NovelToon NovelToon
Athena

Athena

Status: tamat
Genre:Mafia / Mata-mata/Agen / Persaingan Mafia / Fantasi Wanita / Chicklit / Tamat
Popularitas:63.3k
Nilai: 5
Nama Author: Anezaki Igarashi Ricky

Belasan tahun terpisahkan dari sang ayah biologis, kini Kagami Rui telah kembali dan menemukan keluarganya kembali.

Saatnya memimpin Doragonshadou, sebuah yakuza legendaris yang selama ini dipimpin oleh sang ayah!!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Anezaki Igarashi Ricky, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Mimpi-Mimpi Yang Menyesakkan

Beberapa hari yang lalu di atas lautan yang luas dan gelap di tepian tebing yang cukup curam.

BYUUURRRR ...

Sebuah percikan yang cukup besar dan kuat terdengar memecah keheningan malam yang sunyi di atas lautan lepas itu. Dua orang telah terjatuh dari tebing begitu saja.

BLUUPP ...

BLUUPP ...

BLUUPP ...

Setelah beberapa saat mulai terlihat seorang gadis yang sedang berusaha untuk menyelamatkan dirinya dan berusaha untuk berenang ke permukaan air laut.

Gadis itu terlihat sedikit pucat karena luka pada bagian perutnya dan ditambah dengan cuaca yang begitu dingin tentunya. Setelah berenang cukup jau dan bertahan melawan rasa sakit dan dingin itu, kini perlahan gadis yang sudah menjadi semakin pucat itu berhasil menepi di pinggiran sebuah pantai liar yang tak ada penduduk satupun disana.

Karena itu bukanlah sebuah pantai umum yang terbuka untuk pariwisata, melainkan hanya pantai kecil yang tak pernah terurus dan sangat jauh dari pemukiman penduduk.

Gadis itu kini sudah merasa cukup kelelahan karena sudah berenang cukup jauh, dan akhirnya ambruk dan tak sadarkan begitu saja di atas pasir putih itu.

BRUUKK ...

.

.

.

.

.

.

"Happy Birthday, Rui sayang. Mama akan selalu ada untuk Rui. Jangan pernah bersedih lagi ya, Sayang. Kita akan selalu bersama bersama selamanya" ucap Amane sambil memeluk Rui kecil.

.

.

"Bunuh Kagami Jiro karena dia adalah yang membunuh mamamu! Nyawa harus dibayar dengan nyawa!!" Kin Izumi berkata dengan begitu menggelegar dan menatap tajam Rui

.

.

"Mulai sekarang namamu adalah Kagami Rui! Kamu adalah putriku secara sah mulai detik ini! Dan mulai sekarang kamulah yang akan memimpin Doragonshadou!" ucap Kagami Jiro menatap lekat Rui.

.

.

"S̄uk̄hs̄ạnt̒ wạn keid, Rui ( Selamat ulang tahun, Rui)." ucap Nickhun dengan wajah berbinar menatap gadis cantik yang selalu saja menempati tempat paling istimewa di dalam hatinya setelah sang ibu yang sudah tiada.

.

.

"Kamu harus mengundurkan diri sebagai pemimpin utama Doragonshadou dan biarkan kak Kenzi yang mendapatkan semua itu sebagaimana mestinya!!" kini Kenzou mulai terlihat begitu murka menatap Rui.

.

.

"Putriku, mari kita mati bersama ..." sosok Chai mulai terlihat dan tersenyum dengan aura yang begitu kelam sambil menghunuskan sebuah pisau pada perut Rui.

.

.

"Tidakkk!!" seorang gadis mulai terbangun dan terduduk dengan peluh yang sudah membasahi hampir seluruh tubuhnya.

Nafasnya terlihat masih naik turun dan tidak beraturan. Wajahnya masih terlihat begitu pucat dengan sepasang mata yang sudah berkaca-kaca . Beberapa potongan dari mimpi-mimpi yang baru saja dialaminya terasa seakan begitu nyata.

Begitu menyesakkan dan sangat menyakitkan. Sungguh sangat menguras energi dan emosi, seolah-olah gadis itu benar-benar kembali terlempar pada masa-masa itu.

"Argghh ..." rintih gadis itu mulai menyentuh bagian perut kanannya yang saat ini sedang terluka cukup parah karena sebuah serangan dari seseorang.

Beberapa perban terlihat sudah terlilit dengan rapi pada bagian perut itu setelah gadis itu menyibak pakaiannya untuk memeriksa luka tersebut.

"Siapa yang sudah menyelamatkanku dan dimana aku saat ini?" batinnya dengan suara yang begitu pelan lalu mulai memperhatikan sekitarnya.

Rumah ini masih terlihat begitu sederhana dan masih menggunakan bahan bangunan berupa kayu. Beberapa saat mulai terdengar suara derap langkah yang begitu teratur hingga akhirnya mulai terdengar suara dari sebuah pintu yang berderit dan mulai terbuka.

Seorang wanita tua mulai terlihat memasuki rumah ini daj berjalan dengan dibantu tongkatnya. Lalu dibelakangnya mulai terlihat seorang pemuda yang berjalan mengekorinya.

"Wah ... syukurlah kamu sudah sadar. Nenek khawatir sekali karena beberapa jam yang lalu tubuhmu dalam keadaan yang sudah begitu lemah." ucap nenek-nenek itu tersenyum hangat menatap gadis muda yang masih terduduk di atas pembaringan yang begitu sederhana itu.

"Bukankah sudah aku katakan kepada nenek jika dia akan baik-baik saja? Ramuan buatanku sangatlah manjur untuk mengobati segala jenis obat, Nenek. Aku sudah banyak belajar dari guruku." celutuk pemuda itu mulai meletakkan kayu bakar yang baru saja dia cari di pojok ruangan.

"Tapi biar bagaimanapun ketahanan tubuh seseorang itu sangat berbeda-beda, Ryota." ucap sang nenek mulai mendekati pembaringan lalu duduk di tepian pembaringan menatap hangat gadis bermata kecoklatan itu.

"Jadi kalian yang sudah menyelamatkanku?" tanya gadis itu masih dengan nada yang begitu pelan karena menahan rasa sakit pada petutnya.

"Benar sekali, Nak. Cucuku Ryota yang menemukanmu tak sadarkan diri di tepian pantai. Dan dia membawamu ke rumah kecil ini." jawab nenek itu kembali.

"Terima kasih, Nenek, Ryota ... aku akan membalas semua kebaikan kalian ini." ucap gadis itu dengan ekspresi yang masih begitu datar.

"Jadi, siapa namamu? Dan dimana kamu tinggal? Lalu mengapa kamu bisa terluka seperti itu? Kamu bukan penduduk di sekitar sini bukan? Karena tak ada pedesaan di sekitar sini." ucap nenek itu bertanya.

"Namaku adalah Rui, Nenek." jawab gadis itu dengan lirih namun auranya begitu tegas. "Aku tinggal di Danenchofu, Tokyo. Malam itu aku sedang mengejar seorang penjahat, namun dia malah berhasil melukaiku dan membuatku terjatuh bersamanya di lautan itu." imbuhnya menjelaskan.

"Mengejar seorang penjahat? Apakah kamu seorang abdi negara, Rui?" tanya nenek itu dengan kening berkerut menatap Rui.

"Benar, Nenek. Namun ... aku hanya sekedar membantu saja." jawab Rui memutuskan untuk tidak mengungkap identitasnya sebagai seorang pemimpin utama Doragonshadou, sebuah Yakuza yang begitu legendaris.

"Hebat sekali! Masih sangat muda namun sudah bekerja untuk hal seperti itu. Kamu pasti sangat terampil dalam bela diri ya." ucap nenek itu takjub.

"Tidak kok, Nenek. Aku tidak sehebat itu." jawan Rui merendah. "Nenek, bolehkah aku menumpang disini hingga beberapa hari? Saat ini aku harus memulihkan diri terlebih dulu. Dan ada sesuatu yang harus aku lakukan sebelum aku kembali ke Danenchofu. Setelah itu ... setelah aku kembali, aku berjanji aku akan membalas semua kebaikan kalian." ucap Rui penuh harap sang nenek akan mengijinkannya untuk tetap tinggal di rumahnya selama beberapa hari.

"Tentu saja kamu boleh tinggal disini, Rui. Tapi maaf, gubuk ini sangat sederhana dan jauh dari kata layak. Dan kamu tidak perlu membalas apapun untuk semua ini. Nenek tulus ingin menolongmu." ucap nenek itu tulus.

"Nenek, jangan lupa!! Dia juga butuh makan, dan dia akan memakan persediaan makanan kita. Setidaknya dia harus mengganti semua itu ..." celutuk Ryota begitu blak-blakan dan mulai berniat untuk pergi kembali.

"Jangan dengarkan dia, Rui ... dia memang suka berbicara seperti itu. Itu artinya dia menyukaimu. Karena sebenarnya dia sangat jarang berbicara dengan orang. Dia hanya akan berbicara dengan orang-orang tertentu saja." bisik sang nenek dengan tawa kecil.

...🍁🍁🍁...

1
𝐙⃝🦜しÏA ιиɑ͜͡✦ᵉ𝆯⃟🚀ʰⁱᵃᵗᵘˢ
Ayo Nickhun, jangan ragu utarakan maksud hatimu u melamar Rui dan yakinlah Rui pasti akan menyambutnya dg kedua belah tangannya karena Rui juga sangat mencintaimu....good semangat ya Nickhun
𝐙⃝🦜しÏA ιиɑ͜͡✦ᵉ𝆯⃟🚀ʰⁱᵃᵗᵘˢ
betul sekali, sebuah pernikahan jgn di anggap coba2 atau main2 karena akan fatal akibatnya, apalagi menikah tdk berdasarkan.cinta sesungguhnya, dan Rui harus memberi keputusan yg tepat di mana hati dan hidupnya akan tertambat dg kesetiaan dan ketulusan tanpa ada hal2 yg mempengaruhinya...
𝐙⃝🦜しÏA ιиɑ͜͡✦ᵉ𝆯⃟🚀ʰⁱᵃᵗᵘˢ
memang beginilah seharusnya hubungan yg baik antara kk dan adik, sering bersama2, ngobrol, curhat apa saja dg santai akan mencairkan suasana yg dulunya begitu kaku dan dingin...dan Kenzou harus belajar byk dg Rui dlm hal ini...hmm
Anezaki Igarashi Ricky ⍣⃝కꫝ 🎸: dan akhirnya kenzou mulai mencair mimi🤭
total 1 replies
𝐙⃝🦜しÏA ιиɑ͜͡✦ᵉ𝆯⃟🚀ʰⁱᵃᵗᵘˢ
pada akhirnya Ryuga bisa bersikap gentleman dg berani mengakui kesalehannya dan kecerobohannya di hadapan Rui
destriana ritto
ceritanya menarik sekali, bagus deh.
•§͜¢•🦢🍒 Nasira✰͜͡ᴠ᭄
huwaa Nick gugup Mala Rui gemes am sikap suaminya
•§͜¢•🦢🍒 Nasira✰͜͡ᴠ᭄
selamat Rui Nick semogah kebahagiaan selalu menyertai mu
•§͜¢•🦢🍒 Nasira✰͜͡ᴠ᭄
.hati" don Rui smpe jatuh kan untung Nick siap siaga
❤️⃟WᵃfAlena ⍣⃝కꫝ🎸
baru sadar kalau ada Extra Part nya 🙈🙈, Rui sangat bar-bar gak tau kegugupan nick 😂😂
Anezaki Igarashi Ricky ⍣⃝కꫝ 🎸: anak jiro gitu 🤣🤣🤣
total 1 replies
❤️⃟WᵃfAlena ⍣⃝కꫝ🎸
astaga Rui dia itu terpesona loh sama pemandangan di depan 🙈
Anezaki Igarashi Ricky ⍣⃝కꫝ 🎸: dia kan malah sengaja godain nick itu lo 🤣🤣
total 3 replies
❤️⃟WᵃfAlena ⍣⃝కꫝ🎸
apaan kamu Rui emang nya kamu gak gugup apa
❤️⃟WᵃfAlena ⍣⃝కꫝ🎸
terutama sabar menghadapi kin Izumi yang selalu memperlakukan Rui seperti anak buah yang lain
❤️⃟WᵃfAlena ⍣⃝కꫝ🎸
Rui menjadi penguat untuk nick
❤️⃟WᵃfAlena ⍣⃝కꫝ🎸
pasar terapung saat nick menyelamatkan kakek tua itu ya
Anezaki Igarashi Ricky ⍣⃝కꫝ 🎸: iya.. kasihan 🤧🤧
total 3 replies
❤️⃟WᵃfAlena ⍣⃝కꫝ🎸
gak ada perubahan sama sekali ya
Anezaki Igarashi Ricky ⍣⃝కꫝ 🎸: sama. isinya hanya hutan dan kebun
total 1 replies
•§͜¢•🦢🍒 Nasira✰͜͡ᴠ᭄
rui harus bertahan demi orang" yang menyayangimu
•§͜¢•🦢🍒 Nasira✰͜͡ᴠ᭄
demi sebuah misi rui mencium nick di depan umum 🤭
•§͜¢•🦢🍒 Nasira✰͜͡ᴠ᭄
keren kejutan nya buat rui
🍾⃝🐇ωεɪıɑ xɪɑи⍣⃝కꫝ 🎸
waduh Rui mimpi Nick di tembak kah
🍾⃝🐇ωεɪıɑ xɪɑи⍣⃝కꫝ 🎸
gimana tuh rui rasanya di genggam tangan nya oleh Nickhun
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!