NovelToon NovelToon
Reinkarnasi Kaisar Wang Hao

Reinkarnasi Kaisar Wang Hao

Status: sedang berlangsung
Genre:Reinkarnasi / Misteri / Action
Popularitas:3.4k
Nilai: 5
Nama Author: Zerro One

Wang Hao, Kaisar Tertinggi Dunia Dou Li, mati secara misterius di puncak kejayaannya. Murid muridnya bersumpah mencari pelaku. Namun jiwa Wang Hao justru bangkit di tubuh pemuda lemah bernama Chen Nan di tempat lain. Kematiannya sendiri adalah misteri terbesar. Siapa yang mampu membunuh sosong sepertinya? Atau ada rahasia lebih kelam di balik kematiannya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Zerro One, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 27. Pemimpin Sekte dan Penolakan Mutlak

Melihat kedatangan Yun Changsheng, para kultivator dari Klan Gao dan Klan Wei segera menangkupkan kedua tangan mereka dengan hormat. Gerakan itu serentak, dilakukan dengan kepala menunduk, menunjukkan rasa hormat kepada pemimpin sekte terkuat di wilayah ini.

"Salam, Pemimpin Sekte!"

Yun Changsheng mengangkat tangannya pelan, isyarat sederhana yang langsung membuat semua orang menegakkan tubuh mereka kembali.

Sementara itu, Tetua Huan Yue masih mengepalkan tangannya begitu keras hingga buku-buku jarinya memutih. Kemarahan yang ia tahan sejak awal pertempuran kini hampir meluap, dan ia tidak bisa menahannya lagi.

"Pemimpin, bocah ini tidak bisa diajak kerja sama!" suara Huan Yue terdengar lebih tinggi dari biasanya, lebih tajam, lebih putus asa. "Lihatlah! Bocah itu membunuh kultivator Pendirian Fondasi, sedangkan kultivasinya masih Kondensasi lapis tujuh! Ini terlalu sesat!"

Tetua Huan Yue menunjuk ke arah empat jenazah yang tergeletak di tanah, satu dari Klan Gao dan tiga dari Sekte Awan Ungu.

Yun Changsheng mengalihkan pandangannya ke arah Wang Hao. Matanya yang tenang menelusuri setiap detail dari pemuda berjubah hijau itu, mencoba mencari tahu dari mana kekuatan ganjil ini berasal.

Wang Hao tetap tenang, bahkan ekspresinya acuh tak acuh, seolah-olah kehadiran seorang pemimpin sekte Pendirian Fondasi tahap akhir tidak lebih berarti daripada angin yang berhembus di antara pepohonan.

"Sekarang berikan saya jalan," katanya dengan suara datar yang terdengar jelas di tengah keheningan hutan. "Apa yang kalian inginkan dari saya, tidak akan pernah kalian dapatkan."

"Lancang!"

Seorang tetua Klan Wei melangkah maju, jubah biru tuanya berkibar oleh gerakan mendadaknya. Kultivasinya hanya berada di Pendirian Fondasi tahap awal, tetapi nada suaranya dipenuhi oleh kemarahan, yang membuatnya lupa diri.

"Berani sekali kau mengatakan hal itu, sementara Pemimpin Sekte Awan Ungu yang terhormat ada di sini!"

Wang Hao tidak peduli, bahkan tidak melirik sedikit pun ke arah orang itu.

Tetua Klan Wei itu mengepalkan tangannya, urat-urat di lehernya menonjol. Dia membuka mulutnya untuk berteriak lagi, tetapi Yun Changsheng mengangkat tangannya, dan tetua itu langsung menutup mulutnya.

Yun Changsheng menatap Wang Hao dengan mata yang sedikit menyipit.

Dia telah memimpin Sekte Awan Ungu selama lebih dari tiga puluh tahun, dan selama itu ia telah bertemu dengan banyak orang. Dari kultivator muda yang sombong, alkemis tua yang keras kepala, bahkan pedagang licik yang mencoba menipu sekte.

Semua dari mereka, tidak ada satu pun yang memiliki ketenangan seperti pemuda di hadapannya ini.

"Tuan Muda Chen Nan," suara Yun Changsheng pelan dan dalam. "Pengetahuan tentang pil dan kekuatan kultivasi tuan muda sangat luar biasa. Takutnya... orang-orang di kerajaan tidak senang melihat ini."

Ia berhenti sejenak, membiarkan kata-katanya meresap. Ancaman itu tidak diucapkan secara langsung, tetapi semua orang di tempat itu bisa merasakannya.

"Bagaimana jika..." Yun Changsheng melanjutkan, nadanya masih sama tenangnya, "...kita mencari jalan tengah? Tuan Muda tidak perlu memberikan semua resep. Cukup satu atau dua, dan Sekte Awan Ungu akan memastikan perjalanan Tuan Muda aman."

Wang Hao menggelengkan kepalanya. Gerakan itu pelan, tetapi tegas, tidak menyisakan ruang untuk negosiasi.

"Saya tidak akan mengubah fakta, bahwa saya tidak akan memberikan apa pun pada kalian. Itu hal mutlak."

Mendengar itu, gelombang kemarahan langsung meledak di antara kerumunan.

"Kurang ajar!"

"Bocah sombong!"

"Dia pikir dia siapa?!"

Para kultivator dari Klan Gao dan Klan Wei mulai berteriak dengan wajah merah padam. Tangan-tangan mereka bergerak ke gagang senjata masing-masing, dan energi spiritual mulai berkumpul di sekitar tubuh mereka, menciptakan tekanan yang membuat dedaunan di pepohonan berguguran. Bahkan beberapa kultivator Sekte Awan Ungu yang tadinya ragu kini ikut tersulut oleh kemarahan kolektif itu.

Patriark Wei melangkah maju, tangannya sudah memegang gagang pedangnya. "Pemimpin Yun, biarkan kami yang menangani bocah ini! Dia sudah menghina Sekte Awan Ungu, menghina Klan Wei, dan menghina Klan Gao! Dia harus dihukum!"

Patriark Gao mengangguk setuju. "Kita tidak perlu membunuhnya. Cukup potong kedua kakinya, dan dia akan belajar sopan santun."

Huan Yue menoleh ke arah Yun Changsheng dengan mata yang masih menyala-nyala. "Pemimpin, aku mohon. Beri aku kesempatan untuk menebus kesalahanku tahun lalu. Kali ini aku tidak akan main-main."

Yun Changsheng tidak menjawab. Ia masih menatap Wang Hao, dan Wang Hao masih menatapnya balik. Di antara mereka berdua, ada sesuatu yang tidak bisa dibaca oleh orang lain. Dua pasang mata yang saling mengukur, saling menilai, saling menghitung langkah selanjutnya.

"Tuan Muda Chen Nan," Yun Changsheng akhirnya berbicara lagi, suaranya lebih pelan dari sebelumnya, "apakah Tuan Muda benar-benar ingin memiliki musuh dari tiga kekuatan besar sekaligus? Bahkan jika tuan muda berhasil keluar dari hutan ini hidup-hidup, tuan muda akan diburu ke mana pun tuan muda pergi."

"Itu bukan urusan anda."

Yun Changsheng menarik napas panjang, lalu menghembuskannya perlahan. Ada sesuatu di matanya yang berubah, sesuatu yang sulit diartikan. Bukan kemarahan, bukan kekecewaan, melainkan sesuatu yang menyerupai penyesalan.

"Kalau begitu..." ia mengangkat tangannya, dan semua kultivator di sekelilingnya langsung menegang, siap untuk bergerak, "...aku terpaksa—"

"Jangan!" Wang Hao memotongnya sebelum kalimat itu selesai.

Satu kata itu diucapkan dengan nada yang begitu tenang, tetapi entah kenapa, semua orang di tempat itu merasakan hawa dingin menjalar di tulang punggung mereka.

Wang Hao mengedarkan pandangannya ke seluruh musuh yang mengelilinginya.

"Saya akan mengatakan ini sekali saja. Siapa pun yang menghalangi jalan saya... akan mati. Tidak peduli dari sekte mana, dari klan mana, atau dari kerajaan mana. Kematian adalah fakta yang tidak akan berubah."

Keheningan total.

Bahkan angin yang tadi berhembus di antara pepohonan kini berhenti, seolah-olah alam sendiri menahan napas mendengar kata-kata itu.

1
Jojo Shua
up
Jojo Shua
🥛
Jojo Shua
up
Jojo Shua
🙏
Jojo Shua
44
Jojo Shua
4
Agus Rose
Cerita yang cukup baik tapi update nya yg kurang.
Zerro One: Terimakasih penilaian nya.

saya ragu karena novel ini slow plotnya.
total 3 replies
Jojo Shua
🫰
Jojo Shua
✅️
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!