NovelToon NovelToon
CINTA KINARA

CINTA KINARA

Status: tamat
Genre:Romantis / Balas Dendam / Tamat
Popularitas:1.8M
Nilai: 4.7
Nama Author: Alpha Hya

" aku pulang besok pagi dan aku harap kamu sudah pergi dari hidupku untuk selamanya !! "

Aryasena

" kalau kau tidak mencintaiku aku mohon jangan sakiti aku "

Kinara

" lihat wajahku dengar suaraku aku suamimu mencintaimu seumur hidupku !"

Surya

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Alpha Hya, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 27

Semenjak mengetahui tentang kehamilan Kinara Arya berubah menjadi lebih pendiam.

Arya lebih banyak menghabiskan waktunya di kamar dan ruang kerjanya. Sehingga membuat Melissa kesal karna Arya selalu mengelak setiap ditanya tentang tanggal pasti pernikahan mereka dengan alasan kesehatan nya yang belum pulih.

Tapi Arya tidak perduli, walau ibu dan Wulan ikut membujuk nya tetap tidak bisa merubah pendirian Arya .

Akhirnya ibu dan Wulan pulang ke rumah mereka karna belum adanya keputusan dari Arya, dan Melissa pun harus kembali bersabar menghadapi Arya yang tiba tiba berubah seperti menjauhinya.

Arya semakin tertekan karna tidak tau apa yang harus dilakukan nya .

Di satu sisi Arya ingin menemui Kinara tapi di sisi yang lain Arya takut akan kemarahan kakek Tirta dan kakek Soma setelah apa yang menimpa Kinara.

Tapi yang lebih menakutkan lagi bila dia tidak bisa menemui anaknya.

Kadang Arya membayangkan bila anaknya sudah lahir entah itu laki laki atau perempuan dia akan melakukan apa yang belum pernah Arya lakukan bersama Almarhum ayahnya, karna ayah nya meninggal ketika Arya masih kecil.

Arya ingin menjadi panutan bagi anak nya seperti dia begitu bangga pada ayahnya, setiap memikirkan itu membuat Arya bahagia sekaligus sedih

Karna dengan kondisi sekarang Arya yang sudah menceraikan Kinara dan keberadaan Kinara yang belum jelas membuat Arya pesimis jika harapannya akan jadi kenyataan.

Arya menatap ponsel nya lalu setelah meyakinkan diri Arya pun menghubungi seseorang..

" Halo bos ada yang bisa saya bantu ?"

" Aku ingin kamu mencari seseorang, datanya nanti aku kirim dan harus secepatnya !!"

" Siap bos ! tapi apa saya harus membawanya ke hadapan bos apa cukup menemukan nya saja ?"

" Cukup menemukan nya saja, biar nanti aku yang menjemputnya !"

" Baik bos !"

lalu sambungan pun terputus.

Andaikan aku tau lebih awal mungkin saat ini aku bisa bersama anak ku, walaupun aku belum mencintai Kinara tapi aku sangat mencintai anak ku

Gumam Arya dalam hati.

Sementara itu Kinara sedang membenahi pakaian nya ke sebuah lemari kecil dai samping ranjang.

Lalu Kinara duduk di tepi ranjang sambil berfikir, bagai mana dia harus membayar biaya pengobatan selama dia di rawat,

Kinara tidak memegang uang sedikitpun, jangan kan uang, identitas nya pun raib bersama uang pemberian pa Maman.

Tiba tiba pintu kamar terbuka dan nampak bidan Dewi menghampiri Kinara.

" Bagai mana kondisi mu dan bayi mu Kinar ?"

" Kami baik baik saja Bu berkat pertolongan ibu dan yang lain "

Jawab Kinara sambil mengusap perut nya yang masih rata.

" Sekarang apa yang akan kamu lakukan Kinara ?"

" Sepertinya saya mau pulang kampung saja Bu , tapi kalau boleh saya mau pinjam telpon nya, saya mau menghubungi Abah "

" Oohh.. ayo mari ke kantor ! "

Kinara pun mengikuti Bu Dewi menuju kantor nya , lalu Bu Dewi menyerah kan sebuah ponsel kepada Kinara.

" Saya tinggal dulu ya Kinar "

Ucap Bu bidan memberikan keleluasaan kepada Kinara untuk menghubungi keluarganya.

Kinara mencoba menghubungi nomor ponsel Abah Soma tapi hanya operator yang menjawab bahwa telpon yang di hubungi di luar jangkauan area,

Kinara mencoba beberapa kali lagi tetapi hasil nya sama.

Kinara memegang ponsel sambil berfikir..

*K*enapa Abah tidak bisa dihubungi ? apa batreny abis ? atau ponsel nya rusak? bagai mana ini ?

Kinara pun menyimpan ponsel itu di meja lalu melangkah keluar dari kantor Bu Dewi, nampak bu Dewi sedang berbicara dengan bi Surti.

Bu Dewi langsung menghampiri Kinara yang terlihat keluar dari kantornya ..

" Bagai mana ? sudah bicara sama keluargamu ?"

" Abah nya gak ada Bu , telpon nya gak bisa dihubungi " ujar Kinara sambil menunduk sedih

" Ya sudah mungkin Abah mu lagi ada keperluan, nanti kamu coba hubungi lagi ya !"

Hibur Bu Dewi sambil memeluk bahu Kinara.

" Oh iya Kinar, kamu kan sudah sehat bagai mana kalau kamu pindah ke kamar belakang bersama bi Surti !"

" Bukan apa apa cuma saya khawatir kalau ada pasien yang sakit nanti kamu tertular apa lagi kamu sedang hamil "

" Tapi Bu, saya tidak punya uang buat bayar pengobatan saya selama berada di sini ".

" Hehe..kamu gak perlu bayar Kinar, ini bukan klinik komersil, tapi klinik ini pasilitas yang diberikan pemilik perkebunan buat warga sini !"

" Beneran Bu kinar gak perlu bayar !?"

" Iya...serius !! makanya kamu gak usah khawatir "

" Kalau gitu makasih banyak ya Bu udah ngobatin kinar sampai sembuh !"

" Bilang makasih nya jangan sama saya "

" Terus sama siapa Bu ?"

" Ya sama yang punya klinik "

" Emang siapa yang punya nya ?"

" Nanti saya kenalin ya "

" Orang nya galak gak Bu ?"

" hehe..kalau dia galak gak mungkin dia bikinin klinik gratis, gimana sih kamu ?"

" Hehe..iya juga ya Bu "

" Ya sudah , sekarang kamu pindahin pakaian kamu ke kamar bi Surti "

" Ayo neng, bibi bantu sekalian kita jemur dulu kasurnya biar anget " ajak bi Surti .

Kinara pun merasa tenang setelah mendengar penjelasan dari Bu Dewi.

Sementara itu di sebuah villa di tengah hutan nampak Soma masih menangis sambil bersimpuh di kaki seorang laki laki yang seumuran dengan nya.

" Maaf kan saya tuan saya tidak bisa menyelamatkan tuan dan nona muda !" ucap Soma dalam tangis nya

Laki laki itu memegang bahu Soma lalu menyuruh nya berdiri.

Nampak air mata meleleh di pipinya yang mulai keriput.

" Bangun lah kita banyak yang harus kita bicarakan "

Sambil menunjuk sofa di belakang nya

Soma pun berdiri sambil menghapus air matanya, entah dimana rasa malunya dia sudah tidak perduli.

Soma duduk di sofa panjang, dan laki laki itu yang tidak lain adalah tuan Atmaja kakek kandung dari Kinara duduk di samping nya.

" Bertahun tahun aku berusaha menemukan mu Panji, tapi baru seminggu yang lalu anak buahku mulai menemukan titik terang tentang keberadaan mu, awalnya aku ragu tapi setelah mendengar nama Soma aku yakin bahwa itu adalah kamu Panji Sutasoma, hanya ayah yang memanggil mu Soma karna beliau yang memberimu nama itu untuk mengingat mendiang ayah kandung mu !".

Kenang Atmaja sambil menerawang kejadian puluhan yang lalu ketika ibu dan ayahnya datang sambil menggandeng tangan seorang anak kecil berusia tujuh tahun dan ayah menyuruhnya untuk menganggap Panji sebagai adiknya, sejak saat itu Panji menjadi bagian dari keluarga Natakusuma.

flash back on

Nampak seorang lelaki sedang berjalan melintasi hutan karet dengan anak kecil di punggung nya, keringat membasahi tubuh laki laki itu, sepertinya mereka sudah berjalan cukup lama,

Hingga di sebuah tempat yang teduh mereka berhenti untuk istirahat.

Lelaki itu membuka bungkusan daun pisang dan nampak sepotong singkong dan ubi yang sedikit mengering langsung dia berikan kepada anak nya,

Sedangkan dia hanya tersenyum melihat anaknya makan dengan lahap

" Pelan pelan makan nya nak !"

Sambil mengusap kepala anak nya. Jalanan nampak sepi, rumah terakhir yang mereka temui sekitar tiga kilo di belakang.

Ketika mereka sedang menikmati istirahatnya tiba tiba terdengar suara orang berteriak memaki,

Lelaki itu menajamkan pendengarannya kemudian dia membawa anaknya ke dalam rimbunan pohon untuk sembunyi.

" Panji tunggu di sini sebentar !"

" Panji takut pa !"

" Gak usah takut bapak cuma sebentar "

Lalu anak itu pun mengangguk dengan ketakutan

laki laki itu pun mengusap rambut Panji lalu mencium nya sekilas.

Laki laki itu mendekati arah suara dengan pelan, lalu berjongkok di bawah rimbunan pepohonan.

Nampak di hadapan nya dua orang lelaki sedang berlutut di hadapan tiga orang lelaki yang sedang memegang golok, seperti nya mereka begal,

Mereka mengayun ngayun kan golok nya ke hadapan lelaki yang sedang berlutut,

Sedangkan tidak jauh dari sana nampak seorang perempuan muda menangis ketakutan di dalam mobil.

Tanpa rasa takut laki laki itu keluar dari tempat persembunyian nya.

" Ternyata kalian tidak kapok juga !!" ucap laki laki itu sambil menghampiri para begal.

" S O M A !!! "

teriak para begal serentak, mereka langsung menggenggam goloknya dengan kuat..

" Jangan mengganggu pekerjaan ku Soma !!, aku tidak berada dalam wilayah mu !!"

" Wilayahku adalah ketika aku berada di sebuah tempat dimana pun itu !!"

" Sebaiknya kamu pergi Soma, kalau tidak aku akan menghabisi mu !!"

" Aku akan pergi setelah aku membereskan mu !"

Tiba tiba dua orang begal menyerang Soma, tapi Soma pun tidak tinggal diam, maka terjadi kah perkelahian yang tidak seimbang.

Sedangkan dua pria yang berlutut tadi di awasi oleh satu orang begal yang nampak nya tidak begitu pandai berkelahi.

Kesempatan itu digunakan oleh pria yang lebih muda untuk memukul kepala begal yang menjaganya sehingga membuat nya terhuyung, sedangkan laki laki yang lebih tua menghampiri wanita di dalam mobil.

Soma berhasil merebut golok salah satu begal hingga dengan mudah dia dapat melumpuhkan kedua begal itu hingga terkapar tidak berdaya.

" Terima kasih atas pertolongannya kenalkan saya Natakusuma "

" Aahh..iya, saya Soma "

" Kenal kan ini istri saya Kinasih dan supir saya pa Uja "

Tanpa mereka sadari salah satu begal ternyata masih hidup dan sedang mengincar Kinasih yang membelakangi nya.

Dengan sisa tenaganya begal itu bangun sambil menghunuskan sebilah belati ke punggung Kinasih,

Soma yang melihat itu sontak menarik tangan Kinasih lalu melindunginya dengan tubuhnya dan menghadang hunusan belati itu dengan punggung nya.

Aakkhhhh !!!

Teriakan Soma membahana di area hutan hingga membuat Panji yang bersembunyi langsung keluar ..

" Bapaaakkk !!!"

Teriak nya sambil berlari menghampiri Soma yang sudah bersimbah darah dengan belati yang menembus jantung nya, sedangkan begal itu langsung ambruk dengan wajah menyeringai.

flashback off

1
tin riyanti
good
Mhyta
mampir yah ka
Martini Zulianto
bingung.... bnyk flashback
Nur Aini
ah... lebai nih kinara.
Nur Aini
haha.... mampus... lo
Yulce Kontrake
Biasa
fatmah nolly
itu yg ngawasin Kinara suruhan si kakek kemane
fatmah nolly
ahhh mewekk Mulu, mang wanita selemah itu
Ema
luar biasa
Ririn Sulastri
Eg, gk nyangka, aq bacax smp sekesai.
biasax klo baca novel, gk smp selesai, soalx kdang udah bisa mengira endingx gmn.
ini mah bikin penasaran, kadang bikin bingung.
hahaha,,
it's oke gpp.
sehat selalu thor. 🤗
Putra tunggal Mazna
aneh koq d kantor pusat gk ada penjagaan atau satpam..jgn sampai kinara balik sama arya
Putra tunggal Mazna
jgn sampai arya dpt menculik kinara dan anak2 nya..biar saja nanti arya kaget dan syok klo harta nya milik kinara
Putra tunggal Mazna
jgn buat pisah la sama surya
Alpha Hya: enggak akan soalnya Kinara cinta mati sama Surya ☺️
total 1 replies
Putra tunggal Mazna
ada ya manusia gak punya adab dan ahlak kyk arya
Putra tunggal Mazna
mayang ibu kinara dan melissa..yg selamat dlm kecelakan
Putra tunggal Mazna
ardi sm mang ujang ny koq hilang ya
Alpha Hya: Mang Ujang sama Ardi lagi merenungi nasib 🤭
total 1 replies
Osie
aku bahagia arya kecelakaan...syukurin dpt azab dr Allah
Dahyun_Twice ❤️
pasti keluarg melisa musuk kakek atmadja
Dahyun_Twice ❤️
mungkin kah perusahaan yg dpegang arya ada lah perusahaan ayah kinara ???
Alpha Hya: Kasih tau gak ya ? ☺️
total 1 replies
Dahyun_Twice ❤️
Cantik doang , mulut nya kayak cabe
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!