NovelToon NovelToon
Mantan Suami, Lihatlah Aku Sekarang!

Mantan Suami, Lihatlah Aku Sekarang!

Status: sedang berlangsung
Genre:Reinkarnasi / CEO / Penyesalan Suami
Popularitas:919
Nilai: 5
Nama Author: Vyyy ink

Diceraikan saat hamil dan dibiarkan mati, Clarissa bangkit dalam tubuh Elena—gadis bangsawan super kaya.

Kini Clarissa menguasai dunia, membuang status wanita tertindas, dan naik ke puncak tertinggi. Saat sang mantan suami datang merangkak memohon ampun di kakinya, Elena tersenyum sinis:

"Mantan suami, lihatlah aku sekarang! Kamu bahkan tidak pantas menyentuh ujung gaunku!"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Vyyy ink, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Rencana di Balik Tirai Imperial

Kamar Grand Royal Suite di Hotel The Diamond Crest Ibu Kota menyuguhkan pemandangan yang menakjubkan. Dari balik dinding kaca setinggi langit-langit, seluruh bentang distrik finansial pusat Ibu Kota terlihat membentang megah di bawah siraman cahaya lampu malam. Namun, kemewahan pemandangan itu sama sekali tidak mengurangi fokus Elena von Obsidian. Di atas meja marmer bundar di tengah ruangan, tablet kerjanya terus menampilkan grafik pergerakan pasar sekunder yang bergerak fluktuatif menjelang dibukanya Gala Finansial Imperial.

Elena duduk menyilangkan kaki dengan anggun di atas sofa beludru putih. Dia telah mengganti mantel perjalanannya dengan jubah tidur sutra panjang berwarna biru safir yang longgar. Rambut peraknya yang panjang berkilau indah di bawah bias lampu kristal, kontras dengan hawa dingin musim gugur yang mengetuk-ngetuk kaca jendela dari luar.

"Dewan Tetua Ibu Kota tampaknya mulai menggalang kekuatan dari faksi perbankan kuno, Elena," suara bariton Xavier yang berat dan dalam memecah keheningan ruangan.

Xavier melangkah mendekat dari arah balkon pribadi. Pria jangkung itu hanya mengenakan kemeja putih tanpa dasi dengan dua kancing teratas yang sengaja dibuka, menampilkan kesan santai namun tetap memancarkan aura dominasi yang sangat pekat. Jari-jemarinya yang panjang membawa selembar kertas memo raksasa yang baru saja dikirimkan oleh jaringan informan rahasia Obsidian Group di pusat pemerintahan.

Xavier berjalan tegak, lalu mengambil posisi duduk di samping Elena. Dengan gerakan yang sangat lembut namun penuh dengan sifat posesif yang mutlak, lengan kokohnya melingkar di pinggang ramping Elena, menarik tubuh wanita perak itu agar bersandar pada dada bidangnya yang hangat.

"Lord Malakai sore tadi langsung mengadakan pertemuan tertutup dengan menteri keuangan dan tiga kepala keluarga bank tertua di Ibu Kota," lanjut Xavier, menundukkan kepalanya sejenak untuk mengecup lembut puncak kepala Elena. "Mereka merasa terhina karena tamparan finansial yang kamu berikan di peron stasiun. Rencananya, pada Gala Finansial Imperial besok malam, mereka akan mencoba menggunakan hak veto adat mereka untuk memblokir seluruh investasi baru milik *Aethelgard Holdings* di distrik pusat."

Elena menaruh tablet kerjanya di atas meja marmer dengan gerakan yang sangat tenang tanpa riak emosi sedikit pun. Sepasang mata safir birunya berkilat dingin penuh kalkulasi tajam. "Hak veto adat? Mereka benar-benar mengira hukum adat kuno peninggalan abad lalu masih bisa menyelamatkan mereka dari arus modal modern, Xavier?"

Elena mengulas senyuman sinis yang teramat tipis namun mematikan di bibir merahnya. Jiwa Clarissa di dalam dirinya telah menghadapi kehancuran yang jauh lebih mengerikan daripada gertakan para tetua kolot itu. "Mereka lupa bahwa hak veto hanya berlaku jika institusi perbankan yang mereka gunakan masih memiliki likuiditas yang sehat. Mereka tidak tahu bahwa sejak tiga hari yang lalu, aku telah menginstruksikan tim analis kita untuk mulai membeli secara perlahan surat utang subordinasi milik Imperial Central Bank—institusi utama yang menopang seluruh faksi mereka."

Mendengar strategi finansial yang luar biasa berani dan tak terduga itu, Xavier tersentak sesaat. Alisnya yang tebal menaik, sebelum kemudian sebuah tawa rendah yang sangat puas keluar dari bibir tampannya. Pria penguasa bayangan itu mempererat pelukannya di pinggang Elena, menatap istrinya dengan binar mata abu-abu gelap yang penuh dengan kekaguman mutlak.

"Kamu benar-benar seekor serigala finansial yang menawan, Elena," bisik Xavier, suaranya yang berat terasa hangat di dekat telinga Elena. "Membeli surat utang subordinasi bank sentral faksi mereka... itu sama saja dengan memegang sumbu peledak dari seluruh brankas kekayaan mereka. Jika mereka berani melayangkan satu veto saja besok malam... kamu hanya perlu menuntut pencairan utang itu seketika, dan seluruh sistem perbankan kuno mereka akan mengalami gagal bayar dalam waktu lima menit."

"Tepat sekali," jawab Elena sedingin es kutub. Dia memutar tubuhnya sedikit di dalam pelukan Xavier, menatap lurus ke dalam manik mata suaminya dengan intensitas yang mendalam. "Aku tidak datang ke Ibu Kota hanya untuk menghadiri pesta dansa dan memamerkan gaun mahal, Xavier. Aku datang ke sini untuk meruntuhkan keangkuhan faksi tua yang telah menindasmu di masa lalu, dan membangun dinasti keuangan kita sendiri yang tak akan pernah bisa disentuh oleh siapa pun seumur hidup mereka."

Xavier menundukkan kepalanya, mengunci jemari lentik Elena sembari mengusap pelan cincin berlian hitam berbentuk mahkota kecil di jari manis wanita itu. "Lakukan sesukamu, Permaisuriku. Seluruh jaringan Obsidian, mulai dari pasukan bersenjata di gerbang luar hingga tim pengacara di mahkamah agung, berada sepenuhnya di bawah perintahmu. Besok malam... aula gala itu akan menjadi saksi bagaimana para ular tua itu merangkak di bawah kakimu."

Keesokan malamnya, gedung Imperial Financial Hall yang terletak di pusat distrik pemerintahan Ibu Kota tampak berdiri megah di bawah siraman lampu sorot raksasa. Gedung dengan arsitektur klasik yang dipenuhi pilar-pamarmer raksasa itu merupakan jantung dari seluruh perputaran uang negara—tempat di mana nasib ekonomi sebuah dinasti ditentukan.

Ratusan mobil limusin mewah dari berbagai kedutaan besar dan perwakilan konglomerat global mengantre panjang di lobi utama. Pengamanan di sekitar gedung luar biasa ketat, dijaga oleh barisan tentara militer formal dan pasukan pengawal elite berjas hitam. Setiap tamu undangan yang melangkah masuk harus melewati pemeriksaan identitas digital berlapis, menegaskan status eksklusif dari Gala Finansial Imperial.

Di dalam aula utama yang dilapisi karpet beludru ungu tua, suasana tampak begitu riuh oleh obrolan para taipan papan atas. Di sudut ruangan, dekat dengan altar kehormatan, berdiri Lord Malakai bersama beberapa tetua Dewan Keluarga Besar Obsidian dan Nyonya Besar Victoria yang malam itu mengenakan gaun sutra hitam. Di samping mereka, Lady Cynthia tampak berdiri anggun dengan gaun emasnya, memancarkan senyuman kemenangan yang prematur kepada rekan-rekan sosialitanya.

"Malakai, apakah semua kepala perbankan sudah sepakat untuk mengeluarkan hak veto adat malam ini?" bisik Victoria dengan nada suara yang sarat akan kebencian yang tertahan.

"Semuanya sudah diatur, Nyonya Besar," jawab Malakai dengan senyuman kaku yang dipaksakan di wajah tambunnya. "Begitu Duke Xavier melangkah masuk dan mencoba mendaftarkan hak ekonomi Aethelgard Holdings ke dalam sistem konsorsium pusat... tiga bank utama kita akan langsung melayangkan veto pembekuan aset asing. Wanita janda itu tidak akan memiliki sepeser pun kekuatan di ruangan ini."

Cynthia mengepalkan tangannya di balik kipas emasnya, matanya berkilat penuh dengan rasa haus akan balas dendam. "Aku tidak sabar melihat wajah Elena hancur menahan malu di depan seluruh menteri malam ini. Dia akan tahu bahwa wilayah Ibu Kota bukan tempat yang bisa dia dikte dengan uang murahannya dari Secilia City."

Ting!

Suara ketukan gelas kristal dari pembawa acara utama mendadak membungkam seluruh keriuhan di dalam aula besar. Pintu ganda berlapis emas murni di ujung koridor utama perlahan terbuka lebar, memancarkan aura menekan yang begitu pekat hingga sanggup membuat seluruh hadirin di dalam ruangan refleks menahan napas mereka karena terintimidasi.

Duke Xavier von Obsidian melangkah masuk dengan setelan tuksedo formal hitam kustom tiga potong yang sangat menawan. Aura dominasi seorang penguasa bayangan yang melekat pada tubuh tegapnya membuat seisi aula tampak mendadak sunyi senyap. Namun, perhatian seluruh menteri dan taipan malam itu bukan tertuju pada Xavier, melainkan pada sosok wanita yang menggandeng erat lengan kokoh sang Duke.

Elena tampil dengan keanggunan yang luar biasa menakjubkan sore itu. Dia mengenakan gaun malam backless berbahan satin hitam legam buatan Paris yang ditaburi oleh ribuan berlian kecil yang berkilau indah setiap kali terkena pantulan cahaya lampu gantung kristal. Rambut peraknya yang panjang dibiarkan terurai lurus ke bawah, dihiasi oleh sebuah mahkota berlian hitam asli yang melingkar sempurna di atas kepalanya—mahkota yang sama dengan bentuk cincin pertunangannya.

Sepasang mata safir birunya yang jernih menatap lurus ke depan dengan ketenangan mutlak bak seorang permaisuri sejati yang sedang berjalan menuju takhta kekuasaannya yang sah. Setiap langkah kaki dengan sepatu hak tingginya terdengar konstan di atas karpet beludru, memancarkan wibawa yang begitu mengintimidasi hingga sanggup meruntuhkan keangkuhan faksi bangsawan kuno dalam sekejap mata.

Elena melangkah lurus menuju arah altar kehormatan tempat Lord Malakai dan para tetua berdiri membeku, siap meluncurkan jerat finansial terakhir yang akan menghancurkan seluruh sistem perbankan kuno mereka ke titik yang paling rendah malam ini.

1
Noey Aprilia
Waahhhh....
Slmt buat klian brdua....ga mst nunggu lma,clon pewaris udh hdir....
xavier pst mkin posesif.....
Noey Aprilia
Wooowww.....
Elena slalu luarrrrr biasa....mreka pnts jd raja dn ratu brkuasa,scra spa pun yg mau mnjtuhkn mreka pst akan kalh...
yg 1 pnya kuasa,yg 1 otaknya emng jenius....
btw...slmt jd gembel buat mreka yg awlnya songong.....😛😛😛
Noey Aprilia
Hai kk...
aku udh mmpir...slm knal....
btw,aku ngebut bcanya krna pgn cpt komen.....😁😁😁....
brskap songonglh slagi klian bsa,abs tu siap2 mmhon sm orng yg klian hina....🙄🙄🙄
Noey Aprilia: Sama2....smngttt....😘😘😘
total 2 replies
Raisha Mieyka
terbaik kk.. tolong up scptnyaaa episodny
VyyInk: diusahakan kka🤗
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!