NovelToon NovelToon
Hamka Putra Arwah Hidup

Hamka Putra Arwah Hidup

Status: sedang berlangsung
Genre:Horor / Mata Batin / Mengubah Takdir
Popularitas:3.7k
Nilai: 5
Nama Author: Ridwan01

Sebuah kejadian membuat Haris yang merupakan seorang pemimpi perusahaan besar langsung hancur.
Dia kehilangan segalanya dalam satu hari dan memilih untuk mengakhiri hidupnya tapi setelah mati, dia justru menemukan kenyataan kalau orang yang selama ini dia sembunyikan mengandung anaknya.
Hamka Haris Stuart, seorang anak buta warna yang lahir dari rahim adik angkat Haris yang terus di sakiti karena hanya seorang anak dari istri kedua.
Bagaimanakah Hamka bisa menemukan warna dalam hidupnya setelah dia tahu kalau ayah yang selama ini dia panggil Daddy bukanlah ayah kandungnya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ridwan01, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kondisi Haris

‎Kabar kematian Haris yang bunuh diri di penjara terdengar sampai ke rumah sakit tempat Haikal, Hengky dan Hilman, kedua adik kakak itu menangis histeris kecuali Haikal setelah mendengar kematian kakaknya itu, Jessy bahkan sampai tak sadarkan diri mendengar kematian putra sulungnya.

‎"Kenapa ini menimpa keluarga kita pa? Haikal dia malah jadi seperti orang linglung setiap kita tanya, tidak ada respon dan hanya terus menatap kosong, Hengky juga sama, dia malah seperti orang gila setelah mendengar berita kematian Haris di penjara" ucap Sesa

‎"Mungkin ini balasan untuk perbuatan kita dulu pada Ivanka ma, kita sudah jahat padanya, dan sekarang keturunan kita habis, mereka bahkan belum menikah, hanya Hilman harapan kita ma, meski dia hanya punya satu mata sekarang, semoga ada perempuan baik yang mau menikah dengannya" ungkap Hikam

‎"Keluarga kita hancur pa, mama bahkan belum sempat menggendong cicit dari Haris, dia bersedia di jodohkan dengan anak teman mama sebelum kejadian ini, tapi sekarang semuanya batal" ucap Sesa

‎"Ayo kita lihat jasad Haris ma, kita makamkan dia dengan layak, hanya itu yang bisa kita lakukan untuknya" bujuk Hikam yang merasa sudah putus asa.

‎Mereka menunggu Jessy sadar, setelah itu mereka melihat Haris yang sudah di antar ke kamar jenazah dengan bantuan dari Brandon, Brandon juga merasa terkejut karena sebelumnya sudah memeriksa Haris, tidak ada senjata tajam di pakaian ataupun tubuhnya, tapi tiba tiba dia sudah meninggal dalam keadaan terduduk dengan pisau cutter tergeletak di sampingnya.

‎#####

‎Di ruang rawat Ivanka

‎Lucas masih menemani Ivanka, mereka baru selesai makan siang setelah pagi tadi mendengar kabar kematian Haris dari James, Lucas sedikit tidak percaya karena Haris adalah seorang yang kuat, bisa dia lihat dari auranya yang sangat dominan meski dia berhadapan dengan mahkluk halus sekalipun, tapi kenapa dia melakukan itu?

‎"Akhirnya aku bisa bersamamu tanpa kamu harus histeris melihatku" ungkap sosok Haris yang berdiri di belakang Ivanka.

‎Lucas tersentak kaget, dia sampai menegakkan badannya dan berbalik kearah belakang setelah mendengar suaranya Haris.

‎Deg.

‎Benar saja, sosok yang ada di belakang Ivanka adalah Haris, dia berpakaian terakhir kali dia meninggal, kemeja biru dengan celana bahan berwarna hitam.

‎"Kamu..." Lirih Lucas

‎"Kamu bisa melihatku? Hahaha.. itu bagus, aku senang sekarang karena akan selalu bersama Ivanka, entah siapa yang membujukku semalam, tapi aku harus berterima kasih padanya karena memberikan ide ini padaku" ungkap Haris.

‎"Kamu bukan Haris" ucap Lucas datar

‎"Aku Haris, arwah yang tidak di terima bumi, arwah hidup" jawab Haris dengan tatapan tajam

‎"Innalilahi wa Inna ilaihi Raji'un" gumam Lucas

‎"Lucas, kamu kenapa?" Tanya Ivanka yang baru selesai meminum obatnya.

‎"Aku tidak apa apa, kamu istirahat saja lagi" bujuk Lucas

‎"Aku tiduran terus sejak dua minggu ini, aku ingin jalan jalan" jawab Ivanka

‎"Tidak bisa, tubuhmu masih lemah dan lukamu kembali basah setelah kejadian tiga hari lalu, dokter bilang kamu harus bed rest" jawab Lucas

‎"Kasihan, dia pasti kesakitan" ungkap Haris duduk di samping Ivanka membuat Lucas menatapnya tajam.

‎"Sayang sekali aku tidak bisa menyentuhmu, jika bisa aku akan setiap hari menemanimu tidur" ungkap Haris menatap Lucas dengan seringai tipis di bibirnya, seolah mengejek Lucas yang sedang menatap datar sosok Haris.

‎"Kenapa orang mati ini malah disini sekarang, bagaimana kalau dia juga membahayakan Ivanka" gumam Lucas

‎"Aku akan menjaganya, bukan membahayakannya" jawab Haris

‎"Sial!" Umpat Lucas

‎"Hahahaha"

Haris tertawa senang di ruangan itu, setelahnya dia keluar untuk melihat kondisi keluarganya dan juga jasad yang mungkin akan dia tinggalkan dalam waktu yang lama.

‎"Aku yakin dia hanya qorin Haris, mana mungkin orang yang sudah mati arwahnya bisa gentayangan" gerutu Lucas

‎"Kenapa kamu sejak tadi menggerutu, apa kamu mau pulang? Kalau aku mengganggumu, kamu bisa pulang" tanya Ivanka murung.

‎"Bu.. bukan begitu, aku sedang mengumpat Kris, dia memintaku untuk bekerja hari ini, aku sudah bilang tidak bisa ko" jawab Lucas gugup.

‎"Tidak apa apa, kamu bisa bekerja, kalau bisa, tolong minta anak kecil yang kemarin menjengukku kemari, aku ingin di temani dia" ucap Ivanka.

‎"Altair?" Tanya Lucas

‎"Iya, Altair, Andromeda dan Arjuna" jawab Ivanka tersenyum manis membuat Lucas juga ikut tersenyum padanya.

‎"CK... Kenapa kamu tersenyum seperti itu saat aku sudah tidak bersamamu Ivanka" kesal Haris yang tiba tiba ada di belakang Lucas juga.

‎"Astagfirullah..."

‎"Kenapa?" Tanya Ivanka khawatir

‎"Tiba tiba saja, aku merasa ada yang mengatakan kalau kamu cantik saat terus tersenyum seperti itu padaku" jawab Lucas meledek sosok Haris.

‎"Kamu bohong" malu Ivanka dengan pipi yang semakin merona merah, bahkan bibirnya terus terkatup karena menahan senyuman yang terus ingin terbit dari bibirnya.

‎"Kurang ajar!" Umpat Haris

Haris ingin memukul Lucas tapi tidak bisa, bahkan Lucas tertawa jahat dalam hatinya karena bisa membuat Haris geram melihat Ivanka terus tersenyum ke arah Lucas.

‎######

‎Sementara itu di halaman belakang sekolah setelah ujian akhir selesai.

‎"Jadi...."

‎"Diam!"

Icang menyela omongan Gafi yang terlihat menahan tawanya mendengar apa yang di sampaikan Icang ketika menjebak Haris agar melukai dirinya sendiri, dia tidak menyangka kalau Haris malah bunuh diri dan membiarkan Icang mengelabuinya.

‎"Dia di cium Haris, bibirnya di lumat Haris" bisik Michelle.

‎"Hihihi..." Si Kunti merah tertawa.

‎"Kalau kalian masih membahas ini, aku akan usir kalian semua dari sekolah ini" ancam Icang membuat semuanya terdiam karena dia memang penguasa gaib Smith internasional school.

‎"Sampai segitunya om Icang beraksi" ungkap Gafi meledek.

‎"Gimana rasanya?" Celetuk Khalid membuat Andhika tertawa.

‎"Pasti panas dingin" jawab Andhika

‎"Sudah lah, aku mau susul Mimi dulu supaya dia tidak keluyuran ke pasar dan menyerap energi para ibu hamil, bahaya kalau sampai dia keluar dari pohon" ucap Icang malas.

‎"Menghindari kita, malu dia" ledek Peter

‎"Harusnya kamu panggil aku saat dia di peluk Haris, kan aku bisa langsung melihat siaran langsung" ucap Peter

‎"Tapi aku kasihan pada Haris, dia itu terlihat menderita saat itu, dia bahkan tidak meringis kesakitan saat mengiris pergelangan tangannya" ungkap Michelle

‎"Dia pasti memang menyukai Tante Ivanka, tapi caranya salah, apalagi dia terjebak dengan status adik kakak dengan Tante Ivanka" jawab Gafi

‎"Ola bagaimana?" Tanya Peter

‎"Ola sudah selesai ujian lebih dulu dari kita, Kemarin dia selesaikan semuanya karena dia mengeluh ingin Istirahat total selama satu Minggu, kan kami akan ke villa om Lucas setelah acara perpisahan, jadi Ola Ingin saat itu dia sudah lebih baik kondisinya, meski masih harus bed rest" jawab Khalid

‎"Andai kami bisa keluar jauh dari tempat ini, kami akan ikut" ucap Kunti

‎"Kalau kalian ikut, nanti malah mengganggu penghuni asli tempat itu" ucap Andhika

‎"Kamu mau ikut juga?" Tanya Gafi

‎"Nggak ah, aku mau ke Ciremai, menemui Vika sekalian belajar agama disana selama libur, mau lihat calon istri Khalid juga" jawab Andhika di tatap tajam Khalid.

‎"Hehe.. jangan khawatir, nggak akan aku dekati ko"

‎"Kecuali dia yang dekati duluan" jawabnya lagi dan di geplak Khalid

‎"Ayo kita pulang, hari sudah mulai siang, Gafi lapar, Chantal dan yang lain pasti sudah bosan nunggu di kantin" ajak Gafi

‎Khalid dan Andhika mengikuti Gafi dari belakang, mereka memang belum pulang karena Ingin mengetahui tentang kejadian saat Haris meninggal dan membuat Icang sedikit shok juga marah.

‎"Kalian sudah selesai?" Tanya Riko

‎"Sudah, ayo pulang" jawab Khalid

‎Mereka pulang bersama kecuali Yudhistira yang akan ke rumah sakit bersama Andromeda, Altair dan Arjuna, setelah Lucas meneleponnya agar datang kesana.

‎"Kenapa kami di minta menunggu Abang?" Tanya Arjuna yang saat akan pulang, di tahan satpam dan diminta menunggu di kantin bersama Andromeda dan Altair.

‎"Tante Ivanka ingin di temani kalian katanya" jawab Yudhistira

‎"Memangnya Om Lucas sudah bisa kerja?" Tanya Arjuna

‎"Sudah tapi hanya setengah hari, mengurus yang penting penting saja, yang tidak bisa di wakilkan ke Om Kris" jawab Yudhistira

‎"Tante Ivanka tidak akan ingat apapun" celetuk Altair

‎"Kenapa bicara begitu?" Tanyakan Andromeda

‎"Tante Ivanka tidak akan mengingat apapun, karena trauma itu membuang Semua ingatannya" jawab Altair yang seperti sedang berbicara dengan seseorang dari dalam alam bawah sadar.

‎Andromeda memegang tangan Altair dan bisa melihat Haris sedang berbicara dengan Altair di sana, Haris ingin mengembalikan ingatan Ivanka agar dia bisa mengingat Haris meski sedikit, tapi itu tidak bisa di lakukan karena apa yang menimpa Ivanka menorehkan luka yang sangat dalam di hatinya.

‎"Pergi dan jangan temui adikku lagi!" Bentak Andromeda tegas.

‎"Kenapa?" Tanya Yudhistira khawatir

‎"Arwah yang tak diterima terus mengganggu Altair, dia tahu Altair punya kemampuan itu, tapi tidak dengan ingatan Tante Ivanka, ingatan itu sudah di buang Tante Ivanka sendiri" jawab Andromeda.

1
Tri Handayani
ah kasihan sekali izhar😇😇😇
Ridwan01: iya kak kasihan dia 🙏
total 1 replies
Fitriputri
lanjuttt thor
Ridwan01: siap kak terima kasih 🙏
total 1 replies
Fitriputri
lanjuttt💪
Ridwan01: terima kasih kak 🙏
total 1 replies
Ridwan01
Selamat datang di dunia Hamka
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!