NovelToon NovelToon
Nona Cantik Psycho

Nona Cantik Psycho

Status: sedang berlangsung
Genre:Idola sekolah / Balas Dendam / Misteri
Popularitas:1.5k
Nilai: 5
Nama Author: oell

Seorang gadis cupu bernama Kiara dibully habis -habisan disekolah,tapi siapa sangka dibalik diamnya dia menyimpan sisi gelap yang mengerikan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon oell, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Angel?

...Vanes Hari ini berulang tahun yang ke tujuh belas, dia ingin mengadakan pesta nya di sebuah hotel yang cukup terkenal, tentu saja orang pertama yang di undang nya adalah Kiara, dia ingin ulang tahun nya kali ini bisa di ingat seumur hidup nya....

..."Kamu datang ya, please..." Vanes menyatukan kedua tangannya memohon kepada Kiara....

..."lya...iya... Kamu sekarang jadi bawel ya, emang kenapa sih kalo aku gak ikut, kan gak akan mempengaruhi pestanya" ucap Kiara....

..."Tentu aja berpengaruh, itu berpengaruh terhadap perasaan ku, kalo kamu gak datang, aku gak usah jadi deh pestanya" ucap Vanes cemberut....

..."Iyaaa sayangku, aku pasti datang" balas Kiara memeluk erat Vanes....

...Wajah Vanes bersemu merah gembira."Apa? Aku gak denger" tanya Vanes....

..."Hah? Apa? Aku gak ngomong apa-apa" jawab Kiara melepas pelukannya ...

...Kini gantian, Vanes yang memeluknya dengan erat ...

..."Ya ampuunnnn.... Kia, kamu udah bisa jadi romantis aja, calon suami mu harus berterima kasih pada ku" ucap Vanes tersenyum bangga. Pipi Kiara memerah mendengar candaan Vanes....

..."Pagi... Kalian kenapa?" Dewi yang baru datang terheran-heran melihat dua teman barunya sedang berpelukan....

..."Eh kebetulan Dewi udah datang, duduk sini" Vanes menggeser kursi di depannya menghadap ke belakang, supaya mereka bisa leluasa mengobrol....

...Dewi duduk dengan tenang. Vanes mengambil sesuatu dari dalam tas nya....

..."Ini... Datang ya" ucap Vanes sambil mengulurkan undangan....

..."Besok kamu ulang tahun?" Tanya Dewi....

...Vanes mengangguk tersenyum....

..."Iya, pas banget kan hari Minggu, jadi libur" jawab Vanes....

..."Iya, Aku pasti akan datang" ucap Dewi dengan mata berbinar....

...Roy masuk dengan menenteng tas nya malas, dia lalu menghampiri Vanes....

..."Gimana kaki Lo? Masih sakit?" Tanya Roy....

..."Udah enggak, orang cuma kram doang kok, Lo pikir gue cewek lemah ya" jawab Vanes jutek....

..."Bagus lah kalo udah baikan" ucap Roy ingin meninggalkan Vanes. Tapi Vanes dengan cepat menahan tangan Roy....

..."Eh.... Ini undangan buat Lo, datang ya" ucap Vanes ragu-ragu....

...Roy menerima undangan itu lalu membacanya, dia tersenyum kecil....

..."Oohh... Mau sweet seventeen toh, mau kado...

...apa?" Tanya Roy mendekat kan wajahnya ke wajah Vanes....

...itu. Kiara Dan Dewi pura-pura tak melihat adegan...

..."Ihh...jangan deket-deket, gila Lo ya?" Wajah Vanes memanas....

...Roy hanya tertawa renyah, dan berjalan meninggalkan tiga sahabat itu....

...Setelah kepergian Roy, mereka bertiga menjadi canggung, tidak ada yang bicara, mereka hanya diam tak bersuara, mereka bertiga hanya tatap tatapan, lalu setelah itu tertawa terbahak bahak....

...-...

...-...

...- ...

...Sekolah berjalan seperti biasa, sebelum pulang, Kiara mampir ke toko, mencari kado apa yang cocok untuk Vanes. Dia berjalan sendiri tanpa ada yang menjaganya, papa nya sudah berulang kali ingin memberikan nya bodyguard yang akan menjaganya, namun Kiara selalu menolak....

...Kiara mendatangi satu persatu toko, dari yang mahal hingga murah, tapi dia belum juga menemukan apa yang ingin di jadikan kado. Kiara tak menyerah, dia tetap berjalan dengan penuh keyakinan....

...Namun hingga sore dia belum juga menemukan hal yang cocok....

..."Vanes sukanya apa ya?" Kiara bertanya-tanya, dia bersandar di dinding toko, yang berbatasan dengan gang yang lumayan gelap....

...Ponselnya berdering, ada panggilan masuk dari papanya....

...{Sayang kamu dimana? Udah sore kok belum pulang? Tadi papa jemput juga kamu gak ada}...

...tanya pak Robert khawatir....

...{Aku lagi nyari kado buat Vanes pa, besok dia ulang tahun, tapi aku belum ketemu yang cocok dari tadi} jawab Kiara....

...{Ya ampun kamu buat papa khawatir, kalau mama tau pasti dia panik gak ketulungan, kenapa kamu gak coba pesan kalung dengan berlian sebagai liontin nya, pasti dia suka, rata-rata perempuan suka dengan hal yang cantik} ucap pak Robert memberikan saran....

...{Astaga kenapa aku gak berpikir sampai situ, papa emang yang terbaik deh, yaudah aku pulang sekarang, pesan di rumah aja deh} ucap Kiara senang....

...{Kamu dimana? Papa jemput ya} tawar pak Robert....

...{Gak usah pa, aku belum jauh-jauh banget kok dari rumah, aku pulang sendiri aja, dua puluh menit aku pasti udah di rumah, udah ya pa, nanti kesorean, bye papa) Kiara mengakhiri panggilan nya....

...Kiara tersenyum senang, dia tidak perlu lagi mengelilingi kota ini untuk mencari kado yang pas untuk sahabat nya itu....

...Saat Kiara hendak melangkahkan kakinya, dia mendengar suara tangisan dari dalam gang yang lumayan gelap itu, dia ingin mengabaikan nya, dia juga lelah karna berjalan kesana-kemari, namun suara itu semakin mengganggu nya....

...Dengan sedikit malas dia berjalan mendekati mulut gang itu....

...Hei dek, kamu mau ngapain?" Tanya wanita penjaga toko....

..."Itu kak, ada suara orang nangis dan minta tolong" jawab Kiara menunjuk gang....

..."Udah biarin aja, jangan ngambil resiko, nanti kamu yang celaka" ucap wanita itu khawatir....

..."Kenapa kak?" Tanya Kiara heran....

..."Di ujung gang itu adalah sebuah cafe besar, namun cafe itu di salah gunakan oleh orang sekitar, sering di rangkap menjadi diskotik, gang ini penuh dengan orang-orang berbahaya, kamu bisa celaka kalo tetap masuk, disitu banyak preman-preman yang tidak punya belas kasihan" jawab wanita itu....

..."Ohhh, kalo itu kakak tenang aja, aku bisa ngatasin" ucap Kiara dan tetap melangkah kan kaki nya dengan cepat. Membuat wanita itu menggeleng geleng tak percaya....

...Gang itu cukup sempit dan sedikit gelap, padahal hari masih sore. Kiara mengedarkan pandangannya, dilihat nya seorang wanita yang sedang berjongkok menutupi wajahnya sambil menangis, baju wanita itu sudah sobek sebagian, di depannya ada tiga orang preman dengan tubuh besar, mereka sedang tertawa mengejek sambil terus menggoda wanita itu. ...

...Jangan gitu dong neng, sayang banget tubuh mu itu kalo di angguurin, udah sampe sini juga, ayo dong" ucap seorang preman yang paling besar, dua orang temannya tertawa dengan keras....

..."Saya mohon pak, jangan ganggu saya" ucap wanita itu sesenggukan....

..."Aduh, kita gak ganggu kamu kok, makanya nurut aja ya" ucap preman itu lagi, yang kini tangannya ingin menyentuh lengan wanita itu....

..."Heyy..!!!" Teriak Kiara kuat, membuat mereka semua terkejut, terutama wanita itu, dia memandang Kiara dengan sedih, rambutnya acak-acakan menutupi wajahnya....

..."Wahh, sekali dapat kita dua sekaligus, jarang-jarang nih dapat rezeki nomplok begini" ucap mereka tersenyum mendekati Kiara....

..."Hai sayang, ada perlu apa ya kesini? Mau bermain dengan kami ya?" Ucap preman itu....

..."Lepaskan saja wanita itu, aku takut kalian akan kehilangan nyawa kalian jika bermain dengan ku" ucap Kiara dingin....

..."Wahh, menarik sekali gadis ini, kami akan melepaskan kalian berdua jika kami sudah bosan" jawab preman satu nya, lagi-lagi mereka tertawa dengan keras membuat Kiara menjadi muak. ...

...Kalian terlalu banyak omong, baiklah jika kalian tetap memutuskan untuk bermain dengan ku" Kiara melepas kan ranselnya....

...Hiiaattt.......

...Ahhkkhh.......

...Dengan sekali tendangan, satu preman langsung terkapar di tanah. Dua temannya terkejut dengan serangan Kiara yang tiba-tiba....

..."Sialan gadis ini" jawab mereka....

...Mereka mengeluarkan pisau dari sakunya sambil tertawa....

..."Sudahlah, menyerah saja, sayang jika kulit mu itu tergores" ucap preman itu mencemooh....

..."Banyak bacot" Kiara langsung maju dan mencekal lengan preman itu, pisau yang di pegang preman itu di arahkan ke preman satunya....

...Kiara dengan gesit memutar ke belakang dan mendorong preman itu dengan kuat, membuat preman itu kehilangan keseimbangan nya dan jatuh menimpa teman di depannya....

..."Akkkhh...." Mereka menjerit bersamaan, pisau yang ada di tangan mereka menusuk temannya masing-masing....

...Kiara tersenyum menyeringai. ...

...Preman yang terkapar di tanah itu dengan cepat bangun dan mengarahkan pisaunya pada Kiara dari belakang....

..."Awasss" teriak wanita itu, membuat Kiara dengan cepat mengelak....

..."Bajingan kau, beraninya kau membunuh kedua temanku" ucap preman itu marah....

..."Aku tidak membunuhnya, lihatlah mereka yang saling membunuh satu sama lain" jawab Kiara santai sambil menunjuk pisau yang saling menusuk antara mereka....

...Dengan cepat preman itu berlari ke arah Kiara, Kiara dengan gesit mengelak dan memutar, lalu menendang nya dari belakang, preman itu jatuh tersungkur. Kiara memijak punggung preman itu dengan kuat....

...Kiara menghentak hentakan kaki nya dengan kuat di atas punggung preman itu, hingga punggung preman itu lecet dan berdarah akibat alas sepatu Kiara yang keras dan bergerigi....

..."Ahhkkhh, aku mohon hentikan, punggung ku terasa sangat panas" ucap preman itu mengerang kesakitan....

..."Aduh om, masa gini aja udah nyerah, tadi katanya mau bermain, gimana sih" ucap Kiara cemberut, sambil terus memijak mijak punggung preman itu lebih kuat....

..."Ahhkkhh, aku mohon hentikan, aku tidak akan menggangu orang lagi" jawab nya....

..."Nah gitu dong om, kan aku seneng dengernya, aku akan bantu om untuk tidak menggangu orang lagi" jawab Kiara, dia memindahkan kaki nya ke leher belakang preman itu....

..."Maksud kamu apa?" Tanya preman itu panik....

...Kreeaakk......

...Kiara mematahkan leher preman itu dengan sekali injakan dari kaki nya....

...Wanita itu gemetar tak karuan, tubuhnya menggigil menyaksikan hal yang tak pernah terbayangkan olehnya....

...Kiara tersenyum menyeringai dan mengambil ranselnya lalu memakai nya, Kiara ingin pergi saat itu juga, tapi dia teringat wanita yang masih berjongkok dengan gemetar....

...Kiara menghampiri nya dan mengulurkan tangannya, wanita itu enggan menerima tangan Kiara....

..."Cepatlah, apa kau mau jika ada preman yang akan menggangu mu lagi? Aku tak akan bisa membantu mu lagi nanti" ucap Kiara. ...

...Dengan tangan gemetar wanita itu menerima uluran tangan Kiara, Kiara menarik nya dengan kuat, hingga membuat wanita itu berdiri di depan Kiara....

..."Angel?" Ucap Kiara pelan....

...Wanita yang ternyata Angel itu hanya tertunduk tak berani menatap Kiara. Tubuhnya bergetar hebat, baju nya sudah koyak sana sini, rambutnya juga acak-acakan tak karuan....

...Kiara memapah Angel dengan kuat, Angel hanya diam dan mengikuti jalan Kiara....

...Sampai di depan gang, Kiara langsung membawa Angel ke toko tempatnya mencari kado tadi, disana menjual berbagai macam pakaian dan aksesoris....

...Wanita penjaga toko itu melihat Kiara dan Angel dengan kaget....

..."Astaga kalian gak papa? Kamu gak papa dek?" Tanya wanita itu pada Kiara....

...Bersambung.......

1
falea sezi
lanjut
falea sezi
🤣🤣 suka cwek cupu yg Badas gini
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!