NovelToon NovelToon
Perjaka Tampan Dari Hutan

Perjaka Tampan Dari Hutan

Status: tamat
Genre:Kebangkitan pecundang / Percintaan Konglomerat / Tamat
Popularitas:480.2k
Nilai: 4.9
Nama Author: Anarita

Naki adalah putra tunggal yang menjadi ahli waris keluarga Buranaphan. Ia dibuang ke pulau tak berpenghuni oleh ibu tirinya karena tak mau kekayaan Buranaphan yang melimpah jatuh ke tangan anak tersebut.


Anak itu tumbuh besar dilingkungan ganas bersama hewan-hewan buas. Ia dirawat oleh sepasang Kingkong mandul yang tidak memiliki keturunan sampai besar dan bisa bertahan hidup sendiri.

Pada suatu hari takdir mempertemukan Naki dengan Diana. Si gadis polos baik hati yang berniat liburan dan menyatu dengan Alam di pulau Ninian. Nahas, kapal pribadi yang ditumpangi Ana menunju pulau tujuannya hancur tertabrak ombak. Dan membuat gadis itu berakhir terdampar di pulau tak berpenghuni bersama Naki

"Siapa kamu?" Ana menatap cowok aneh yang diperkirakan tinggginya lebih dari dua meter.

Dia masih diam memperhatikan setiap inci tubuh Ana dengan pandangan bingung seperti baru pertama kali melihat seorang wanita.

"Woi, kamu siapa Monster?"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Anarita, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pesona

"Kamu duduk sini dulu, Sya. Aku akan mencoba merayu Naki supaya mau berbaur denganmu juga," ucap Ana.

Tentu Nasya langsung bereaksi panik karena Ana menyuruhnya duduk di luar pintu seorang diri. Dia menahan tangan Ana kencang-kencang dengan tatapan memohon.

"Jangan gila Ana. Bagaimana kalau hewan-hewan itu datang lagi?" bisik gadis itu diikuti kepalanya yang menggeleng tidak setuju.

"Kalau hewan itu datang lagi kamu bisa gedor pintu ini. Maaf Sya ... Aku harus membujuk Naki dulu supaya mau bertemu kalian. Sepertinya dia agak sensitif dan marah karena ada manusia lain," ujar Ana.

"Dia adalah pemegang kekuasaan atas penghuni di tempat ini. Aku takutnya dia tidak terima dan menyuruh para hewan peliharaannya untu menyerang kalian. Jadi untuk cari aman aku harus rayu dia dulu. Ini semua demi keamanan kalian berdua, kok."

Mendengar itu Nasya langsung mengangguk setuju. Dia baru paham kalau Naki adalah raja dari hewan-hewan buas itu.

"Ok ... Oke ... Cepat rayu si Purba itu sebelum dia memanggil hewan peliharaannya lagi," balas Nasya cepat. Dia mendorong tubuh Ana dengan gerakan cepat. Kemudian duduk di depan pintu sambil memeluk lututnya sendiri.

"Aku tunggu sini!"

"Terima kasih, Sya."

Setelah menutup pintu dan memastikan tidak ada yang tahu keadaan di dalam, Ana perlahan menghampiri Naki.

Mula-mula ia peluk pria itu dari belakang. Ana tak mengucapkan sepatah kata pun. Dia terus memeluk dan mengembuskan napasnya di punggung Naki yang juga diam tanpa berkata apa-apa.

Tangan Ana perlahan turun ke bawah. Ia menyentuh sesuatu yang sebenarnya tidak ingin dia sentuk. Naki langsung kesal dan menepis tangan itu.

Tak lama kemudian Naki sedikit bereaksi. Ketidaknyamanan mulai menghampiri diri dan ia putuskan untuk berbalik menghadap ke arah Ana.

"Kenapa kamu masih di sini? Bukankah kamu sudah dijemput pulang oleh para manusia itu?"

Tatapin Naki sangat marah. Terlihat wajah tidak rela di balik perkataannya yang angkuh itu.

"Pergilah! Kamu seharusnya senang bisa segera pulang!"

Tersenyum lembut, Ana meraih satu tangan Naki dan menggenggamnya erat. "Aku tidak mungkin pergi dari tempat ini tanpa kamu, Naki. Kamu harus ikut denganku karena kita sudah pacaran," kata gadis lirih.

Namun, sepertinya Naki masih belum mau digoyahkan. Dia menggeleng dan tetap bersikeras tinggal di hutan ini. Tatapannya juga berubah dingin kepada Ana.

"Aku tidak mau pergi, Ana. Sekeras apa pun kamu merayu aku tetap akan tinggal di sini. Ini adalah tempatku yang sesungguhnya," tegas Naki tetap bersikukuh.

"Jadi kamu nggak cinta sama aku? Nggak sayang? Semua kalimat yang kamu katakan itu bohong?"

Sederetan pertanyaan yang menyudutkan Naki terlontar dari mulut Ana. Dia sengaja mengekspresikan marahnya kepada laki-laki itu.

"Kalau kamu memang Sayang sama aku kamu harus kembali ke dunia manusia Naki. Di sana adalah tempat kita ... Kita bisa menikah dan aku bisa mengobati bagian tubuhmu yang tidak nyaman itu!" Mata Ana tertuju pada anunya Naki di balik celana. Tapi Naki abaikan rasa itu. Dia memilih tegas dan menolak ajakan Ana barusan.

"Harus berapa kali aku bicara? Aku tidak mau Ana!" Lelaki itu berseru galak. Ana sedikit kewalahan mencari akal untuk merayu anak itu.

Karena ia tahu Naki bukan tipe orang yang suka dipaksa, akhirnya Ana berusaha menemukan alternatif lain.

"Begini saja, Naki. Bagaimana kalau kamu kenalan dulu dengan mereka. Kamu tidak harus memutuskan untuk pulang. Pastikan dulu dan yakinkan hatimu. Kebetulan juga mereka akan menginap si sini semalaman."

"Itu juga aku tidak mau," balas Naki cepat.

"Ya Tuhan!" Ana menjambak rambut sendiri saking kesalnya. Naki kemudian menarik tangan Ana. Membawa gadis itu kepelukan Naki.

"Maafkan aku, Ana. Aku hanya ingin kamu di sini. Tidak bisakah kamu mengalah dan tetap di sisiku?" pinta Naki. Suaranya yang lemah membuat Ana makin frustrasi.

"Aku tidak habis pikir denganmu Naki. Kenapa sesulit itu kembali ke duniamu. Padahal mereka bisa menemukan kita juga berkat SOS dari bunga mawar yang kamu buat itu," ujar Ana.

Spontan Naki terkejut. Ada rasa menyesal kenapa Naki harus membuatkan itu untuk Ana. Andai dia tidak menata bunga-bunga sialan itu pasti tidak akan ada orang yang merebut Ana darinya.

Braaakkkk!

Pintu tiba-tiba saja dibuka kuat-kuat. Hal itu membuat Ana refleks mendorong tubuh Naki. Mereka berdua menoleh kepada Nasya yang baru saja masuk ke dalam dan mengatung ketakutan.

"Sorry, An! Di luar ada rusa mau nyeruduk aku. Makannya aku buka pintu saking paniknya," ucap Nasya.

Naki yang masih terkejut tambah dibuat terkejut lagi saat melihat penampilan Nasya. Dia terpesona dengan kecantikan Nasya yang luar biasa.

Untuk pertama kalinya Naki menyadari bahwa Ana bukanlah wanita paling cantik sedunia. Nasya jauh lebih cantik dari Ana. Wajahnya bersig, kulitnya juga putih dan mulus.

"A ... Aku mau berkenalan dengan manusia itu!" tunjuk Naki dengan polosnya. Nasya terkejut dan menoleh pada Ana. Raut ketakutan jelas tercetak di wajah perempuan itu. Siapa yang tidak takut melihat pria bertubuh besar dan tinggi seperti itu coba?

"Tidak apa, Sya. Dia baik," ucapnya.

Ana tahu bahwa Naki terpesona akan kecantikan Nasya. Tapi ia berusaha memaklumi karena ini adalah pertama kalinya Naki melihat wanita cantik. Secara Nasya itu model. Mau dilihat dari sudut pandang mana pun Nasya bukanlah tandingan Ana.

1
Cute girls 😾
gakkk sukaaa plisss Masa si Naki ama si Nasya
Cute girls 😾
wkkwkw author nya kocak bgt dah
Cute girls 😾
si Ana gamon nih yah cerita nya
Cute girls 😾
tinggii bener yah thor si Naki
Konok Neng
akhirnya
Konok Neng
apa naki ggak bisa membedakan rasa antara ana sama nasya,, nasya kan pasti dah bolong nah kalau ana kan masih ori.. butuh palidasi si thorr
Konok Neng
aneh memang karena naki tidak tau arti cinta yg sebenarnya. suka dia anggap cinta kagum karena nasya lebih cantik dia bilang cinta,, hari ini bilang benci besok bilang cinta,, kan kamu tau anna kalau otak naki sama seperti balita..
Konok Neng
8 thn udah tau beda perempuan sama lelaki,, pasti sdh sekolah kelas 3 sd, jika 3 atau 4 thn mungkin sekali ggak tau,, karena belum bisa membedakan
Safitri Agus
terimakasih Thor Ana🙏🥰
Safitri Agus
masih untung gak amnesia
Safitri Agus
gas teruuss 😂😂😂
Safitri Agus
Naki ini pinpinbo,,bodoh²pintar🤭
Safitri Agus
kenapa ceritanya jadi nikah dadakan gini ya🤔
Safitri Agus
akhirnya nampak belangnya Nasya,licik
Nurhayati
Luar biasa
Aidil Dan Aljabir
aku lebih suka cerita mereka di hutan
Aidil Dan Aljabir
akhirnyaaaa
Aidil Dan Aljabir
😂😂😂😂😂😂
Aidil Dan Aljabir
ya ampun naki , naki😂😂😂😂
Aidil Dan Aljabir
ana, ana😂😂😂😂
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!