NovelToon NovelToon
Kematian Tanpa Nama

Kematian Tanpa Nama

Status: tamat
Genre:Horor / Iblis / Rumahhantu / Tamat
Popularitas:181.3k
Nilai: 5
Nama Author: novita jungkook

Zora pulang ke kampung halaman Setelah sekian lama tinggal di kota, kepulangan dia kali ini tentu untuk merawat orang tua yang sudah begitu lanjut usia dan hanya Dia anak yang dimiliki oleh keluarga tersebut.

Rumah yang begitu besar dan terkesan begitu menyeramkan sekali bila hanya dilihat dari luar, tapi ternyata bukan hanya di luar dan di dalam telah menyimpan misteri yang begitu mengerikan sekali, bahkan Zora sama sekali tidak menyangka bahwa itu semua bersangkutan dengan dirinya.

Apa yang terjadi dengan rumah itu?

Apa kah Zora bisa bertahan?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon novita jungkook, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 28. Ayah Melisa

"Mereka tampak nya sudah biasa melakukan hal seperti itu." Zayn menatap Arya dengan serius.

"Kalau menurutmu sendiri Ini adalah pesugihan atau karena warisan leluhur?" Arya bertanya pendapat lawan bicara dia.

''Aku tidak bisa menebak kalau untuk soal itu, selain mereka memang kaya tapi di dalam rumah itu juga seperti ada dendam yang begitu membara.'' Zayn memang merasa ragu.

''Tapi Kalau menurut aku ini seperti sebuah warisan leluhur yang memakan semua nyawa.'' Felix membuka suara ketika dia baru saja sampai di rumah.

''Kekuatan leluhur masih terus meminta tumbal meski era sudah semakin maju?'' Arya bertanya ulang kepada ponakan dia sendiri.

Felix mengangguk karena dia berpikir bahwa mungkin memang keluarga Zora itu memiliki sesuatu yang tidak biasa seperti warisan leluhur, sebab sepertinya ini sangat membara di dalam diri para iblis yang sudah lama meninggal dan mereka tidak rela bila mati sendirian sehingga para iblis itu terus-menerus meminta tumbal kembali yang ada di dalam rumah tersebut.

Kalau dugaan Felix memang benar maka itu tidak akan pernah berhenti sebelum keluarga itu meninggal semua, mesti nanti Zora berhasil melahirkan anak maka anak itu juga akan terus mendapat gangguan karena warisan leluhur seperti ini akan terus berlanjut sampai turunan itu kemudian habis secara sendiri atau di hentikan oleh orang lain.

Namun menghentikan dendam yang menyala tentu saja bukan hal mudah, Sebab mereka telah menjadi korban sehingga mau tidak mau akan terus mencari korban lagi untuk memadamkan api dendam yang ada, ibarat kata mereka tidak ingin menjadi korban sendirian sehingga mereka akan terus meneruskan kepada yang keturunan selanjutnya.

Tante Rika adalah orang yang sangat Felix curigai saat ini, sebab wanita itu terlihat begitu menyimpan banyak rahasia dan kemungkinan tersebut dia yang mengetahui bagaimana warisan leluhur ini bisa menghantui seluruh keturunan dan bahkan sampai mengambil nyawa juga, semua rahasia itu pasti tersimpan di dalam mulut wanita setengah baya tersebut.

Tapi ini malah berlanjut juga kepada orang lain yang bekerja di rumah itu, Arya perlu mencurigai dan mereka sepenuhnya harus bekerja sama juga agar bisa mengungkap masalah tersebut, Arya tidak akan mengambil kasus itu dari Felix karena dia juga akan melihat sendiri bagaimana keponakan dia menangani kasus yang akan dia pegang.

Pangeran ular hanya akan menemani dan membantu sedikit demi sedikit bila Felix sedikit kesusahan, info seperti ini akan berserakan di mana-mana dan mereka harus bekerja sama agar bisa mendapatkan info dalam waktu yang singkat dan mengungkap apa sebenarnya yang telah terjadi di rumah yang penuh misteri itu.

''Kita mulai dari orang yang mengenal keluarga itu.'' ujar Arya.

''Mereka adalah orang lama di desa ini, namun mereka memang jarang sekali keluar dan berbaur dengan para tetangga.'' ucap Zayn.

''Tapi tapi ada yang sedikit mengetahui tentang kisah itu, karena sepertinya warga sini pernah ada yang bekerja di rumah milik keluarga Zora.'' Arya sedikit demi sedikit mulai bisa mengingat.

''Nanti aku juga akan keluar untuk mencari info.'' Felix ingin bertanya kepada para tetangga yang kemungkinan bisa tahu.

''Kalau begitu aku pamit dulu karena akan mengurus masalah ini.'' Arya segera bangkit berdiri.

''Ya, tolong kau dampingi Felix karena aku yakin hanya kalian berdua yang mampu.'' Zayn ingin bila Arya saja yang mengurus masalah ini bersama dengan Felix.

''Kau tidak usah cemas karena aku juga sedang tidak ada pekerjaan sehingga bisa membantu dia untuk mencari tahu tentang keluarga itu.'' Arya sanggup dan dia menerima pekerjaan tersebut.

Zayn merasa senang dan dia tidak merasa cemas lagi bila Felix pergi sendirian untuk mengurus masalah yang telah mereka terima, sebab sudah ada area yang mendampingi sehingga dia yakin bahwa tidak akan ada yang bisa mencelakai atau bahkan menghasut Felix untuk pergi ke jalan buruk, jujur saja ustad ini masih takut bila sang anak nanti akan terkena pengaruh gangguan iblis.

...****************...

"Dari mana saja kau, Melisa!" Bu Darmi menegur sang anak karena jam segini dia baru pulang.

''Biasa lah, habis ngumpul sama teman di warung sana lho cuma.'' Melisa menjawab sambil mengambil sapu.

''Gosip saja kerja kau itu dengan teman-teman, aku yang sudah tua seperti ini saja jarang bergosip.'' Bu Darmi terus saja menggerutu.

''Bukan gosip, itu warga lagi heboh karena keluarga Mbak Zora mendadak saja langsung memanggil Ustad datang ke rumah.'' Melisa berusaha untuk menjelaskan.

Bu Darmi yang mendengar hal itu tentu saja menjadi kaget dan dia menatap sang putri dengan tatapan begitu tajam, diri merasa heran dan dia merasa tidak salah berbicara namun kenapa Bu Darmi menatap dia seolah ingin menelan hidup-hidup seperti itu.

''Apa?'' Melisa jadi bingung dan mulai merasa takut.

''Jangan pernah ikut campur dalam keluarga itu karena aku tidak mau kejadian lama terulang kembali.'' Bu Darmi dengan tegas melarang sang anak.

''Memang nya benar ya kalau Ayah meninggal karena kejadian di rumah itu?'' Melisa memberanikan diri untuk bertanya.

Bu Darmi sama sekali tidak menjawab dan dia hanya terdiam dengan pandangan begitu jauh menerawang mengingat semua kejadian yang telah lama berlalu, bahkan meski kejadian itu sudah sangat lama namun tetap hati ini terasa begitu sesak bila teringat kejadian itu kembali.

''Andai saja Ayah mu itu tidak kerja di sana maka sudah pasti saat ini dia ada di sisi kita.'' Bu Darmi berkata dengan suara pedih.

''Ibu jangan sedih ya.'' Melisa duduk mendekat.

''Bagaimana mungkin aku tidak sedih bila mengingat kejadian itu, Melisa? dia berpamitan untuk pergi kerja namun ketika pulang aku tidak pernah bisa menyambut dia lagi.'' Bu Darmi mengusap air mata yang meluncur.

''Jadi Ayah meninggal karena apa?'' Melisa memang belum tahu secara pasti.

''Sampai saat ini aku juga tidak tahu dia meninggal karena apa, sebab ketika para warga mengetahui maka jasad ayah mu itu sudah membusuk.'' kenang Bu Darmi.

''Ya allah!'' Melisa menutup mulut dia sendiri karena sangat kaget.

''Rasanya aneh sekali bila mereka sama sekali tidak mengetahui bahwa tukang kebun mereka meninggal dunia di halaman belakang.'' ucap Bu Darmi.

''Kenapa saat itu Ibu tidak lapor polisi?'' tanya Melisa.

Bu Darmi menggeleng karena dia hanya orang yang tidak berpunya dan lawannya adalah orang yang memiliki kekuasaan serta uang berlimpah, bahkan saat itu polisi juga datang ke sana dan dengan tegas mengatakan bahwa kematian suami Bu Darmi adalah akibat tidak sengaja terkena hantaman pisau mesin rumput yang dia pakai untuk bekerja hari itu.

Selamat sore besti, jangan lupa like dan komentar kalian semua buat cerita autor Novita Jungkook ya.

1
Itel A70 4/128
terima kasih thor🙏
Apriyanti
terimakasih.thor 🙏
azami muhammad
seru juga ya
V3
aku tunggu kisah yg lain nya kak 🤗
V3
ini rumah nya kn sdh di BAKAR sama Purnama , trs knp bisa orang-orang pada melayat kerumah Susi ❓🤔❓🤔
aneeeeh bgt yaaaa 🫣❓
Fiyan Ayu
mungkin mak othor lg kurang konsen y maakk..kan rumahnya udh dibakar sama Ratu Ular..tp gpp q tetep penggemar karya²mu thor😘😘😘..ditunggu kisah selanjutnya
༶•┈┈⛧┈♛ 𝑅𝑖𝑠𝑘𝑎𝑎𝑎 ♛┈⛧┈┈•༶
seperti biasa kak karyamu luar biasaa, aku gak akan pernah bosan dengan ceritamu, semangat kak aku tunggu ceritamu lagii lope-lopee sekebonnn...
Siti Sarifah
selamat siang author....karya author membuat kami pembaca semangat.... terima kasih author,sehat selalu dan semangat berkarya untuk menghibur kami semua 🙏🙏🙏
ALVERA NA USER FACEBOOK INDONESIA 07//09//19
pokoknya masih bnyak² ya mak othor dgn memanjakan para penggemarmu dgn kisah yg keren²,sukses selalu Aamiin
putri wahyu
pagi jg Bess..
mksh atas cerita2 yg sudah othor buat yg selalu bikin sedih,ketawa,deg degan aah pokoknya campur aduk,di tunggu karya2 selanjutnya,, semangat 💪💪👍
Nindiana Anasya
akhirnya berakhir juga pertempuran d Ngan iblis darah ini. semoga aja kedepannya jngan da iblis yg memfitnah para member
Ayuk Witanto
rumahnya kan udah di bakar ya Mak...apa masih bisa di tempati.atau cuma di taruh di depan
Ayuk Witanto
Alhamdulillah....tapi nanti bisa balik lagi gak
Betri Betmawati
bukannya rumah Sucipto udh dibakar purnama kok tiba-tiba rumah ada lg
membingungkan
MiilaaManurung
ga akan pernah bosan💪💪
Nurr Tika
💪 untuk berkarya tho
ismi
maaf ni thor bukannya rumahnya keluarga sucipto sudah dibakar oleh purnama,,lah ini kok masih berdiri megah ...ini aurhorbya typo apa ada rumah yg lain👃👃👃👃👃
Laila Amalia
sangat bagus ...
Laila Amalia
akhirnya tamat...
makasih bnyk Thor..
Di tunggu cerita selanjutnya
Eli Rahma
pagiiii othorrr
udah tamat aja nih..mksh..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!