Indigo Liar Anak Kyai.Bercerita gadis bar-bar dan terkesan liar yang tidak suka dengan peraturan.Yang suka berkelana dan berpetualang di dunia supranatural yang dimilikinya Lewat mata batinnya.
Hingga dijuluki detektif Indigo Liar.Yang terkadang membuat kewalahan penyewanya/kliennya. Seperti apa? sepak terjangnya didunia gaib yang membuat para dukun sakti pada takut.Karena ulahnya.
Simak cerita lengkapnya.Subcribe, like,komen.Pembacaku
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nurma Yani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
BAB 28 Pertempuran Sengit Kubu Nisa Dan Sanggalangit 2.
Datuk maung perak memanggil pasukan dari hutan larangan berserta panglima Limo 6 putranya lewat telepati.Dalam sekejap panglima Limo 6 dan pasukannya dari hutan larangan tiba-tiba datang membantu untuk melawan pasukan dari Sanggalangit.
Terlihat mereka seperti Datuk maung perak hanya terlihat bercorak kuning pada umumnya warna corak harimau Sumatera.Mereka bangsa siluman harimau yang mendiami hutan larangan dari bangsa jin muslim yang menjelma menjadi siluman harimau untuk bisa menempati hutan larangan yang hanya bisa didiami seorang aliran putih jin muslim.
"Putraku aku sudah menyampaikan pesan dari kanjeng putri jadi bertahanlah menghadapi mereka", Seru Datuk maung perak pada putranya limo 6 lewat telepati.
"Baiklah ayah", Jawab limo 6 lewat telepati.
Sedangkan Nisa terus memusatkan diri untuk mengalirkan energi positif yang jauh besar . Tertutup kabut seolah menyamarkan sosok Nisa selendang sutra biru itupun menutup tabir fisik Nisa yang memancarkan aura dan cahaya kebiruan.Terlihat batu Delima merah pun menyatu pada sosok Nisa .
Namun batu Delima merah mengeluarkan sebuah ilusi aneh sosok yang begitu mirip dan nyata seperti Nisa.Tanpa sepengetahuan siapapun? karena tertutup kabut .
Sedangkan sanggalangit masih terlihat gagah terdiam melayang mengeluarkan cahaya hijau pekat menyala dengan mata yang makin merah menyala hingga terlihat jelas matanya kini lebih mirip mata ular naga hingga nampak jelas wujud aslinya yang menyeramkan.Meski fisiknya masih terlihat rupawan tapi nyala sorot matanya begitu menakutkan.
"Pasukan raja siluman Diraja Sanggalangit serang siluman harimau itu cepatttt", Perintah Senopati sanggalangit yang licik seperti perangai maha Patih Sengkuni dalam legenda Mahabarata.
"Pasukan hutan larangan serbu para siluman ular itu sampai habis", Seru limo 6 dengan gagah terjadi peperangan sengit antara pasukan siluman harimau Sumatera bercorak kuning dan siluman ular itu.
Terlihat kedua kubu siluman ular dan harimau saling beradu kekuatan.
"Limo 6 putra Datuk maung perak yang tersohor itu akhirnya kita berhadapan juga . Akan kubuat engkau harimau guling untuk makanan piaranku ha ...ha...ha", Seringai Senopati sanggalangit yang terkenal licik dan jahat itu .
"Putraku jangan terpancing dengan segala tipu dayanya.Dia siluman licik dan menggunakan kelicikannya untuk menipu dan memperdayamu agar kamu kalah dia penjilat dia lemah sebenarnya jadi berhati-hatilah menghadapinya dengan fokus dan tetap waspada jangan sampai terpancing perangkapnya .Pimpin pasukanmu sesuai nalurimu agar kalian menang melawan siluman ular itu . Allah esa selalu ada didadamu", Seru Maung perak lewat telepati.
"Baik ayah", Jawab Limo 6 lewat telepati.
"Pasukanku ikuti segala perintahku jangan kalian terpancing oleh Senopati licik itu dada kita selalu ada yang maha esa ingat itu . Seperti janji leluhur kita yang membuat kita bisa tinggal dihutan larangan dengan damai ", Seru limo 6 pada pasukannya.
Mereka pun kini tak lagi ada keraguan didalam hatinya saat Senopati sanggalangit yang licik beserta pasukannya melakukan ilusi menipu yang membuat mereka lengah.
Hingga satu persatu ilusi tentang penampakan teman mereka yang dibunuh Senopati dan pasukannya secara mudah lewat sabittan ekor mereka dan gigitan mereka yang membuat siluman harimau Sumatera mati mengenaskan itu menghilang.Kabut-kabut pekat ilusi yang membuat mereka seperti terjebak sendiri -sendiri yang membuat mereka bertemu orang terkasih yang berupa bayangan semu membuat pasukan siluman harimau Sumatera bercorak kuning itu terlihat begitu sedih dan lupa kenapa mereka berperang.
Namun seru limo 6 panglima mereka membuat mereka tersadar tujuan mereka berperang.Hingga kabut pekat itupun menghilang . Hingga nampak kini mereka melihat pasukan siluman ular dan senopatinya.Akhirnya mereka kembali berperang dengan sengit.
Hingga membuat Senopati dan pasukan siluman ular merasa getar dengan pasukan limo 6 yang terkenal pantang menyerah.Dan pemberani dan sakti itu.
Subscribe, like, komen pembacaku.Tinggalkan jejakmu vote, subscribe Krn karya ini belum masuk pilihan editor terbaik...jadi mohon banget dukungannya y.
tulisannya aq bingung karna ada kata 'apa' pasti ada '? '
padahal dak perlu...
so untuk lain kali tolong dicermati lagi ya tor dalam penulisannya karna maknanya udah gk sampai ke pembaca ok thor
semangat.... /Angry//Angry/
"Apa dikunci tuan Sastro...?", tanya Nisa.