NovelToon NovelToon
Godaan Istri Orang

Godaan Istri Orang

Status: sedang berlangsung
Genre:Penyelamat / Dunia Masa Depan / Penyesalan Suami
Popularitas:1.8k
Nilai: 5
Nama Author: Arion Alfattah

SEQUEL JODOH SHAKIRA PERNIKAHAN KEDUA.
Kisah ARYA PRATAMA & RAKA BAGASKARA

Arya Pratama baru saja mengalami patah hati, di tengah kesedihannya dia mengalami kecelakaan beruntun yang menyebabkan pengendara lain meninggal dunia.

Kecelakaan itu pula membuatnya harus bertanggungjawab atas bocah kecil, anak dari korban kecelakaan.

"Rawat dia seperti anakmu sendiri, sayangi dia sepenuh hati, dia tidak punya siapa-siapa lagi di dunia ini," ucap seorang ibu meminta Arya menjaga putranya.

Secara tidak terduga Arya bertemu perempuan yang berhasil membuat dadanya berdebar, sayangnya perempuan itu istri orang. Eh secara tidak disangka-sangka Arya malah berjodoh sama janda.

"Jodoh ketemu di jalan."

Sementara Raka Bagaskara, dia juga sama-sama terjebak dalam situasi sulit, ia juga menyukai istri orang.

"Janda dan gadis terlalu biasa, tapi bini orang, luar biasa, Mak. Raka suka sama bini orang Makkk!"

Akankah Raka menemukan jodohnya? Atau malah berusaha menjadi perebut istri orang

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Arion Alfattah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 28 - Rencana Arya

"Ini rumah siapa?" tanya Andina melihat rumah dua tingkat minimalis kombinasi warna cerah. Kombinasi Eksterior tampak depan perpaduan warna putih & abu-abu muda memberikan kesan modern, minimalis, dan elegan.

Rumah itu terletak di pinggir jalan dekat perumahan Alexandria. Dari pasar tidak jauh cukup setengah jam sampai, pusat pembelanjaan pun tidak jauh cukup 1 jam perjalanan sampai, ke perkebunan teh milik Arya juga tidak jauh hanya membutuhkan waktu 1 jam, dan ke yayasan dimana tempat orangtuanya tinggal juga tergolong dekat hanya butuh waktu setengah jam sampai.

"Rumah saya." Dia tidak bohong soal mengajak Andina dan Rizki pindah, namun sebelum mereka tiba di rumah Arya, mereka mengantarkan Rizki dulu mengingat waktu belajar sudah hampir tiba.

"Rumah kamu pribadi? Kenapa kamu ajak kita kesini?" Andina pikir Arya akan mengajaknya ke kontrakan lain, rupanya malah ke rumah Arya sendiri.

"Iya, ini punya pribadi, rumah ini saya bangun untuk keluarga kecil saya nanti. Belum lama di bangun dan baru selesai 3 bulan yang lalu, kalian boleh tinggal di sini."

"Tapi ini rumah kamu dan pastinya nanti akan kamu tinggali bersama istri kamu. Aku pergi aja deh, aku cari kontrakan lain aja." Andina menolak, tidak mau tinggal di sana.

Arya meraih tangan Andina menahannya pergi. "Kan sekarang kamu istriku."

"A, ayolah jangan bercanda, aku kan sudah katakan kita ini gak punya hubungan."

"Siapa bilang? Kita punya hubungan kok, kamu tetap saya anggap sebagai istri saya gak peduli dengan status kamu saat ini. Ya walaupun tidak tinggal bareng tetap saja bagi saya kamu ini istri."

"Kamu sadar dengan apa yang kamu bilang barusan? Hubungan kita rumit, gak semudah itu."

"Saya tahu, makanya saya berencana untuk membuatmu dan dia segera bercerai, saya sudah mendaftarkan perceraian kalian berdua." Enteng sekali bicara Arya, seolah dia sudah mempersiapkan segalanya semua wanitanya.

"Apa? Kamu sudah merencanakan hal itu? Kok bisa?" Ini di luar praduga, tidak menyangka akan secepat itu dan kapan Arya mendaftarkan perceraian mereka?

Arya tersenyum kembali ke kejadian tadi sebelum datang ke kontrakan Andina.

Di perjalanan, Arya menghubungi Mario lagi.

"Iya, kenapa lagi?"

"Gue butuh bantuan temen lo lagi, kira-kira dia bisa ambil data suaminya Andina tidak? Kalau perlu semua kebusukannya di masa lalu, gue mau bantu Andina lepas dari pria itu."

"Bisa, tenang aja, gue bantuin, temen gue gak akan keberatan asalkan ada bayaran."

"Soal itu gampang yang penting semuanya bisa selesai secepat mungkin. Gue butuh hari ini juga."

"Gak usah ragukan kemampuan dia, dia udah ahlinya. Entar gue kirim no lo ke dia deh, kalian bisa berkomunikasi langsung asalkan nama aslinya gak di sebar."

"Ok, gue paham."

Bahkan sebelum sampai ke rumah Andina, Arya juga lebih dulu mampir ke kantor polisi meminta bantuan Abimana, salah satu polisi teman dekatnya Raka.

Setibanya di kantor polisi, Arya langsung menemui Abimana di ruangannya dan disana pun sudah ada pengacara keluarga Arya yang akan membantunya juga sebagai pengacara andina. Dia menceritakan permasalahan Andina dari awal sampai akhir saat sudah mendapatkan bukti kuat tentang kejahatan suaminya.

"Semua bukti perselingkuhan, kekerasan, dapat menjadi bukti kuat di pengadilan nanti. Ini akan mempercepat proses perceraian dan akan mempermudah Andina lepas dari pria ini. Selain itu, pengajuan perceraiannya juga bisa di wakilkan oleh orang lain melalui kuasa hukum atau disebut advokat. Bisa juga sama keluarga jika masih punya keluarga Meskipun diwakilkan, prinsipal orang yang bercerai tetap diwajibkan hadir pada sidang mediasi pertama jika memungkinkan," papar pengacara teman dekat Abimana.

"Andina tidak punya saudara makanya dia berusaha sendiri. Gue harap lo bisa bantu dia Angga, dia perlu bantuan. Harga mah bisa di bicarakan."

"Ok, hari ini juga gue bantu, mengirimkan berkas perceraian Andina dan suaminya, sekarang saya menjadi kuasa hukum Andina."

Jika tidak hadir atau tidak diwakilkan sama sekali, hakim dapat menjatuhkan putusan verstek (putusan tanpa kehadiran)

Arya kembali tersenyum mengingatnya.

Andina heran, "kamu kenapa senyum-senyum? Rencana apa yang sedang kamu persiapkan?"

"Rencana perceraian kamu, soalnya sudah di urus temenku, kuasa hukum kamu. Kamu tinggal duduk manis menunggu kertas dari pengadilan datang ke kamu."

"Kamu serius?" Ada rasa lega seandainya itu terjadi, artinya tidak lama lagi dia benar-benar bebas dari pria itu dan statusnya jelas.

"Saya tidak pernah bercanda dalam hal apapun, Din."

Senyumnya menghiasi bibir, ia memeluk Arya menangis terharu. "Makasih A, makasih banget udah mau bantu aku, aku bersyukur kenal kamu A. Kamu teh baik dan keluarga kamu juga baik, aku sayang kamu A Arya."

Rasanya tubuh Arya lemas tak berdaya mendengar ungkapan kata sayang dari wanita yang sedang memeluknya. "Boleh gak sih cepat halal? Mau banget gigit dia, gemes banget dah."

******

Tempat lain, perumahan Alexandria.

Brak!

"Masa gitu aja kalian berdua gak becus? Cuman memantau pergerakan satu orang saja sampai gak bisa, bisa kerja gak sih, hah? Percuma saya bayar kalian mahal, hanya untuk menjaga satu orang saja gak becus."

"Maaf bos, kita kira mereka masih di kontrakan tak tahunya hilang."

"Gue gak mau tahu, kalian berdua harus temukan Andina sampai dapat, bawa dia ke hadapan gue!"

"Baik Bos," balas keduanya lalu keluar dari rumah Isan.

"Bodoh semuanya, gak ada yang berguna! Galuh, kamu kasih informasinya tidak lengkap, pelakor sialan."

*******

Di meja kasir, Galuh kembali masuk kerja meski sempat ke siangan tapi Nisa tidak mempermasalahkan.

Namun tiba-tiba ponselnya berdering. "Dia lagi? Apa kurang informasi yang gue kasih?" gumam Arya.

Galuh mengangkatnya. "Halo."

"Brengsek kamu! Kenapa gak bilang Andina sudah menikah, hah? Kasih informasinya itu yang bener."

"Harusnya kamu bersyukur sudah saya kasih tahu dimana eh malah marah-marah."

"Jelas saya marah karena kamu bohongi saya. Pokoknya saya gak mau tahu, kamu harus bantuin saya dapetin dia lagi, kalau tidak saya laporkan kamu ke polisi atas kasus kekerasan anak."

"Jangan! Oke aku mau."

1
Hesty
mkn bnyk upnya thooor
falea sezi
astaga
Anto D Cotto
menarik
Anto D Cotto
lanjut crazy up Thor
Yuliana Tunru
jd raka nih yg bakal dapat janda perawan roki dan arya jg dapat janda abal2 yg ternyata msh perawan jg 🤭
Cimit: Hayo tebak2an. 😅
total 1 replies
Yuliana Tunru
lha arya nikah dgn andina bkn galur calon ya walaupun entah kapan 🤭🤭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!