NovelToon NovelToon
Pembantuku Canduku

Pembantuku Canduku

Status: tamat
Genre:Romantis / Beda Usia / Cinta beda status / Tamat
Popularitas:18.2M
Nilai: 4.8
Nama Author: Lautan Biru

Hay para reader ini karya author yang ke2. Disini cerita fiksi dunia nya author halu...

Hidup di kota besar tidak mudah dijalani bagi gadis cantik yang masih berumur belia itu. Hidupnya hanya sendiri setelah ditinggal kan ibunya untuk selama lamanya.
Apalagi dirinya yang masih menjadi seorang Siswi dibangku kelas 3SMA.

Indira Cahaya Putri gadis cantik yang kehidupan nya berubah setelah kedua orang tuanya meninggalkan nya untuk selama lamanya.


Kisah apakah yang akan dialami oleh gadis cantik itu.. penasaran!! ikuti ceritanya yaa..

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Lautan Biru, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Part28

"Kapan Abang akan pulang?"

Setelah makan malam mereka bertiga selesai Indira duduk di ruang tamu bersama Allan, dan Arum kembali didepan tv.

"Kamu ngusir Abang."

"Ck. ini udah malam Abang."

Waktu sudah menunjukan hampir pukul sepuluh malam tapi pria didepan nya ini tidak menunjukan akan segera pulang, padahal sejak tadi Indira selalu ketus saat pria dewasa itu mengajaknya bicara.

"Kenapa kamu hari ini gak kerja." Alih-alih menjawab Allan malah balik bertanya.

"Ada kepentingan disekolah."

Meskipun gadis itu berucap ketus dan datar dengan wajah jutek, terapi bagi Allan wajah gadis itu malah menggemaskan.

Beneran deh keknya gue jatuh cinta sama gadis cerewet ini. Allan.

"Baiklah Abang pulang." Dirinya tidak sanggup jika terus berlama-lama menatap gadis yang membuat jantung nya berdebar-debar setiap kali menatap wajah cantik Indira.

"Dari tadi kek." Indira mendengus kasar.

Allan hanya terkekeh, "Kamu kayak alergi kalo deket-deket Abang."

"Baguslah kalo Abang nyadar."

Allan terkadang bingung sendiri melihat tingkah Indira, yang terkadang manis dan terkadang sangat menyebalkan dan bar-bar.

"Ck. Abang seperti kuman." Allan mendengus sebal.

"Abang kan emang kuman, eh bukan tepatnya kek jelangkung, tau-tau nonggol aja disini."

mereka berjalan keluar rumah dengan Indira dibelakang Allan.

"Mana ada jelangkung ganteng seperti Abang."

"Dih, pede gila." Indira mencibir.

"Kan memang Abang ganteng." Ucapnya pede.

"Iya ganteng, kaya es sekuteng." Ledek Indira dengan tertawa.

Lagi-lagi Allan harus menahan napas ketika melihat wajah cantik itu tertawa. Dadanya semakin bergemuruh dirinya merasa menjadi pria konyol, Allan tidak pernah banyak bicara dan terlihat dingin dan cuek, tetapi jika dekat dengan Indira bawaan nya menjadi pria konyol dengan banyak bicara.

"Puas ledekin Abang terus." Allan menarik hidung kecil Indira, hingga gadis itu memekik karena sakit.

"Abang!!" Indira memukul lengan Allan yang masih menarik hidungnya.

"Hahah,, kamu kaya badut, kalo kaya gitu." Allan tertawa keras tidak merasa bersalah sudah membuat hidung gadis itu merah seperti tomat.

"Abang nyebelin." Indira mengerucutkan bibirnya cemberut.

Mereka kini sedang berdiri disamping mobil Allan. "Yaudah Abang pulang, hati-hati dirumah." Allan mengusap kepala Indira, ini untuk pertama kali mereka saling bersentuhan.

Meskipun jantung Allan berdebar kencang dan rasanya ingin meledak karena bahagia.

"Abang!!" Indira kembali berteriak ketika Allan sengaja mencuri ciuman dipipi gadis itu, dan secepat kilat masuk mobil lalu pergi dari rumah gadis itu.

"Ya ampun, ini tadi apa?" Indira masih syok, percaya atau tidak dengan tindakan Allan tadi.

Indira hanya berpikir mungkin Allan hanya menganggapnya seorang adik, karena memang usia mereka terpaut jauh.

"Untung ganteng."

Indira pun segera masuk kerumah, mengunci pintu. Dirinya berjalan menuju ruang tv, dan Arum ternya sudah tidur dengan posisi duduk, kepala bertumpu diatas meja dengan tangan sebagai bantalan.

"Ck. Abis kenyang molor dia." gumam Indira.

..............

Pagi ini dua gadis cantik yang sedang berdiri dihalte simpang jalan, menunggu angkutan umum untuk menuju kesekolah.

"Lama amat si ni angkot." Arum sejak tadi sudah mengoceh tidak jelas karena kesal menunggu angkutan umum.

"Sebentar lagi." Indira nampak tenang karena dirinya sudah biasa seperti ini.

"Isss bete gue Dir." Ucap nya kesal dengan menendang batu kecil menggunakan sepatunya.

Tin...tin..

Suara klakson dan disusul empat pengendara motor berhenti didepan mereka.

"Lah kenapa mereka bisa nyasar kesini sih." Gerutu Arum yang melihat Bimo Cs.

Bimo sengaja mengajak para sahabatnya melintasi jalan rumah Indira, karena kemaren dirinya sempat uring-uringan ketika gadis itu tak merespon chat ataupun panggilan nya.

"Ay, naik." Ucap cowok itu menatap Indira.

"Rum gimana?" Indira menengok pada Arum yang wajah nya sudah terlihat kesal.

"Yaudah, gue ikut Jingga aja." Arum langsung berjalan dan tanpa aba-aba dirinya langsung naik dijok motor bekalang Jingga.

"Lah...lah.. loe kenapa naik motor gue!" Protes Jingga.

Plak

"Beringsik, buruan jalan." Arum mengeplak belakang helm Jingga.

"Loe gak liat ada harimau sedang unjuk taring." Jingga melirik Resa yang menatap nya tajam.

Indira sudah naik keatas motor Bimo.

"Mau jalan kagak bawel." Arum mendelik jengkel.

"Ck. Gue masih pengen idul sumpah." Jingga ngeri sendiri melihat mata Resa yang seperti belati tajam menyanyat lehernya.

"Ck. loe kira dia Tuhan." Omel Arum dengan nada jengkel.

"Plus deh Rum sumpah, jangan buat idup gue susah." Jingga menampilkan wajah memelas, sedangkan dua cowok sejak tadi asik tertawa cekikikan melihat sahabatnya ketakutan.

Merasa tidak ada tanda-tanda cewek itu akan turun, Resa segera turun dari motornya dan menghampiri motor Jingga.

"Lah kan..Mati dah gue." Jingga sudah beringsut takut melihat wajah Resa yang kesal menghampiri motornya.

Aaakkkhhh!!!

1
Deistya Nur
luar biasa, semangat terus yaa ka, ditunggu karya terbarunya
Sofie Ariyani
hayo loh waktu sama Leona atau cewek laen ngapain aja?
Sofie Ariyani
si riko gmn? kabar temen2 Indira, Bimo semua gmn ya?
Yanti Yanti
alan indira jot terus 🤣🤣
Yanti Yanti
uiiiih alan sama Indira doyanan 🤣
Yanti Yanti
makanya bang riki jangan suka moyok akhirnya kekebok cibta sama rere kan 🤣
Yanti Yanti
wah vakal jd jodoh bimo tuh cewek
Yanti Yanti
aaah ga seru thor terlalu banyk kerikil ceritanya 🤣 jadi ga bahagia donk Hero nya
Yanti Yanti
jangan belit2 ceritanya thor mau yg instan bahagia hero nya🤣🤣
Yanti Yanti
aah ga sat det ceritanya ga to the poin 😂maunya tanpa hambatan thor
sedikit kerikil nya lngsung clear gitu 😂
Yanti Yanti
uiiih alan main nyosor aja
bujang lapuk gitu loh🤣🤣
Yanti Yanti
uiiiih ganas juga Alan🤣kusuka2 hot hot😂💪
Fredy: jgn intip ya mba, klo liat boleh 😉
total 1 replies
Yanti Yanti
uiiih jadi rebutan om ama keponakan ni Indira
tapi aku aih pilih kw Alan yg udah mpan hee🤦😍
Yuliati
kenapa ya setiap adegan mp di cerita2 pasti langsung tidur apa gak risih walaupun cerita cuma fiktif, q yang baca aja risih, 🙄
Desy Istriana
Biasa
Desy Istriana
Kecewa
Isnanun
rasain
Isnanun
aku dari jogja ni
Isnanun
mau kelon
Marufah Rufah
/Facepalm//Facepalm//Facepalm/
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!