NovelToon NovelToon
Gawat! Aku Punya Anak Dari Musuh Sendiri!

Gawat! Aku Punya Anak Dari Musuh Sendiri!

Status: sedang berlangsung
Genre:Time Travel / Diam-Diam Cinta / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:10.5k
Nilai: 5
Nama Author: riri-can

Karena terlalu lelah dengan urusan skripsi, Ayara pingsan dan saat terbangun Ayara mendapati dirinya berada dikehidupan dimasa depan.

Dimasa depan Ayara menikah dan bahkan sudah memiliki seorang anak laki-laki tampan, tetapi yang membuat Aya ingin pingsan kembali adalah Ayara menikah dengan musuhnya saat di bangku kuliah, pria tampan bernama Guzelar adalah suaminya dimasa depan.

Guzelar pria tampan yang suka menghinanya dan mengatainya wanita tidak benar karena saat di bangku kuliah Ayara suka gonta-ganti pacar hampir setiap hari, bagaimana bisa dimasa depan Guzelar menjadi pria yang lembut dan manja serta bucin padanya?.

Bagaimana Ayara bisa mengatasi semuanya dimasa depan? Menghadapi Guzelar versi bucin dan menerima fakta jika mereka sudah memiliki anak? Ikuti terus perjalanan Ayara dimasa depan! Selamat membaca.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon riri-can, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bertemu Masa Lalu?

Beberapa hari kemudian, suasana di dalam kediaman besar keluarga Maximilian terasa jauh lebih tenang, damai, dan dipenuhi kehangatan keluarga. Setelah drama ngambek ala sang anak usai, hari ini Ayara sudah memiliki agenda penting yang jauh-jauh hari telah ia rencanakan, berbelanja di salah satu mal terbesar di kota ini bersama sahabat karibnya, Tiara.

​Tentu saja, izin dari sang suami tidak didapatkan dengan cuma-cuma. Guzelar sempat memberikan syarat mutlak sebelum melepas istrinya pergi yakni Ayara harus rela dikawal oleh beberapa pengawal tepercaya dari jarak jauh demi keamanannya.

​Kini, di sinilah mereka berdua berada. Melangkah berdampingan di koridor mal yang mewah, menikmati waktu luang bersama.

​"Sebenarnya, kapan sih perkiraan kamu melahirkan, Tiara? Ngeri banget rasanya kalau lihat perut buncit kamu yang besar gitu, jalannya keliatan susah!" ringis Ayara tanpa filter, menatap ngeri perut besar sahabatnya.

​Tiara tertawa kecil, menepuk pelan perut buncitnya. "Perkiraan dokternya sih sekitar sebulan lagi, Sayangku. Kemarin-kemarin itu ya, dua ibu mertua rese itu yang bikin darah tinggi lagi! Mana sempat bilang nggak boleh keluar rumah pas hamil besar, katanya pamali lah, apalah! Heran banget deh sama mereka berdua, kelihatannya aja agamis tapi kok pikirannya masih percaya takhayul pamali-pamali melulu. Untung banget ada Mas Faraz yang belain aku!" keluh Tiara kesal.

​Ayara menggelengkan kepala pelan mendengar curhatan sahabatnya. "Ya, wajar aja kalau mereka ngomong begitu kan buat kebaikan kamu juga, Tiara. Lagian, ibu hamil besar itu harusnya banyak istirahat yang cukup di rumah, ini malah asyik ngajakin jalan-jalan ke mal," omel Ayara dengan nada tajam khasnya.

​"Mau gimana lagi, Ayara? Aku tuh udah stres level dewa dapat mertua modelan begitu!" dumel Tiara geregetan.

"Bukannya aku nggak paham soal agama ya, tapi masa tiap hari kerjanya ceramah mulu, nyinyirin urusan rumah tangga orang! Kalau bukan karena mereka itu mertuaku, udah dari dulu ku sumpal mulutnya pakai sandal jepit!"

​Sebagai sahabat dekat, Ayara sangat tahu beberapa hari terakhir ini seluk-beluk rumah tangga Tiara. Tiara menikah dengan seorang pengusaha sukses bernama Faraz. Hanya saja, keluarga besar suaminya menganut poligami. Ayah mertua Tiara diketahui memiliki tiga orang istri, di mana istri pertama adalah ibu kandung Faraz, sementara istri kedua dan ketiga tidak dikaruniai anak. Faraz sendiri adalah anak tunggal kesayangan.

​Masalahnya, kedua ibu mertua tirinya itu sangat cerewet dan hobi ikut campur. Mereka sering datang ke rumah Tiara hanya untuk menggurui dan mencari-cari kesalahan, berbanding terbalik dengan ibu mertua utamanya yang bersikap sangat santai, hangat, dan humble. Sesungguhnya, Tiara sering kali penasaran mengapa ibu mertua utamanya bisa bertahan hidup dimadu hingga puluhan tahun lamanya. Namun, demi menjaga etika, ia memilih menahan diri tidak bertanya.

​Menikah dengan Faraz memang mengubah Tiara menjadi wanita yang jauh lebih sabar dan belajar banyak tentang etika pernikahan. Tiara sangat bahagia bersuamikan Faraz karena pria itu selalu pasang badan melindunginya dari serangan ibu-ibu tirinya. Seperti hari ini, meskipun sempat ditentang habis-habisan oleh kedua ibu tirinya, Faraz tetap mengizinkan Tiara berbelanja demi menyenangkan hati sang istri. Bagi Faraz, kebahagiaan Tiara adalah segalanya.

​Beberapa jam berlalu dengan cepat. Keduanya menghabiskan waktu berkeliling dari satu butik ke butik lain. Sebagian besar barang yang dibeli Tiara tentu saja perlengkapan bayi untuk menyambut buah hati mereka. Mengetahui jenis kelamin bayi Tiara adalah perempuan, Ayara pun ikut antusias membelikan hadiah baju-baju kecil yang sangat manis. Bahkan, kedua sahabat itu sempat bercanda gurau berencana menjodohkan anak mereka kelak meskipun pada akhirnya mereka tertawa dan sepakat jika nanti kelak anak mereka tidak berjodoh, hal itu sama sekali bukan masalah besar.

​"Ayara, aku mau ke toilet dulu sebentar ya. Tolong pesanan minuman kita di café samain saja ya, pesenin seperti biasa!" pamit Tiara sambil memegang perut buncitnya.

​"Iya, buruan ya! Jangan lama-lama, kebelet pipis lagi kan?" balas Ayara mengingatkan.

​Setelah Tiara berbelok menuju area toilet, Ayara memutuskan berjalan santai seorang diri sambil menunggu. Namun, baru beberapa langkah ia menjauh dari area sekitar, tiba-tiba sebuah tangan kekar mencengkeram pergelangan tangannya dengan kasar dan menariknya masuk ke dalam lorong servis mal yang sepi.

​Grep!

​"Ehh, apa-apaan nih?!" kaget Ayara spontan memberontak.

​Begitu ia berhasil melepaskan cengkeraman dan mendongakkan kepala, bola mata Ayara sontak membelalak lebar. Jantungnya mendadak berhenti berdetak sedetik.

​Di hadapannya saat ini, berdiri sosok pria yang sangat ia kenal, seseorang yang wajahnya sudah lama terkubur rapat dari kehidupannya, sosok pria masa lalu yang pernah menorehkan luka paling dalam di hatinya.

​"Lama tidak berjumpa, Ayara..." sapa pria itu dengan senyuman miring yang mengerikan.

Bersambung...

Siapa dia? Ada yang bisa nebak?

1
Ita Putri
mike
Hadi Mulyono
biadab banget ayah ayara ..jadi kuat ayara balas dendam .aku kok pingin ayara bisa bela diri .hajar keluarganya yg jahat
mimief
ternyata yg bikin dia hancur bukan mike.
tapi dari orang yg paling dia cintai .
yg dikira jadi pelindung dia
😔🥹🥹🥹
Anbu Hasna
ketiduran di ruang laundry 🫣🫣
mimief
saudara tirinya ya?🥹🥹🥹
mimief
sering Thor...
sayang akal sehat selalu mengalah. Karena jajan nya aku banyak. kalau kabur susah ntar jajan nya🤣🤣🤣🫣
It's me Ri🥕
Wkwkwk... Ayara emang suka benget ngerjain orang, tapi ga boleh ditiru yaa🤭
It's me Ri🥕
Tania nya belom mau cuti kak😭
mimief
dasar Ayana...kasian bapak bapak dikerjain.
nanti suaminya marah besar itu istri kesayangan nya main ditarik ajaa🫣🫣🤣
Anbu Hasna
kirain beneran jadi sekertaris. kasihan Tania lagi hamil besar disuru kerja
Mia Camelia
banyak rahasia ingatan yg belum terungkap nih🤔
Hadi Mulyono
guziler perlu di bawa ke uya kiya biar di hipnotis tar kan jujur ngomongnya😄
mimief
iy kan,laki laki tuh aneh. buat nyari perhatian kita tuh ngelakuin segala cara🤣🤣🤣.
seenggaknya dia inget akyu
eh ..kok cyiin nya kebawa lagi thor🤣🤣
mimief
masa lalu adalah cerminan masa depan kita
mimief
kyk dihipnotis kl yaaa....🥹🥹🥹
biar trauma nya terputus
Mia Camelia
mungkin duanda nyiksa ayara pas lagi hamil muda 🤔🤔🤔
Hadi Mulyono
emang nanti Gabriel mati?
Hadi Mulyono
ayara ayo semangat balas lah dendammu
mimief
pantesan mereka sebegitu benci nya.
anak pertama mereka??🥹🥹🥹
mimief
kalau kata di didrakor fix me..
meminta pertolongan adalah langkah pertama kita mau sembuh
jadi ga usah takut dan malu...
ayo kita sembuh bersama
It's me Ri🥕: Benar kak, semakin bungkam maka akan semakin sulit untuk sembuh 🥺
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!