NovelToon NovelToon
COLD HANDS, WARM EYES

COLD HANDS, WARM EYES

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu / Cintapertama / Idola sekolah
Popularitas:2.6k
Nilai: 5
Nama Author: Alia Chans

Empat tahun lalu, Aelira S. Valenzia gadis unik, misterius terjerat oleh Ravian Kael Davino veyron, pewaris tunggal keluarga veyron , yang mengidap penyakit haphephobia. Suatu hari, Davino pergi ke sekolah karena suatu hal penting, dimana Aelira tidak sengaja terjatuh, dan menangkap tangan Davino, atau yang orang sebut Ravian. Ia tidak menyangka hal tersebut menjadi awal mula hidup tidak sebebas dulu lagi. Penasaran? yuk baca!!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Alia Chans, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Tanpa judul

Seminggu sudah berlalu sejak kejadian itu.

Hubungan Aelira dengan Ravian sudah baik-baik saja. Bahkan Ravian menjadi lebih lembut—sesekali mengirim pesan tanpa diminta, sesekali memesan makanan favorit Aelira tanpa alasan. Tapi belakangan ini jadwal Ravian sangat padat. Syuting pagi hingga malam, rekaman di sela-sela, dan sesi foto di akhir pekan.

Waktu temu mereka jadi sedikit.

Tidak jarang Ravian memilih tinggal di hotel terdekat lokasi syuting saja—itupun atas saran Aelira.

"Kamu jangan bolak-balik, nanti kecapekan. Aku nggak kemana-mana."

Pesan itu yang selalu Aelira kirim setiap malam. Dan Ravian, dengan segala rasa bersalahnya, hanya bisa membalas dengan stiker cium atau satu kata: "Kangen."

---

Sore itu, di kafe dekat sekolah...

Aelira duduk berdua dengan Alpha. Ziva sedang tidak enak badan jadi batal datang. Ini pertama kalinya mereka berdua tanpa Ziva sejak lama.

"Jadi, lo baik-baik aja sekarang?" tanya Alpha sambil mengaduk kopinya.

"Baik kok," jawab Aelira. "Van juga sudah lebih kalem."

Alpha tersenyum tipis. "Bagus lah kalau gitu."

Mereka mengobrol ringan tentang sekolah, tentang OSIS, tentang Alpha yang mulai serius melamar beasiswa ke luar negeri. Tapi mata Alpha—sekali-sekali—masih menatap Aelira dengan cara yang sama seperti dulu. Hangat. Menyimpan sesuatu.

Aelira pura-pura tidak melihat.

Ponsel Aelira bergetar.

Ravian: Udah makan? Jangan lupa.

Aelira tersenyum kecil, membalas cepat.

Alpha melihat senyum itu. Dadanya perih—tapi ia sudah terbiasa menyembunyikannya.

"Ravian?" tanyanya.

"Iya. Dia lagi sibuk banget sekarang. Tapi tetep nyempetin ngechat."

"Baiklah kalau gitu," kata Alpha pelan.

---

Dari balik kaca kafe, Rian berdiri. Diam-diam memperhatikan.

Dia baru saja selesai urusan di kampus sebelah, tidak sengaja melihat Aelira dan Alpha tertawa bersama. Matanya menyipit.

Alpha.

Saudara tirinya.

Rian membuka pintu kafe dan berjalan masuk—langsung menuju meja mereka.

"Eh, ian?" Aelira terkejut. "Kok di sini?"

"Lewat." Rian duduk tanpa diundang. Matanya menatap Alpha dingin. "Lama tidak jumpa."

Alpha mengangkat alis. "Kelihatannya sengaja cari."

"Sengaja? Tidak. Kebetulan lihat lo mesra-mesraan sama Aelira."

Aelira mengerjap. "Mesra-mesraan? Kita cuma ngobrol."

Rian tersenyum sinis—tapi tidak ke Aelira. Ke Alpha. "Tahu sendiri kan, Aelira punya siapa sekarang."

Alpha mendengus. "Lo nggak usah sok jagoan, Ri. Gue cuma temen dia. Beda sama lo yang belagu."

"Belagu? Gue?"

"Iya. Lo. Baru datang langsung nuduh. Lo kira gue bakal rebut pacar orang seenaknya?"

Udara di meja mereka mulai panas.

Aelira melirik kiri-kanan. Untung kafe sedang sepi.

"Udah, stop. Jangan ribut di sini," potong Aelira tegas.

Rian dan Alpha sama-sama mendengus, tapi diam.

---

Alpha keluar lebih dulu.

Rian menyusul ke belakang.

"Halo, saudara," panggil Rian.

Alpha berhenti, menoleh. "Ada apa lagi?"

"Gue cuma mau bilang." Rian melangkah mendekat. "Aelira nggak akan pernah liat lo lebih dari teman. Jadi buang jauh-jauh rasa lo sebelum lo tambah sakit."

Alpha tertawa kecil—pahit. "Kaya lo beda aja. Bukannya lo juga sakit hati karena dia milik Ravian?"

Rian terdiam.

"Gue tahu lo suka sama dia," lanjut Alpha. "Dari SMP. Tapi lo nggak pernah berani ngaku. Sekarang lo malah sibuk jadi pahlawan kesiangan."

"Setidaknya gue nggak sembunyi di balik status 'teman' kayak lo." Rian balik menyerang. "Gue jelas. Gue suka dia. Gue nggak malu."

"Tapi lo tetap kalah." Alpha tersenyum getir. "Kita berdua sama-sama kalah."

Rian tidak bisa membantah.

---

Di sisi lain...

Aelira yang masih di dalam kafe—tanpa sengaja melihat percakapan mereka dari balik jendela. Bukan karena mendengar, tapi karena melihat bahasa tubuh mereka yang tegang.

Dia menghela napas.

Dua saudara tiri yang sama-sama keras kepala. Sama-sama menyimpan rasa padanya. Dan dia—tidak bisa membalas siapa pun di antara mereka.

Bukan karena tidak baik.

Tapi karena hatinya sudah penuh oleh Ravian.

---

Malam harinya, di rumah besar keluarga...

Namun di balik ketegangan itu, keluarga Ravian justru terlihat harmonis.

Mommy Ravian—bukan ibu kandungnya—telah lama meninggal karena kanker. Seminggu setelah Alpha lahir, ibu Ravian mengembuskan napas terakhir. Sebelum pergi, ia berpesan pada ibu Alpha—istri baru yang saat itu baru dinikahi Daddy karena alasan bisnis.

"Jagalah Ravian. Dia tidak punya siapa-siapa selain kamu."

Dan ibu Alpha—wanita dengan hati seluas samudera—menepati janji itu. Ia membesarkan Ravian seperti anak sendiri. Tidak pernah membeda-bedakan. Bahkan terkadang, ia lebih perhatian pada Ravian karena tahu bocah itu menyimpan luka.

Ravian tumbuh besar dengan dua ibu: satu yang meninggal terlalu cepat, dan satu yang memilih untuk tinggal meskipun tidak wajib.

Itu sebabnya, meskipun Alpha dan Rian kerap bersitegang—keluarga mereka tetap utuh. Makan malam bersama setiap Minggu tetap berlangsung. Daddy tidak pernah memilih kasih. Mommy (ibu Alpha) selalu tersenyum hangat pada semua anaknya.

Dan Ravian? Dia sangat menyayangi ibu Alpha. Sikap lembut wanita itulah yang selama ini mengajarinya bahwa cinta tidak harus berdarah daging.

---

Malam itu, Alpha dan Rian duduk di teras belakang rumah.

Rokok menyala di tangan masing-masing. Asap mengepul—lalu lenyap.

"Gue nggak benci lo," kata Alpha tiba-tiba.

"Gue juga." Rian menghela napas. "Cuma kesel aja lihat lo."

"Kesel kenapa?"

Rian tidak menjawab. Tapi Alpha tahu.

Kesel karena mereka mencintai orang yang sama. Kesel karena mereka saudara—tapi tidak bisa saling mendukung dalam hal ini.

"Gue ikhlas," kata Alpha pelan. "Liat dia bahagia sama Ravian. Gue ikhlas."

Rian menatap langit. "Gue belum."

Alpha menepuk bahunya. "Waktunya lo cari yang lain, Ri. Jangan buang waktu buat cinta bertepuk sebelah tangan."

Rian tersenyum pahit. "Lo aja duluan."

Mereka terdiam. Tidak ada kata maaf. Tidak ada pelukan.

Hanya dua saudara tiri yang sama-sama patah hati—diam-diam saling menguatkan dengan cara mereka sendiri.

---

Di kamarnya, Aelira membuka ponsel.

Sebuah pesan dari Ravian masuk.

Ravian: Li, gue bakalan pulang besok. Syuting selesai tengah malam. Jemput gue, ya?

Ravian: Gue kangen banget.

Ravian: Maaf jarang pulang.

Aelira tersenyum. Jari-jarinya mengetik balasan.

Aelira: Oke. Hati-hati di jalan.

Aelira: Aku juga kangen.

Dia mematikan layar.

Ada banyak rahasia di keluarganya. Tentang ibu, tentang Alpha, tentang Rian. Tentang cinta masa lalu yang tidak pernah terucap.

Tapi satu hal yang Aelira tahu pasti:

Dia memilih Ravian.

Dan selama Ravian memilihnya—tidak ada rahasia yang bisa menghancurkan itu.

1
⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ⒋ⷨ͢⚤zc❖Aisyah Chris
secawan ☕️ biar seger dan semangat up nya
⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ⒋ⷨ͢⚤zc❖Aisyah Chris
aku mampir ya
SANG
Bunga untukmu thor/Rose//Rose//Rose//Rose//Rose//Rose/
Alia Chans: Thanks kk for support nya 👈😉
total 1 replies
SANG
Sampai tamat💪👍
Alia Chans: Bismillah
total 1 replies
SANG
Semangat terus pantang mundur💪👍
SANG
Lanjutkan terus💪👍
mary dice
serem banget😱jantung ikut berdegup lebih kencang😮lanjut thor😍
Alia Chans: Thanks, dilanjut kok kk👈😉
total 1 replies
🌹Widian,🧕🧕🌹
mampir nih
Alia Chans: Thanks👈😉
total 1 replies
Alia Chans
makasih kak🤭
Salma.Z
semangatttt...
SANG
Like iklan plus komen👍💪
SANG
Asik banget👍💪
SANG
Ceritanya keren👍💪
SANG
Mampir thor👍💪
Dindinn
keren kak lanjut
Alia Chans: thanks, bakal dilanjut kok🤭☝
total 1 replies
T28J
/Rose//Rose//Rose/
Ntaaa___
Jangan lupa mampir juga ya kak😇
Alia Chans: oke kk
total 1 replies
Ntaaa___
Menarik sekali😇😍
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻˢтяι'𝐆🤎 ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ🏡s⃝ᴿ
waduhhhh parahhhh nih kasian Aelira padahal dia pakai jaket kaka kelasnya buat nutupin bajunya yang basah jadinya salah paham ini
Alia Chans: wk" namanya juga cowok mana mau dengerin penjelasan cewek kk🙄
total 1 replies
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻˢтяι'𝐆🤎 ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ🏡s⃝ᴿ
Vergan ini terlalu posesif ihhhh ngerinya😱🤔
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!