NovelToon NovelToon
Semuanya Palsu

Semuanya Palsu

Status: sedang berlangsung
Genre:Horor / Sci-Fi / Misteri
Popularitas:96
Nilai: 5
Nama Author: likaa0_0

Rey adalah manusia yang diubah menjadi anomali-monster kanibal yang sengaja dijadikan tameng oleh para penjajah halus di Paradise. Menganggap nasibnya sebagai hukuman atas dosa masa lalu, ia menemukan sosok yang ia anggap sebagai ibu keduanya. Namun, kasih sayang Dwi ternyata hanyalah manipulasi. Perlahan, jati diri dan kewarasan Rey dihancurkan hingga melahirkan The Luna, seorang psikopat yang rela mempertaruhkan sisa kemanusiaannya demi melindungi Dwi dari hukuman mati.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon likaa0_0, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

chapter 26 akhir semuanya palsu dan identitas baru

Putra segera membuka lipatan kertas itu secara perlahan. Di dalam kertas tersebut berisi pesan terakhir dari Liza, serta alasan mengapa ayahnya berselingkuh.

"Putra, anak yang paling Mama sayangi.

Mama minta maaf. Mama tidak bisa menemani Putra di dunia ini lagi. Maaf jika selama ini Mama sering memarahimu. Tapi percayalah, Mama selalu menyayangimu, di mana pun Mama berada.

Mama juga minta maaf karena selama ini sering membohongi Putra sejak awal SMA. Mama selalu mengatakan Ayah jarang pulang karena sibuk bekerja. Sebenarnya, Ayahmu memang bekerja di tempat yang jauh, tetapi di sana ada wanita lain yang membuat Ayahmu terpikat. Mereka menjalin hubungan secara diam-diam hingga memiliki seorang anak bernama Eva Velisia.

Selama ini Mama mengatakan Ayahmu sibuk bekerja karena Mama tidak ingin Putra mengetahui kenyataan tersebut. Mama hanya ingin melindungimu agar Putra tidak ikut menderita karena perbuatan Ayahmu.

Jika Putra membaca surat ini, Mama hanya berpesan: jaga dirimu baik-baik dan jadilah anak yang baik.

Mama akan selalu menyayangi Putra.

—Mama"

Putra yang membaca surat pesan terakhir itu seketika terdiam. Air matanya perlahan menetes setelah memahami setiap kata yang dituliskan oleh mamanya.

“Jadi… ini alasan sebenarnya kenapa Mama selalu terlihat tertekan setiap kali Ayah mulai lembur.”

Putra berdiri perlahan, lalu mengusap air matanya dengan punggung tangan.

“Pantas saja setiap pulang ke rumah, sikap Ayah selalu berubah dingin… dan tega memukuli Mama sampai babak belur.”

Putra mendongak. Tatapannya tertuju pada tubuh Liza yang masih tergantung di hadapannya.

Dadanya terasa sesak. Kesedihan yang sejak tadi ia tahan perlahan berubah menjadi amarah. Rasa benci dan dendam terhadap apa yang telah dilakukan ayahnya kepada sang mama semakin memuncak.

Putra tidak ingin terus memendam perasaan yang begitu menyakitkan itu. setelah itu Ia segera bergegas menuju kamar Liza untuk mencari ponsel. Setelah menemukannya, Putra langsung menghubungi ayahnya menggunakan ponsel milik Liza.

Tut...Tut...

Panggilan itu langsung ditolak. Putra kembali menelepon Namun, hasilnya tetap sama.

Panggilan kedua ditolak, Ketiga, Keempat, Hingga lima kali.

Tidak ada satu pun panggilan yang dijawab.Putra akhirnya berhenti mencoba. Dengan tangan yang masih sedikit gemetar, ia segera menghubungi polisi.

“Halo. Ini dari unit kepolisian. Ada yang bisa kami bantu?”

......................

Di rumah Arhan dan Desy, keduanya sedang berduaan di ruang tamu. Mereka saling berpelukan tanpa menyadari apa yang sedang terjadi di luar rumah.

Tiba-tiba...

BRAK!

Pintu rumah mereka ditendang hingga terbuka. Beberapa polisi langsung masuk secara paksa.

Arhan dan Desy sontak menoleh dengan wajah terkejut.

“Polisi?! Apa-apaan ini?” tanya Arhan panik.

Tanpa membuang waktu, beberapa polisi segera bergerak menghampiri mereka. Arhan dan Desy ditiarapkan, lalu tangan mereka diborgol.

“Kami menerima laporan bahwa Bapak telah melakukan kekerasan dalam rumah tangga terhadap istri sah Bapak,” (ujar salah satu polisi yang menahan Arhan)

Arhan langsung membantah.

“Istri?! Istri saya ada di samping saya!”

“Bapak bisa menjelaskan semuanya nanti di pengadilan.”

Polisi kemudian membantu Arhan dan Desy berdiri sebelum menggiring mereka keluar dari rumah. Namun, saat berada di dekat pintu, Desy tiba-tiba memberontak.

“Lepaskan aku! Biarkan aku bersama bayiku!”

“Tidak! Kami akan membawa ibu dan anak ibu nanti. Tapi untuk saat ini, ibu harus berpisah dulu!”

Desy terus memberontak.

“Aku harus bersama bayiku!”

Dengan kedua tangan yang sudah terborgol di belakang, Desy tiba-tiba berhasil melepaskan diri. Ia berlari menuju kamar. Namun, baru beberapa langkah...

Salah satu polisi segera mengarahkan alat kejut listrik kepadanya.

BZZTT!!

Tubuh Desy seketika tersentak dan kehilangan tenaga Ia mulai kehilangan keseimbangan kemudian terjatuh. Salah satu polisi dengan cepat menangkap tubuhnya sebelum kepalanya membentur lantai.

Setelah berhasil mengendalikan keduanya, para polisi kembali menggiring Arhan dan Desy keluar dari rumah.

Di halaman rumah, Putra sudah berdiri menunggu Tatapannya dingin. Wajahnya nyaris tanpa ekspresi, hanya menyisakan senyum datar ketika melihat Arhan dan Desy dibawa keluar oleh polisi.

Arhan terdiam sesaat.

“Kamu…”

Putra tidak menjawab. Arhan dan Desy terus digiring menuju mobil polisi.

Sebelum masuk ke dalam mobil, Arhan menoleh kepada Putra dengan tatapan penuh kemarahan.

“DASAR ANAK DURHAKA! Lihat saja, kamu akan celaka!”

Polisi segera mendorong Arhan masuk ke dalam mobil.

Brak!

Pintu mobil tertutup keras. Putra tetap diam. Ia hanya menatap mobil itu dengan tatapan dingin dan senyum datarnya.

Beberapa saat kemudian, terdengar suara tangisan bayi.

“Oek… oek…”

Putra menoleh Tangisan itu berasal dari Eva yang sedang digendong oleh salah satu polisi.

Putra hanya memperhatikan ketika bayi itu dibawa masuk ke dalam mobil polisi.

Tak lama kemudian, seorang polisi menghampiri Putra.

“Permisi. Dek, kamu boleh ikut bersama kami ke pengadilan.”

Putra terdiam sejenak sebelum akhirnya mengangguk.

“Baiklah, Pak Polisi.”

Polisi tersebut kemudian berjalan menuju mobil. Putra mengikutinya dan masuk ke dalam mobil bersama para polisi, Tak lama kemudian, mobil itu pun bergerak meninggalkan rumah menuju pengadilan.

1
Dian Dian
good job👍
likaa: makasih kak😄
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!