NovelToon NovelToon
Hot Duda

Hot Duda

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Cintamanis / Duda / Tamat
Popularitas:4M
Nilai: 5
Nama Author: Sept

Anggara, seorang pimpinan Montana Group. Duda beranak satu, menjerat Lisa yang merupakan seorang office girls di perusahaannya. Ia menjadikan Lisa sebagai tameng agar para wanita tidak mendekat dan merayunya.
Pria yang dulu begitu hangat, seketika menjadi sangat dingin pasca kehilangan istri pertamanya, ia bersumpah tidak akan menikah lagi. Tapi bagaimana, jika Tiara putri kecilnya menginginkan kehangatan seorang ibu? Apa Lisa bisa menjadi ibu sambung bagi Tiara? Atau hanya sebagai ibu dan istri pajangan bagi Anggara?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sept, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Harga Diri

Hot Duda Bagian 28

Oleh Sept

Mendengar keributan di luar, penjaga rumah langsung membuka pagar. Dua wanita beda kelas itu menatap pagar yang terbuka. Lisa yang merasa terjepit, gadis itu memberanikan diri menemui penjaga. Membuat Jessica spontan marah dan berteriak.

"YOU!"

Lisa sudah hafal, dia sepertinya kebal dengan teriakan Jessica. Sehingga tetap jalan terus meskipun si Jessica terus saja ngomel-ngomel.

"Mahluk ini ... OMG, gak punya malu!" gumam Jessica jengkel. Ia langsung jalan cepat menyusul Lisa. Begitu sudah dekat, ia raih dan menarik kasar lengan baju gadis tersebut.

"Nggak punya telinga?" sindir Jessica kasar.

Tap tap tap

Dari dalam keluar sosok pria yang merasa terusik dengan kegaduhan di rumah sang atasan. Rio menghampiri dua wanita yang kini ribut di depan pos keamanan.

"Lisa?" sapa Rio yang terkejut karena ada Lisa di sana. Dalam benaknya mungkin bertanya, untuk apa Lisa ke sana lagi.

"Pak Rio."

Lisa langsung berjalan dan berhenti di samping Rio. Mungkin mencari perlindungan dari amukan Jessica yang selalu bar-barr.

"Untuk apa dia ke sini? Apa mas Anggara memanggilnya?" tanya Jessica jutek pada Rio.

"Ya, aku yang memanggilnya. Lisa ... Masuk!"

Sebuah suara membuat semua orang menoleh ke belakang. Mereka semua melihat sosok Anggara yang berdiri di depan teras rumahnya. Pria itu kemudian masuk, tanpa peduli dengan wajah Jessica yang memperlihatkan ketidaknyamanan.

Lisa sempat tertegun, tapi saat Rio mengangguk padanya. Ia lantas bergegas masuk. Gadis itu kemudian masuk dan melewati ruang tamu, ada baby Tiara yang sedang dipangku seseorang.

'Tiara,' gumam Lisa dalam hati. Ingin melihat bayi itu sejenak, tapi ia harus mengikuti Anggara. Pria itu sudah menunggu di ruang kerjanya yang tidak jauh dari ruang tamu. Hanya dipisah sekat dengan pilar besar bercat warna emas.

Begitu masuk, Anggara langsung menatapnya tajam. Sebenarnya tidak ada yang memanggil Lisa, Anggara tadi sengaja berbohong di depan Jessica karena ingin membuat wanita pilihan mamanya itu merasa tidak nyaman dan pergi. Rasanya ia gerah, tiap hari ada saja alasan Jessica datang. Ingin melihat Tiara lah, ini lah, itu lah. Pokoknya Jessica punya banyak alasan untuk sekedar pergi ke rumah Anggara.

"Untuk apa datang ke sini?"

Lisa belum juga duduk, Anggara sudah memperlihatkan sifat juteknya. Dan sebelum Lisa menjawab, gadis itu terlihat memikirkan sesuatu.

"Saya bertanya, untuk apa kamu datang ke sini?"

Lisa langsung kesulitan menelan ludah.

"Em .. itu."

Anggara melirik sinis.

"Butuh pekerjaan?" tebak Anggara. Dan Lisa langsung mengangguk sungkan.

"Telat! Kau tidak lihat? Saya sudah punya babysitter baru!"

Lisa pun semakin menunduk dalam.

"Maaf ... maaf kalau begitu. Maaf saya sudah mengganggu waktu Bapak." Lisa akan berbalik, seperti dia keliru sudah datang ke rumah ini.

"Kenapa kau berubah pikiran?"

Pertanyaan Anggara kembali membuat Lisa terdiam. Apakah ia harus jujur kalau sekarang sangat membutuhkan banyak uang?

"Apa karena uang?" tebak Anggara.

"Tapi sayang ... tawaran itu sudah tidak berlaku lagi. Jadi jangan pernah menginjakkan kaki di rumah ini!" sambung Anggara. Mungkin ia masih dendam, sebab Lisa pernah menolak tawaran dari pria kaya tersebut.

Lisa yang tadi menunduk, perlahan mengangkat wajahnya. Kemudian berjalan menghampiri Anggara.

"Jika tawaran itu tidak berlaku lagi, bagaimana dengan mengembalikan pekerjaan saya di perusahaan?" tanya Lisa yang menebalkan wajahnya. Tidak peduli, semua rasa malunya sudah menguap tersapu angin. Ia hanya ingin mencari uang, tidak peduli lagi jika harus meminta pekerjaan dari pria di depannya tersebut.

Toh Lisa merasa, ia keluar bukan karena dipecat. Akan tetapi Anggara yang sudah membuatnya keluar dari pekerjaan lamanya itu.

'Betapa tidak punya malunya gadis ini?' batin Anggara menatap remeh.

"Belum genap sebulan, apa uang yang telah saya berikan sudah habis?" sindir Anggara.

Lisa membuang muka, ingin rasanya ia bercerita kejadian yang sesungguhnya, tapi ia tidak mau seperti menjual kesedihan. Akhirnya ia mantap untuk pergi saja.

"Bukan urusan Bapak," cetusnya kemudian berjalan ke pintu.

Anggara dibuat tersenyum kecut. Pria itu lantas kembali bicara dan bertanya.

"Sepertinya kau sangat butuh uang, hingga putus asa dan datang ke mari? Apa kau tidak punya harga diri? Berapa yang kau mau? 100? 200?" sindir Anggara.

Hanya karena sekali dia berani membayar mahal, sepertinya Lisa sekarang tertarik dengan uangnya. Itulah yang ada dalam benak Anggara saat ini. Anggara mulai berpikir negative pada Lisa. Lisa datang hanya karena gadis itu membutuhkan uang.

Ruangan mendadak hening, dan Lisa membalas sindiran Anggara tanpa menatap wajah pria tersebut.

"Bapak berani membayar saya berapa?"

Ganti Anggara yang kini membeku.

BERSAMBUNG

Fb Sept September

IG Sept_September2020

1
juwita
klo yg g pny KTP di larang baca ya thor. krn msh bocil🤣🤣
Sri Utami
Luar biasa
JesiraSeni
.
Asri Ka
ntarlagi pasti bucin kan yak
Elly Rasmanawati
Luar biasa
Allenn
Anggara
Chaira 62js
Luar biasa
Reeka Rsm
kenapa bogor
Ryan Jacob
semangat Thor ditungggu karya-karyanya
komalia komalia
kenapa engga sama ade nya lisa aja jodoh nya rio
komalia komalia
ko si jesica nya engga di buat jera dulu kan si si adinda nya mati gara gara dia engga terkuak
mama indah: iy bnr masa gak ada pembalsan nya
total 1 replies
komalia komalia
waah cari mati
komalia komalia
pasti nonton pilm enjelina jontot sama bret fit
komalia komalia
wadidaw
komalia komalia
gara gara sering baca ni novel jadi sering minta jatah malam sama suami
komalia komalia
hahaha jelos sama rio
komalia komalia
rio iseng kamu
komalia komalia
duda oleng
komalia komalia
awas bari nikah baru nyicipin gua di tinggal mati dan men duda cukup lama pasti kaya kucing kelaparan lis
komalia komalia
di sumpahin kamu gila karena cinta bnaget sama lisa baru nyaho sia
mama indah: klau baca crta lisa sedih jadi brasa kaya nyata emng bnr si tentang si kaya dan si miskin ,selalu si miskin yang di tindas😢
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!