NovelToon NovelToon
Nona Kota Di Posko Kkn

Nona Kota Di Posko Kkn

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu / Tamat
Popularitas:16.2k
Nilai: 5
Nama Author: Anshuu_

Alya Mahendra, gadis kota yang harus menjalani KKN di Desa Sukamaju, sebuah desa pelosok yang jauh dari kehidupan nyamannya. Karena tingkahnya yang sering mengeluh dan tak terbiasa hidup sederhana, teman-temannya mulai menjulukinya “Nona Kota.”

Di tengah hari-hari KKN yang penuh tantangan, ada Arga Pratama, cowok dingin dan kaku yang diam-diam sering membantu Alya meski wajahnya selalu terlihat tak peduli. Namun saat konflik mulai muncul di posko, mampukah Alya bertahan sampai akhir?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Anshuu_, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 27.

Setelah makan malam selesai, mereka kembali berkumpul untuk membahas kegiatan esok hari.

Besok pagi mereka dijadwalkan melakukan kerja bakti bersama warga Desa Sukamaju.

Kini semua duduk melingkar di ruang tamu posko.

“Besok sekitar jam delapan kita harus sudah ke balai desa untuk kerja bakti bersama,” jelas Arga sambil melihat catatan kegiatan.

Semua yang berada di sana mulai memperhatikan. Beberapa mengambil buku catatan, sementara yang lain hanya mendengarkan dengan saksama.

Setelah penjelasan selesai, sesi memberikan masukan pun dimulai.

“Besok semua harus ikut kerja, ya,” ujar Nadia tiba-tiba.

“Jangan ada yang cuma jadi nona-nona dan nggak ikut turun tangan.”

Sindiran itu jelas mengarah pada Alya.

Alya yang mendengarnya hanya diam sambil menunduk.

Laura ikut menambahkan.

“Iya, jangan banyak tingkah. Di sini kita semua sama, jadi harus saling bantu,” ujar Laura sambil menatap Alya.

Suasana ruang tamu sempat berubah canggung setelah ucapan itu terdengar. Adrian yang menyadari perubahan suasana langsung mencoba mengalihkan pembicaraan agar tidak semakin tegang.

“Ini lokasinya mulai dari balai desa, kan?”

Arga mengangguk.

“Iya, Titik kumpulnya di balai desa.”

Pembahasan pun kembali berlanjut membahas pembagian tugas dan perlengkapan yang harus mereka bawa besok.

“Kalau begitu besok jangan lupa bawa sarung tangan sama alat kebersihan masing-masing,” ujar Arga sambil mencatat beberapa hal di buku.

“Desa juga sudah menyiapkan beberapa alat tambahan, tapi lebih baik kita bawa sendiri kalau punya.”

“Iya,” jawab beberapa orang hampir bersamaan.

Dion mengangkat tangan.

“Kerja baktinya sampai siang kan?”

“Iya, kemungkinan sampai selesai,” jawab Arga.

Dion langsung menghela napas panjang.

“Waduh…”

“Baru dengar kata kerja bakti aja badan gue udah pegal duluan.”

Kevin langsung menatapnya.

“Lu kemarin yang paling banyak ngeluh waktu panen cabai.”

“Sekarang masih sempat ngeluh lagi?”

Dion langsung menunjuk dirinya sendiri.

“Gue manusia, Vin. Bukan robot.”

Ucapan itu membuat beberapa orang tertawa kecil.

Suasana yang sempat tegang perlahan kembali mencair.

Arga kemudian melanjutkan pembahasan.

“Untuk pembagian tugas, nanti kita lihat kondisi di lapangan.”

“Yang penting semua ikut membantu.”

“Jangan berpencar terlalu jauh.”

“Kalau ada masalah langsung bilang.”

Semua kembali mengangguk.

Sementara Alya yang sejak tadi diam mulai mencatat beberapa perlengkapan yang harus dibawa.

Meski sebenarnya ia masih merasa sedikit khawatir.

Kerja bakti.

Berkebun.

Memasak.

Semuanya adalah hal yang jarang ia lakukan sebelumnya.

Namun kali ini ia tidak ingin dianggap hanya mengandalkan orang lain.

“Aku ikut kerja kok,” gumam Alya pelan pada dirinya sendiri.

Arga yang duduk tidak jauh darinya sempat mendengar.

Tatapannya sempat beralih sebentar ke arah Alya.

Namun Arga tidaK mengatakan apa-apa dan memilih kembali fokus pada catatan di tangannya.

Hanya ada senyum tipis yang muncul sesaat sebelum kembali mengalihkan pandangannya ke catatan.

Setelah semua pembahasan selesai, mereka mulai membubarkan diri.

Ada yang kembali ke kasurnya.

Ada yang membersihkan ruang tamu.

Dan ada juga yang masih duduk mengobrol sebelum tidur.

Beberapa anak cowok kembali berkumpul sambil mengobrol, ada yang melanjutkan bermain game, ada juga yang membuat kopi sambil bersantai.

Sementara Arga kembali duduk di tempatnya dan sibuk dengan laptopnya.

Di sisi lain, Alya kembali rebahan sambil menonton drama Korea kesukaannya.

“Al,” panggil Tiara.

Alya langsung menoleh.

“Iya? Kenapa?”

Pandangan Alya beralih ke arah Tiara yang duduk tidak jauh darinya.

“Lo nggak kesel disindir terus sama Nadia sama Laura?”

Alya terdiam sebentar, Mencoba mencerna perkataan yang baru saja didengarnya.

“Kesal sih…” jawab Alya pelan. “Tapi mau bagaimana lagi? Aku juga nggak bisa maksa mereka buat suKa sama aku.”

Tiara menatap Alya dengan tatapan prihatin. Ia bisa melihat kalau Alya berusaha terlihat baik-baik saja, meski sebenarnya perkataan tadi cukup mengganggunya.

“Yang sabar ya.”

Alya tersenyum kecil.

“Iya.”

Beberapa saat kemudian Tiara berdiri.

“Kalau gitu gue tidur duluan, ya.”

“Oke deh.”

Alya kembali fokus pada layar ponselnya.

Drama Korea yang ia tonton semakin lama membuat matanya terasa berat.

Tanpa sadar, ia mulai mengantuk.

Beberapa menit kemudian…

Alya akhirnya tertidur.

Namun ada satu hal yang ia lupakan.

Ponselnya masih menyala.

Suara drama Korea masih terdengar dari tempatnya.

Dion yang sedang duduk tidak jauh dari sana langsung menoleh.

“Buset…Itu bocah tidur, tapi HP-nya masih nyala.”

Seketika perhatian yang lain ikut beralih ke arah Alya.

Mereka hanya bisa menggeleng sambil menahan tawa melihat tingkah gadis itu.

Melihat Alya yang sudah tertidur pulas dengan ponsel masih menyala, Arga akhirnya menutup laptopnya.

Ia berdiri dari tempat duduknya lalu berjalan mendekati kasur Alya.

Tanpa banyak bicara, Arga mengambil ponsel gadis itu dan mematikannya agar suara drama Korea tidak terus berbunyi.

Setelah itu, ia kembali ke tempatnya semula.

Namun tindakannya tidak luput dari perhatian semua orang.

Mata mereka langsung tertuju pada Arga.

Arga yang menyadari tatapan itu langsung menoleh.

“Kenapa?”

Dion yang sejak tadi menahan senyum akhirnya buka suara.

“Lo suka sama Alya?”

“Enggak.” Jawaban Arga terdengar singkat dan cepat.

Adrian langsung mengangkat alis.

“Yakin?”

“Kayaknya nggak salah lagi deh.”

Dion ikut terkekeh.

“Kalau suka ya gapapa kali, Ar.”

“Bukan dosa.”

Beberapa orang langsung tertawa kecil.

Arga hanya menatap mereka datar.

“Banyak bicara. Tidur, Besok harus bangun pagi.”

Setelah mengatakan itu, Arga langsung membaringkan tubuhnya di kasur.

Sementara yang lain masih menahan tawa melihat reaksinya.

Meski wajahnya tetap dingin seperti biasa…

entah kenapa, tindakan kecilnya tadi justru membuat mereka semakin yakin dengan dugaan mereka.

“Huh, dasar cowok kaku,” gumam Adrian sambil menggelengkan kepala.

Setelah itu, yang lain kembali melanjutkan aktivitas masing-masing.

Beberapa masih bermain game sambil tertawa pelan, sementara suasana posko perlahan kembali tenang.

Namun di sudut lain, Laura masih diam memperhatikan Arga yang kini sudah memejamkan matanya.

Tatapannya sulit ditebak.

Nadia yang berada di dekatnya kembali berbisik.

“Lo harus gerak cepat, Ra.”

Laura menoleh.

“Gimana caranya?”

“Deketin Arga, Jangan biarin Alya terus nempel sama Arga.”

Ucapan Nadia membuat Laura terdiam sejenak.

Lalu ia mengangguk pelan.

“Oke.”

Setelah itu Nadia tidak lagi melanjutkan pembicaraan.

Ia memilih memejamkan mata dan mencoba tidur.

Sementara Laura masih terjaga.

Tatapannya perlahan beralih kepada Alya yang sudah tertidur pulas.

Gadis itu kembali mengingat semua hal yang membuatnya merasa iri.

Perhatian keluarga Alya.

Kasih sayang yang selalu ia dapatkan.

Dan sekarang…

perhatian Arga yang tanpa sadar mulai sering tertuju padanya.

Rasa iri yang selama ini ia simpan perlahan berubah menjadi sesuatu yang lebih gelap.

Kebencian.

Laura akhirnya membuang pandangannya lalu merebahkan tubuhnya.

1
Revalina
akhirnya yang di tunggu" up jugaa🤩
Aylnn_: kemarin² sudah up tapi di review mulu..
total 1 replies
Revalina
gak expek alya bakal ngomong itu🤣🤣🤣 lanjutkan Alya lanjutkan 🤣🤣
Revalina
apasihhh liaaa gak suka dehhh, ketauan banget hidupnya gak pernah bahagia karna terlalu iri sama kehidupan orang lain😏😏😏 lanjut thorrr
Revalina
seseru itu yaa ternyata KKN tapi tambah in konfliknya donggg kaya monoton kalo gitu" aja🤭🤭
Aylnn_: baikk kak..
total 1 replies
Revalina
seseru itu yaa ternyata KKN tapi tambah in konfliknya donggg kaya monoton kalo gitu" aja🤭🤭
Revalina
nahh kan tau rasa tuhh di Lia sama Laura emang gampang jadi komentator yang bisa menghidupkan suasana? susah taukk sukurin dehhh 🤣🤣🤣 lanjut thorrr
Revalina
kamu extrovert banget alyaa, energinya gak habis" kalo aku mungkin suaranya udah habis🤭🤭🤭 lanjut thorr
Revalina
makanya Arga cepet Ngomong dong kalo suka, tembak nanti ke duluan adeknya pak kades lohhh🤭🤭 lanjut thorr
Aylnn_: Siap kak..
total 1 replies
Revalina
wihhh seru bangettt yaa Alya🤣🤣🤣
Revalina
plisss gak sukaaa liaaa, Alya terlalu befikir positif terhadap semua orang. menganggap semua orang itu baikkk 🥲🥲
Revalina
semoga besok gak ada Drama dari penggemar arga🤭🤭 lanjut thorr 🤣🤣
Aylnn_: Besok akan lebih seru lagi kak☺
total 1 replies
Revalina
suka dehh sama Alya, walaupun dari orang ber ada tapi gak lebah kayak jijik sama anak kampung gitu. mau berbaur🫰🫰
Revalina
nahhh tau rasaaaa kannnnn, sok iyeee bngt ihhhh gakk Sukaaa. 😏😏
Aylnn_: nanti malam up lagi kok kak☺
total 2 replies
Revalina
kayanya ada bau" orang ketiga lagi di antara Arga dan Alya nihhh😏😏
Revalina
menurut ku alur ceritanya menarik mudah di mengerti, dan tidak terburu-buru, sukaa🤩🤩
Aylnn_: Makasih kak, syukur lah kalo suka🥰
total 1 replies
Revalina
cerita seru bangettt sukaa 🤩🤩 semangat yaa thorr
Aylnn_: iyaa kak☺
total 1 replies
Rian Moontero
mampiiirr👍🤣
Aylnn_: Terimakasih Sudah mampir kak☺
total 1 replies
Aylnn_
...
Ny.
Bagus Sekali..
Ny.
bagus kak..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!