NovelToon NovelToon
CANTIK DENGAN SATU KALI KLIK

CANTIK DENGAN SATU KALI KLIK

Status: tamat
Genre:Kebangkitan pecundang / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Teen School/College / Mengubah Takdir / Chicklit / Tamat
Popularitas:46.8k
Nilai: 5
Nama Author: Its Zahra CHAN Gacha

:Aini seorang gadis gemuk dan buruk rupa begitu bahagia saat menerima pinangan seorang YouTubers tampan Zaidan Alvaro.

Namun siapa sangka pernikahan mereka hanya fake belaka karena Zaidan memanfaatkan Aini untuk mendongkrak kembali popularitasnya yang mulai meredup. Setelah video pernikahannya menjadi viral dan melambungkan kembali popularitasnya Zaidan pun mendepak Aini. Ia menceraikan Aini dan membullynya.

Ia bahkan menjadikan momen perceraiannya sebagai video kedua yang mendulang sukses seperti pernikahannya dengan Aini. Meskipun kali ini banyak cibiran dari para netizen tentang sikap kasar Zai namun ia tak peduli.

Ia bahkan mengumumkan pernikahannya dengan kekasihnya Alexandra saat Aini berduka karena kematian adiknya.

Merasa hidupnya tak berarti Aini pun mencoba bunuh diri.

Namun siapa sangka sebuah game menyelamatkan hidupnya dan merubah penampilannya menjadi seorang wanita jelita.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Its Zahra CHAN Gacha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

28. Dia tidak mengenaliku

"Galih!"

"Arya!"

"Leo!"

"Sean!"

Aini segera menutup telinganya saat terdengar suara bising orang-orang memanggil nama personil The Arjuna.

Ia semakin terkesiap saat melihat Galih berdiri di depan panggung dan diteriaki para fansnya.

"Galih!!"

"Dia..., bukankah dia pria yang tadi menolongku!"

"Gadis itu!"

*Deg!

Keduanya saling bertukar pandang, membuat Aini langsung memalingkan wajahnya.

Gila, dia ganteng banget kalau udah diatas Stage.

*Trinngg!!

Target kedua sudah di temukan!!

Galih Andra

Memebers The Arjuna

Hadiah +100 poin

"Jadi target keduanya adalah Galih The Arjuna, tapi bagaimana aku bisa mendekatinya jika ia seorang selebritis,"

"Jangan khawatir neng nong, sekarang kau bisa memanfaatkan layanan toko untuk mendekatinya,"

*Triinngg!!

Tiba-tiba layar game terbuka.

"Sekarang kau punya 30 Bintang, kau bisa menggunakannya untuk membeli sesuatu," ucap Ben

"Tapi semuanya mahal-mahal, sedangkan aku hanya punya 30 bintang," jawab Aini lesu

"Kau bisa menggunakan pintu ajaib ini untuk mencari Galih,"

"Pintu kemana saja, apa ini seperti pintu ajaib Doraemon?" tanya Aini mengerutkan keningnya"

"Yups, kamu bisa memanfaatkan pintu ini untuk menemui Galih. Seperti pintu ajaib Doraemon pintu ini akan membawamu menuju ke target yang kamu cari," terang Ben

"Wah keren!" seru Aini

Tanpa ragu-ragu iapun mengikuti saran Ben untuk membeli pintu itu.

"Sekarang silakan di coba?"

"Sekarang??"

"Tahun depan neng nong," jawab Ben menatapnya sinis

"Hehehehe, canda Ben!"

Selesai membeli pintu ajaib itu Aini segera menggunakan pintu itu untuk mencari Galih.

"Bawa aku ke tempat Galih!" ucap Aini sebelum memasuki pintu ajaib itu.

Tiba-tiba ia terkejar saat berada di sebuah ruangan dimana banyak berkumpul para selebritis pengisi acara konser.

"Astaga, semuanya artis papan atas. Wait... sepertinya aku mengenal dia?" Aini tampak memandangi seorang pria yang tak asing baginya.

"Sekarang giliran mu Zai!" seru Ale menyuruh Zai untuk segera menuju ke panggung.

Aini bahkan memalingkan wajahnya saat Zai melintas di depannya.

"Fiuh, syukurlah dia tidak melihatku," ucap Aini lega

Saat ia membalikkan badannya ia terkesiap saat melihat Galih berdiri di depannya.

*Deg!!

"Kamu??"

Galih tersenyum simpul saat melihat wajah panik Aini.

"Apa yang kamu cari di sini cantik?" tanya Galih mendongakkan wajah Aini

"Eh, aku...." Aini tampak gelagapan saat melihat Galih dari dekat.

"Sebaiknya kita ngobrol dibelakang saja, gak enak kalau di sini," bisik Galih kemudian menarik Aini meninggalkan ruangan itu.

Galih mengajak Aini ke sebuah ruangan VIP.

"Silakan duduk," ucap Galih mempersilakan Aini duduk

Ia kemudian mengambil sebotol juice jeruk dan menuangkannya ke gelas.

"Sepertinya kau datang mencari seseorang, kalau boleh tahu siapa yang kau cari?" tanya Galih sambil memberikan segelas jus kepada Aini

" Oh itu.... Aku hanya ingin berterima kasih kepadamu, maaf aku lupa untuk berterima kasih secara benar kepada mu,"

Lagi-lagi Galih menyunggingkan senyuman mautnya saat mendengar jawaban polos Aini.

"Selain cantik kamu juga ternyata sangat polos, aku jadi semakin penasaran denganmu cantik," ucap Galih mencubit gemas pipi Aini

Aini benar-benar tak mengira jika Galih yang terlihat Cool saat di panggung ternyata sangat hangat dan ramah.

"Entah aku senang sekali bisa bertemu denganmu lagi, apalagi kita bisa berduaan di tempat seperti ini. Bagaimana kalau kita jadian saja?"

"Apa??" Aini membelakakan matanya saat mendengar Galih tiba-tiba menembaknya

"Mau kah kamu jadi pacarku!"

Aini kembali membelakakan matanya mendengar Galih mengulangi ucapannya.

"Ah...anu," ucap Aini terbata-bata

Wajahnya tiba-tiba memerah, saat Galih mendekatkan wajahnya. Aini yang begitu malu langsung mendorong Galih dan keluar dari ruangan itu.

*Dug!

"Maafkan aku!" seru Aini sambil berlari

" Eh Tunggu, aku belum tahu siapa namamu!" seru Galih berusaha menyusul Aini

Namun ia harus menghentikan langkahnya saat melihat manajernya berjalan kearahnya.

"Ah sial!"

Aini terus berlari meninggalkan tempat itu.

Yang benar saja, masa kita baru saja bertemu bahkan dia belum tahu namaku tapi dia langsung menyatakan perasaannya kepadaku. Memangnya gaya hidup artis seperti itu ya. Terlalu blak-blakan.

"Fiuh, padahal dia itu seorang artis dan untuk bertemu dengannya lagi pasti sulit. Tapi kenapa aku malah menolaknya. Dasar bodoh!"

********

Keesokan harinya Aini tampak terkejut saat melihat teman-temannya berkumpul di depan gerbang seolah hendak menyambut kedatangan seorang tokoh penting.

"Ada apa ini, memangnya siapa yang mau datang sampai semua orang berbaris di depan gerbang sekolah??"

*Dug!

"Aww!!" Aini terkejut saat beberapa orang temannya menabrak dirinya hingga ia jatuh.

"Ya ampun ada apa sih ini, kenapa semua orang tiba-tiba menjadi brutal. Memangnya mereka gak lihat aku apa sampai menabrak ku!" gerutunya

Ia kemudian membalikan badannya untuk melihat siapa yang datang hingga membuat semua mahasiswa berlarian untuk melihatnya.

"Galih!!!" Aini benar-benar tak menduga kalau hari itu Galih akan mengunjungi kampusnya.

"Apa aku benar-benar kudet sampai tidak tahu kalau Galih akan datang ke kampusku??"

Tanpa sengaja ia beradu pandang dengan Galih, membuat ia langsung memalingkan wajahnya.

"Astaga, kenapa aku jadi deg-degan gini!"

Aini hanya diam mematung saat Galih melintas di depannya tanpa menyapanya.

Apa dia tidak mengenaliku??, sepertinya dia sudah melupakan kejadian kemarin. Mungkin artis selalu seperti itu mudah melupakan sesuatu. Oh betapa malunya aku karena merasa ia benar-benar menyukai ku, padahal sebenarnya tidak.

Aini melangkah gontai menuju ruang kelasnya.

Hari ini Arka bahkan tidak masuk kelas karena harus menemani kakek berobat ke luar negeri. Jadi sepi deh,

Aini kemudian merebahkan kepalanya diatas meja seperti yang selalu dilakukan Arka.

Ternyata nyaman juga, pantas saja Arka suka melakukan hal ini.

"Wah hari ini kita akan diajar oleh Galih!" seru salah seorang teman Aini begitu antusias

"Benarkah?" tanya mahasiswa lain begitu penasaran

"Iya, dari informasi yang aku dengar hari ini dia akan menjadi dosen praktisi yang akan mengajar materi publik relation,"

Aini seketika mengangkat kepalanya mendengar ucapan temannya itu.

"Dosen praktisi??"

"Iya Ai, hari ini Pak Burhan akan digantikan oleh Galih personel The Arjuna yang akan mengajar kita,"

"Yeaayy!!" seru mahasiswa berteriak kegirangan

*Tak, tak, tak!!

Semua mahasiswa langsung duduk di bangkunya masing-masing saat mendengar suara Pak Burhan mendampingi Galih menuju ke ruang kelas.

"Wah ganteng banget!" seru mahasiswa putri terkesiap memandang ketampanan wajah Galih

Sementara itu Aini langsung menundukkan wajahnya saat Galih menatapnya.

Senangnya bisa bertemu denganmu lagi cantik,

Waktu pelajaran yang berlangsung selama satu jam terasa begitu singkat karena diisi oleh Galih. Para mahasiswa bahkan melakukan sesi Photo bersama setelah Galih selesai mengajar. Tidak lupa mereka juga berebut meminta tanda tangan dan berswafoto berdua dengan idola remaja itu.

Hanya Aini yang tampak diam dan tak begitu antusias seperti teman-teman lainnya.

Ia tetap duduk diam di kursinya sambil mengerjakan sesuatu.

Dari sekian banyak wanita, hanya dia yang berani mengacuhkan ku.

1
sahabat pena
gantengan dimas euyy 🤣🤣🥰
sahabat pena
Luar biasa
sahabat pena
hrs nya di balik posisi zai jd pria gendut dan buruk rupa. biar ngerasain apa yg aini rasain
이삭 프라이데이
masalahnya dia oon kali lah.. gpain buatbekk ne nivel
nacho
mcnya pun bego
nacho
otak mcnya tinggl d tandas kali bodoh2 cepat perasan
nacho
kenapa mcnya bodoh? harap pertolongan org saja
IndraAsya
semoga Zai dapat karmanya 🤲😠
IndraAsya
gak kebayang perasaan Aini kayak gimana ,tega banget Zai ini 😠😠😠
🟢💜⃞⃟𝓛 ѕнα
terima arka aiii 😂😂😂
🟢💜⃞⃟𝓛 ѕнα
ah ternyata sukanya sm dimas bukan arka atau galih,tp syg harus patah hati
🟢💜⃞⃟𝓛 ѕнα
nekad kali zai
🟢💜⃞⃟𝓛 ѕнα
akhirnya aini lah pemenangnya 😂
⸙ᵍᵏ𝐙⃝🦜Titian Mentari 🦈
ternyata pria tampan itu arka dan gamenya tamat
⸙ᵍᵏ𝐙⃝🦜Titian Mentari 🦈
siapa lagi pria yang lebih tampan yang menanti aini
⸙ᵍᵏ𝐙⃝🦜Titian Mentari 🦈
hahahaha kompak nie Yee🤣
⸙ᵍᵏ𝐙⃝🦜Titian Mentari 🦈
Dimas menganggap Aini seperti adik dan bersikap seperti kakak untuk menenangkan Aini jika sedih tapi Aini ke gr an🤭
⸙ᵍᵏ𝐙⃝🦜Titian Mentari 🦈
hahahaha arka juga cemburu sama kakaknya🤣
⸙ᵍᵏ𝐙⃝🦜Titian Mentari 🦈
galih cemburu nie yee🤭
⸙ᵍᵏ𝐙⃝🦜Titian Mentari 🦈
Dimas romantis , arka cool , galih ganteng pinter bikin baper hayo ai mau pilih yang mana
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!