NovelToon NovelToon
My Mafia Family

My Mafia Family

Status: tamat
Genre:Keluarga & Kasih Sayang / Cintamanis / Dark Romance / Mafia / Roman-Angst Mafia / Pengasuh / Tamat
Popularitas:221.8k
Nilai: 5
Nama Author: Four

Mantan pembunuh bayaran jadi pengasuh 4 anak mafia?

Selena Dakota, mantan pembunuh bayaran, mencoba mengubur masa lalunya dengan bekerja sebagai babysitter. Tapi pekerjaan barunya justru membawanya ke mansion Charlie Bellucci — mafia bengis yang disegani, sekaligus ayah angkat dari empat anak dengan luka masa lalu yang kelam.

Di balik peran barunya sebagai pengasuh, Selena harus berjuang menyembunyikan identitasnya. Namun semakin lama ia tinggal, semakin kuat tarikan gelap yang menyeretnya: intrik mafia, rahasia berdarah, hingga hubungan berbahaya dengan Charlie sendiri. Selena terjebak dalam dunia di mana cinta bisa sama mematikannya dengan peluru.

Bisakah Selena melindungi anak-anak itu tanpa mengorbankan dirinya… atau ia justru akan tenggelam dalam romansa terlarang dan permainan maut yang bisa menghancurkan mereka semua?

“Lakukan apa saja di sini, tapi jangan libatkan polisi.” Tegas Charlie Bellucci.

°~°~°~°~°~°~°~°~°~°~°~°~°~°~°~°
Mohon Dukungannya ✧⁠◝⁠(⁠⁰⁠▿⁠⁰⁠)⁠◜⁠✧

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Four, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

MMF — BAB 27

SI CHARLIE BELLUCCI YANG SIALAN!

Entah apa yang ada dibenak Clara, namun dia begitu menikmatinya hingga sadar dan menoleh ke Selena yang masih tersenyum kecil menatap lurus. Gadis itu kembali fokus menyetir dan menatap lurus dengan senyuman yang hampir tidak terlihat.

“Thank you!” ucapnya yang ditoleh oleh Selena.

Tentu saja Selena tersenyum mendengarnya, dia sangat yakin akan perubahan anak-anak angkat Mr. Charlie.

“Aku akan menerima ucapan terima kasih mu saat kau sudah bertanya kepada Charlie. Setidaknya lakukan sekali agar rasa penasaran mu hilang.” Kata Selena yang dibalas diamnya Clara. Namun gadis itu juga setuju dengan ucapan Selena, sebenarnya. Hanya saja dia takut bila membuat Charlie marah.

“Dia sangat menakutkan. Ada banyak orang yang sudah dia bunuh.” Kata Clara yang artinya pembunuhan yang Charlie lakukan selalu di depan anak angkatnya tanpa cuma-cuma.

Selena terdiam. “Charlie hanya membunuh musuh dan orang-orang yang bersalah, menurutnya.” Kata Selena yang kembali menoleh menatap Clara. “Tenang saja, aku ada di pihak mu!” katanya yang tersenyum kecil menatap lurus dan bersandar santai.

Mendengar itu, Clara tersenyum kecil saat dia merasa ada yang membela untuk pertama kalinya. Dan Selena sayang sekali tidak melihat senyuman itu.

Hingga tak berselang lama, saat mereka kembali ke mansion, dan masuk ke dalam rumah. Nora langsung menghampiri Selena sehingga Clara sedikit terheran.

“Tuan Charlie sudah datang, dia mencari mu!” bisik Nora yang dibalas senyuman kecil oleh Selena.

Wanita itu berterima kasih lalu berjalan ke arah Clara yang masih berdiri menatapnya. “Sepertinya waktu yang tepat, ayo!” kata Selena yang hendak pergi namun Clara masih ragu-ragu. Tentu, wanita itu langsung memegang pergelangan tangan Clara seraya tersenyum lembut. “Dia juga memanggil ku, percayalah padaku. Aku akan melindungi mu!” kata Selena yang berhasil membuat Clara berani.

Itu pemandangan yang langkah bagi Nora. Dia sudah lama berkerja di mansion Bellucci dan baru ini dia melihat Clara mau menuruti seorang pengasuh. “Aku sudah meremehkan nya!” gumam Nora tersenyum kecil menatap kepergian Selena dan Clara.

Tanpa pikir panjang, mereka berdua masuk ke ruangan Charlie, di mana pria berkemeja hitam itu baru saja berbincang serius dengan Isabelle mengenai bisnis legal mereka dan pengiriman barang ilegal nya. “Saya permisi! Sepertinya Anda punya masalah lain!” kata Isabelle sedikit menyindir halus sebelum akhirnya dia tersenyum ke arah Selena lalu pergi.

Sementara Charlie, pria dengan tatapan tegas itu masih berdiri membelakangi Clara dan Selena di meja kerjanya, sambil sibuk berkutat barang pribadi. “Aku hanya memanggil Dakota.” Kata Charlie dengan nada dingin.

“Aku di sini. Clara ingin bertanya sesuatu.” Kata Selena yang membuat pria itu terdiam menatap lurus, namun enggan memutar tubuhnya dan malah sibuk sendiri.

“About what? (tentang apa)?”

Tentu, Clara berjalan lebih dekat hingga berdiri tepat di belakang ayah angkatnya itu.

“Soal orang tuaku. Apa kau membunuhnya?” ucapan Clara langsung ke intinya. Mendengar itu, Charlie masih berkerut alis dan sibuk dengan barangan nya.

“Di mana kau mendengarnya?”

“Aku tidak perlu menjawab, katakan saja— apa kau membunuh orang tuaku sehingga kau membawaku dan saudara ku kemari untuk dijadikan pengikut mu? berikan aku jawabannya Tuan Charlie!” kata Clara dengan menahan amarah yang tertekan dan air mata.

“Anggap saja seperti itu. Dan katakan kepada saudaramu untuk menjaga ucapannya.” Kata Charlie yang membuat Selena ikut kesal saat pria itu sama sekali tidak berbalik badan.

“Aku lebih percaya dengan saudara ku daripada orang asing sepertimu!” tegas Clara yang langsung membuat Charlie berbalik menatapnya tajam. Saat itulah gadis 18 tahun itu nampak tegang melihat tatapan Charlie yang tajam.

“Andai saja semua ini tidak kulakukan, kau sudah mati bersama saudara mu.” Kata Charlie yang cukup mengejutkan Clara dan Selena.

Pria itu melangkah ke arah meja bar, menyuruh Clara untuk pergi dengan baik-baik disaat emosinya masih belum sepenuhnya marah. Selena menatap ke Clara yang juga menatapnya dengan kesedihan dan amarah yang ditahan. “Thank you.” Ucapnya kepada Selena sebelum akhirnya dia pergi dari sana.

Tentu, Selena tak bisa berbuat banyak. Dia berjalan menghampiri Charlie yang masih meneguk beer dengan santainya.

“Apa maksud perkataan mu, Mr. Charlie?” tegas Selena.

“Aku memanggil mu bukan untuk membahas itu.” Kata Charlie yang dibalas seringaian kecil oleh Selena.

Pria itu berbalik menatapnya lekat. “Apa hubungan mu dengan Nikolai Draven?” kata Charlie yang membuat Selena terdiam. Tak heran jika Charlie tahu, dia sangat pandai mencaritahu sesuatu.

Tak ada jawaban dari Selena, Charlie berjalan lebih dekat hingga wanita itu semakin tegang dan menelan ludah saat ia malah mengingat kejadian panas mereka berdua kemarin.

“Aku... Tidak ada.” jawab Selena dengan jujur.

Wajah Charlie begitu dekat dengan wajah Selena yang mana, wanita itu tak bisa pergi dan rasanya susah bergerak saat dia menatap mata indah Charlie, begitu juga sebaliknya.

“Persiapkan dirimu. Jeniffer Jaitly mengincar mu, dia tidak ahli, tapi dia wanita gila. Jika kau beruntung maka habisi saja, jika kau tidak beruntung maka kau yang akan tewas.” Kata Charlie yang membuat Selena mencoba mengingat nama tersebut.

Pria itu melangkah pergi, sampai suara Selena menghentikan langkahnya.

“Bagaimana denganmu? Kau sudah tahu diriku, kenapa tidak menghabisi ku sama seperti yang lain? Aku juga membuatmu rugi karena kematian rekan bisnis mu. Dan berikan aku alasan lainnya.” Tegas Selena yang membuat pria tampan itu menoleh ke kiri.

“Because, i need you. (karena, aku membutuhkan mu).” Jawab Charlie terus terang dan membuat tanda tanya dalam benak Selena.

Oh, tentu. Sekarang apa yang akan pria itu lakukan kepadanya. Namun Charlie hanya menunggu dua hari lagi untuk menyatakan apa yang dia inginkan ke Selena. Intinya, keempat anak itu juga menjadi alasannya.

Ucapan nya tadi benar-benar membuat kesal Selena. Dengan bergegas, Selena pergi dari sana, berjalan melewati Charlie yang hendak ke arah pintu kamarnya. “Kembali dan bawa minyak zaitun ke kamarku. Nora akan memberikan minyak zaitunnya.” Pinta Charlie yang membuat Selena menoleh dengan tatapan tajam.

“Maaf Tuan Charlie, semua itu di luar pekerjaan ku. Dan iya... ada sekelompok orang yang hampir menculik Clara, bisa kau cari tahu siapa mereka. Aku yakin mereka adalah musuh mu.” Kata Selena yang membuat Charlie berkernyit kening.

“Kau mendekati mereka dan melihat adanya tanda?” tanya Charlie.

“Tidak. Kami hanya kejar-kejaran.” Kata Selena yang masih membuat Charlie berkerut alis.

“Kalau begitu abaikan saja. Dan turuti perintahku tadi.” Kata Charlie sebelum akhirnya dia masuk ke kamar. Dan kini Selena tahu, bahwa ruangan tersebut ternyata sebuah kamar pribadi.

“Dasar aneh.” Gumamnya yang segera keluar dari ruangan tersebut.

1
Marhaban ya Nur17
g ada cerita buat anak" angkatnya ?
Marhaban ya Nur17
lega
Four.: rasanya... 😁
total 1 replies
Marhaban ya Nur17
anak funk
Four.: ssttttt/Shhh/
total 1 replies
Marhaban ya Nur17
huufffff 🤭 g bisa nafas gw thor 😄😄😄😄😄 clara
Four.: kamu masih aman kannn di sana 😦
total 1 replies
Marhaban ya Nur17
kaya film mad max neh rombongan damian wkkwwk brutal soalnya klo imajinasi gw
Marhaban ya Nur17
pasti keok lah damian mah wwkwkw
Four.: pasti lah.... tapi yakinnn /Chuckle/
total 1 replies
Marhaban ya Nur17
gw tau akal" an damian wkwkwk
Four.: ho,oh
total 1 replies
Marhaban ya Nur17
bumil emang g ada lawan
Four.: sekali gerak langsung 😱😱😱
total 1 replies
Marhaban ya Nur17
dag dig dug jreng
Four.: /Panic//Panic//Panic//Gosh/
total 1 replies
Marhaban ya Nur17
gw paling ngeri klo adegan ngeluarin peluru
Four.: tenang aja.... pelurunya gak tembus ke kita kok /Chuckle/
total 1 replies
Marhaban ya Nur17
sama kaya alma 🤭 gw jg mau nanya gtu ke pak bos dan bu bos
Four.: kan keburu alma 😁
total 1 replies
Marhaban ya Nur17
👏👏👏
Marhaban ya Nur17
khayalan kah
Four.: semoga aja iye😌
total 1 replies
Marhaban ya Nur17
kabur isabel
Four.: 🏇🏇🏇🏇🏇🏇
total 1 replies
Marhaban ya Nur17
sudah ku duga damian adalah malin kundang 😄😄😄😄
Marhaban ya Nur17: asek 🤭
total 2 replies
Marhaban ya Nur17
waduh han 🤭
Four.: gawattt
total 1 replies
Marhaban ya Nur17
di adu domba neh antara damian ama bellucci
Four.: harus singkirkan yang menjadi dalangnya /Panic/
total 1 replies
Marhaban ya Nur17
the real musuhnya damian deh klo menurut gw 🤔
Four.: ah masak sihh
total 1 replies
Marhaban ya Nur17
alma 🤭
Four.: /Facepalm//Facepalm//Hey//Hey/😘
total 1 replies
Marhaban ya Nur17
y amfun clara g mungkin lah
Four.: mungkin aja/Chuckle/
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!