NovelToon NovelToon
Bercerai Dari Suami Keji, Demi Calon Anakku.

Bercerai Dari Suami Keji, Demi Calon Anakku.

Status: sedang berlangsung
Genre:Lari Saat Hamil / Penyesalan Suami / KDRT (Kekerasan dalam rumah tangga) / Rumah Tangga
Popularitas:11.4k
Nilai: 5
Nama Author: Putri Sabina

Raisa Adiratna akhirnya menyerah akan pernikahannya, karena selalu mendapatkan KDRT dari sang suami---Dion Raharja. Dion seorang Pengacara kondang terkenal, di jodohkan atas desakan orangtuanya. Ada satu alasan kuat kenapa Dion membenci istrinya, sampai Dion mengancam jika sampai Raisa hamil maka tak segan Dion akan mengaborsi kandungan itu. Raisa yang mendengar itu ketakutan, wanita yang sudah menjadi yatim piatu itu terpaksa meminta cerai dari Dion karena dirinya hanya memiliki anak di kandungannya, tanpa di ketahui oleh Dion jika Raisa sedang hamil muda. Setelah bertahan di bawah hinaan Dion dan teman-temannya termasuk gundik suaminya---Chelsea. Chelsea seorang wanita yang bekerja sebagai LC di sebuah club. Setelah berhasil menceraikan Raisa, Pria itu menikahi gundiknya. Namun Karma dibayar konstan Dion mengalami kecelakaan yang membuatnya mandul hingga Chelsea meninggalkannya. Dion berusaha mencari mantan istrinya demi mendapatkan maaf, lalu apakah Dion sadar sudah punya anak.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Putri Sabina, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 26

Malam dengan suasana duka di kediaman mewah keluarga Raharja.

kemegahan kini terasa menyesakan, di sertai aroma buhur dan sisa doa yasin yang baru saja di panjatkan dalam acara tahlilan.

Doa-doa yang di panjatkan itu masih menggantung di udara, berbagai hidangan dengan aroma makanan yang tersaji di atas meja marmer.

Namun dengan makanan yang enak-enak itu, tak ada yang menyentuhnya.

Di ruang makan yang dengan cahaya temaram.

Suasana nampak sunyi dengan detak jam dinding, Raisa dan Dion kini duduk berhadapan dalam keheningan yang menyakitkan.

Terlihat keduanya nampak rapuh saat ini, hati mereka sangat terpukul dan bercampur sedih.

Raisa mengenakan balutan abaya hitam polos dengan selendang tipis berwarna senada yang disampikan di kepalanya.

Baju yang di kenakannya sebagai tanda hormat dan duka atas almarhum ibu mertuanya.

Wajahnya kini sangat pucat dan lesuh, dengan mata sembab---dan jejak air mata yang mengering di pipinya.

"Mama...sekarang Raisa sendiri," isak Raisa bicara dalam hatinya.

Di hadapannya sebuah tumpeng nasi kuning megah di kelilingi berbagai lauk-pauk tradisional seolah mengejek suasana duka yang keduanya rasakan.

Raisa hanya bisa terdiam, dengan mata sembab.

Tatapannya kosong ke arah makanan itu, tangannya seolah meremas ujung abaya yang ada di bawah meja makan.

"Ma...maafin Raisa yang nggak bisa di samping mama saat terakhir mama," kata Raisa dalam batinnya yang menjerit yang paling dalam.

"Raisa menyesal...Raisa sangat menyesal," lanjutnya dengan rasa bersalah.

Air mata baru kini kembali luruh, membasahi pipinya yang kian tirus.

Raisa merasa gagal menjadi menantu, setelah merasa gagal sebagai seorang anak yang berbakti---saat kematian kedua orang tuanya tak ada di sampingnya.

Merasa gagal karena selama menjaga Nyonya Raharja, tapi malah di isolasi oleh Dion selama sebulan terakhir.

Tepat di sebrang meja tempat Raisa duduk, Dion juga tengah duduk tegak dengan kemeja hitam lengan pendek.

Auranya Dion tetap dominan meski sedang berduka.

Matanya menatap tajam ke depan seolah ada kehampaan menyelimuti dirinya, Dion tetap tak merasa bersalah karena sudah mengurung Raisa.

Namun, pikirannya saat ini tengah meratapi kematian sang ibu, bukan doa----namun sebuah keputusan yang sudah di ambilnya.

"Mama sekarang udah nggak ada, dan pernikahan ini udah nggak berguna buat gua," pikir Dion seolah tanpa hati nurani.

Dion memikirkan bagaimana agar dirinya bisa bercerai dari Raisa, karena jujur dirinya masih sangat membenci Raisa.

Namun, Dion tak sadar jika Raisa adalah wasiat dari sang ibu yang harus di jaga.

"Sekarang sudah nggak ada alasan lagi untuk mempertahankan sandiwara pernikahan ini, sudah waktunya saya ceraikan Raisa," ujar Dion yang sudah di pikirkannya.

Bagi Dion, kematian ibunya adalah satu-satunya cara untuk alasan menceraikan Raisa.

Raisa kini tak lebih dari beban reputasi yang ingin segera di lepaskannya.

Di dapur yang berdekatan dengan ruang makan, beberapa asisten rumah tangga tampak sibuk membereskan peralatan makan.

ART itu dengan langkah kaki yang pelan, tak berani memecah keheningan yang mencekam di antara majikan mereka.

Bi Astrid.

Bi Lis.

Bi Yanti.

Bi Yanti tengah sibuk menyuguhkan makanan kepada para tamu yang hadir di tahlilan Nyonya Raharja.

Namun, kedamaian itu hancur seketika oleh wanita yang berteriak dengan suara melengking dari arah depan.

"Dion!! Dion, keluar kamu!! Dimana kamu, Dion!!" teriak seorang wanita.

Suara heels itu menghantam keheningan ruang tamu seperti ledakan bom atom seolah menciptakan kekacauan, dengan para tamu yang melihat tingkah wanita itu.

Di ruang tamu.

Di bawah lampu kristal yang menggantung dengan cahaya mewah, sebuah pemandangan yang sangat tak pantas terjadi di depan mata para tamu---suasana tak pantas saat keadaan duka.

Para tamu yang masih tersisa, melihat bagaimana perangai wanita ini, para ibu-ibu saling berbisik satu sama lain.

Pintu ganda kayu jati yang tengah terbuka lebar karena banyak orang, di ruang tamu Chelsea berdiri selayaknya orang kesetanan.

"Dion!! Dion dimana kamu, Dion!!" teriak seorang Chelsea.

Chelsea tampil sangat kontra seolah tak pantas dengan suasana rumah ini yang sedang berduka.

Chelsea mengenakan gaun merah menyala dengan kelap-kelip, atasnya bermodel kemben ketat dengan belahan paha yang tinggi sampai atas pahanya.

Sebuah pakaian yang tak pantas untuk norma kesantunan di acara duka ini.

Rambut Chelsea terlihat berantakan, dan di sampingnya tas selempang hitam kecil berayun di pundaknya.

"Chelsea! Sadar kamu! Ini rumah duka!" teriak Leon dengan nada parau.

Chelsea berusaha meronta saat Leon dan bapak-bapak lainnya memegang tubuhnya, untuk menghentikan tingkahnya.

Leon yang malam ini mengenakan baju koko pendek warna hitam dan peci warna senada dengan bajunya.

Leon segera mengambil tindakan, karena jika nama sahabatnya terseret, namanya juga ikut terseret---karena Chelsea juga termasuk gundiknya.

Tangan Leon mencengkram lengan Chelsea dengan kuat, meski wanita itu terus berontak.

"Lepasin gue, Leon! Gue harus ketemu Dion! Dia nggak bisa buang gue begitu aja setelah acara kenegaraan itu!" teriak Chelsea semakin histeris.

"Chel jangan teriak gitu! Ini lagi suasana duka!" sahut Leon dengan nada berteriak.

Beberapa tamu yang mengenakan busana muslim atau ibu-ibu, menutup mulut mereka dengan tangan dan ada yang mengelus dada.

Wajah mereka seolah menatap jijik pada Chelsea, wanita dengan pakaian tak seronok berteriak-teriak di tengah acara tahlilan.

Dion segera keluar hanya demi menghentikan gundiknya itu, menuju ruang tamu.

Chelsea wajahnya memerah karena amarah yang bercampur cemburu.

"Chelsea diam!" teriak tegas Dion berjalan mendekati Chelsea.

Dion melangkah menuju ruang tamu hanya agar Chelsea diam, dan tak membuat drama di acara duka ini.

Matanya melihat bagaimana penampilan Chelsea dalam balutan warna merah mencolok, seolah busana yang tak pantas jika di acara duka begini.

Raisa mengikuti di belakangnya, dan matanya membelalak saat melihat kehadiran wanita yang selama ini menjadi gundik suaminya.

"Ya allah...ternyata Mas Dion masih berhubungan sama perempuan itu," bisik Raisa menatap penampilan Chelsea.

"Chelsea ikut saya, kita jangan bicara disini!" ucap Dion.

"Bodo amat! Gua mau bilang sama orang disini bahwa gua pacar lo!" teriak Chelsea di hadapan orang banyak.

Sontak semua orang yang mendengar itu langsung kaget, nampak tak percaya---seorang pengacara terkenal yang sangat sayang pada istrinya memiliki seorang gundik.

*

*

*

*

1
Dokkan Battle
yah rujuk ini mah gak seru😌 emang ya sifat cewek kalau udah bucin ..
Putri Sabina: Raisa nggak sebodoh ituu, kalo alasan rujuk juga bukan cinta. kalo mau rujuk harus siap babak belur lagi di tambah harus ngurus Dion yang mandul
total 3 replies
Ma Em
Raisa keputusan mu sdh benar untuk tdk pedulikan Dion biarkan Dion dapat karmanya karena Dion juga sdh ada istrinya Chelsie istri pilihan Dion .
Putri Sabina: apa chelsea mau ngurusin Dion kak🤣
total 1 replies
sunaryati jarum
Rasain Dion,kamu menolak anak jika lahir dari Raisa,dan sekarang kamu divonis mandul permanen.Itu balasan setimpal atas kekejianmu pada Raisa.Kurasa Chelsea tidak telaten merawat Dion, karena yang dilakukan selama ini hanya bersenang-senang.Semoga kedepannya Dion tidak akan merebut anak ,Raisa.Jika itu dilakukan jangan menang
Putri Sabina: karmanya dia😄
total 1 replies
Dokkan Battle
dokter kok tolol ANJING
Putri Sabina: emosi🤭
total 1 replies
Ma Em
Dion kecelakaan , semoga parah apakah istri pilihan nya akan mengurus Dion dan malah pergi meninggalkan Dion sendiri biar Dion merasakan sakitnya diabaikan .
sunaryati jarum
Lanjut
Putri Sabina: sehari update satu bab kak, janji author
total 1 replies
sunaryati jarum
Karma telah berjalan itulah jika mengkaji amanah orang tua,baru jadi istri beberapa hari langsung menguasai kamu, bukankah kamu setiap hari juga berbuat maksiat, bahkan ketika masih jadi suami Raisa,cuma tempatnya di klub, hotel,dan apart Raisa
Putri Sabina: ini baru awal kak
total 1 replies
Dokkan Battle
cuih
Putri Sabina: sabar kak🤭
total 1 replies
Dokkan Battle
maksiat palak kau
Putri Sabina: udah jengkel kakaknya😄
total 1 replies
Ma Em
Puuaas , itu pilihanmu Dion wanita yg kamu cinta tapi emang dasar pelacur walaupun sdh diangkat dari lumpur yg hina tetap saja TDK berubah .
Putri Sabina: Emang modenya begitu kak🤭
total 1 replies
sunaryati jarum
Namanya psk ya begitu, diminta seperti Raisa ya tidak bisa instan.Mungkin tidak bisa.Itu pilihan kamu ,tujuan kamu membuat Raisa menderita dan hancur,namun malah sebaliknya Raisa jadi bersinar sedangkan hidupmu seperti sampah karena rumah kamu dijadikan pesta barang haram istrimu
Putri Sabina: Bukan PSK kak tapi LC.
total 1 replies
sunaryati jarum
Selamat usahamu telah berjalan sesuai harapan kamu Raisa, bahkan sudah balik modal diakali lipat.Jika pesanan banyak sebaiknya cari pekerja jait dan ngepak paket yang dipesan online
Putri Sabina: rejeki orang terzalimi🤭 tinggal tunggu karma Dion dan Chelsea
total 1 replies
Wahyuningsih 🇮🇩🇵🇸
bini model lont3 dipelihara👻👻🤣🤣
Putri Sabina: Pilihan hidupnya dia🤣🤣🤣LC lagian di cinta yang endingnya luka🤭
total 1 replies
sunaryati jarum
Rumah jadi tempat maksiat , penghuninya bisa sial.Kebiasaan di klub malam di bawa ke rumah, jadi jauh dari berkah.
Putri Sabina: ini baru awal🤭
total 1 replies
sunaryati jarum
Ternyata bayi Raisa menyiksa ayahnya yang telah kejam pada mamanya.Sedangkan mamanya nyaman membawanya dan dapat bekerja,sungguh adil Authoor.
Sukses selalu Raisa,semoga baby membawa hoky setiap langkah usamu
Putri Sabina: Ini baru awal karma Dion, dan nanti akan lebih kejam lagi, tunggu karmanya😄
total 1 replies
sunaryati jarum
Nah , sebetulnya kamu itu cinta namun tertutup kebencian kamu.Bulan madu? Sebelum jadi istri setiap sudah ngangkang dan berbagi peluh ,Masih bulan madu.🤣🤣🤣
Putri Sabina: Malah milih LC🤭
total 1 replies
Dokkan Battle
awas jadinya obsesi.. kau MANUSIA LAKNATULLAH
Putri Sabina: malah milih LC🤭
total 1 replies
Dokkan Battle
buang aja itu bayi nanti si dion malah ngejar ngejar lagi
Putri Sabina: tunggu karmanya kak, nanti ada kok karmanya😄
total 5 replies
Jamayah Tambi
Macam Ragat wanita Syri yg dinikahi arwah menteri besar di negeri ku.Alih2 bila suaminya meninggal habis harta ditukar atas namanya.
sunaryati jarum
Berani melanggar wasiat dari ibumu Dion, kesialan hidup yang akan kau dapat.Alhamdulillah kandungan Raisa sehat.Somoga kesehatan dan kemurahan rezeki yang berlimpah untukmu Raisa.
Putri Sabina: biarin aja nanti kena karma instan
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!