adalah tukang memerintah dan Lana hanya menurutinya saja.

Mendengar teriakan Gamian, Lana menghela nafas lega. Akhirnya ialah yang menang. Lana berdiri berniat pergi ke arah suaminya. Namun, suara semak-semak membuat Lana memperhatikan apa yang bergerak di semak-semak sana.

Lama Lana memperhatikan hingga mengabaikan suara Gamian yang terus menyatakan kalimat menyerah.

Mata Lana terbelalak kaget, tubuhnya kaku, kerongkongan nya pun serasa kering. Penampakan yang ada di depannya membuat ia serasa tak bisa bergerak.

Seseorang dengan stelan pakaian serba hitam sedang menatap nya dengan mata yang meledek. Meski memakai masker, Lana bisa melihat kerutan di mata nya.

Bukankah dia laki-laki yang mengejar Lana di hutan malam itu? Mengapa laki-laki itu bisa ada di sana? Lebih baik Lana segera menemui suaminya, jika tak mau hal berbahaya terjadi padanya.

Lana pun segera keluar dari persembunyiannya berlari menuju Gamian. Jantungnya benar-benar ingin copot rasanya, bagaimana bisa laki-laki itu tahu ia ada di sini? Padahal Lana sudah berusaha melupakan kejadian malam itu, namun mengapa laki-laki itu muncul dan membuat Lana mengingat kembali betapa menyeramkan nya malam itu.

Melihat istrinya yang berlari ke arahnya, Gamian tersenyum puas. "Aku mendapatkan mu," ucap Gamian memeluk Lana.

"Ayo kita pulang," ucap Lana.

"Kenapa? Kau sudah tak sabar untuk menerima perintah ku?" tanya Gamian.

"Ayo pulang, kepala ku pusing."

"Baiklah."

Gamian pun membawa istrinya ke mobil lalu melajukan mobil meninggalkan danau dan juga seseorang yang masih menatap ke arah mobil Gamian yang menjauh.

"Menyenangkan," gumamnya.

_

_

_

_

_

_

_

Maaf telat update 😁

Wah, kira-kira siapa tuh laki-laki?

Mari buat list tersangka di kolom komentar 😅 kayak dulu.

Author tunggu komen Soudzon mu, markonah😅

Typo bertebaran dimana-mana harap bijak dalam berkomentar yah

jangan lupa like komen dan juga vote yah.

tbc.

1
Raji Hamizan
bukanya klo satu ayah jatohnya kk kandung
Bastian Sipahutar
luar biasa
Bastian Sipahutar
Buruk
Kartika Sari
diulang ualang aku teyap suka membacanya
Little Rii: wkwkwk🤭🤭🤭🤍
total 1 replies
ceuceu
hanya ada di novel ga ada bukti pelecehan langsung di nikahi paksa.
ga ada apa cerita lain dari novel yg lain alurnya
Bastian Sipahutar: ini hanya hiburan saja frend
nikmati saja
total 1 replies
Anonim
Bagus kok novelnya. Gk usah di pikirkan kk . Manusia munafik kan kyk manusia bipolar😃
Ooh Ndak Tau
Luar biasa
Rafanda 2018
kejahatan di balas kejahatan mantap mendidik
Suyatno Galih
Mbah akung nya konyol anak ganteng di panggil Ucup, Cecep lagi. parah akung
Suyatno Galih
modus gamian mau ngunyel2
Suyatno Galih
gamian terlalu jail PD Lana kl jd trauma apa LG depresi nahhh br tau rasa nyesel tak berguna lagi, jail kelewatan ngatain istri sendiri bodoh jorok kampungan dll, berpendidikan gak ada tata Krama norak jadinya
Suyatno Galih
lana ingin hidup sendiri di tempat yg sepi dan berteman alam, duhhh miris rasanya. gamian tunggu penyesalanmu
BLACK BUNGLOOON
duh,. jd pengen punya istri yg imut2😆,.
sial ,aku ingat sudah ada satu dirumah 🙄
Wulanda Ciiee Harahap
bagus
Fatim Ummu Ayes
lucu bangettty...... the best dah dek othornya
Fatim Ummu Ayes
gemesss... lucu.... pengen ktawa mulu...
Fatim Ummu Ayes
🤣🤣🤣🤣 kasian mobil mahanya...
Dian Kartika
neng rii in akan lbih seru klaw d tmbah visual dlm stiap novel
biar imajinasi ny smkin pas
G@mbru_Afi
Dikeruk enthong 😂😂
G@mbru_Afi
Lana..lana..bisa aja kamu jahili gemi dg acara kesurupan..lnjutkan 😂😂
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!