NovelToon NovelToon
Mission The Twins To Bunda

Mission The Twins To Bunda

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Action / Petualangan / Cintamanis
Popularitas:4.8M
Nilai: 4.9
Nama Author: Mami Arum

agam dan agler adalah anak kembar dari syakila azalea nugraha yang berumur 5 tahun.

mereka menyelidiki tentang sang bunda yang belum mereka ketahui, dan mencari tau apa yang menyebabkan sang bunda mengalami trauma akan kegelapan.

kebungkaman sang bunda akan jati dirinya tak menyulitkan si kembar, tapi banyak cara yang dilakukan untuk mengungkap fakta tersembunyi.

agam dan agler berjanji akan mengembalikan hak yang seharusnya menjadi milik bundanya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mami Arum, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

POV erik

POV erik

aku bosan di dalam penthouse jadi aku memutuskan untuk sarapan direstoran bawa, kulangkahkan kakiku menuju lift, keluar dari lift ku edarkan pandangan mencari meja kosong, aku berjalan tak ku hiraukan orang sekitar, aku terduduk, ada seorang anak kecil yang tiba tiba mendorong dompetku di atas meja, tatapannya sangat tajam, tapi melihat matanya aku seperti melihat diriku.

dia pergi begitu saja, ku pandangi dia yang terus melangkahkan kakinya sampai dia berhenti di sebuah meja yang terisi beberapa orang, aku ingin mengucapkan terima kasih, tapi sebenarnya bukan itu tujuanku, aku tertarik ingin mengenalnya, ku putuskan menuju meja tempat mereka duduk bersama.

ketika sampai aku terkejut pertama kali kulihat wanita berkerudung abu abu beralih kesebelahnya ada sisi desainer yang bekerja sama denganku.

sisi menyapaku dan mempersilahkan ku bergabung dengan mereka, dia memperkenalkan aku pada semuanya, lea itu adalah nama pemilik lea food yang ada di paris, ya aku mengingatnya, agam agler itu anak dari lea, lebih tampan ketika kulihat mereka dari foto yang dikumpulkan jhon asistenku.

mata kedua anak kembar itu menatapku, ntah perasaan apa yang hadir rasanya aku ingin merengkuh mereka ke dalam pelukanku, warna mata mereka seperti diriku, mungkinkah, mungkinkah mereka anakku. sarapan kali ini terasa berbeda, seperti sebuah keluarga yang utuh, ada ayah ibu anak anak dan saudara, apa karna aku kesepian selama ini, aku merindukan suasana seperti ini, suasana yang sudah lama tak pernah kurasakan.

ku ucapkan terima kasih, hanya di jawab anggukan olehnya, sepertinya aku harus mendapatkan informasi lebih, ku putuskan berbincang untuk mengakrabkan diri.

"*kenapa presdir erik terus menatap si kembar, apa dia juga merasa kalau anak anak itu ada kemiripan dengannya" tukas sisi dalam hati

"ada apa ini ketika berhadapan dengannya ada perasaan takut yang tiba tiba menyergabku, kenapa aku merasa sekhawatir ini, kenapa hatiku jadi gelisa, aku pernah melihatnya dari jauh ketika dia berkunjung ke restoran ku waktu itu, tatapan matanya....seperti agam, mungkinkah dia orang dimalam itu" lirih lea di dalam hati*

agam yang memegang gadget diam diam memphoto presdir erik, ntah apa yang akan dia lakukan selanjutnya dengan foto itu, hanya dia yang tau.

presdir anda belum memesan makanan anda "eh ya mm saya nasi goreng seafood aja minumnya jus alpokat tanpa es di banyakin susunya.

baik, silahkan di tunggu tuan

presdir erik bertanya agak ragu ragu "apa kalian juga tinggal disini?

ya kami tinggal disini di lantai tiga " jawab sisi

apa mereka keluargamu si" tanyanya lagi

"tentu kami keluarganya aunty sisikan tetangga kami di paris, rumah kami bersebelahan", celetuk agler asal menjawab

agam menendang kaki adiknya

aduh " agler mengeluh

kenapa nak" bunda hawatir putranya mengeluh

ah tak apa bun, ada semut yang gigit kaki ku

oh ya sudah

apa sebelumnya kalian pernah ke negara ini, "tanya erik kembali

tapi sebelum ada yang menjawab pelayan menyajikan hidangan "silahkan di nikmati tuan nona"

sebelum memulai makan mari kita berdo'a menurut kepercayaan masing masing, ucap sisi, kemudian mereka makan dalam diam sesekali mata erik menatap lea dan si kembar merasa ada mata yang terus mengawasi agam menaikkan pandangannya, kemudian dia mengacuhkannya dan melanjutkan makan.

selesai sarapan mereka berbincang kembali, lea apa hari ini kamu akan pergi," tanya sisi

ya "jawabnya singkat

aku tak bisa menemanimu, kamu di antar pak suryo ya, aku bisa naik taksi

lea menatap anak anaknya, "kalian ikut bundakan" tanyanya

ya bun" jawab mereka serentak

1
siti Hasanah
Kecewa
siti Hasanah
Biasa
siti Hasanah
Kecewa
Nurul Muthoharo
Luar biasa
Eka Uderayana
semangat terus ya Thor 💪... kapan kelanjutan episode nya... ditunggu Thor
Eka Uderayana
thanks Thor 🙏 fighting 💪
Eka Uderayana
good job author 👍 thanks 🙏.. setangkai mawar untuk author 🌹
Eka Uderayana
thanks Thor 🙏... cerita nya keren 👍
Eka Uderayana
thanks 🙏... cerita nya bagus dan keren 👍.. setangkai mawar untuk mu author 🌹
Eka Uderayana
author yang baik... lanjutan cerita nya gimana... nanggung Thor...mau lihat ending nya gimana... please !!!
mahliatus sariroh
bagus baget alur ceritanya tp kadang bingung dengan tanda bacanya yang seharusnya sudah ganti orang masih satu kalimat.
Sri Puspitarini
👍
mira ridwan
bagus thor suka ceritanya..tinggal tggu erik le dan sisi bersaru dengqn ankanya mungkin..
mira ridwan
mantap agam hancurkan sinenek lampir itu biar kapok.
Diana Budhiarti
kasian ya Jenar...terlalu serakah ya jadi gitu deh
Jein Lumankun
knapa ngga di lanjutin ceritanya
Wayan Sana
bacaanya salah²
Isty.n gbye😴
sukses selalu buat karyanya ❤️
Elisa
🙂
anys
Kecewa
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!