NovelToon NovelToon
SAHABATKU MENJADI PENGANTI MAMAKU

SAHABATKU MENJADI PENGANTI MAMAKU

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Penyesalan Suami
Popularitas:1k
Nilai: 5
Nama Author: Daesy.Rf

Selama ini Mamaku nampak sehat-sehat saja, namun hari ke hari tubuh mama nampak kurus dan sakit-sakitan. Entah karena menahan sakit atau karena isu perselingkuhan Papa yang membuat Mama sakit.Tapi Mama tidak tahu siapa selingkuh Papa, yang sebenarnya ada di depan batang hidungku sendiri, ibarat musang berbulu domba itulah yang dihadapi keluargaku, dan aku baru tahu siapa selingkuh Papa setelah Mama tiada.

cerita ini sangat menarik penuh intrik dan pengkhianatan yang tak terduga datang dari orang terdekatnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Daesy.Rf, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 28 KENAIKAN JABATAN

Dinar kini mantap memilih bergabung diperusahaan Yauda Group sebagai manager muda. Beberapa kali survei dia sangat tertarik. melihat jenjang prestasi perusahaan tersebut. Dengan semangat dan tujuan ingin mengembangkan ilmu yang dimilikinya Dinar memilih pilihannya pada perusahaan ini, Dengan dibimbing oleh para Manager senior mereka bekerja dalam mengembangkan perusahaan.

Sementara Bobby melanjutkan kuliah kedokteran spesialis nya sambil bekerja dirumah sakit, sehingga Dinar dan Bobby sama-sama sibuk namun komunikasi mereka tidak pernah putus. Diwaktu kesempatan mereka berdua saling bertemu walau waktu yang tidak panjang.

Kemampuan Dinar yang cepat mengambil solusi akhir dapat menguasai setiap bidang lahan pemasaran di perusahaannya dan perusahaan mulai memberikan bonus-bonus yang sangat besar untuknya, sampai Dinar dapat membeli rumah yang cukup besar hasil kerja.

"Bob makasih atas selama ini, akhirnya Dinar bisa beli rumah sendiri dari keringat Dinar sendiri" Dinar memeluk Bobby sebagai rasa terima kasihnya kepada orang yang selalu dia cintai selama ini yang selalu ada untuk dia"

"Aku bangga kepadamu karena kamu berhasil dalam kerja dan usaha mu sendiri. Iya semoga kamu selalu menjadi wanita terbaik untuk Bobby"

"Ah tentu aja kan cinta Dinar" keduanya tertawa, Bobby mencubit hidung mungil Dinar.

***

"Hai kamu Dinar", saat seorang pria yang berjas coklat datang keruangan Dinar yang sedang menyelesaikan laporan.

"Benar saya Dinar, maaf Pak siapa ya?" Dinar baru melihat seorang pria yang bertubuh tinggi sedang bermata sipit seperti orang Jepang di hadapannya, penampilan nya rapi dan mudah senyum seperti nya.

"Mau kenalan?" Pria itu mengulurkan tangannya dengan cepat kepada Dinar, Dinar sedikit bingung dan ragu menyambut uluran tangan tersebut.

"Aku Yauda Rogut Yahuda" Mendengar namanya yang unik Dinar mengerutkan keningnya. pria itu sedikit tertawa ketika melihat ekspresi Dinar.

"Hahahah, kamu sudah mengenal aku dari namaku?" pria itu bertanya kembali.

"Belum, nama Bapak sama ya dengan nama perusahaan" Dinar yang polos tak memikirkan apapun karena pikiran nya hanya terfokus pada laporan kerjanya"

"Hmmm... saya anaknya Pak Rogut yang akan bekerja satu team dengan yang namanya Dinar"

"Oh gitu, Jadi Bapak yang dikatakan oleh Manager senior, bahwa anak Pak Rogut baru pulang dari England,akan bekerja di perusahaan cabang disini, Waduh Maaf Pak,saya ngak mengenali Bapak"

" Kok panggil Bapak, apa saya kelihatan Tua gitu, kamu panggil saya Abang, bagaimana?"

"Maaf Pak ini sudah aturan Perusahaan" Dinar menjawab dengan spontan tanpa rasa bersalah.

"Aturan Perusahaan..!!! Pria tersebut mengerutkan keningnya, Dinar tidak menghiraukan kebingungan tersebut.

"Pak Yuda kan Anak Bos maka kewajiban saya memanggil Bapak" Dinar nampak tersenyum manis.

"Ah Ngak panggil aku Mas Yuda, itu lebih keren rasanya, semua wanita dan pria di perusahaan Papi memanggil aku Mas Yuda?"

"Baiklah saya akan panggil Mas Yuda juga ikutan yang lainnya" Dinar berusaha membuat lucu depan anak bosnya itu yang baru dia ketahuan.

"Maaf Mas Yuda dan Buk Dinar Pak Rogut udah datang, diharapkan keruangan meeting kata Bapak"

"Baiklah, sebentar lagi kami akan kesana" ucap Yuda, saya masih betah di ruangan ini melihat bidadari perusahaan ini"

"Maaf Pak Ayo kita keruangan meeting" Dinar mengambil Agendanya karena hari ini rapat mendadak, jadi dia harus mencatat setiap hal yang ada dalam rapat nanti"

"Ya ayo cantik kita kesana" Dinar dan Yuda pergi. menuju ruangan Meeting disana telah berkumpul manager senior dan Pak Rogut serta kabid" Pak Rogut nampak tersenyum saat Yuda datang barengan dengan Dinar, namun aku berusaha tidak tahu, apa makna senyum dari Pak Rogut tersebut.

"Baik yang ditunggu sudah datang kita langsung saja rapat dadakan hari ini karena baru hari saya punya waktu setelah beberapa hari putra saya kembali Indonesia"

"Perkenalkan ini putra saya Yuda, mungkin sebagian orang disini sudah mengenal Yuda, kebetulan beliau sudah menamatkan perkuliahan bisnisnya di England maka saya akan menempatkan Yuda diposisi Dirut di perusahaan yang akan saya pasangan dengan wakil direktur kita yang baru karena Pak Syofyan akan ditarik ke Medan sebagai pengganti saya disana yang akan berangkat ke Jepang nusa. Adapun wakil direktur yang baru saat ini saya percayakan kepada Dinar tenaga muda dan keputusan ini sudah disepakati oleh Komisaris bersama"

"Saya.... Pak" Dinar masih tak percaya dia akan jadi wakil direktur dengan karir yang secepat ini belum satu tahun dia bekerja.

"Karena kamu akan satu team nantinya dengan Yuda dalam mengelola perusahaan"

"Tapi saya belum pantas rasanya Pak menerima amanat setinggi ini Pak, karena saya baru disini"

"Justru dalam beberapa bulan ini kami pantau sepak terjang kamu sungguh luar biasa maka kami ingin semua bisa lebih kamu tingkatkan dengan jabatan yang baru ini" Dinar terdiam ini adalah amanat yang sangat berat harus dia jalani.

"Baiklah saya akan berusaha semampu saya Pak"

"Kami nyakin kamu punya dedikasi tinggi untuk semua ini" Pak Rogut menyakinkan Dinar akan keputusan nya, tapi tujuan lainnya adalah ingin mendekatkan anaknya Yuda kepada Dinar yang sudah berumur Tiga puluh Sembilan tahun tapi belum memiliki pasangan, yang membuat Pak Rogut heran dan kebanyakan teman wanita dimilikinya adalah wanita yang hanya ingin uang anaknya. Makanya Pak Rogut ingin mencari wanita yang sebenarnya untuk pasangan anaknya yang dari awal sudah simpati kepada Dinar saat dirumah Pak Ferdian.

Setelah usai rapat, Dinar kembali ke ruangannya, dan harus bersiap-siap pindah keruangan Dirut dan wakil walau satu ruangan tapi bersebelahan. Dinar mengemasi ruangan tersebut dan besok adalah acara serah Terima denga Pak Syofyan yang akan berangkat ke Medan Nusa.

Setelah berbenah hal yang sedari tadi ingin di telponnya adalah Bobby. "Assalamu'alaikum Bob, kamu lagi sibuk ya".

"Ngak, kenapa tuh sayangku, kangen ya?" tumben nya ibu manager kangen dan telpon"

"Ihhh emangnya ngak boleh kangen sama pacar sendiri, kan mau kasih kejutan"

"Oh ya kejutan apa tuh, penasaran rasanya".

" Kan penasaran juga, Dinar mau kasih kabar. gembira hari ini Dinar bukan lagi ibu Manager "

"Apa... maksudnya sayang, kamu.... resign" Bobby sedikit bingung atas ucapan Dinar.

"ihhhh kok resign"

"lah kamu bilang tidak ibu manager lagi sayang, jangan bikin dag dik duk ah... ada apa sayang kamu punya masalah disana" Dinar ketawa mendengar kepanikan kekasihnya.

"Iiih dengar dulu dong Bobby sayang, hari ini Dinar diangkat jadi wakil direktur" Pak Rogut mau ke Jepang dan wakil direktur yang lama akan ke Medan ganti in Pak Rogut"

"Apa Wakil direktur" Bobby nampak girang mendengar kabar baik itu" Ini kabar Benaran kan Sayang?"

" Benaran dong"

"Wah tambah hebat dong tersayang Bobby harus traktir tuh kami sama Dut"

"Hahaha gaji wakil direktur belum diterima,Abang Bobby aja yang traktir gimana"

"Boleh asal ada syarat kamu panggil aku Mas"

"Masa orang Sumatra panggil mas, Hahahah"

"Abang aja deh aku kan calon suamimu, Tapi Meta memanggil Papa kamu Mas kenapa aku ngak boleh"

"Meta kan beda Bob, Meta kan memang ada keturunan Jawa dan Jambi itu yang aku dengar, bicara tentang Meta... Apa kabar Papaku sekarang Ya Bob, sudah lama aku tak mendengar kabarnya. Terakhir aku menelpon Empat bulan lalu saat Papa sibuk karena akan ada pemeriksaan keuangan dari Pusat. Aku mau lihat rumahku nanti Bob syukur ketemu Papaku, kamu temani akunya Bob.Raut wajah Dinar tiba-tiba muram, dia merasa kesibukannya selama ini telah menyita memorinya untuk tahu kabar Papanya dan keadaan rumahnya.

"Boleh nanti aku temani kamu ya, itukan rumahmu kamu harus lihat walau kamu tidak suka dengan Meta, itu peninggalan Mamamu Lo Dinar"

"Iya Bob" kamu temani aku nantinya? '

"Siap komandan"

"Ya udah akun lanjut beres-beres dulunya Bob, Assalamualaikum"

"Waalaikum salam." Dinar menutup telponnya sesat dia termenung ingat Papanya.

1
Delsi Irma
Hai singgah dinovel perdanaku ya....saling support Sabahat Novel toon semua
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!