NovelToon NovelToon
Mbak Mafianya Mas CEO

Mbak Mafianya Mas CEO

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Action / Cintapertama / Contest / Mafia / Chicklit
Popularitas:629.4k
Nilai: 4.9
Nama Author: Coretan Pena

Darah dibalas dengan darah begitupun nyawa dibalas dengan nyawa dan rasa sakit dibalas dengan rasa sakit.

Tak ada kata kasihan pada diri Lea Meowni,dendam yang ada pada dirinya sudah menutup mata dan hatinya untuk menerima kalau musuhnya adalah papa kandungnya sendiri.

Bagi Lea Meowni atau biasa dipanggil Meow, Air mata mamanya adalah kesakitan untuknya,siapapun yang menyakiti mamanya akan habis ditangannya termasuk papanya sendiri.

Banyak nyawa yang sudah melayang ditangan seorang Lea Meowni tapi siapa sangka demi membalaskan dendam kepada sang papa dia bisa berpura-pura menjadi cewek polos nan lugu.

Lea bertemu dengan CEO kulkas 99999999 pintu yang sangat dingin dan mau menjadi pacar bohongan dari pria itu untuk memperlancar rencananya menghancurkan papanya.

Cinta yang dulu hanya sebuah bohongan kini tumbuh nyata dihati seorang CEO KULKAS.

Bagaimana kisah mereka?
MARKICA( Mari kita baca)

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Coretan Pena, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

LANJUTAN

Ara sudah sadar,dia sekarang sedang memeluk Fano.

"Kamu tenang ya,kamu sudah aman disini." Fano berusaha menenangkan Ara yang masih terlihat ketakutan.

"Aku takut." Ara semakin mengeratkan pelukannya dengan Fano.

"Sayang kamu sudah aman, disini ada papa,Fano,om Rendra sama Zidan yang bisa lindungin kamu.

"Maaf ya paman,Zidan gak termasuk,Zidan bukan orang yang bakal lindungin dia."

"Zidan."

"Apa kak,lo mau marah sama gue,mau mukul gue atau mau nyekik gue layaknya lo yang nyekik Lea? silahkan gue gak takut,itu lebih baik dari pada gue harus jagain dan lindungin dia."

"Zidan jaga mulut kamu."

"Papa sekarang ikut belain dia?" Zidan tertawa hambar.

"Ok silahkan kalian semua mau lindungin dia dan mau marah sama gue,gue gak perduli." Zidan berniat ingin pergi tapi tangannya ditahan sama Fanya.

"Apa lagi ma?"

"Minta maaf sama Ara." Bentak Fanya.

"MAMA GAK TAU RASANYA DIFITNAH SAMA DIA,MAMA GAK TAU RASANYA HARUS DIHUKUM SAMA PAPA BUKAN KARNA KESALAHAN KITA,KALAU DULU YANG PAPA HUKUM ZIDAN DOANG GPP PA,TAPI PAPA JUGA HUKUM KAK JENNI,ZIDAN GAK TERIMA ITU." Zidah sudah tak bisa menahan amarahnya lagi mengingat semua fitnahan Ara padanya.

"Gue gak pernah fitnah lo Dan

"Udah Dan mending kita pergi,semua orang disini gak akan percaya sama omongan kita,ngabisin energi doang,lo tau sendiri kita bukan anak mama papa kalau ada nenek lampir."Jenni menggandeng Zidan yang sudah kesetanan keluar ruangan menuju taman.

"Kenapa gak ada yang percaya sama kita kak?" Tanya Zidan sambil menatap lurus kedepan.

"Kita gak ada bukti makanya mereka gak percaya."

"Ada bukti juga percuma kak."

"Udah gak usah dipikirin,kita nikmatin matahari tenggelam aja tu.

"Terkadang gue mikir kalau gue cuma punya lo."

"Gue juga kadang gitu,cuma lo yang ngertiin gue."

"Jangan tinggalin gue ya kak!"

"Gak akan." Jenni memang lebih dekat dengan Zidan begitupun sebaliknya Zidan yang lebih dekat dengan Jenni dari pada yang lain.

********

Gita sudah tenang setelah Lisa memberi obat Gita bahkan dia sudah tidur sekarang.

"Sayang jangan kaya gini terus mama mohon,mama cuma punya kamu sama Adit." Air mata turun membasahi pipi Lisa.

Ibu mana yang tak sakit hati melihat anaknya depresi seperti sekarang ini,Lisa merasa gagal menjaga Gita apalagi sekarang Darel harus dipenjara,beban yang Lisa pikul semakin berat setelah Adit yang membencinya,ibu kandungnya sendiri.

"Kenapa semua jadi kaya gini,keluargaku hancur." Lirih Lisa sambil masih berurai air mata.

"Maaf ma ini konsekuensi atas semua perbuatan mama." Gumam Adit dari luar pintu yang melihat sang mama menangis pilu.

Sebenci apapun seorang anak kepada orang tuanya tetap saja dia gak akan tega melihat mamanya menangis.

Adit ingin sekali menghampiri sang mama dan memeluknya tapi dia urungkan niat itu karna hanya dengan begini mamanya akan sadar.

******

"Za,maaf ya gara-gara gue persahabatan lo sama Fano jadi hancur."Lea menunduk menatap jarinya yang sedang meremas ujung bajunya.

"Ini bukan salah lo kok,kalau dengan cara ini bisa bikin Fano tau siapa Ara gue gpp,dari pada persahabatan gue aman tapi Fano gak pernah sadar kalau Ara bukan orang baik-baik itu bakal bikin gue lebih sakit."

"Makasih ya."

"Makasihnya masa masih nunduk,gue didepan lo bukan dibawah,sayang loh muka seganteng gue dianggurin."

"PD banget ya lo."

"Tapi gue mau nanya,lo ataupun anak Beyond dan Cat gak nusuk Ara benerankan?"

"Kita malah gak tau sama sekali kalau Ara ada yang nusuk,kita tau karna Fano dateng kerumah gue dan langsung nyekik gue sambil nuduh gue nyuruh orang Beyond nyelakain Ara."

"Fano nyekik lo?"

"Iya,untung Zoe sama yang lain keluar kalau ngak bisa lewat gue kayaknya."

"Emang bang*at si Fano,gak cari tau dulu main cekik orang aja."

"Udah gpp,toh gue gpp juga kok."

"Tapi gue penasaran lo cemburu ngak kalau Fano sama Ara."

"Cemburu? ya ngaklah,gue ini cuma pacar bohongan dan gue gak ada rasa apapun sama Fano,apalagi setelah kejadian ini rasanya gue malah benci sama dia,gue cuma berharap Zoe,Jebi sama Jadu gak masukin Fano kedaftar musuh mereka."

"Lo takut Fano dicelakain sama mereka?"

"Gue si masa bodo mau Fano diapain juga cuma gue gak mau aja tangan sahabat gue kotor karna nyentuh baji*gan kaya Fano."

'Kayaknya Lea benci banget sama Fano.'

"Terus sekarang apa rencana lo?"

Lea tak menjawab,perhatiannya teralih pada 2 orang yang baru masuk kecafe. Reza mengikuti arah pandang Lea dan menemukan Jenni dan Zidan diambang pintu.

"Kak Jenni,Zidan sini gabung." Lea memanggil Jenni dan Zidan sambil melambaikan tangan dan disambut oleh Jenni dan Zidan dengan mereka menghampiri Lea dan Reza.

"Za,kok lo disini?" Tanya Jenni yang bingung kenapa Reza bisa berduaan sama Lea dicafe.

"Emang salah gue mau makan berdua sama pacar sendiri?" Tanya Reza sambil merangkul Lea.

"Ish malu tau." Lea menurunkan tangn Reza dengan sangat lembut.

"Kak kita jadi nyamuk,apa kita pura-pura pacaran aja kak biar kaya double date gitu." Usul Zidan.

"Ide bagus,ok mulai sekarang kita pacaran,ntar selesai makan kita putus,setuju?"

"Setuju." Jawab Zidan semangat."

"Yang,mereka mulai kapan eror?" Tanya Lea dengan muka bingung.

"Udah biasa gitu yang,kamu maklumin aja."

"Yang kamu mau makan apa?" Tanya zidan sambil membolak balikkan buku menu.

"Kamu pasti tau makanan kesukaan aku apa."

"Ok aku pesenin dulu." Zidan memanggil pelayan dan memesan makanan.

"Yang kita gak boleh kalah,kita harus lebih uwu." Pinta Lea pada Reza.

"Iya sayang,kamu kalau makan jangan belepotan dong,sengaja ya biar aku lapin mulut kamu?"Reza mengelap sudut bibir Lea dengan penuh perasaan sambil menatap mata Lea.

"Eh bentar uwu perkara makanannya bentar dulu nunggu makanan kita dateng." Pinta Zidan.

"Elah mau uwu ada peraturannya segala." keluh Reza.

"Udah gpp yang,aku pesen makan lagi aja biar sama."

"Kamu mau makan apa lagi yang?"

"Rainbow cake." Ucap Lea dengan mata berbinar dan muka babycat andalannya.

"Ini udah malem yang,kamu gak takut gemuk?"

"Itu kamu yang gak mau punya pacar gemuk iya kan,kamu gak kuat gendong aku kalau aku gemuk?" Cerocos Lea persis beo.

"Bukannya aku yang gak suka kamu gemuk tapi kemaren kamu bilang mau diet,kalau makan cake ntar gagal dietnya gimana,kamu juga yang sedih."

"Gak mau tau,mau rainbow cake."Lea kembali mengeluarkan jurus babycat andalannya.

'Tahan Za tahan.'

"Yang lain aja ya."

"Gak mau,kamu mah jahat."

"Nah loh Za ngambek tu." Goda Jenni.

"Yaudah iya aku pesenin ya tapi jangan makan banyak-banyak ok."

"Really?"

"Yes baby.," Reza memesankan rainbow cake permintaan Lea.

"Makasih sayang,kamu emang yang terbaik."Ucap Lea girang sambil memeluk Reza.

'Kayaknya Lea bahahia banget sama Reza,beda banget pas sama kak Fano,kaya terpaksa gitu.'Batin Jenni.

"Lea lo gak marah sama kita berdua?" Tanya Jenni sambil menunjuk dirinya dan Zidan.

"Marah kenapa? kalian gak adà salah sama gue kenapa gue harus marah?"

"Ya tadikan kak Fano-."Zidan belum selesai ngomong Lea sudah memotong ucapan Zidan.

"Itu Fano bukan kalian,jujur kalau ditanya marah gak sama Fano gue jawab marah tapi bukan berati gue harus benci sama keluarganya juga kecuali kalau keluarganya jahat sama gue juga baru gue bakal marah sama keluarganya,selama kalian gak cari masalah sama gue ya ngapain juga gue marah." Jelas Lea panjang lebar.

"Makasih ya,kak Fano pasti bakal nyesel udah nyia-nyiain lo."

"Pasti itu,apa lagi pacarnya yang sekarang sahabatnya sendiri."Jawab Reza.

"Tapi gue lebih setuju kak Lea sama kak Reza si dari pada kak Fano."

"Gue juga."

"Kita dapet pendukung baru yang."

"Iya yang."

Makanan mereka sampai bersamaan dan mereka lanjut makan.

*****

"Suruhan siapa lo? berani banget lo fitnah Beyond,bosen hidup lo?"

BUGH

1 bogem mentah melayang kewajah preman itu.

"JAWAB."

BUGH

"Gue cuma disuruh sama Ara buat memfitnah Lea dan beyond."

BUGH

"Gue udah jawab jujur kok masih dipukul."

"Itu balasan lo udah fitnah Lea sama Beyond.

BUGH BUGH BUGH BUGH BUGH BUGH BUGH

Orang itu tetep memukuli semua preman membabi buta.

**********((((((((())))))))))*********

...BERSAMBUNG...

1
Dewi Agustin
Luar biasa
Jalitong Jalitong
thot cerita mu kok gitu,,,masa seorang mafia gug peka,,,di kasih makanan gug curiga sama sekali,,padhal pda saat fano dan ayah nya dia langsung thu klau miniman fano di kasih obat,,,
Jalitong Jalitong
thor kayak aneh dengan judul nya,,,kta2 mbak sama mas kan yg ada du indonesia,,,tpi di cerita ini kok di paris,,,trus ngomong nua lo sama gua,,itukan aneh,,
Cintiyakusuma ningrum
bagus kk seruh juga cerita nya
Rhinduku Ghenio
cerita terlalu kesana sini ribet.. bingung saya bacanya..
elena
ceritanya bagus
tapi jangan pakai saya kamu kesannya kaku
saran aja sich✌️
Desi Lahat
lanjut thor
Eliya riyanti
astaga gita kanibal gitu
Syahrudin
tolong di ubah sedikit alur ceritany berilah sedikit kebahagiaan buat mew dan keluarganya, jgn trs"an sedih
Syahrudin
sy sgt stju thor, kanjut dg semangat💪💪💪
Syahrudin
wah si fano gada kapok"nya y, ktnya bucib sama dea tp mlh berani bawa cewe kedpn dea, cari manpus lu fan
Syahrudin
lanjut kk
G
lanjut trus thooorrrrrrr
Juwairiyah Abdul Ghoni
kok aku tdk bisa lanjut baca cerita ini ya... apa ada yg salah
Juwairiyah Abdul Ghoni
jangan lama2 liburnya, lanjut cerita selanjutnya, smangat
Juwairiyah Abdul Ghoni
monoton
Juwairiyah Abdul Ghoni
ceritanya sangat menarik, cuma monoton dan membosankan
Heria Wita
lanjut dan semangat ya thor
Maulai7
awalnya pura pura tp lama lama lupa dengan kepura-puraannya..
nur afnyar
yg penting pembacanya ngk ikutan gila 🤣🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!