NovelToon NovelToon
My Lovely Bastard

My Lovely Bastard

Status: tamat
Genre:Romantis / CEO / Tamat
Popularitas:311.3k
Nilai: 4.7
Nama Author: Shin Yoni

"Dia yang melambungkan aku keatas angan dengan cintanya, dia pula yang menghpaskan aku hingga tenggelam ke dasar laut." -Cassey-

Cassey gadis lugu dan miskin yang berubah menjadi wanita sukses tak punya hati, itu semua karena Zack kekasihnya. Yang menjadikan dirinya sebagai bahan permainan. Namun takdir mempermainkannya, dia kembali bertemu kekasih brengseknya yang mengaku benar-benar mencintainya. Apa yang akan dia lakukan? balas dendam atau mengabaikan Zack, sang CEO yang memiliki pesona bak dewa.
"Bukankah kamu harus berterimakasih padaku, berkatku kau menjadi orang hebat saat ini?" Zack menyunggingkan smirk yang membuat Cassey mendidih.
"Bastard!"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Shin Yoni, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Problem

Ruang meeting yang biasanya dingin dan tegang, kini terasa makin lebih dingin. Bukan karena suhu ruangannya yang rendah, namun karena CEO mereka yang diam menatap para audiens dengan tajam. Aura menakutkan menguar darinya, tak ada satupun pasang mata yang berani menatap sang CEO.

"Persiapkan konferensi pers,cari pengganti Madam Lien." suara bass tersebut membuat seluruh peserta rapat saling bertatapan menunjukkan keterkejutannya, namun tidak ada satupun yang berani menyampaikan sanggahan mereka.

"Kepala bagian fashion, cari calon-calon designer terbaik. Besok berikan padaku,"

Setelah Zack keluar dari ruang rapat, seluruh penghuni ruangan tersebut menghela nafas panjang.

"Bagaimana jika Madam Lien bertingkah? Kalian semua kan tau bagaimana buruknya temperamen banci tua itu." mereka semua menatap laki-laki yang baru saja mengeluarkan keluhannya,

"Kenapa kau tidak mengatakan itu di depan CEO tadi?" laki-laki itu nyengir kuda, menggaruk tengkuknya yang tak gatal.

"Oh iya, Wendy. Bukankah kau dulu sempat mengambil studi busana, kenapa kau tidak bantu aku saja menemukan pengganti Madam Lien?" Wendy memutar bola matanya jengah,

"Aku hanya disana selama dua bulan, tidak banyak yang aku kenal. Lagi pula itu tugasmu Ten, selamat menikmati komrntar pedas CEO." Wendy tersenyum manis yang membuat Ten ingin mengumpat,

  ***

"Zack kau benar-benar gila," Zack mengangkat kepalanya dengan malas, sudah hafal dengan suara menyebalkan yang selalu mengusiknya tiap saat itu.

"Bagaimana mungkin kau melimpahkan seluruh kesalahan pada desainermu itu di konferensi tadi?"

"Lagipula itu memang kesalahannya, aku mengatakan yang sebenarnya." Rey berdecak heran mendengar jawaban acuhnya Zack.

"Kau tidak takut dia menyerangmu atau apa? Dia kan sudah lama disini, dan aku juga tau betapa buruknya dia."

"Mau apa kau kemari,"

"Kau masih saja bertanya terus, tentu saja aku bosan. Kau sudah mendapat pengganti Madam Lien?" Zack mengangkat kepalanya merasa tertarik dengan ucapan Rey,

"Kau ada saran?"

"Bukan saran, hanya referensi. Kau tau Zie?" Zack menatap Rey jengah,

"Jika kau hanya ingin curhat tentang para kekasihmu lebih baik kau pulang." Rey berdecih, dia menarik kursi dan duduk tepat di depan meja kebesarannya Zack.

"Mungkin nanti, doakan saja." Zack tetap diam,

"Dia desainer yang sedang digemari saat ini, aku rasa juga karyanya akan cocok dengan perusahaanmu."

"Kau pernah bertemu dengannya?"

"Nah itu masalahnya, tidak ada yang tau siapa sebenarnya Zie itu. Dia merahasiakan identitasnya, lihat ini. Ini salah satu tas buatan dia, kata Mommymu ini edisi terbatas. Hanya ada 3,"

"Mommy?"

"Kau tidak tau? Dasar anak durhaka, aku pergi dulu."

"Kau memiliki kontaknya?" Rey berbalik, menatap Zack dengan pandangan menggoda.

"Andaipun aku punya, aku tak akan memberikannya padamu." mendengar jawaban Rey, ingin rasanya Zack melemparkan mejanya hingga menghantam kepalanya Rey. Agar Rey lupa ingatan dan tidak perlu mengusiknya setiap saat seperti nyamuk. Datang dan pergi seenaknya,

"Oh iya, setahuku salah satu stafmu ada yang menggunakan merk Zie. Coba kau tanya dia, apalagi yang dia miliki adalah tas edisi terbatas tersebut."

"Staf?"

"Itu loh, wanita rambut bop yang pernah aku goda di depanmu. Wen, Wen siapa aku lupa. Aku pulang."

Zack terdiam mencoba mengingat, tapi memang dasar Zack yang cuek. Dia bahkan tidak ingat nama semua stafnya, hanya nama sekertaris, artisnya, dan orang yang sering keluar masuk ruangannya yang dia ingat.

Zack menekan tombol interkom, memanggil sekertarisnya.

"Steph, kau tau ada staf yang bernama Wen?" Zack diam sesaat, mendengarkan jawaban sekertarianya.

"Entah, panggil mereka semua ke ruanganku. Segera."

Zack mengurut pangkal hidungnya, dia harus segera mendapatkan pengganti Madam Lien. Apalagi beberapa minggu kedepan akan banyak acara, tidak mungkin dia memberikan pakaian asal-asal untuk para artisnya. Bisa rusak reputasi perusahaannya,

Zack kembali menegakkan tubuhnya mendengar suara ketukan pintu, tak lama masuk empat orang wanita kedalam ruangannya.

"Diantara kalian siapa yang menggunakan merk Zie?" tiga orang dari empat wanita itu mengangkat tangannya dengan takut-takut, tentu saja.

Mereka hanya staf biasa, bahkan ini baru pertama kalinya mereka masuk ke ruangan bosnya ini. Tentu saja banyak hal buruk berkecamukan di kepala mereka, apa mereka berbuat kesalahan fatal hingga harus berhadapan langsung dengan sang CEO yang terkenal menakutkan itu.

"Aku dengar ada tas merk Zie yang hanya ada 3, siapa diantara kalian yang memilikinya." seorang wanita berambut sebahu mengangkat tangannya dengan bergetar,

"Selain dia kalian semua boleh keluar." seperti mendapatkan nafasnya, ketiga wanita itu langsung bergegas keluar. Seolah jika mereka masih berdiri disana sedetik saja, mereka bisa mati berdiri.

"Bukankah kau tadi mengikuti rapat?" wanita itu mengangguk,

"Kau tentu mendengar juga jika aku meminta desainer baru," wanita itu mengangguk lagi.

"Kau manager baru?"

"B-bukan, saya hanya pekerja kontrak menggantikan Mr. Adam hingga dia dapat bekerja kembali."

"Kau mengenal desainer Zie itu?" dengan cepat wanita itu menggeleng, melambaikan kedua tangannya dengan gugup.

"T-tidak, mana mungkin saya mengenal desainer seterkenal dia." Zack memincingkan matanya,

Tentu saja Zack tidak dapat dibohongi, sudah banyak orang yang Zack hadapi. Membuat Zack seolah dapat membaca fikiran lawan bicaranya. Karena kemampuan itu memang sangat di butuhkan dalam bidangnya. Berhadapan dengan orang yang kebanyakan bermuka dua.

"Kau tau, jika kau bisa memberi identitasnya aku akan memberikan pekerjaan tetap disini. Jika kau tau tapi pura-pura tidak tau, jangan harap kau akan mendapatkan pekerjaan dimanapun kau melamar pekerjaan. Tentu kau tau seberapa berpengaruhnya aku,"

Mata wanita itu bergetar, seolah siap menumpahkan air matanya. Zack mengetuk meja, membuat ruang sunyi itu semakin mencekam.

"Aku masih menunggu," Zack kembali menyuarakan kejengkelannya, sudah hampir sepuluh menit wanita itu diam dengan gelisah.

"Kalau,"

"Aku kenal dia, dia temanku waktu kuliah dulu." seru wanita itu menutup matanya, tangannya mengepal. Dia terlihat kesal,

Zack mengangkat sudut bibirnya,

"Aku ingin kau membujuknya agar mau berada disini, jika berhasil. Kau akan berada di posisimu saat ini selamanya, menggantikan Mr Adam. Dan aku akan menjaga identitasnya, namun jika kau tidak bisa mendapatkannya. Kau tau, aku bisa mengorek siapa dia. Akan aku sebarkan identitasnya,"

Wanita itu menatap Zack tidak percaya,

"Kau bisa pegang ucapanku. Sekarang kau bisa keluar, aku tidak main-main dengan tawaranku."

Wanita itu berbalik, dia menatap kearah depan dengan hampa. Seolah nyawanya telah menghilang baru saja. Setelah menutup pintu, wanita itu jatuh bersimpuh dilantai. Air mata yang sejak tadi dia tahan, akhirnya meluap juga.

           TBC

Wng, 18 Mei 2020

1
Nofarahin Mohd Kamel
hebattt....
Ester Yaru
bagus
Yulinda Duki
up
Jeje Gunarwan
kok udh ad lebel end 🤧🤧😭
Jeje Gunarwan
kok mur4han bgt 🤭🤭 baru ktm mau aj d sosor.. klo ak sich gaplok dl 🤣🤣🤣.. yaaahh nm nya novel 🤭🤭🤭🤭🤭
Soll Farida
ditunggu krlanjutan nya thor
zeebie
kok korea sich Bukanya zack tu seharusnya bule YA?
Kudnul Khotimah
casseei bandel...
Kim Yoona
wkwkwkwk... udah capeke cemburu.. ehhh gak taunya calon adik ipar sendiri😂😀😀😀
Kim Yoona
adeknya zack mungkin dan cassey cemburu..
Kim Yoona
kasian itu pintu jadi korban kekesalan orang sekitar😂😂
Yuuka
kasian banget itu pintu
Parti Pastys
pict nya jaksa jun itu....
Wiwik Maryatiana
ditunggu kelanjutan na thorrr
atmaranii
itukan adenya zack yg dl msh kcil
atmaranii
tuh kan itu casie... nma xie itu mgkin sgkatan xavk n cassie... wendy kan tmennya cassie yg dlu jga toko bunganya
atmaranii
yg d omongin itu cassey mungkin nanti dy yg bkl jd dseiner pengganti kan dy ikut pamannya d paris.. klo d paris kan rata2 jd desainerr... hehehe.. mungkin bila author mghndaki
atmaranii
jgn pndah donk thorr
atmaranii
aph ray kknya cassey tp knp cassy gk inget klo dy pny kk..
atmaranii
pantes td pas antr cassie dy gk turun dr mobil trnyta pny slngkuhan d skolah yg sma toh
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!