NovelToon NovelToon
Takdir Cinta Gadis Transmigrasi

Takdir Cinta Gadis Transmigrasi

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Time Travel / Crazy Rich/Konglomerat / Transmigrasi / Romansa Fantasi / Tamat
Popularitas:717.5k
Nilai: 4.8
Nama Author: Zakiya el Fahira

Kalila gadis yang berasal dari negara indonesia , dia mengalami kecelakaan pesawat saat akan menuju ke Negara I untuk melanjutkan kuliah s2 nya , namun jiwanya bukan pergi ke alam baka , melainkan masuk ke raga seorang gadis cantik yang bernama NEVA QUEEN MARTINEZ .

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Zakiya el Fahira, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 28

Di rumah sakit kota Demian dengan wajah paniknya , mengikuti petugas rumah sakit yang mendorong brangkar dimana ada tubuh Jassy yang berbaring di atasnya dengan keadaan tak sadarkan diri , bahkan darah yang membasahi wajah Jassy juga mulai mengering .

'' Tuan , tolong anda tunggu di luar '' . Ucap salah satu perwata , ketika mereka sudah membawa masuk Jassy ke ruang UGD .

'' Tolong , tolong selamatkan dia , saya mohon '' . Ujar Demian dan tanpa sadar air matanya menetes membasahi pipinya .

'' Kami akan berusaha melakukan semampu kami '' . Sahut petugas rumah sakit lalu menutup pintunya .

'' Jassy , kamu harus baik baik saja '' . Gumam Demian dengan penuh harap , di depan pintu ruang UGD .

Demian mengepalkan tangannya ketika teringat dengan orang yang sudah membuat Jassy terluka sampai seperti saat ini . Tadi saat di perusahaan Demian yang baru menyelesaikan rapat , dia bergegas masuk ke dalam ruangannya , dan langsung membuka ponselnya untuk melihat wanita yang sejak tadi membuatnya tidak konsentrasi ketika rapat berlangsung , awalnya Demian biasa biasa saja ketika melihat Jassy yang sedang mengepal lantai apartemennya , namun dia tiba tiba memiliki firasat buruk ketika melihat Jassy menghampiri Fiona , lalu dia melihat Jassy yang mengambil air dalam baskom serta kain , dan saat itu dia membulatkan kedua matanya ketika melihat Fiona menendang Jassy , yang mana membuat kepala Jassy kejatuhan hiasan marmer dari atas rak , hingga membuat kepala Jassy berdarah , dan tanpa pikir panjang Demian langsung pergi meninggalkan pekerjaannya begitu saja , karna dia terlalu panik dan hawatir dengan keadaan Jassy , saat di jalan menuju apartemennya ,Demian berfikir jika Fiona sudah memanggilkan dokter untuk memeriksa Jassy , namun alangkah terkejutnya ketika saat tiba di apartemen dia melihat Jassy yang pingsan dengan keadaan duduk bersandar pada rak yang tadi di tuburuk oleh punggungnya .

Ceklek..

Demian langsung beranjak berdiri ketika melihat pintu ruang UGD di buka .

'' Dokter bagaimana keadaan tunangan saya ?'' . Tanya Demian yang tidak sadar mengakui Jassy sebagai tunangannya .

'' Syukurlah , luka di kepala pasien tidak terlalu dalam , tapi saya sarankan untuk di rawat inap dua sampai tiga hari baru boleh pulang , agar kami bisa memastikan jika kondisi pasien benar baik baik saja '' . Ujar dokter yang menangani Jassy .

Demian bernafas lega mendengar jika Jassy baik baik saja .

'' Baik dokter terimkasih '' . Ucap Demian .

'' Sama sama Tuan '' . Sahut dokter itu .

Dan tak berselang lama Demian melihat dua suster yang mendorong brangkar Jassy , dan di bawa ke ruangan VIP seperti yang di minta oleh Demian , agar Jassy merasa nyaman selama menjalani rawat inap di rumah sakit .

'' Tuan kami permisi '' . Pamit salah satu suster itu dengan sopan .

'' Iya '' . Sahut Demian .

Setelah kepergian dua suster itu , perlahan Demian menarik kursi yang tak jauh dari brangkar Jassy , lalu dia duduk di samping Jassy , Demian terus memperhatikan wajah Jassy yang sudah tak sepucat tadi , dan perlahan tangannya terangkat untuk menyentuh perban yang membalut di kepala Jassy , Demian mengelus luka itu dengan sangat pelan dan lembut , agar Jassy tidak merasa sakit .

Demian kembali mengingat lagi tujuan dirinya yang membawa Jassy untuk tinggal di apartemennya , awalnya dia hanya ingin mengahalangi Jassy agar tidak mengganggu rumah tangga Hugo dan Neva , selain itu dia juga sudah candu dengan tubuh Jassy , yang mana membuatnya tidak ingin jauh jauh dari Jassy , dia marah ketika Jassy berusaha kabur darinya , meskipun dia tahu jika Jassy sudah tidak akan mendatangi Hugo lagi , namun dia takut jika Jassy akan pergi jauh darinya , dia tidak bisa jika harus jauh dari Jassy , dirinya yang marah karna Jassy berusaha kabur , dia menghukum Jassy dengan melampiaskan nafsunya sampai berjam jam lamanya , dia tidak perduli meskipun Jassy sudah berkali kali memohon untuk di lepasakan dan berjanji tidak akan mengganggu Hugo lagi , karna yang dia takutkan bukan itu lagi , jika dia sampai melepaskan Jassy , dia benar benar akan kehilangannya , hingga akhir akhir ini dia merasa jika Jassy berubah diam , dia juga tak lagi memohon untuk di bebaskan padanya , yang mana membuatnya hawatir takut jika Jassy sudah putus asa dengan hidupnya .

'' Aku minta maaf , karna selama ini aku selalu membuatmu tersiksa '' . Gumam Demian mengelus punggung tangan Jassy yang tidak tertancap oleh jarum infus .

Sore hari di butik ternama di pusat kota , Hugo tengan menemani istrinya yang sedang memilih gaun untuk menghadiri acara pesta ulang tahun Kakek Willson .

'' Kak , bagaimana dengan yang ini ?, apa cocok untukku '' . Tanya Queen sembari memperlihatkan gaun warna navy yang panjangnya selutut dengan lengan sebahu , dan di hiasi mutiara di bagian lehernya , dan kebetulan gaun itu tak terlalu terbuka di bagian dada maupun punggungnya .

'' Cocok , aku juga suka karna tidak terlalu terbuka '' . Sahut Hugo tersenyum , karna menurutnya apapun yang di pakai oleh Queen itu pasti sangat cocok , apa lagi dia tahu jika Queen tidak terlalu suka dengan gaun yang belahan dadanya terlalu terbuka .

'' Ya sudah , aku ambil yang ini '' . Ucap Queen pada pramuniaga , lalu Queen masuk kembali ke ruang ganti untuk mengganti dengan baju yang di pakainya tadi saat kuliah .

Setelah membeli gaun untuk acara pesta ulang tahun Kakek Willson , Hugo dan Queen langsung pergi menuju ke mansion Willson , karna kebetulan hari sudah hampir gelap , jika mereka harus pulang lebih dulu di mansion Martinez mereka takut telat , apa lagi acara di adakan tepat pukul tujuh malam , dan sekarang sudah jam enam .

Saat mereka tiba di mansion Willson , mereka menemui Caludia dan Kakek Willson sebentar , lalu bergegas masuk ke dalam kamar Hugo yang berada di lantai dua .

'' Sayang ,kamu mandi duluan saja '' . Ujar Hugo dan Queen menganggukan kepalanya , lalu bergegas masuk ke dalam kamar mandi .

Hugo yang duduk di sofa panjang yang berda di kamarnya , dia mengambil ponselnya saat mendengar suara notifikasi pesan masuk , dan ternyata pesan dari Demian yang mengatakan tidak bisa hadir di acara ulang tahun Kakek Willson , tapi Demian juga mengatakan jika sudah mengirim kado ulang tahun unutuk Kakek Willson dan mungkin masih ada di perjalanan , setelah membaca pesan dari Demian, Hugo meletakkan ponselnya di atas nakas , dia juga tidak penasaran dengan alasan Demian tidak bisa hadir .

Tok

Tok

Tok

Hugo beranjak berdiri ketika mendengar ada yang mengetuk pintu kamarnya , lalu berjalan ke arah pintu dan di bukanya .

Ceklek

'' Tuan , ini setelan jas yang anda minta '' . Ujar Jack memberikan paperbag berukuran mini pada Hugo .

Setelah memberikan setelan jas milik Tuannya , Jack bergegas pergi meninggalkan kamar Tuannya.

Sedangkan Hugo yang sudah kembali masuk ke dalam kamarnya , bergegas melihat jas yang ia minta pada Jack satu jam yang lalu , Hugo mengembangkan senyumnya saat melihat setelan jas miliknya yang warnanya senada dengan gaun milik Queen .

1
Osie
jgn kasih tau lah neva..biar itu jd rahasia sendiri selamanya
Osie
itu foto hugo n jassy pasi daysi yg kirim ke neva..tapi moga doujung cerita neva beneran pisah dr hugo..bodoh neva kalau tetap bertahan jd istri hugo..secara kan skrg kalila yg dijaga neva..rugilaaahh
Nur Rma
👍
Sayekti 0519
suka ceritanya g berbelit
Sayekti 0519
cuma anak angkat doank , gayanya.. ..
Sayekti 0519
entr klw km turunan k 3 ,klw yg k 8 ya kerja lahhh...pinomat ngemis
Sayekti 0519
aksi Hugo keren banget
Sayekti 0519
tabook... biar otak nya g ngeyel
my+ng
/Good//Good//Good//Good//Good//Good//Good//Good/
Indy Metta
ketiga...bukan berempat 🤦🤦🤦
Indy Metta
Jack to Felix
Siti solikah
cuma menjadi tukang cuci piring mau membalas Demian huh
Siti solikah
Fiona hanya beban keluarga
Siti solikah
ternyata Jessy tidak seburuk itu
Siti solikah
bagus
Siti solikah
pasti yang ngirim video nya queen
Siti solikah
dasar si pick me
Siti solikah
bagus
Siti solikah
novelnya bagus
Siti solikah
bagus
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!