Sebuah keluarga yang begitu kejam, mengadopsi seorang anak perempuan untuk mengantikan putri tunggal mereka yang di ramal oleh peramal jahat akan mati pada umur nya yang ke delapan belas tahun.
Untuk menghindari kutukan tersebut mereka pun mengadopsi seorang anak perempuan yang lahir di tahun yang sama bulan yang sama dan tanggal yang sama agar putri mereka bisa menghindari kutukan tersebut sesuai ucapan sang peramal.
"Ayah aku mohon, jangan kirim kan aku ke tempat itu,aku takut,aku mohon ayah."Ucap Selina sambil menangis memegang erat kaki sang ayah.
"Menyingkir lah dari kaki ayah ku!"Ucap wanita cantik dengan pakaian yang sangat mewah mendorong Selina untuk menjauh dari kaki peria yang mereka pangil ayah itu.
Buat yang penasaran sama ceritanya Ayuk ikuti terus setiap episode dari kisah "Kesayangan Tuan Muda Kejam."
Terima kasih banyak.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nadia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Episode #28
"Pa ini sangat keren,ini bukan cuma bisa mendekati tuan muda Melvin,aku juga bisa pakai lukisan ini untuk tambah terkenal,dan dengan begitu orang-orang akan melupakan masalah kemarin."Ucap Milan yang kemudian memeluk papa nya senang.
"Menurut kamu,papa sudah menyelesaikan masalah mu belum?"Tanya papa Hartono membalas pelukan Milan.
"Terima kasih pa,papa tenang saja,aku pasti akan berhasil mendekati tuan muda Melvin, nanti kalau aku berhasil papa mau menjadi orang terkaya di kota ini pun tidak masalah bukan?"Ucap Milan antusias.
"Ini baru anak papa."Ucap papa Hartono menepuk pundak Milan.
sementara itu di Fila Handaru.
"Nona, lihat lah beberapa gaun baru yang di belikan tuan muda untuk nona,nona mau pakai yang mana? Kalau yang putih ini terlihat simpel dan elegan."Ucap pelayan kepada Selina.
Melvin membelikan dua gaun mahal untuk Selina yang nantinya akan di pilih salah satu untuk di pakai Selina saat hadir di acara penilaian final lukisan itu.
"Jangan nona muda, jangan pakai yang putih,itu terlalu simpel nona masih muda,harus pakai yang hitam ini karena terlihat lebih cantik dan mewah."Ucap pelayan satu nya yang memegang gaun hitam.
Sementara Selina hanya diam menatap kedua pelayan tersebut.
"Nona gaun ini bagus,model ini khusus hanya di buat satu di seluruh dunia."Ucap pelayan tersebut.
Namun Selina tidak mengatakan sepatah kata pun ia hanya diam dan menatap kosong arah depan nya.
"Nona muda,nona nanti akan keluar dengan tuan muda, jangan terlihat jelek seperti itu nanti tuan muda akan malu dan akan menghukum nona."Ucap pelayan tersebut melihat Selina yang terus termenung.
"Iya dia betul nona,tuan muda itu orang nya tidak bisa di tebak,hari ini suka kamu besok-besok siapa akan tau apa yang akan terjadi kepada nona."Ucap pelayan kedua.
"Ayo sini belajar dengan ku untuk tersenyum,nona itu kalau tersenyum tidak terlihat seperti orang memiliki gangguan jiwa loh,nona itu sangat cantik."Ucap pelayan satu sambil memegang pipi Selina.
Karena author malas untuk memberikan nama kepada dua pelayan ini sebaiknya kita sebut saja pelayanan satu atau pelayan dua ya para reader ku tercinta.
Next
"Hmmm."Ucap Selina sambil menampilkan senyum hambar nya.
Kedua pelayan itu saling pandang.
"Ini jadinya bagaimana ya?"Tanya pelayan satu kepada pelayan dua.
"Ya sudah tinggal kan saja dulu nanti kita urus kembali."Jawab pelayan dua kepada pelayan satu.
Mereka pun akhirnya pergi dari sana sambil membawa kedua gaun itu.
Selina yang melihat itu pun kemudian berjalan kembali masuk ke dalam kamarnya.
Ia duduk di depan laptop sambil menekan beberapa tombol laptop tersebut.
Ternyata Selina berusaha menghubungi Denis Magyorta dari laptop itu.
Vc on
"Selina,apa kau mencari ku? Aku sempat berfikir bahwa kau sudah di habisi oleh tuan muda Melvin,dua hari dua malam aku tidak tidur karena khawatir terhadap mu."Ucap Denis yang terlihat sangat tampan duduk di kursi ruangan kerja nya.
"Maaf kan aku,aku dua hari ini di jaga ketat oleh orang nya Melvin dan tidak ada cara untuk menghubungi mu,apa kau sudah menyuruh orang untuk memperhatikan keluarga Hartono?"Jawab Selina.
"Aku baru ingin memberi tahu mu tentang info ini, Hartono biar anak nya semakin terkenal dia memakai cara licik untuk membuat Milan menang dalam lomba melukis itu dengan menyuruh seseorang untuk membeli lukisan bungga mawar yang indah dari pemenang lomba melukis beberapa tahun yang lalu."Ucap Denis Magyorta menjelaskan.
"Aku dan keluarga Hartono seperti nya memang di takdir kan untuk menjadi musuh ya, mereka ternyata juga ikut lomba ini."Ucap Selina kepada Denis.
"Ouh, maksud mu,kau juga ikut dalam perlombaan ini?"Tanya Denis kepada Selina.
"Iya aku sudah melihat-lihat contoh lukisan nya di internet dan semua terlihat sangat bagus,tapi tidak sebagus Lukisan yang di beli oleh Hartono."Jawab Selina.
"Wah, kalau seperti itu,kamu akan susah untuk menang, karena lukisan itu sudah menang di lomba melukis beberapa tahun yang lalu,cara satu-satunya seperti nya kita harus memberi tahu semua orang tentang kebenaran."Ucap Denis kepada Selina karena ia khawatir jika Selina akan kalah.
"Haha,dia itu cuma numpang saja,aku lah yang akan jadi pemenang nya."Jawab Selina sambil tersenyum manis.
"Hmm, mengapa kau bisa yakin?"Tanya Denis heran.
"Dia punya lukisan dari pemenang sebelum nya,aku juga tidak akan kalah aku pasti bisa menang."Jawab Selina merasa yakin.
"Kamu tau kan mengapa bisa ada perlombaan ini, karena lukisan pemenang sebelumnya nya itu telah menginspirasi seluruh dunia,dan tidak ada orang yang bisa meniru,dia di anggap pelukis terbaik di kota ini tidak ada lawan nya, namun dua tahun yang lalu dia tiba-tiba menghilang dan lukisan nya menjadi semakin mahal dan terkenal."Ucap Denis panjang lebar.
"Hmm,aku mengerti sedikit aku ceritakan kepada mu, waktu di tempat terpencil itu ada seorang nenek-nenek yang muka nya hancur dan kedua tangan nya patah."Ucap Selina kepada Denis sambil tersenyum manis.
"Lalu?"Tanya Denis penasaran.
"Iya, nenek itu kecelakaan sehingga menjadi seperti itu karena dia tidak memiliki keluarga jadi orang yang menabrak nya mengantarkan dia ketempat terpencil itu. Dan apa kau tau dia itu Julia dia lah pelukis yang menang beberapa tahun lalu dia lah pemilik lukisan yang di beli oleh Hartono dan saat di tempat terpencil itu dia memaksa ku untuk belajar melukis selama dua tahun a ku di tempat itu."Ucap Selina menjelaskan semua hal penting itu kepada Denis.
"Apa?!"Ucap Denis kaget dengan pernyataan Selina.
"Iya itu lah kenyataan nya, bagaimana menurut mu? Apa aku bisa menang?"Tanya Selina lagi.
"Kalau sudah begini aku yakin kau pasti akan menang."Ucap Denis tersenyum puas.
"Terima kasih, kalau begitu aku tutup dulu."Ucap Selina berpamitan.
"Hmm."Jawab Denis mengangguk.
Vc off
Selina benar-benar bersemangat melukis dalam beberapa hari itu, tentunya sepengetahuan Melvin,dia mencuri-curi waktu untuk keluar membeli alat untuk melukis saat Melvin sedang sibuk mengurusi urusan nya.
Dua Minggu pun berlalu,kini tiba lah di mana malam penilaian final lomba melukis itu.
"Lukisan ku sudah masuk final, malam ini akan di umumkan siapa pemenang nya."Ucap Selina sambil duduk di kursi dekat balkon kamar nya menunggu Melvin datang untuk menjemput nya.
Selina sangat terlihat cantik dengan gaun hitam yang mewah,dia juga di dandani oleh kedua pelayan nya agar tambah terlihat cantik.
Bersambung ....
selamat sell dede debay ny pasti tampan ke ayhnya 🤗😍
makasih Thor ceritanya bagus 👍👌🙏